Connect with us

Automotive

Lagi-Lagi Honda Brio Dapat Penghargaan, Kali Ini All New Honda Brio Meraih 2 Penghargaan Sekaligus di Ajang Otomotif Award 2019

Published

on


All New Honda Brio berhasil memperoleh dua penghargaan sekaligus pada ajang OTOMOTIF Award 2019 yang digelar di Jakarta, 29 Maret 2019. Penghargaan tersebut diberikan di kategori “Best of LCGC 5 Seater” untuk All New Honda Brio Satya dan “Best of City Hatchback” untuk All New Brio RS.

Finroll.com – OTOMOTIF Award adalah ajang penghargaan tahunan yang diadakan oleh Tabloid OTOMOTIF untuk kendaraan roda dua dan roda empat di Indonesia, yang telah digelar untuk ke-12 kalinya. Penilaian terhadap seluruh produk menekankan pada beberapa aspek yang meliputi desain, fitur, performa, handling, konsumsi bahan bakar, harga serta kebaruan sebuah produk. Pengujian dilakukan oleh tim redaksi Tabloid OTOMOTIF selama periode April 2018 hingga Februari 2019.

Di ajang ini, Honda juga meraih dua penghargaan lain yaitu “Best of Medium Sedan” untuk New Honda Civic Turbo dan “Best of Low SUV” untuk New Honda HR-V 1.5L. Selain untuk produk, tim Honda Racing Indonesia turut memperoleh penghargaan sebagai “The Best Organizer in Motorsport” atas konsistensinya mengadakan berbagai ajang balap One Make Race (OMR) di Indonesia.

Jonfis Fandy sebagai Marketing and After Sales Service Director mengatakan, “Penghargaan yang diberikan oleh Tabloid OTOMOTIF kepada produk-produk Honda merupakan bukti bahwa produk kami telah diakui kualitasnya dan diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia.

Sesuai dengan tema Otomotif Award yaitu Kebanggan Indonesia, penghargaan ini juga sangat membanggakan, terutama untuk Honda Brio yang merupakan salah satu produk yang diproduksi oleh pabrik Honda di Indonesia dan pada bulan ini mulai diekspor ke luar negeri.”

Honda pertama kali memperkenalkan Honda Brio pada tahun 2012, sebagai sebuah mobil yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia dan Asia, yang kemudian dilanjutkan dengan peluncuran Honda Brio Satya di segmen LCGC pada tahun 2013.

Generasi kedua Honda Brio diluncurkan pada 2018 lalu, dengan menekankan desain yang dinamis dan sporty, dimensi lebih besar, serta kabin dan bagasi yang lebih lapang. All New Honda Brio juga tetap mempertahankan mesin i-VTEC 1.2 liter dengan tenaga 90 PS yang terbesar di kelasnya, yang menghasilkan performa yang lincah, bertenaga, namun tetap hemat bahan bakar.

Hingga kini, Honda Brio telah mengumpulkan penjualan lebih dari 280 ribu unit dan akan berekspansi dengan melakukan ekspor perdana All New Honda Brio ke Filipina dan Vietnam di bulan ini.

Automotive

Spesifikasi Kawasaki ZX-25R, Diklaim Sanggup Ngebut 187 Kpj

Published

on

Finroll – Jakarta, Sepeda motor sport Kawasaki Ninja ZX-25R punya tenaga lebih besar ketimbang Ninja 250. Perbedaannya terpaut 10 hp, ini jadi simbol motor bermesin 4-silinder itu punya berbagai teknologi baru dari saudaranya yang 2-silinder.

Berdasarkan klaim Kawasaki Motor Indonesia (KMI), ZX-25R menggendong mesin 249,8 cc 4-silinder segaris DOHC dan berpendingin cairan. Mesin ini menyemburkan 49,3 hp dalam kondisi normal, tapi bisa meningkat menjadi 50,3 hp jika menggunakan ram air.

Sementara lembar spesifikasi menyatakan torsi yang dihasilkan mesin itu mencapai 22,9 Nm.

Bila dikomparasi dengan Ninja 250, tenaga ZX-25R lebih besar 10 hp. Meski begitu, torsi ZX-25R lebih kecil 0,6 Nm dari Ninja 250.

Head Sales and Promotion Kawasaki Motor Indonesia (KMI) Michael C. Tanadhi mengatakan dalam pengujian internal kecepatan maksimum motor ini mencapai 187 km per jam.

“Kecepatan itu versi standar, bukan modifikasi,” kata Michael dalam peluncuran virtual, Jumat (10/7).

Rangka dan dimensi

Menurut penuturan Michael rangka motor menggunakan teralis baru yang diklaim memudahkan manuver di dalam kota dan di sirkuit. Kata dia pembuatan rangka tersebut terinspirasi motor balap World Superbike.

Pengendalian ZX-25R dikatakan menyerupai ZX10R dan ZX6R saat menikung. Kemampuan manuver juga didukung suspensi depan up side down (USD) dengan diameter 37 mm berteknologi SFF-BP. Kemudian suspensi belakang motor ini menggunakan horizontal back link.

Untuk mencengkeram aspal, ban yang digunakan merek Dunlop GPR300 tipe radial dengan ukuran belakang 150/60/17 dan depan 110/70/17.

Secara keseluruhan dimensi ZX-25R yakni panjang 1.980 mm, lebar 750 mm, tinggi 1.110 mm, serta wheelbase 1.380 mm. Ground clearance motor ini 125 mm, tinggi jok 785 mm, kapasitas tangki 15 liter, berat 180 kg untuk varian standar dan 182 kg versi ABS (antilock braking system).

Fitur

Ada beberapa fitur baru yang diklaim Kawasaki pertama ada pada kelas motor sport 250 cc, yakni kontrol traksi dengan tiga mode berkendara serta power mode selection.

Selain itu terdapat fitur Quick Shifter untuk memindahkan gigi ke atas dan ke bawah dengan cepat tanpa perlu menekan pedal kopling. Fitur ini berfungsi saat putaran mesin di atas 2.500 rpm.

Pada motor ini juga tersemat ram air intake yang terletak pada tengah fairing di atas lampu utama. Ram air ini merupakan trade mark dari beberapa model Kawasaki ZX dan H2, fungsinya berkontribusi pada peningkatan kinerja mesin.

Kata Michael ram air bakal bekerja pada kecepatan sepeda motor di kisaran 100 km per jam.

“Jadi kisaran kecepatan itu udara [lebih banyak] akan masuk ke engine jadi meningkatkan kineja mesin,” kata Michael.

KMI menjual dua varian ZX-25R, yakni standar yang dijual Rp96 juta dan ABS Rp112,9 juta. Pembeda keduanya ada pada fitur di mana ABS dilengkapi traction control, quick shifter, pilihan penutup jok belakang, smoked windshield, frame slider, dan wheel rim tape.

Kawasaki mulai membuka keran pemesanan motor ini mulai besok 11 Juli dan unit akan dikirim ke konsumen pada Agustus 2020. Motor tersebut sudah diproduksi secara lokal sehingga Indonesia mendapatkan predikat negara pertama di dunia yang melakukannya.

“Jadi target produksi dan penjualan kami 2.000 unit per tahun. Kami lihat lagi bagaimana animo ke depan,” ungkap Michael.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Automotive

Toyota Umumkan SUV Pertama Pakai Nama Corolla Cross

Published

on

Finroll – Jakarta, Toyota memperluas keluarga Corolla dengan meluncurkan satu model tambahan, SUV bernama Corolla Cross, di Thailand pada Kamis (9/7). Mobil baru ini menjadi upaya lanjutan Toyota ‘menyerang’ pasar crossover setelah Yaris Cross meluncur pada April lalu.

Corolla merupakan nama mobil Toyota yang sudah digunakan sejak 54 tahun lalu. Sebelum Corolla Cross terbit nama Corolla sudah digunakan pada model sedan, hatchback, dan station wagon.

Toyota Corolla Cross. (Dok. Toyota Thailand)

Corolla Cross dirancang menggunakan platform baru Toyota New Global Architecture C (TGNA-C) yang sama dipakai pada Corolla sedan dan hatchback, C-HR, Prius, serta Lexus UX.

Ukuran wheelbase Corolla Cross sama seperti C-HR, yakni 2.640 mm, namun dimensi bodinya lebih besar yakni panjang 4.460 mm, lebar 1.825 mm, dan tinggi 1.620 mm. Secara posisi produk Corolla Cross berada di atas C-HR dan di bawah RAV4.

Beda dari C-HR yang dirancang stylish, Corolla Cross mengedepankan fungsional sebuah SUV seperti RAV4. Corolla Cross yang muat lima penumpang memiliki desain eksterior membulat dengan grill besar di bagian depan.

Lantas di sekeliling bodi bagian bawah terdapat cladding (kelongsong) dan roof rail di atap untuk menambah kesan SUV.

Toyota Thailand menawarkan dua opsi mesin, yakni bensin 1.800 cc 2ZR-FBE dengan 140 hp dan 175 Nm dan mesin hybrid yang mengkombinasikan 1.800 cc 2ZR-FXE (98 hp dan 142 Nm) dan motor listrik 600 volt (72 hp dan 163 Nm).

“Ini adalah produk baru di kategori baru yang belum pernah dimiliki Toyota sebelumnya di segmen SUV, dan Thailand menjadi negara pertama di dunia yang memperkenalkan All-New Corolla Cross,” kata Michinobu Sugata, President of Toyota Motor Thailand Company Limited, dalam keterangan resmi.

Toyota Corolla Cross. (Dok. Toyota Thailand)

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Automotive

Mengenal iMT, Transmisi Manual Tanpa Pedal Kopling

Published

on

Finroll – Jakarta, Mobil baru Hyundai di India, Venue, dilengkapi dengan transmisi manual yang tidak banyak dijumpai di mobil-mobil modern, yakni iMT (Intelligent Manual Transmission). Transmisi ini manual tanpa pedal kopling yang mirip Automated Manual Transmission (AMT), namun terdapat perbedaannya.

Transmisi manual tanpa pedal kopling bukan barang baru dalam otomotif. Jenis transmisi seperti ini telah ada sejak akhir 1980an saat produsen supercar asal Italia, Ferrari, menggunakannya agar konsumen tak perlu pegal injak-injak pedal kopling yang berat.

Selain Ferrari, Honda, Hyundai, hingga Kia juga telah mengembangkan transmisi dengan konsep serupa.

Konsep iMT sama seperti AMT yang menggunakan gearbox manual. Meski begitu pada AMT perpindahan gigi dilakukan secara otomatis memanfaatkan aktuator dan perangkat lunak jadi pengemudi hanya perlu mengatur ritme gas dan rem saja tanpa perlu menggerakkan tuas transmisi.

Autocar menjelaskan aktuator dan perangkat lunak pada iMT hanya mengontrol kopling. Perpindahan gigi pada iMT dilakukan secara manual oleh pengemudi dengan menggerakkan tuas transmisi untuk mendapatkan gigi tinggi atau rendah.

Selain mengakomodasi pengemudi yang doyan sensasi mobil manual, IMT juga punya keunggulan lain pengemudi tidak perlu bergantung kepada perangkat lunak untuk perpindahan gigi.

Hal itu sangat berguna pada momen seperti hendak menyalip kendaraan lain, menuruni lereng, atau ketika menanjak. Gejala ‘lemot’ yang kerap dirasakan pada AMT, karena perpindahan gigi dilakukan otomatis, tak terasa pada iMT.

Biaya perawatan pada iMT juga cenderung lebih murah, mendekati transmisi manual biasa, sebab menggunakan komponen yang lebih sedikit ketimbang AMT.

Saat memindahkan gigi pada iMT pengemudi dikatakan tak perlu melepas pedal gas. Namun perlu dipahami, proses perpindahan gigi pada iMT tidak akan terasa mulus, rasanya disebut mirip AMT.

Hyundai Venue merupakan SUV ukuran ringkas bermesin 1.000 cc turbo yang pertama kali menggunakan iMT. Teknologi ini menggunakan fitur Transmission Gear Shift (TGS) dengan Intention Sensor, Hydraulic Actuator, dan Transmission Control Unit (TCU).

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending