Connect with us

International

Langit Laut China Selatan ‘Dipenuhi’ Jet Tempur AS

Published

on


FINROLL.COM — Kapal induk Amerika Serikat (AS) USS Ronald Reagan mengerahkan pesawat udara untuk melindungi wilayah maritim sekutu negeri itu di perairan Laut China Selatan. Ini merupakan serangkaian operasi pertahanan udara maritim yang dilakukan sejak Agustus lalu.

“Satu-satunya kapal induk US Navy, USS Ronald Reagan, dikerahkan untuk melakukan operasi penerbangan saat beroperasi di Laut Filipina dan menyediakan pasukan siap tempur yang melindungi dan membela AS, dan kepentingan maritim sekutu serta mitra di wilayah tersebut,” cuit akun @USNavy pada Senin (7/9/2020), menambahkan tagar #FreeAndOpenIndoPacific.

Sejumlah gambar juga ditunjukan Twitter resmi angkatan laut AS itu. Beberapa pesawat terlihat bersiap terbang di langit Laut China Selatan.

Sebelumnya, masuknya Reagan ke Laut China Selatan terjadi pada saat ketegangan antara Washington dan Beijing meningkat. Presiden AS Donald Trump telah mengumumkan menolak hampir semua klaim maritim China di laut.

Penolakan tersebut bertujuan untuk melindungi sekutu dan mitra, serta melakukan pendekatan kooperatif untuk stabilitas regional dan kebebasan laut di sana.

China sendiri mengklaim secara sepihak hampir seluruh wilayah Laut China Selatan. Dengan konsep sembilan garis putus-putus (nine-dash line), China memang dilaporkan mengklaim 80% wilayah perairan ini.

Akibatnya, China bersitegang dengan sejumlah negara seperti Vietnam, Malaysia, Filipina dan Brunei. Wilayah ini sendiri merupakan jalur perdagangan dengan nilai mencapai US$ 3 triliun per tahun.

Ini yang menjadi alasan AS masuk ke kawasan sengketa tersebut. AS mengajak sejumlah sekutu seperti Australia dengan klaim menjaga kebebasan navigasi Indo Pasifik.

USS Ronald Reagan sendiri berbasis di Jepang. Kapal ini berada di Laut China Selatan pada pertengahan Juli, ketika melakukan operasi dengan kapal induk AS lain USS Nimitz.

Sementara itu, di saat bersamaan China kembali mengintensifkan latihan militer di Pulau Bohai. Bahkan China mengeluarkan senjata baru yakni pesawat tempur KJ-500.

Menurut laporan media pemerintah, Global Times, KJ-500 yang pertama kali terlihat di latar belakang sebuah foto yang baru-baru ini diterbitkan oleh China Military Online, dilengkapi dengan probe yang memungkinkan pesawat menerima pengisian bahan bakar di udara. Selain itu, pesawat juga diklaim mampu terbang lebih lama dan lebih kuat.

Sumber Berita : CNBC INDONESIA

Iwan Hidayat Bergabung Dengan Finroll Media Group Tahun 2012

International

Cina Kaji Kirim Wahana ke Tepi Tata Surya, 100 Kali Jarak Bumi-Matahari

Published

on

By

Sejumlah ilmuwan Cina sedang mengevaluasi kelayakan sebuah proyek untuk mengirim wahana antariksa ke tepi tata surya, ujar Wu Weiren, Kepala Perancang Program Eksplorasi Bulan Cina.

Wahana antariksa Cina tersebut akan menempuh jarak sekitar 100 kali lipat dari jarak antara Matahari dan Bumi pada 2049, saat perayaan 100 tahun berdirinya Republik Rakyat Cina, kata Wu dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan surat kabar industri Cina Space News.

Jarak Matahari ke Bumi disebut Satuan Astronomi (SA), yaitu sekitar 150 juta kilometer.

Proyek itu bertujuan untuk melakukan eksplorasi dan eksperimen ilmiah di tepi tata surya, sebuah wilayah berjarak sekitar 15 miliar kilometer dari Bumi.

“Jika proyek tersebut dapat diimplementasikan, itu akan menjadi kontribusi Cina untuk dunia dan umat manusia,” tutur Wu.

“Industri antariksa Cina memiliki kekuatan untuk mencapai tujuan ini,” tambah sang ilmuwan.

Continue Reading

International

Cerita Jokowi Telepon Menteri Kesehatan India, Tanya soal Strategi “Micro Lockdown”

Published

on

Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa saat ini terjadi lonjakan kasus Covid-19 di India. Padahal, beberapa waktu lalu Negeri Anak Benua itu berhasil menurunkan laju kasus virus corona. Bahkan, kala itu Jokowi sempat menelepon Menteri Kesehatan India untuk bertanya tentang strategi pengendalian Covid-19 di negara mereka. “Saya ingat di bulan Januari kita telepon kepada Menteri Kesehatan India, kuncinya (pengendalian Covid-19) apa? Dan beliau menyampaikan, kuncinya adalah micro lockdown,” kata Jokowi saat memberikan arahan ke kepala daerah se-Indonesia, ditayangkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (29/4/2021).

Strategi micro lockdown India itu lantas diadopsi Pemerintah Indonesia menjadi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro. Kebijakan itu diterapkan di Tanah Air sejak Januari 2021. Jokowi menyebut, India pernah berhasil menurunkan laju penularan virus menjadi 10.000 kasus Covid-19 per hari. Penurunan itu terjadi selama Oktober 2020 hingga Januari 2021.

Namun, kini kasus aktif Covid-19 di negara tersebut mencapai 350.000 dalam sehari. Berkaca dari hal tersebut, Jokowi meminta seluruh gubernur, bupati, dan wali kota di Indonesia berhati-hati. “Hati-hati dengan perkembangan yang ada di India, dan juga tidak hanya di India, ada di Tukri, kemudian ada di Brazil, dan beberapa di Uni Eropa. Hati-hati,” ucap dia.

Jokowi mengatakan, kasus aktif Covid-19 harian di Indonesia saat ini berada di angka 4.000-6.000 kasus. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan dengan bulan Januari lalu yang mencapai 14.000-15.000 kasus aktif dalam sehari. Namun, Jokowi menyebut, saat ini beberapa daerah mulai mengalami kenaikan kasus Covid-19 seperti Sumatera Selatan, Aceh, Lampung, Jambi, Kalimatan Barat, Nusa Tenggara Timur, Riau, Sumatera Barat, Bengkulu, hingga Kepri.

Ia meminta para kepala daerah di wilayah-wilayah itu terus waspada dan meningkatkan kehati-hatian. “Sekecil apa pun kasus aktif di provinsi, di kabupaten, di kota yang bapak ibu pimpin, jangan kehilangan kewaspadaan, ikuti angka-angkanya, ikuti kurvanya, ikuti harian. Begitu naik sedikit, segerakan untuk ditekan kembali agar terus menurun,” kata dia.

Continue Reading

International

Ekonomi Cina Melesat 18,3 Persen, Mantan Menteri BUMN Sebut Ini Gila-gilaan

Published

on

By

Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menyoroti ekonomi Cina yang tumbuh hingga 18,3 persen pada kuartal I pada tahun 2021, atau setahun lebih selepas pandemi Covid-19. Pertumbuhan ini melebihi beberapa negara lain seperti Singapura yang hanya tumbuh 0,2 persen, Amerika Serikat 5,4 persen, dan India 12 persen.

“Ini gila-gilaan,” kata mantan CEO Jawa Pos Group tersebut dalam blognya disway.id pada Kamis, 22 April 2021.

Menurut Dahlan, pertumbuhan ekonomi 18,3 persen ini baru pertama kali dalam sejarah Cina sejak 1979. Adapun untuk tahun ini, lembaga seperti International Monetary Fund (IMF) pun memperkirakan Cina bakal tumbuh 8,4 persen sepanjang 2021.

Tak hanya itu, pertumbuhan ini juga membuat Dahlan geleng-geleng kepala. Sebab, sumbangan terbesar justru berasal dari Provinsi Hubei, yang memiliki ibu kota Wuhan atau lokasi awal penyebaran Covid-19.

Menurut Dahlan, Hubei tumbuh hampir 60 persen. “Itu seperti sulapan. Padahal tiga bulan pertama tahun lalu minus 40 persen,” kata dia.

Ia pun menilai Wuhan memang begitu cepat berubah. Meski, Wuhan yang paling menderita karena harus mengalami lockdown selama 76 hari di awal tahun 2020. “Cepat bertindak lalu cepat bangkit,” kata Dahlan.

Dahlan pun menilai kunci dari kebangkitan Cina ini adalah karena negara tersebut melakukan lockdown yang sangat awal. Lalu, manajemen tracing Covid-19 melalui aplikasi sangat dini dan melakukan tes Covid-19 berdasarkan kawasan.

Kemudian, mengatur kedatangan pesawat dari luar negeri hanya di empat kota dan mengiring semua penumpang ke lokasi karantina sejak dari bandara. Terakhir, menemukan vaksin lebih awal dan memperioritaskan vaksinasi untuk pelayan kesehatan dan mereka yang akan keluar negeri untuk berbisnis.

Dengan cara ini, maka bisnis di Cina bisa jalan terus. Negara ini pun akhirnya bisa mulai bangkit sejak pertengahan tahun 2020. “Dengan menceritakan itu saya hanya akan menunjukkan bahwa semangat maju memang seperti itu. Di segala bidang,” ujar Dahlan Iskan.

Continue Reading

Trending