Connect with us

MotoGP

Marc Marquez Targetkan Hal Lain di Ajang MotoGP 2019, Apa Ya Kira-kira?

Published

on


Marc Marquez

Marc Marquez kembali menjadi salah satu rider yang difavoritkan untuk menjadi juara di ajang MotoGP 2019 nanti.

Meski belum menunjukkan performa apiknya pada tes pramusim, pembalap Tim Repsol Honda itu tetap menjadi salah satu kandidat kuat juara dunia tahun ini. Akan tetapi, ada hal lain yang ternyata menjadi target Marc Marquez di MotoGP 2019.

Pembalap yang bakal bertandem dengan Jorge Lorenzo itu mengatakan, dirinya enggan jadi pembalap yang paling banyak jatuh tahun ini.

“Saya tak mau jadi rider dengan kecelakaan terbanyak dalam satu musim. Seorang rider harus tahu kapan mereka harus mengambil risiko, di tikungan mana ia harus mencapai limit atau tidak. Kecelakaan saya nyaris selalu terjadi di tikungan lambat dan inilah hal yang ingin saya perbaiki di masa depan,” ungkap Marquez, melansir dari laman mycanal, Rabu (20/2/2019).

“Di lain sisi, jika ingin membuat perbedaan, Anda harus ambil risiko. Saya ingin mempertahankan kecepatan, namun mengurangi kecelakaan. Ini target baru saya, tapi ini target relatif. Jika saya harus jatuh demi merebut gelar, maka tak masalah,” tambahnya.

Sekadar diketahui, musim lalu atau tepatnya pada MotoGP 2018, The Baby Alien –julukan Marquez tercatat mengalami kecelakaan sebanyak 23 kali. Jumlah tersebut sudah cukup membuatnya berada di urutan teratas sebagai pembalap yang mengalami kecelakaan terbanyak di MotoGP 2018. (Okezone)

MotoGP

MotoGP: Joan Mir Tidak Berharap Memenangkan Semua Balapan

Published

on

Juara bertahan MotoGP Joan Mir mengaku tidak menargetkan untuk memenangkan semua balapan. Pembalap asal Spanyol itu mengaku tampil tanpa beban meski berstatus juara bertahan MotoGP. Pembalap 23 tahun itu hanya berpikir untuk menjalani musim ini dengan baik.

“Tidak, saya sama sekali tidak khawatir tentang gelar itu. Saya memberikan 100% di setiap balapan dan berusaha mendapatkan poin maksimal,” ucap Joan Mir dikutip dari Mundo Deportivo.

“Apa yang diharapkan dari saya? Memenangkan semua balapan? Saya tidak mengharapkannya. Saya akan menjalani balapan demi balapan untuk memberikan 100 persen. Itu saja,” ujar Joan Mir menambahkan.

Secara penampilan Joan Mir belum membuat gebrakan pada awal kejuaraan MotoGP 2021.

Saat ini Joan Mir berada di urutan keempat dengan mengoleksi 49 poin, terpaut 17 poin dari pemuncak klasemen pembalap, Francesco Bagnaia.

“Ada pembalap yang memulai dengan lebih baik dari kami. Tahun lalu saya bisa memenangkan Kejuaraan Dunia dan saya jauh lebih lambat di Jerez,” ucap Joan Mir.

Pembalap asal Spanyol itu finis keempat pada seri pembuka MotoGP di Qatar dan finis ketujuh pada MotoGP Doha.

Juara bertahan MotoGP ini kemudian sukses naik podium ketiga di MotoGP Portugal dan finis kelima di MotoGP Spanyol, akhir pekan lalu.

“Di Portimao saya bisa naik podium dan di Qatar saya berjuang untuk mendapatkannya. Kami [Suzuki] membuat kemajuan. Saya pikir kami sedang menjalani musim yang bagus,” kata Joan Mir.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

MotoGP

Alasan Miller Menangis Usai Menang MotoGP Spanyol 2021

Published

on

Pembalap Ducati Jack Miller menangis usai menang MotoGP Spanyol 2021 di Sirkuit Jerez, Minggu (2/5).
Jack Miller menang MotoGP Spanyol dengan mengalahkan Fabio Quartararo yang dalam beberapa lap sempat memimpin balapan tersebut.

Miller membuat start yang apik dengan langsung di posisi terdepan ketika balapan dimulai. Akan tetapi, di lap keempat Quartararo bisa menempati posisi terdepan usai menyalip Miller.

Hanya saja, di lap 15 motor Quartararo mengalami masalah. Kesempatan itu dimanfaatkan dengan baik oleh Miller guna kembali di posisi terdepan.

Usai berhasil menyalip Quartararo, Miller langsung melesat hingga akhirnya memenangkan balapan MotoGP Spanyol 2021.

Kemenangan di MotoGP Spanyol itu jadi yang pertama bagi Miller setelah MotoGP Belanda 2016 saat masih bersama Marc VDS.

Pencapaian itu membuat Miller emosional. Saat hendak naik podium, pembalap asal Australia itu menangis dengan berjongkok sembari menundukkan kepalanya.

Melalui unggahan Ducati melalui akun Twitter resmi, Miller mengungkapkan alasan menangis di MotoGP Spanyol.

“Akhirnya, saya meraih kemenangan pertama saya dengan Ducati. Saya tidak tahu harus seperti apa berterima kasih kepada mereka karena telah memberi saya kesempatan ini,” ujar Miller.

“Mengenakan warna-warna ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan, dan itu sangat berarti. Terima kasih, Gigi, Paolo, Davide, Claudio dan seluruh tim, karena selalu percaya pada saya,” ucap Miller menambahkan.

Setelah dua tahun mengendarai motor Honda bersama Marc VDS, pada 2018 Miller menunggagi Ducati bersama Pramac, hingga akhirnya promosi sebagai pembalap pabrikan pada musim ini.

“Ketika Anda akhirnya bisa mencapai itu [menang], Anda akan melewati rollercoaster emosi itu. Saya tidak bisa menahannya. Saya mencoba melawan, tapi [kemenangan] hari ini sangat berharti,” kata Miller dikutip dari Crash.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

MotoGP

Pedro Acosta, Pembalap 16 Tahun Sensasi Baru Grand Prix

Published

on

Pedro Acosta berhasil menang di Moto3 Spanyol. Acosta menunjukkan bahwa ia adalah sensasi baru di dunia balap motor.

Acosta berhasil meraih kemenangan di Moto3 Spanyol. Ia selamat dari kecelakaan massal yang terjadi di pengujung balapan, tepatnya di tikungan ke-13.

Acosta mendapat tambahan 25 poin dari Sirkuit Jerez. Tambahan 25 poin ini membuat Acosta mengoleksi 95 poin dan duduk di posisi teratas pada klasemen Moto3 2021. Acosta bahkan sudah punya keunggulan 51 poin atas posisi kedua yang ditempati oleh Niccolo Antonelli.

Sukses di Moto3 Spanyol bahkan membuat Acosta jadi pembalap pertama yang mampu naik podium di empat seri awal balapan yang dilakoni dalam sejarah grand prix.

Di awal musim Moto3 2021, Acosta memang banyak mendapat perhatian dan sorotan. Sebagai pembalap rookie di Moto3, Acosta ternyata tak butuh waktu lama untuk belajar.

Setelah jadi runner up di Moto3 Qatar, Acosta langsung menjadi juara di tiga seri berikutnya di Moto3 Doha, Moto3 Portugal, dan Moto3 Spanyol.

Penampilan impresif Acosta bahkan mengundang pujian dari dua sosok besar MotoGP, Valentino Rossi dan Marc Marquez.

Rossi langsung memuji Acosta bahwa bergurau bakal menunggu Acosta untuk tampil di MotoGP.

“Acosta sangat impresif. Dia melakukan balapan dengan sempurna, itu luar biasa. Dia punya talenta hebat dan masa depan bagus. Saya akan menunggu dia di MotoGP,” tutur Rossi.

“Pedro Acosta pembalap bagus, sangat bagus. Saya sudah mencuit mengenai dia usai Moto3 Qatar. Dia membalap dengan beda. Saya pikir dia akan menjadi juara dunia musim ini, tapi mari kita tidak memberi dia beban,” ucap Marquez.

Marquez juga tak ketinggalan memberikan sanjungan untuk Acosta.

“Dia masih sangat muda. Jika dia mampu fokus dan mempertahankan penampilan, dia pasti akan tiba di MotoGP, dan saya prediksi dia akan tampil bagus,” kata Marquez.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Trending