Connect with us

Sepakbola

Leg Pertama 16 Besar Liga Eropa, Chelsea Meraih Kemenangan Atas Dynamo Kiev

Published

on


Featured Video Play Icon

Chelsea meraih kemenangan atas Dynamo Kiev pada leg pertama 16 besar Liga Eropa 2018-2019 di Stamford Bridge, Jumat (8/3/2019) dini hari WIB. Tim berjuluk The Blues itu menundukkan Kiev dengan skor cukup besar 3-0.

Finroll.com – Tiga gol kemenangan Chelsea pada babak 16 besar Liga Eropa dicetak masing-masing oleh Pedro Rodriguez menit 17, Willian Borges menit 65, dan Callum Hudson-Odoi menit 90. Tiga gol yang dibuat Chelsea jadi modal positif jelang pertemuan kedua dengan Dynamo Kiev pekan depan.

Tak menurunkan bintang andalan, Eden Hazard, sejak menit awal, tak membuat Chelsea melempem. Pasukan Maurizio Sarri tetap tampil menekan sejak menit awal.

Laga antara Chelsea dan Kiev, tampak tak imbang sejak babak pertama. Meski Kiev mampu mengantisipasi dominasi penguasaan bola para pemain lawan, namun skuat the Blues, unggul dalam melakukan serangan.

Tercatat, 59 persen penguasaan bola para pemain asuhan pelatih Maurizio Sarri, 12 kali upaya menjebol gawang, dengan tembakan delapan kali akurat ke gawang.

Sedangkan para pemain tamu, hanya menguasai 41 persen penguasaan bola. Sepanjang pertandingan cuma mampu melepas lima kali serangan.

Laga dimulai, Chelsea langsung menekan tim tamu sejak awal. Meski mencoba menggempur pertahanan Kiev, tetapi usaha Olivier Giroud dan kawan-kawan masih sia-sia. Pertahanan kuat coba ditunjukkan wakil Ukraina di laga tersebut.

Akan tetapi, pertahanan Kiev mulai rapuh ketika memasuki menit 17. Chelsea sukses mengoyak gawang tamunya lewat aksi Pedro. Gol tersebut lahir usai Pedro meneruskan umpan Giroud yang sangat baik. Tak sia-siakan kesempatan, Pedro menceploskan bola ke gawang Kiev. Chelsea unggul 1-0.

Memasuki babak kedua, Chelsea kembali menguasai jalannya pertandingan. Tetapi hal tersebut tak berlangsung lama. Pasalnya pada menit 50, tim tamu lebih sering mengendalikan bola ketimbang Chelsea.

Akan tetapi Chelsea tak tinggal diam. Mereka sesekali juga mampu mencuri peluang untuk bisa menambah pundi-pundi gol. Hingga akhirnya gol kedua Chelsea pun datang pada menit 65 melalui Willian.

Gol Willian tersebut lahir melalui tendangan bebas yang dieksekusi dengan sangat baik. Bola deras yang dilancarkan pemain berpapsor Brasil itu mampu mengoyak gawang Kiev. Chelsea pun unggul 2-0 atas Kiev.

Maurizio Sarri menegaskan sempat tak suka dengan performa permainan pasukannya yang sempat menurun setelah unggul 2-0. Akan tetapi, manajer asal Italia ini tetap memuji para pemainnya, yang dianggap penampilan secara keseluruhan mampu menjalankan instruksinya.

Jelang pertandingan berakhir, Chelsea kembali menambah pundi golnya lewat aksi pemain muda, Callum Hudson-Odoi. Gol Hudson-Odoi melengkapi kemenangan telak 3-0 Chelsea atas Dynamo Kiev.

“Gol ketiga sangat penting bagi kami. Tapi dia masih berusia 18 tahun dan harus terus berkembang,” kata Sarri kepada BT Sports. 

Sarri meminta kepada seluruh pihak untuk tidak terlalu mengelu-elukan Hudson-Odoi setelah pertandingan ini. Sebab, kata Sarri, masih banyak yang harus dilakukan Hudson-Odoi.

“Dia harus meningkatkan performanya hingga usia 22 atau 23 tahun, seperti pemain yang lain,” ujarnya.

Leg kedua babak 16 besar liga Eropa, akan digelar pada 15 Maret. Giliran Chelsea yang akan bertandang ke markas Kiev.

Hasil leg pertama babak 16 besar Liga Eropa, Kamis (7/3/2019) atau Jumat dini hari WIB:

Dinamo Zagreb 1-0 Benfica (Bruno Petkovic 38′ pen)

Eintrach Frankfurt 0-0 Inter Milan

Rennes 3-1 Arsenal (Benjamin Bourigeaud 42′, Naco Monreal 65′ og, Ismaila Sarr 88′; Alex Iwobi 4′)

Sevilla 2-2 Slavia Prague (Wissam Ben Yedder 1′, Munir El Haddadi 28′; Miroslav Stoch 25′, Alex Kral 39′)

Zenit St. Petersburg 1-3 Villarreal (Sarda Azmoun 35′; Vicente Iborra 33′, Gerard Moreno 64′, Manu Morlanes 71′)

Chelsea 3-0 Dynamo Kiev (Pedro 17′, Willian 65′, Callum Hudson-Odoi 90′)

Napoli 3-0 Salzburg (Arkadiusz Milik 10′, Fabian 18′, Jerome Onguene 58′ og)

Valencia 2-1 FC Krasnodar (Rodrigo 12′, 24; Viktor Claesson 63′)

SUSUNAN PEMAIN

CHELSEA XI (4-3-3): Kepa Arrizabalaga; Davide Zappacosta, Andreas Christensen, David Luiz (c), Marcos Alonso; Ross Barkley, Jorginho, Mateo Kovacic; Pedro, Olivier Giroud, Willian.

DYNAMO KIEV (4-2-3-1): Denys Boyko, Tomasz Kedziora, Mykyta Burda, Artem Shabanov, Vitaliy Mykolenko; Serhiy Sydorchuk (c), Volodymyr Shepelev; Viktor Tsygankov, Mykola Shaparenko, Vitaliy Buyalskiy; Nazariy Rusyn.

Sepakbola

Maurizio Sarri: Juventus Impikan Liga Champions, tapi Wajib Pertahankan Scudetto

Published

on

By

Pelatih Juventus, Maurizio Sarri. (AFP/Jonathan Nackstrand)

Finroll.com, Jakarta – Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, merasa timnya menunjukkan perkembangan setelah kemenangan 2-1 atas SPAL, Sabtu (22/2/2020), dalam pertandingan lanjutan Liga Italia Serie A 2019-2020.

Namun, ekspektasi terhadap I Bianconeri ternyata lebih tinggi dari pencapaian mereka sejauh ini. Sarri ditanya berapa lama lagi untuk melihat Juventus seperti yang diharapkan para penggemar dan media.

“Itu tergantung apa yang orang harapkan. Tim ini berkembang, saya pikir dan berharap kami memiliki margin besar untuk peningkatan, terutama dalam konsistensi kinerja dan intensitas kami selama 90 menit,” kata Sarri, seperti dilansir Tribal Football.

“Datang ke sini (SPAL) tiga hari sebelum laga Liga Champions dan bermain dengan konsentrasi seperti itu, menjadi hal yang tidak bisa diterima begitu saja, jadi ini adalah langkah maju,” tutur eks pelatih Napoli ini.

Liga Champions diketahui sebagai target utama untuk Juventus musim ini. Namun, Sarri menekankan bahwa I Bianconeri juga harus menargetkan untuk mempertahankan gelar scudetto yang mereka rebut musim lalu.

“Tujuan kami harus tetap meraih Scudetto dan Liga Champions adalah impian. Dalam hidup kadang-kadang ada baiknya mengejar impian Anda dan kehilangan tujuan Anda,” beber Sarri.

Sistem Gugur Liga Champions Penuh Risiko

Para pemain Juventus merayakan kemenangan. (AFP/Isabella Bonotto).

Lebih lanjut Sarri menyebut Liga Champions sudah masuk sistem gugur yang artinya ada sangat sedikit pertandingan dan masing-masing bisa menentukan.

“Ini adalah kompetisi yang berada dalam jangkauan 10-12 tim, jadi siapa pun yang menang pada akhirnya bukan hanya yang terbaik, tetapi juga yang paling beruntung,” jelas pelatih berusia 61 tahun itu.

Sarri juga mengambil contoh bagaimana Chelsea musim lalu berhasil dia antarkan menjadi juara Liga Europa. Menurut Sarri, itu perjalanan yang berisiko, karena dengan sistem gugur siapapun bisa terhenti, tak peduli tim itu lebih diunggulkan.

“Musim lalu Chelsea bermain di Liga Europa dengan 13 kemenangan dan dua kali imbang, namun kami berisiko keluar pada satu babak dan harus lolos kualifikasi melalui adu penalti. Jadi kami berisiko tidak memenangkannya, meskipun kemudian tidak terkalahkan dan memenangkan 13 pertandingan,” terangnya.(bola.com)

Disadur dari: Liputan6.com (Windi Wicaksono/Achmad Yani Yustiawan, Published 24/2/2020)

Continue Reading

Sepakbola

Real Madrid Mulai Goyah, Ada Apa Los Blancos?

Published

on

By

Bek Real Madrid, Marcelo, melepaskan tendangan ke gawang Levante pada laga La Liga di Stadion Ciutat de Valencia, Sabtu (22/2/2020). Levante menang 1-0 atas Real Madrid. (AP/Alberto Saiz)

Finroll.com, Jakarta – Langkah Real Madrid mulai goyah, musim mereka terancam berubah jadi bencana. Zinedine Zidane harus segera memperbaiki performa tim menjelang laga-laga penting sepekan ke depan, yang bisa menentukan nasib mereka di sisa musim ini.

Teranyar, Minggu (23/2/2020), Los Blancos menelan kekalahan pahit 0-1 dari Levante pada laga lanjutan La Liga. Hasil ini buruk, ditambah dengan hasil imbang 2-2 dengan Celta Vigo sepekan sebelumnya.

Hanya dalam dua pertandingan ini, Madrid kehilangan 5 poin dan kehilangan puncak klasemen sementara. Lalu, pekan ini mereka harus menjamu Manchester City (27/2/2020) di Liga Champions, dan Barcelona di La Liga (2/3/2020).

Los Blancos pernah merangkai laju tak terkalahkan sampai 20 pertandingan, tapi kekuatan mereka tidak terletak pada jumlah gol. Musim ini, Madrid tidak bisa mencetak gol sebanyak yang diperlukan.

Zidane memahami masalah utama ini. Karim Benzema tidak lagi setajam dahulu, karena itulah dia selalu dibantu pemain-pemain kreatif seperti Marcelo, Toni Kroos, Luka Modric, Eden Hazard, dan Isco.

Taktik ini jadi andalan Zidane, Benzema butuh dukungan. Zidane sebenarnya tidak bisa berbuat banyak, sebab pemain-pemain seperti itulah yang dimiliki Madrid musim ini.

Mereka tidak punya Lionel Messi, tidak punya Robert Lewandowski, apalagi Erling Haaland.

Tanpa Insting Pembunuh

Penyerang Real Madrid, Karim Benzema dan sang pelatih, Zinedine Zidane. (AFP/GABRIEL BOUYS)

Real Madrid punya banyak bintang, banyak pemain top yang bisa menyuguhkan permainan indah. Namun, pada akhirnya Madrid kekurangan insting pembunuh yang dibutuhkan untuk menuntaskan peluang.

Artinya, dari sudut pandang tertentu, dapat dikatakan bahwa Madrid tidak bermain baik sebab sepak bola selalu soal mencetak gol lebih banyak. Pada akhirnya, meski permainan mereka apik, tanpa gol berarti tidak bisa menang.

Madrid masih belum bisa menemukan pengganti Cristiano Ronaldo, yang bisa mencetak gol secara reguler dari laga ke laga. Gareth Bale mengecewakan, Hazard cedera panjang, Benzema mulai menurun.

Masalah Madrid yang tidak bisa menjebol gawang lawan ini menuntun pada satu pertanyaan besar: Bisakah mereka bersaing di La Liga dan Liga Champions musim ini?

Kekalahan dari Levante kemarin menyakitkan, tapi tidak memberikan jawaban pasti. Mardrid sedang memasuki pekan penting yang mungkin bisa menjawab pertanyaan di atas.

Hasil pertandingan kontra Man City dan Barcelona bisa menentukan musim El Real.(bola.com)

Sumber asli: Marca

Disadur dari: Bola.net (Richard Andreas, Published 24/2/2020)

Continue Reading

Sepakbola

Jumpa Napoli, Barcelona dalam Kondisi Pincang

Published

on

By

Pemain Barcelona, Lionel Messi dan Frenkie de Jong, terlihat lemas saat Valencia berhasil mencetak gol ke gawang Barcelona. Valencia menang 2-0 atas Barcelona di Mestalla, dalam laga jornada 21 La Liga, Sabtu (25/1/2020). (Jose Jordan/AFP)

Finroll.com, Jakarta – Barcelona akan bersua Napoli pada laga leg pertama 16 besar Liga Champions, di Stadio San Paolo, Selasa (25/2/2020). Melakoni duel tersebut, Barca dalam kondisi pincang.

Los Cules tidak akan diperkuat dua pilar penting di lini depan, Luis Suarez dan Ousmane Dembele. Suarez diperkirakan absen hingga Mei 2020 akibat dihantam cedera lutut.

Di sisi lain, Dembele tidak dapat membela Blaugrana hingga akhir musim ini. Winger Timnas Prancis itu harus menepi sampai Agustus mendatang, karena tengah dibekap cedera otot paha.

Situasi tersebut membuat Barcelona mengalami krisis di lini serang. Pasalnya, El Barca hanya memiliki Lionel Messi, Ansu Fati, dan Antoine Griezmann untuk menghuni pos di sektor serang.

Meski begitu, Blaugrana mendapatkan restu dari Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) untuk membeli pemain di luar bursa transfer. Barcelona memutuskan untuk menggaet Martin Braithwaite dari Leganes pada 20 Februari 2020.

Sayangnya, Braithwaite tetap tidak bisa tampil di Liga Champions. Sebab, pemain berusia 28 tahun tersebut tak terdaftar dalam skuat El Barca di turnamen elite antarklub Eropa tersebut.

Selain lini serang, Barcelona juga mengalami masalah di sektor pertahanan. Pelatih Los Cules, Quique Setien, tidak dapat memainkan dua fullback, Jordi Alba dan Sergi Robert.

Alba dihantam cedera hamstring dan harus absen hingga Maret 2020. Di sisi lain, Roberto mengalami cedera adduktor serta bakal menepi tiga sampai empat pekan ke depan.

Untuk mengisi kekosongan tersebut, Quique Setien memasukkan nama pemain dari La Masia, yakni Sergio Akieme (bek kiri), Ronald Araujo (bek tengah), dan Alex Collado (gelandang).

Berikut ini adalah daftar 20 pemain Barcelona yang akan tampil pada pertandingan kontra Napoli.

Daftar Pemain:

Para pemain Barcelona merayakan gol yang dicetak Lionel Messi ke gawang Granada pada laga La Liga di Stadion Camp Nou, Barcelona, Minggu (19/1). Barcelona menang 1-0 atas Granada. (AFP/Lluis Gene)

Kiper: Marc-Andre ter Stegen, Inaki Pena, Neto

Bek: Nelson Semedo, Gerard Pique, Ronald Araujo, Sergio Akieme, Clement Lenglet, Samuel Umtiti, Junior Firpo

Gelandang: Ivan Rakitic, Sergio Busquets, Arthur, Frenkie De Jong, Arturo Vidal, Riqui Puig, Alex Collado

Penyerang: Lioel Messi, Antoine Griezmann, Ansu Fati

Sumber: Barcelona

(bola.com)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending