Connect with us

Sepakbola

Lampard, Kenapa Chelsea Belum Menang?

Published

on


Frank Lampard Masuk Daftar Kandidat Utama Manager Baru Chelsea

Finroll.com – Tiga pertandingan berlalu, Frank Lampard belum bisa membawa Chelsea menang. Hal ini membuat Lampard menorehkan catatan buruk.

Menjamu Leicester City di Stamford Bridge, Minggu (18/8/2019) malam WIB, Chelsea sebenarnya berpeluang besar menang mengingat dominasi di babak pertama. Mereka bahkan unggul pada menit ketujuh lewat gol Mason Mount.

Tapi, Chelsea tidak bisa memaksimalkan peluang yang didapat di 45 menit pertama untuk mencetak gol tambahan. Di babak kedua, Leicester gantian mendominasi dan akhirnya bisa menyamakan skor di menit ke-67 lewat Wilfried Ndidi.

Chelsea nyaris kalah andaikan dua peluang Leicester di 15 menit terakhir dari Jamie Vardy dan James Maddison tak melenceng. Skor 1-1 bertahan hingga laga tuntas.

Ini artinya Lampard gagal mempersembahkan kemenangan di tiga laga resmi pertamanya sebagai manajer Chelsea. Sebelumnya Chelsea dibantai 0-4 oleh Manchester United dan kalah adu penalti dari Liverpool di Piala Super Eropa.

Dilansir Opta, Lampard jadi manajer kedua Chelsea setelah Rafael Benitez di musim 2012/2013, yang gagal membawa timnya menang di tiga laga awal.

Bahkan Lampard juga membawa Chelsea memperbaiki catatan buruknya di laga kandang perdana. Sejak musim 2015/2016, Chelsea gagal memenangi tiga dari lima laga kandang pembuka di Premier League, yakni dua menang, dua imbang, dan satu kalah.

Padahal sedari 2003, Chelsea selalu memenangi 12 pertandingan kandang perdana di Premier League.

“Ini rumah saya dan saya sangat mengapresiasi dukungan. Ini adalah klub saya, saya bermain di sini sejak lama dan saya sedikit kecewa kami tidak memang, tapi saya berterima kasih kepada fans,” ujar Lampard di BBC.

“Kami punya awal yang sulit – tandang ke Manchester United dan kalah telak, lalu kalah di Piala Super Eropa ketika kami tampil sebagai tim yang lebih baik,” sambungnya.

Chelsea punya kesempatan pekan depan di kandang Norwich City untuk mencari kemenangan pertama musim ini. Bisakah Chelsea melakukannya?

Sepakbola

Ketimbang Manchester United, Federico Chiesa Pilih Gabung AC Milan

Published

on

By

Penyerang Fiorentina, Federico Chiesa (kanan) berebut bola dengan bek Inter Milan, Alessandro Bastoni pada pertandingan lanjutan Liga Serie A Italia di stadion Artemio-Franchi di Florence (15/12/2019). Inter Milan bermain imbang 1-1 atas Fiorentina. (AFP Photo/Filippo Monteforte)

Finroll.com, Jakarta – Rencana Manchester United mendapatkan tanda tangan Federico Chiesa pada bursa transfer musim panas tahun ini bakal sulit terealisasi. Pasalnya, Chiesa dikabarkan La Nazione lebih memilih AC Milan ketimbang MU.

Pemain berusia 22 tahun tersebut merupakan satu di antara bintang muda yang bersinar di Fiorentina. Sudah dua musim terakhir Federico Chiesa reguler menjadi starter di sisi sayap kanan La Viola.

Penampilan Chiesa yang menawan itu membuatnya diincar Manchester United. Tim Setan Merah tertarik menjadikan winger Timnas Italia itu sebagai bagian dari lini serang MU untuk musim depan.

La Nazione mengklaim Manchester United bakal gigit jari dalam perburuan Chiesa. Pasalnya sang winger lebih memilih untuk pindah ke AC Milan pada musim depan.

Federico Chiesa pada awalnya tertarik dengan tawaran MU. Namun, manajemen Manchester United tidak mampu memberikannya garansi jam bermain pada musim depan.

Jaminan Tampil Reguler

Sementara itu, AC Milan siap menjadikan Chiesa tampil secara reguler. Situasi tersebut membuat Federico Chiesa lebih tertarik pindah ke I Rossoneri.

Jam bermain memang menjadi kebutuhan krusial bagi Chiesa pada musim 2020/2021 mendatang. Hal ini dikarenakan Federico Chiesa menargetkan tampil di Piala Eropa 2020 bersama Timnas Italia.

Untuk itu, dia harus bermain secara reguler pada musim depan. Jika pindah ke Manchester United, peluang Chiesa menembus skuad Gli Azzurri semakin berkurang.

Selain itu, tampilnya AC Milan pada kualifikasi Liga Europa musim depan menjadi nilai lebih yang membuat Federico Chiesa tertarik berseragam Merah-Hitam.

Pihak Fiorentina diberitakan tidak keberatan melepaskan Chiesa pada musim panas nanti. Namun, sang winger dibanderol di kisaran angka 50 juta euro.

Sumber : Bola.com

Continue Reading

Sepakbola

Jadwal Live Streaming 16 Besar Liga Champions Dini Hari Nanti

Published

on

By

Logo Liga Champions (UEFA)

Finroll.com, Jakarta – Pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions akan dilanjutkan pada Minggu (9/8/2020) dini hari nanti. Laga akan disiarkan secara langsung oleh SCTV dan streaming di Vidio.

Liga Champions tertunda sejak 11 Maret akibat pandemi virus corona. UEFA kemudian memutuskan untuk merampungkan sisa pertandingan pada Agustus 2020.

UEFA memastikan seluruh jadwal Liga Champions mulai babak perempat final hingga final digelar terpusat, tepatnya di Lisbon, Portugal. Selain itu, pertandingan juga diselesaikan dengan format one-legged alias tanpa leg kedua.

Pada laga Sabtu (8/8/2020), dua tim sudah menyegel tiket perempat final, yakni Manchester City dan Lyon.

Manchester City mendepak Real Madrid dengan agregar 4-2 setelah menang 2-1 di Etihad Stadium. Sementara, Juventus mengalahkan Lyon 2-1. Namun, mereka terdepak karena kalah agresivitas gol tandang.

Pada duel dini hari nanti, Barcelona, Napoli, Chelsea, dan Bayern Munchen akan saling sikut. Sementara, Atalanta, Atletico Madrid, PSG, dan RB Leipzig sudah memastikan lolos ke babak perempat final sebelumnya.

Berikut ini jadwal perempat final Liga Champions 2019/2020.

Jadwal Pertandingan

Penyerang Bayern Munchen, Thomas Muller, duel udara dengan bek Chelsea, Antonio Rudiger, pada laga Liga Champions di Stadion Stamford Bridge, Selasa (25/2/2020). Chelsea takluk 0-3 dari Bayern Munchen. (AP/Frank Augstein)

Minggu (9/8/2020)

Bayern Munchen vs Chelsea (3-0)

Barcelona vs Napoli (agregat 1-1) siaran langsung di SCTV

Pukul 02.00 WIB.

Sumber : Bola.com

 

Continue Reading

Sepakbola

Curahan Hati Raphael Varane Setelah Jadi Biang Kerok Kegagalan Real Madrid

Published

on

By

Raphael Varane dalam duel Manchester City kontra Real Madrid pada leg kedua 16 besar Liga Champions 2019/2020 di Etihad Stadium, Sabtu (8/8/2020). (AFP/Peter Powell)

Finroll.com, Jakarta – Raphael Varane menjadi biang kerok kekalahan Real Madrid dari Manchester City pada leg kedua 16 besar Liga Champions 2019/2020 di Etihad Stadium, Sabtu (8/8/2020).

Dalam duel itu, Varane turut andil dalam dua gol Manchester City yang dicetak oleh Rahem Sterling dan Gabriel Jesus.

Akibatnya, Real Madrid tersingkir dari Liga Champions karena pada leg pertama kalah 1-2 di Santiago Bernabeu.

“Kekalahan ini milik saya, saya harus menerimanya,” kata Varane seusai pertandingan.

“Saya punya tanggung jawab. untuk kekalahan ini. Kami telah mempersiapkan dengan baik, tetapi kesalahan membuat semuanya hancur.”

“Saya sedih untuk rekan satu tim saya.”

“Mungkin kami mengambil terlalu banyak mengambil risiko pada awal laga dan membayar mahal untuk itu,” jelas Varane.

“Saya bersyukur atas dukungan rekan satu tim, itu tidak banyak terjadi pada saya dalam karier saya, di mana saya telah membuat kesalahan yang mahal.

“Ada masa di lapangan ketika Anda harus membayar dengan sangat mahal, begitulah adanya. Tidak ada penjelasan lebih lanjut,” tutup Raphael Varane.

Komentar Zidane

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, tak mau mencari kambing hitam atas kekalahan tersebut.

“Ketika Anda kalah, Anda tidak bisa bahagia,” kata Zidane dikutip dari Marca.

“Tapi kami harus bangga dengan apa yang telah kami lakukan. Kami harus memberi selamat kepada lawan karena mereka bermain bagus.”

Zidane mengakui kekalahan itu dan tak mencari kambing hitam.

“Kami tidak harus mencari alasan, kami kalah dalam kedua pertandingan, tetapi yang paling penting adalah saya bangga dengan tim ini.

Sumber : Bola.com

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending