Connect with us

Investasi

Luhut : Lembaga Pengelola Investasi Beroperasi Januari 2021

Published

on


Lembaga Pengelola Investasi ditargetkan dapat beroperasi mulai Januari 2021. Saat ini, pemerintah tengah membidik sembilan lembaga dana pengelolaan internasional untuk menyuntikkan investasi ke Sovereign Wealth Fund tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, seluruh peraturan terkait LPI akan rampung pada bulan ini.

“Desember pertengahan semua regulasi dan aturan hukum untuk Sovereign Wealth Fund selesa sehingga Januari akan mulai efektif berjalan,” katanya saat menyampaikan sambutan dalam Tri Hita Karana Forum Dialogue Cloud Event “Indonesia Omnibus Law For a Better Business Better World” secara virtual di Jakarta, Senin.

Luhut menjelaskan, sudah terdapat sembilan pengelola dana internasional yang dibidik untuk berinvestasi melalui LPI. Adapun saat ini, pemerintah sudah mengantongi komitmen dari lembaga investasi AS, The US International Development Finance Corporation (IDFC) untuk berinvestasi senilai US$ 2 miliar melalui LPI.

Mantan Menko Polhukam itu mengatakan, sejumlah negara sudah menggunakan skema SWF untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi. Menurut dia, sumber pendanaan SWF Indonesia serupa dengan lembaga pengelolaan dana milik Rusia dan India yang berasal dari APBN dan investasi asing atau co-investment.

“Pemerintah Indonesia akan ikut menyumbang sekitar enam miliar dolar AS bulan depan dan mudah-mudahan juga tahun depan. Kita punya (potensi) sekitar 600 miliar dolar AS dari BUMN. Ini jadi semacam backdoor listing untuk membuat pendanaan ini sangat kredibel,” terangnya.

Ketua Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional (Satgas PEN) Budi Gunadi Sadikin sebelumnya mengatakan SWF merupakan instrumen investasi. Melalui lembaga ini, pengembangan koorporasi di Indonesia dapat dibiayai oleh investor dari luar negeri.

Dalam draf RPP tentang Lembaga Pengelola Investasi, SWF yang akan dimiliki Indonesia bernama Nusantara Authority Investment. Modal awal lembaga ini akan berasal dari penyertaan modal negara dan/atau sumber lain.

Penyertaan modal negara dapat berasal dari dana tunai, barang milik negara, piutang negara pada BUMN atau perseroan terbatas, dan/ atau saham milik negara pada BUMN atau perseroan terbatas.

Pemerintah akan menyuntikkan paling sedikit Rp 15 triliun dana tunai sebagai modal awal lembaga tersebut. Pemenuhan modal LPI hingga mencapai Rp 75 triliun selanjutnya akan dilakukan secara bertahap hingga 2021 melalui penyertaan modal negara lainnya dan/atau kapitalisasi laba ditahan.

RPP ini juga mengatur kewenangan lembaga tersebut untuk menempatkan dana dalam instrumen keuangan, mengelola aset, melakukan kerja sama dengan pihak lain, termasuk entitas dana perwalian.

Selain itu, LPI berwenang menentukan calon mitra investasi, memberikan dan menerima pinjaman, serta menatausahakan aset. “Dalam menjalankan kewenangan, LPI dapat melakukan kerja sama dengan pihak ketiga termasuk tetapi tidak terbatas pada mitra investasi, manajer investasi, BUMN, badan atau lembaga pemerintah, dan/atau entitas lainnya baik di dalam maupun luar negeri,” demikian tertulis dalam RPP yang dipublikasikan melalui situs UU Cipta Kerja.

Adapun investasi lembaga dana pengelolaana akan berbentuk kepemilikan atau investasi saham, bukan investasi pinjaman yang harus dikembalikan uangnya. “Itu sebabnya kami melihat bahwa mekanisme investasi dari luar negeri di masa sulit seperti ini akan sangat membantu meningkatkan profil investasi Indonesia dan juga lapangan kerja di Indonesia yang memang sangat dibutuhkan oleh rakyat,” katanya.

Kerja sama dengan pihak ketiga dapat dilaksanakan dengan memberikan atau menerima kuasa kelola, membentuk perusahaan patungan, dan bentuk kerja sama lainnya.

Dalam kerja sama melalui pembentukan perusahaan patungan, LPI harus memiliki porsi kepemilikan mayoritas dan menjadi penentu dalam pengambil keputusan jika usaha bergerak dibidang distribusi air minum yang merupakan satu-satunya di sebuah kota atau pertambangan migas dalam negeri.

Lembaga ini dapat memberikan atau menerima pinjaman berupa fasilitas kredit, surat utang, atau instrumen pinjaman lain. LPI dapat pula memberikan penjaminan kepada perusahaan patungan untuk menerima pinjaman.

Dalam mengelola aset, LPI dapat menunjuk manajer investasi hingga membentuk dana kelolaan investasi. Status hukum dana kelolaan dapat berbentuk perusahaan patungan, reksadana, kontrak investasi kolektif, mapun bentuk lain baik badan hukum Indonesia maupun asing.

Setiap dana kelolaan dikelola dan memiliki independensi keuangan masing-masing terbagi atas saham atau unit penyertaan sesuai dokumen pendiriannya. Selain dapat membentuk dana kelolaan, LPI juga dapat menyuntikkan dana ke BUMN. Namun, pengaturan terkait penyertaan modal tersebut berlaku mutatis mutandis alias seperlunya.

Sumber berita : Katadata.co.id

Iwan Hidayat Bergabung Dengan Finroll Media Group Tahun 2012

Investasi

Inilah Manfaat dan Risiko Investasi Saham

Published

on

Jakarta – Banyak orang sebenarnya tertarik investasi saham. Namun masih ragu untuk memulainya.

Salah satu penyebabnya, kurangnya pemahaman atas manfaat dan risiko dalam bermain saham. Barangkali hal itu pula yang menyebabkan rasio keterlibatan penduduk Indonesia yang berinvestasi di pasar modal kurang dari 5 persen.

Angka tersebut masih jauh di bawah negara tetangga yakni Singapura yang mencapai 26 persen dan bahkan Malaysia yang mencapai 9 persen.

Lantas, apa saja sebenarnya manfaat dan risiko berinvestasi saham?

1. Manfaat

Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia Andy Nugroho mengatakan secara umum sebenarnya ada dua manfaat yang bisa dipetik dari berinvestasi saham, yaitu capital gain atau margin atas harga beli dan harga jual dan pembagian dividen dari perusahaan.

Andi mengatakan keuntungan yang didapat dari capital gain bisa lebih besar dibandingkan instrumen investasi lain seperti deposito atau emas. Ia mencontohkan, jika investor membeli saham di harga Rp100 per lembar saham, lalu dalam dua hari harganya naik menjadi Rp120 per lembar saham.

Jika di harga tersebut investor memutuskan untuk menjual seluruh sahamnya, maka keuntungan yang didapat mencapai 20 persen. Karena itu lah, ada orang yang kemudian memposisikan dirinya menjadi trader yang melakukan jual-beli saham setiap hari dan mencari margin keuntungan secara harian.

“Kelihatannya kecil tapi kalau dibandingkan dengan deposito, obligasi, ya jarang banget yang bisa kasih segitu dalam tempo sebulan bahwa. Makanya ada orang yang kemudian memposisikan dirinya menjadi trader, jadi mereka tiap hari melakukan kegiatan jual beli saham,” terangnya.

Namun ada pula investor yang berburu keuntungan dalam jangka panjang. Artinya transaksi yang dilakukan tidak harian atau bulanan melainkan tahunan.

Selain mengandalkan keuntungan dari capital gain, tipikal investor jenis ini juga mengandalkan cuan dari pembagian dividen perusahaan yang biasanya dilakukan tahunan. Bahkan tak jarang pula perusahaan yang membagikan dividen dua kali dalam setahun.

“Memang ada perusahaan yang untung sedemikian besar dan mengalihkan keuntungan itu untuk dibagikan kepada pemegang sahamnya. Kemudian pemegang saham bisa dapat berapa persen, ga tergantung dari perusahaan yang membagikan tersebut,” tutur Andi.

Manfaat lainnya adalah bertambahnya pengetahuan-pengetahuan baru. Sebab investor saham biasanya perlu melakukan analisis baik itu terhadap fundamental perusahaan, kondisi perekonomian hingga tren pergerakan harga saham.

“Jadi ada hal-hal yang kita bisa pelajari dan saat ini sarana belajarnya banyak banget, dan parameternya juga. Ketika kita ikut di salah satu sekuritas mereka sediakan aplikasi sehingga ini bisa bantu kita hindari kerugian di pasar saham,” imbuhnya.

2. Risiko

Sementara itu, risiko yang membayangi para investor saham adalah capital loss atau turunnya harga dari posisi ketika saham dibeli. Karena sifatnya yang sangat fluktuatif tak jarang pula kerugian yang ditanggung pemain saham menjadi sangat besar.

Misalnya, jelas Andi, jika ada emiten yang harga sahamnya ambles hingga Rp50 dan tak bisa kembali naik.

“Itu jadi saham tidur aja. Pelaku saham sebutnya saham gocapan dan itu bisa terjadi sekian lama bertahun-tahun bahkan mau jual rugi aja enggak ada yang mau. Ya sudah jadinya uang kita stuck di situ enggak bisa diapa-apain,” ucapnya.

Selain capital loss, risiko lainnya adalah jika perusahaan merugi dan tidak bisa membagikan dividen kepada investor. Hal ini sangat mungkin terjadi karena kondisi perekonomian maupun rendahnya kinerja perusahaan.
Lihat juga: Mengenal Beda Saham LQ45 dan Blue Chip

Bahkan ada pula perusahaan yang dalam beberapa tahun libur membagikan dividen atas persetujuan rapat umum pemegang saham.

“Kalau mereka untung tapi dari RUPS menyebutkan tahun ini enggak bagikan keuntungan ke pemegang saham ya sudah berarti tahun ini enggak ada dulu pembagian dividen. Salah satu risikonya yang di pasar saham seperti itu,” tandasnya.

Sumber Berita : CNN Indonesia

Continue Reading

Investasi

BKPM: 81 Persen Pengajuan Nomor Induk Berusaha Berasal dari UMKM

Published

on

Jakarta – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat pengajuan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS) sepanjang tahun 2020 mencapai 1.519.551 NIB. Dari jumlah tersebut pengajuan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mendominasi sebesar 81 persen atau 1.229.417 NIB.

BKPM berjanji mendorong kemudahan berusaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang merupakan investor terbanyak di Indonesia.

“Angka 81 persen NIB Mikro Kecil yang diterbitkan oleh BKPM melalui OSS merupakan sebuah sinyal yang sangat positif. Kegigihan para pelaku UMKM menunjukkan bahwa memang merekalah investor pahlawan ekonomi,” kata Tina Talisa Juru Bicara BKPM dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, 6 Januari 2021.

Tina menuturkan upaya mendukung kemudahan berusaha bagi UMKM juga sejalan dengan Undang-Undang No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja). Dalam pasal 13 pada Bagian Kelima tentang Penyederhanaan Persyaratan Investasi Pada Sektor Tertentu di mana Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah memberikan kemudahan, pemberdayaan dan perlindungan bagi koperasi dan UMKM dalam penanaman modal berdasarkan norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan Pemerintah Pusat.

UU Cipta Kerja mengatur perizinan berusaha dengan berbasis risiko, di mana ke depan, usaha dibagi menjadi tiga kategori yaitu risiko rendah, risiko sedang, dan risiko tinggi. Seluruh proses perizinan berusaha akan terpusat secara elektronik melalui Online Single Submission (OSS) untuk memberikan kemudahan, kecepatan, kepastian, dan transparansi bagi pelaku usaha.

“Kita tahu bahwa UU CK ini merupakan terobosan regulasi yang dibuat oleh pemerintah untuk meningkatkan daya saing Indonesia. Di dalamnya juga diatur bagaimana pemerintah memberikan kemudahan, perlindungan, dan penguatan UMKM. Nanti setelah OSS yang baru diterapkan, usaha dengan risiko rendah hanya perlu NIB, tidak perlu izin,” jelas Tina.

Berdasarkan data dari Pusat Komando Operasi dan Pengawalan Investasi (Pusat KOPI) BKPM, selama periode Januari-Desember tahun 2020 tercatat sebanyak 1.670.685 IU (Izin Usaha).

Sementara Izin Operasional/Komersial (IOK) yang diterbitkan mencapai 221.275 IOK. Ada pun pengajuan IOK tersebut didominasi oleh Perdagangan yaitu sebanyak 31.431 IOK, diikuti oleh Kesehatan 21.816 IOK, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) 14.565 IOK, Perhubungan 12.446 IOK, serta Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) 10.689 IOK.

Sumber Berita : Tempo.co

Continue Reading

Investasi

Hari Pertama Perdagangan 2021, Harga Emas Melonjak

Published

on

Finroll.com – Harga emas melonjak lebih dari dua persen pada hari pertama perdagangan 2021, Senin (4/1/2021) waktu setempat (Selasa pagi WIB)). Dengan kenaikan ini emas berhasil menembus kembali level psikologis 1.900 dollar AS per ounce.

Logam mulia ini memperpanjang kenaikan untuk hari keempat beruntun, didukung pelemahan greenback (sebutan untuk mata uang dollar AS)jelang pemilihan putaran kedua untuk dua kursi Senat AS dari negara bagian Georgia.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi COMEX New York Exchange, melonjak 51,5 dollar AS atau 2,72 persen ditutup pada 1.946,60 dollar AS per ounce. Emas berjangka mengakhiri perdagangan tahun 2020 dengan naik tipis 1,7 dolar AS atau 0,09 persen menjadi 1.895,10 dollar AS. “Ada kemungkinan bahwa kita akan melihat stimulus yang signifikan, yang akan menyebabkan penurunan lebih lanjut dalam dollar,” kata Jeffrey Sica, pendiri dari Circle Squared Alternative Investments.

Indeks dollar AS yang mengukur greenback terhadap sejumlah mata uang utama, merosot ke level terendah 2,5 tahun, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Investor mengamati pemilihan putaran kedua pada Selasa waktu setempat di negara bagian Georgia, yang akan memutuskan partai mana yang mengendalikan Senat AS.

“Pemilihan Senat minggu ini bisa menjadi peristiwa besar yang mengganggu sehingga emas menguat,” tambah Sica. Jika Demokrat dari Presiden terpilih Joe Biden menguasai kedua majelis Kongres AS, pemerintahannya akan lebih mudah untuk mendorong kebijakan seperti mengatur ulang perpajakan untuk meningkatkan stimulus dan pengeluaran infrastruktur.

Banyak investor melihat emas yang tidak memberikan imbal hasil sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang yang mereka khawatirkan dapat diakibatkan dari langkah-langkah stimulus yang besar. Investor khawatir dengan meningkatnya kasus Covid-19, saat lebih dari 1,8 juta orang telah meninggal akibat Covid-19 di seluruh dunia. Kasus tersebut mungkin terus meningkat karena liburan di tengah lambatnya peluncuran vaksin Covid-19. Pemberlakukan lockdown yang lebih ketat diperkirakan terjadi di Inggris dan Jepang, ketika kasus Covid-19 meningkat.

Baca juga: Naik Rp 6.000, Ini Rincian Harga Emas Antam 0,5 Gram hingga 1 Kg

Sementara analis StoneX, Rhona O’Connell, menyebutkan, varian baru virus corona di Afrika Selatan kemungkinan akan berdampak pada harga logam mulia. “Larangan penerbangan keluar dari Afrika Selatan akan mempengaruhi ekspor logam mulia – tentunya emas, platina dan paladium … yang diangkut melalui udara, dan sebagian besar dari itu pada penerbangan penumpang,” katanya. Adapun perak untuk pengiriman Maret naik 95,2 sen atau 3,6 persen menjadi 27,36 dollar AS per ounce. Sedangkan platinum untuk pengiriman April turun 7,7 dollar AS atau 0,71 persen menjadi 1.071,50 dollar AS per ounce.

Sumber : Kompas.com

Continue Reading

Trending