Connect with us

Sepakbola

Manchester City Ingin Datangkan Pemain Barcelona Berusia 15 Tahun

Published

on


Pemain akademi La Masia Barcelona, Juan Larios. (Dok. Twitter/FC Barcelona La Masia)

Finroll.com, Jakarta – Pep Guardiola berancang-ancang jelang pembukaan jendela transfer musim dingin Januari 2020 mendatang. Seperti dikabarkan media Spanyol, Manchester City tengah mengincar tanda tangan pemain muda Barcelona berusia 15 tahun, Juan Larios.

Larios masih terdaftar sebagai pemain akademi La Masia. Manchester City bisa mendapatkan Larios saat usianya menginjak 16 tahun pada Januari 2020 bulan depan.

Untuk diketahui, Premier League baru memperbolehkan klub memberikan kontrak profesional kepada pemain yang telah berusia 16 tahun. Ini artinya, Guardiola akan langsung menawari Larios dengan kontrak profesional.

Larios berposisi sebagai bek kiri. Menurut Diario Sport, Larios telah menolak opsi kontrak baru di Barcelona.

Masih dari sumber yang sama, pihak keluarga juga telah mengonfirmasi bahwa Larios akan merapat ke Etihad Stadium pada awal 2020.

Sebelum berkarier di akademi La Masia, Larios lebih dulu bermain untuk Sevilla. Ia juga tercatat telah membela Spanyol U-16 sebanyak enam kali.

Produk Akademi La Masia Tak Melulu Bermain untuk Skuat Utama Barcelona

Manchester City sudah membajak dua produk La Masia, yakni Eric Garcia dan Adrian Bernabe. Keduanya bahkan sudah pernah menjalani debut.

Selain itu, jika Larios benar-benar hengkang ke Manchester City, maka La Masia akan kembali kehilangan produknya sendiri. Sebagian dari mereka karena sulit menembus skuat utama Barcelona, sebagian lagi karena faktor uang.

Eric García, Pablo Moreno, Robert Navarro, Xavi Simons, Adrián Bernabé, dan Sergio Gómez sudah lebih dulu hijrah ke klub lain.

Barcelona mungkin bakal melepas Larios ke Manchester City. Sebab, ada pemain lain, yakni Alejandro Balde yang usianya setahun lebih tua dan dinilai lebih matang.(bola.com)

 

Sumber: Football Italia, One Football

Ragam

Rivki Mokodompit Tiba di Yogyakarta, Langsung Gabung Persebaya?

Published

on

By

Rivki Mokodompit tiba di hotel tempat menginap skuat Persebaya di kawasan Sleman, Yogyakarta. Kedatangan Rivki menguatkan rumor ia bakal bergabung dengan Persebaya pada Liga 1 2020. (Bola.com/Aditya Wany)

Finroll.com, Jakarta – Rivky Mokodompit sudah tiba di Sleman, Minggu malam (19/1/2020). Dia terlihat berada di hotel tempat menginap Persebaya Surabaya di kawasan Depok, Sleman, Yogyakarta.

Berdasarkan pengamatan Bola.com di lapangan, mantan penjaga gawang PSM Makassar itu tiba di hotel pukul 22.15 WIB. Dia langsung menujuk resepsionis untuk menujuk kamar tempatnya menginap.

Bola.com berkesempatan menyapa Rivky yang baru tiba dari Kalimantan tersebut. Sayangnya, dia menolak permintaan wawancara karena masih kelelahan setelah menempuh perjalanan panjang.

Kehadiran Rivky di hotel tempat Persebaya menginap semakin menguatkan kabar yang selama ini beredar. Selama beberapa hari terakhir, klub berjulukan Bajul Ijo itu telah mengincar pemain berusia 31 tahun tersebut.

Sebelumnya, pelatih Persebaya, Aji Santoso, menyampaikan kepada Bola.com bahwa akan ada penjaga gawang baru yang tiba, Minggu malam. Aji kemudian enggan memastikan saat kiper yang dimaksud adalah Rivky Mokodompit.

Saat ini, Persebaya sedang dalam agenda training centre alias pemusatan latihan selama sepuluh hari di Sleman, Yogyakarta. Makanya, Rivku langsung menuju Sleman untuk segera mengikuti latihan bersama klub barunya.

Kedatangan Rivky diperlukan Persebaya untuk menambah stok kiper. Sebelum Rivky datang, mereka hanya memiliki satu kiper, yaitu Ernando Ari Sutaryadi, yang kini malah mengikuti program bersama Timnas Indonesia U-19.

Persebaya sendiri telah resmi melepas dua kiper di akhir musim, yaitu Miswar Saputra dan Imam Arief. Bajul Ijo sempat mendapat tanda tangan Angga Saputra, namun pemain itu dikabarkan bertahan di Tira Persikabo.

Tanpa Kiper selama TC di Yogyakarta

Persebaya tanpa kiper pada TC di Jogjakarta. (Bola.com/Aditya Wany)

Persebaya Surabaya tidak memiliki penjaga gawang selama melakoni training centre alias TC di Yogyakarta. Satu-satunya kiper yang sudah dikontrak, Ernando Ari Sutaryadi, kini sedang bergabung Timnas Indonesia U-19.

Sejauh ini, Persebaya memang belum memiliki penjaga gawang setelah melepas Miswar Saputra dan Imam Arief. Nasib Abdul Rohim juga belum pasti. Sedangkan, Angga Saputra yang masuk incaran dikabarkan harus bertahan untuk Tira Persikabo.

“Ini masih menjadi diskusi di antara kami, jajaran pelatih. Kami harus bergerak cepat untuk posisi penjaga gawang. Kami kekurangan pemain di posisi itu karena Ernando juga masih berada di timnas,” kata Aji Santoso, pelatih Persebaya, kepada Bola.com, Minggu (19/1/2020).

“Setidaknya dua kiper muda itu bisa belajar banyak selama mengikuti TC bersama tim senior. Itu bagus juga untuk perkembangan mereka supaya bisa lebih terasah lagi,” imbuh pelatih berusia 49 tahun tersebut.

Pelatih kiper Persebaya, Beny van Breukelen, justru merasa senang bisa menangani dua kiper muda selama TC ini. Sebab, pria berusia 56 tahun itu memiliki target bisa mengorbitkan banyak kiper muda untuk Persebaya.

“Saya berharap selama musim ini akan ada tujuh penjaga gawang yang ikut berlatih dengan saya. Tiga atau empat di antaranya masuk skuat senior, sisanya kiper tim Elite Pro. Saya ingin semuanya bisa berlatih sama-sama,” ucap Beny.(bola.com)

Continue Reading

Sepakbola

Superstar: Virgil van Dijk, Pembuka Jalan Kemenangan Liverpool atas Manchester United

Published

on

By

Bek Liverpool, Virgil van Dijk, mencetak gol ke gawang Manchester United (MU) (PAUL ELLIS / AFP)

Finroll.com, Jakarta –  Liverpool menang 2-0 atas Manchester United dalam pertandingan besar pekan ke-23 Premier League di Anfield, Minggu (19/1/2020) malam WIB. Bek Liverpool, Virgil van Dijk, layak menjadi superstar dalam pertandingan ini karena kontribusinya membuka kemenangan bagi The Reds.

Ya, Virgil van Dijk adalah pencetak gol pertama dari dua gol yang dicetak Liverpool ke gawang Manchester United di Anfield. Padahal, The Red Devils sudah mampu tampil berani untuk melakukan tekanan hingga jauh ke depan.

Dalam kondisi Liverpool kesulitan untuk menciptakan peluang berbahaya ke gawang Manchester United, Virgil van Dijk justru mampu memecah kebuntuan tersebut pada menit ke-14. Virgil van Dijk maju ke depan dalam situasi sepak pojok. Memanfaatkan umpan pojok Trent Alexander-Arnold, Van Dijk menanduk bola yang tak mampu dihalau oleh David de Gea.

Keunggulan tersebut tentu membuat Liverpool berada di atas angin dan Manchester United harus mampu memecah situasi agar bisa mencetak gol penyeimbang kedudukan. Sayangnya, keunggulan 1-0 itu bertahan hingga babak pertama berakhir.

Kedudukan 1-0 untuk Liverpool yang bertahan hingga menit ke-90 memaksa Manchester United untuk memberikan tekanan total ke pertahanan The Reds. Hasilnya membuat lini pertahanan The Red Devils lengah pada masa injury time, di mana kiper Liverpool, Alisson, melepaskan tendangan ke depan yang dikejar oleh Mohamed Salah yang tanpa kawalan mampu menambah keunggulan menjadi 2-0.

Tajam di Depan, Kukuh di Belakang

Gelandang Liverpool, Roberto Firmino (kedua kiri) berselebrasi setelah mencetak gol yang dianulir saat menjamu Manchester United (MU) pada lanjutan pertandingan Liga Inggris di Anfield, Minggu (19/1/2020). Menghadapi tamunya MU di Anfield, Liverpool menang dengan skor 2-0. (Paul ELLIS / AFP)

Satu hal yang menarik dari Virgil van Dijk dalam pertandingan ini adalah mampu bermain begitu seimbang antara bertahan dan membantu serangan Liverpool. Gol pada menit ke-14 adalah bentuk nyata kejeliannya untuk membantu The Reds meraih keunggulan.

Setelah itu, Virgil van Dijk menjadi sosok penting yang mengawal lini pertahanan The Reds dari gempuran Manchester United. Serangan yang dilancarkan tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer mampu dipatahkannya dalam beberapa kesempatan. Delapan kali celarance dan dua intersep jelas merupakan catatan yang cukup baik dalam pertandingan yang cukup intens itu.

Kemampuannya memotong bola umpan Manchester United pun menjadi faktor penting keberhasilan The Reds mencegah kebobolan. Tapi, sepanjang pertandingan bukan hanya itu yang dilakukannya.

Virgil van Dijk tetap membantu serangan Liverpool. Sejumlah ancaman dirasakan oleh David de Gea secara langsung dilakukan oleh Van Dijk, terutama dalam situasi bola-bola mati.

Dalam pertandingan ini, Van Dijk memang hanya melepaskan satu ancaman akurat ke arah gawang, dan itulah yang berbuah menjadi gol pembuka kemenangan Liverpool. Selain itu, pemain asal Belanda ini melepaskan 11 umpan panjang, di mana empat di antaranya jatuh tepat di rekan setimnya.(bola.com)

Continue Reading

Sepakbola

Lionel Messi Cetak Gol, Barcelona Kalahkan Granada dan Bersaing Ketat dengan Real Madrid

Published

on

By

Bintang Barcelona, Lionel Messi, merayakan golnya ke gawang Granada dalam lanjutan La Liga, Senin (20/1/2020). (LLUIS GENE / AFP)

Finroll.com, Jakarta –  Barcelona berhasil memastikan diri terus bersaing ketat dengan Real Madrid di puncak klasemen La Liga. Hal ini dipastikan setelah Barcelona menang tipis 1-0 atas Granada dalam laga jornada 20 La Liga yang digelar di Camp Nou, Senin (20/1/2020) dini hari WIB.

Barcelona cukup kesulitan untuk bisa menembus pertahanan tim tamu. Sejumlah peluang yang didapatkan oleh Barcelona tidak mampu dikonversi menjadi gol hingga babak pertama pun berakhir imbang tanpa gol.

Tim tuan rumah terus memberikan tekanan ketika babak kedua bergulir. Bahkan tim tamu terlihat lebih fokus untuk bertahan karena gaya permainan Barcelona yang begitu mendominasi di babak kedua.

Akhirnya, Barcelona pun memecahkan kebuntuan pada menit ke-76. Lionel Messi menjebol gawang Granada setelah memaksimalkan umpan dari Arturo Vidal. Keunggulan 1-0 pun bertahan hingga pertandingan usai.

Kemenangan ini memberikan Barcelona tiga poin yang membuat mereka kini kembali memiliki jumlah poin yang sama dengan Real Madrid, 43 poin dari 20 laga. Persaingan di papan atas La Liga pun masih akan begitu panas dalam beberapa pekan ke depan.

Susunan Pemain

Barcelona (3-1-4-2): Marc-Andre ter Stegen (kiper); Gerard Pique, Samuel Untiti, Sergi Roberto (belakang), Sergio Busquets, Jordi Alba, Ivan Rakitic, Arturo Vidal, Ansu Fati (tengah); Antoine Griezmann, Lionel Messi (depan)

Pelatih: Quique Setien

Granada (4-3-3-1): Rui Silva (kiper); Victor Diaz, Domingus Duarte, German Sanchez, Dimitri Foulquier (belakang); Yan Brice Eteki, Maxime Golalons, Alvaro Vadillo, Ramon Azeez, Darwin Machis (tengah); Carlos Fernandez (depan)

Pelatih: Diego Martinez

(bola.com)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Asco Global

Trending