Connect with us

Nasional

Lantamal III Bangun Transparansi dan Akuntabilitas Kinerja, Sosialisasi Reformasi Birokrasi

Published

on


Finroll.com — Bertempat di Gedung Serba Guna, Wakil Komandan Lantamal III Kolonel Laut (P) Eko Wahjono, mewakili Komandan Lantamal III Jakarta Brigadir Jenderal TNI (Mar) Hermanto, S.E., M.M., mengikuti acara kegiatan sosialisasi entri data sistem informasi Reformasi Birokrasi di lingkungan Lantamal III dalam rangka Implementasi Penyelenggaraan Reformasi Birokrasi, Jl. Gunung Sahari Raya No.02 Ancol, Jakarta Utara, Selasa (28/01).

Target yang ingin dicapai adalah meningkatnya komitmen pimpinan pegawai di instansi pemerintah (TNI) dalam melakukan Reformasi Birokrasi dan juga terjadinya perubahan pola pikir dan budaya kerja instansi pemerintah serta menurunnya resiko kegagalan yang disebabkan kemungkinan timbulnya resistensi terhadap perubahan.

Arah dilaksanakannya Reformasi Birokrasi diantaranya adalah membangun transparansi dan akuntabilitas kinerja pemerintahan dan menyempurnakan serta meningkatkan kualitas Reformasi Birokrasi Nasional, serta meningkatkan partisipasi publik dalam proses pengambilan kebijakan publik.

Dalam sambutannya Wakil Komandan Lantamal III Jakarta Kolonel Laut (P) Eko Wahjono, menyampaikan bahwa agar masing-masing Kasatker melaksanakan pemasukan data kegiatan dan dokumen program Reformasi Birokrasi ke dalam sistem data, seperti SOP AP, Peta Resiko Laporan Kinerja Satker, Road Map dan Laporan Reformasi Birokrasi Satker.

“Saya harapkan para Kasatker dan seluruh personel yang hadir dapat mengerjakan pengisian data tersebut dan memperhatikan arahan serta petunjuk dari nara sumber Kasubdisbangprof dan apabila mengalami kesulitan silakan bertanya, jelasnya lagi.

Acara dilanjutkan dengan paparan penjelasan tentang tatacara pengisian dan pembuatan Reformasi dan Birokrasi di lingkungan Lantamal III oleh Letkol Laut (Kh) Kukuh Suryo Widodo, S.Pd., M.T., Kasubdisbangprof Pushidrosal.

Hadir pada kegiatan tersebut, Para Asisten, Kasatker/Kasatlak dan beberapa perwakilan masing-masing Satker/Satlak jajaran Lantamal III.

Advertisement

Nasional

Demokrat Cemas Omnibus Law Pasung Kebebasan Pers

Published

on

Wakil Ketua Komisi I DPR fraksi Demokrat Teuku Riefky Harsya meminta pemerintah tidak mengekang kebebasan pers di Indonesia lewat Rancangan Undang-undang Cipta Kerja RUU (Ciptaker) Omnibus Law. Draf RUU sudah diserahkan pemerintah ke DPR.

FINROLL.COM — Pernyataan tersebut disampaikan Riefky menyikapi perubahan dua pasal dalam UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers sebagaimana tertuang di dalam draf Omnibus Law Ciptaker.

“Kami mengimbau pemerintah untuk membuat peraturan yang tidak mengekang kebebasan pers, sebagaimana semangat dan jiwa reformasi,” kata Riefky lewat pesan singkat kepada wartawan, Senin (17/2).

Perubahan pertama dilakukan di Pasal 11 dari yang sebelumnya berbunyi, ‘Penambahan modal asing pada perusahaan pers dilakukan melalui pasar modal’. Diubah menjadi ‘Pemerintah Pusat mengembangkan usaha pers melalui penanaman modal sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang penanaman modal’.

Perubahan kedua dilakukan di Pasal 18, di mana pemerintah menaikkan empat kali lipat denda atas tindak pidana terkait pers dari Rp500 juta menjadi Rp2 miliar.

Riefky menyatakan bahwa pers adalah instrumen penting bagi demokrasi di Indonesia, khususnya sebagai jembatan penghubung publik dengan berbagai instansi pemerintahan. Oleh karena itu, pers perlu diperkuat dan dijaga oleh semua pihak dengan menjaga profesionalitas perusahaan pers atau kantor berita

Riefky menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh membuat aturan yang mendegradasi kualitas pers. Menurutnya, itu berpotensi terjadi jika merujuk pada sejumlah pasal dalam RUU Omnibus Law.

“Berbagai regulasi yang dibuat jangan sampai mendegradasi kualitas laporan yang dibuat oleh pers,” tutur politikus Partai Demokrat itu.

Rancangan Undang-Undang Omnibus Law Ciptaker telah diserahkan pemerintah ke DPR. Nantinya, DPR berencana membahas RUU tersebut dengan cepat meski menuai banyak kritik.

Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Supratman Andi Agtas menyebut pihaknya bisa saja membahas RUU Omnibus Law ketika DPR memasuki masa reses. Itu akan dilakukan bilamana ada permintaan dari pimpinan DPR.

“Ada penugasan dari pimpinan berdasarkan Bamus bahwa ada keinginan untuk membahas ini dalam masa reses. Itu boleh, itu dimungkinkan,” ujar Supratman kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/2).

Wakil Presiden Ma’ruf Amin pun berharap DPR bisa lebih cepat dalam membahas RUU Omnibus Law Ciptaker. Ma’ruf ingin lebih cepat dari pembahasan RUU KPK yang kala itu hanya memakan waktu 12 hari.

“Ya kita harapkan bisa lebih cepat [pembahasannya dari RUU KPK],” kata Ma’ruf di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (13/2).

Continue Reading

Nasional

Peduli Kanker Pada Anak, YOAI Gelar Kampanye Hari Kanker Anak International

Published

on

Finroll.com — Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI) yang tergabung dalam Childhood Cancer International (CCI), bekerja sama dengan Pusat Kanker Nasional RS Kanker Dharmais (RSKD), kampanyekan International Childhood Cancer Day atau Hari Kanker Anak International (HKAI). Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran tentang Kanker pada anak, serta untuk memberi dukungan kepada para pasien, survivors, dan orang tua.

Dengan mengusung tema “Save Our Children and The Environment” kampanye ini di hadiri oleh Ibu Linda Amalia Sari Gumelar selaku Dewan Pembina Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI) yang juga sebagai Ketua YKPI, sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Komunitas Relawan Emergensi Kesehatan Indonesia (KREKI) periode 2019-2023, dan Ketua Gerakan Pemberdayaan Swara Perempuan (GPSP). Ibu Rahmi Adi Putra Tahir selaku Ketua Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI), Prof. Djajadiman Gatot selaku dewan pembina YOAI serta para dokter, Orang tua survivor kanker anak yang tergabung dalam Komunitas Cancer Buster Community (CBC).

Ketua Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI)
Rahmi Adi Putra Tahir mengatakan, tahun ini kita mengadakan hari kanker anak Internasional yang bertujuan, ingin mengajak berbagai kalangan dan masyarakat luas menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, sehingga dapat membangkitkan semangat melawan kanker,” ujarnya di bilangan Jalan Sudirman Jakarta Minggu (16/2/2020).

Selain itu kampanye ini juga sekaligus mengedukasi masyarakat untuk menjaga lingkungan dengan baik, serta ditambah dengan gaya hidup sehat yang merupakan pencegahan kanker yang tepat,” tambahnya.

Rahmi menjelaskan, YOAI dibangun sebagai ungkapan rasa syukur para orang tua yang anaknya terkena kanker, dan berhasil disembuhkan. YOAI telah ditetapkan sebagai anggota Childhood Cancer International (CCI) yang beralamat di Amsterdam yang tiap tahunnya pada 15 Februari merayakan Hari Kanker Anak Internasional (HKAI) di seluruh dunia,” jelasnya.

Selama kiprahnya lanjut Rahmi, YOAI telah mempunyai enam program unggulan, diantaranya yaitu YOAI dapat membantu biaya pengobatan anak tidak mampu yang terkena kanker di lima RS di Jakarta yaitu RSCM, RSKD, RS Harapan Kita, RS Gatot Subroto dan RS Fatmawati.

YOAI memiliki program Recovery, dimana YOAI yang telah berdiri sejak 27 tahun lalu telah mempunyai Survivor Kanker Kem yaitu anak yang terkena kanker dan sudah dinyatakan sembuh dari penyakitnya. YOAI memiliki program Konseling yang dilakukan oleh Family Sporting Group yaitu para relawan dan juga oleh para Varen Club di RSCM dan RSKD,” labjutnya.

Selain itu masih katanya, YOAI juga telah membangun fasilitas kanker pada anak di RSKD dengan luas 1000 m untuk ruang perawat anak yang kemudian pada 2018 lalu diperluas 1000 meter lagi untuk perawat remaja dan telah menyumbang tujuh Mesin Apheresis di RSCM, RSKD, dan lima RS diluar kota seperti Solo, Jogya, Makasar, Bandung, Surabaya dan Bali.

YOAI juga mempunyai ‘Rumah Singgah YOAI’ yaitu rumah singgah untuk para pasien dan orang tua yang tinggal di luar kota yang ingin berobat di RSKD,” ungkapnya.

Sementara dalam kesempatan yang sama Prof. Djajadiman Gatot selaku dewan pembina YOAI menambahkan, sebaiknya kenali gejala kanker sejak dini. Oleh karena itu YOAI tidak henti- hentinya menyebarkan sosialisasi pengetahuan tentang kanker agar masyarakat tau tentang penyakit ini,” tambahnya.

“Semakin cepat kanker diobati kemungkinan sembuh semakin besar,” pungkasnya.

Continue Reading

Nasional

Panglima TNI Menyapa Masyarakat Natuna Saat Tinjau Bakti Sosial

Published

on

Finoll.com — Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Aziz, M.Si. melakukan kunjungan  ke Kabupaten Natuna untuk memberikan motivasi kepada Prajurit TNI yang bertugas melaksanakan observasi terhadap 238 WNI sekaligus menyapa masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah observasi yang juga mendukung observasi di Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (13/2/2020).

Kehadiran Panglima TNI bertujuan untuk memberikan semangat dan apresiasi kepada prajurit TNI dan Polri dalam menjalankan tugas kemanusiaan hampir dua minggu yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Paduan (Kogasgbpad).

Selain memberikan semangat kepada prajurit TNI dan Polri serta instansi lain yang bertugas, Panglima TNI dan Kapolri meninjau posko bakti kesehatan dan bakti sosial yang selenggarakan oleh TNI  di dua desa yaitu Desa Penagi dan Desa Bungaran Timur untuk menyerahkan bantuan berupa obat-obatan dan sembako kepada masyarakat setempat.

Panglima TNI berharap dengan kehadirannya bersama Kapolri di Natuna mampu menjaga situasi tetap kondusif. Kedatangan pucuk pimpinan TNI dan Polri diharapkan  dapat membuat suasana menjadi kondusif antara petugas dan masyarakat yang selama ini telah dirasakan.

Sebelumnya, Panglima TNI juga memberikan pengarahan kepada 700 orang yang terdiri dari anggota TNI-Polri, Damkar, Basarnas dan Satpol PP di Lapangan Apel Lanud Raden Sadjad Natuna serta dua lokasi Baksos di desa Pering dan desa Penagi untuk memberikan bantuan makanan, sembako dan obat-obatan serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat.(red)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending