Connect with us

Investasi

Mata Uang Digital Bitcoin, Dulu Dipuja Kini Diobral Para Investor!

Published

on


Mata Uang Digital

Kebangkitan nilai mata uang digital paling populer, Bitcoin tampaknya masih sulit terjadi. Selain sepi sentimen, para investor Bitcoin kini sudah beralih ke investasi komoditas.

Finroll.com – Kini yang berada di pasar Bitcoin ini hanyalah para trader. Yang mencoba mencari margin tipis dari naik-turunnya harga Bitcoin di rentang yang sempit.

Sejak akhir Juli 2018, harga Bitcoin terus turun dari US$9.649 per koin menjadi ke level US$ 4.000-an. Bahkan pada perdagangan hari ini, Senin (28/1/2019), Bitcoin dihargai Rp 48,93 juta per koin atau setara US$3.483,31 per koin. Dalam semalam harga Bitcoin sudah anjlok 2,13%.

Harga Bitcoin yang masih sulit menembus level di atas US$4.000-an membuat para penambang Bitcoin rugi besar. Pasalnya, biaya impas penambangan Bitcoin di kisaran US$4.060 pada kuartal empat 2018. Menurut laporan JP Morgan Chase yang dikutip dari CNBC International, Senin (28/1/2019).

“Harga telah turun ke titik di mana penambangan menjadi tidak ekonomis untuk beberapa penambang, yang telah merespons dengan mematikan rig penambangan mereka,” kata John Normand, kepala strategi lintas aset di JP Morgan Chase.

Baca Juga: Tahun Ini Harga Bitcoin Diproyeksi Anjlok ke US$1.260 per koin

“Kami telah lama skeptis terhadap nilai mata uang kripto di sebagian besar lingkungan selain yang dystopian, ditandai dengan hilangnya kepercayaan pada semua aset utama (dolar, euro, yen, emas) dan dalam sistem pembayaran.”

Harga Bitcoin sulit bangkit karena euforia terhadap mata uang digital ini sudah mulai surut. Adopsi yang lambat pada Bitcoin Cs sebagai alat pembayaran dan pengetatan aturan akan transaksi Bitcoin membuat minat pada Bitcoin perlahan namun pasti turun. (cnbcindonesia)

Business

Harga Jual Emas Antam Berada Di Posisi Rp931 Ribu Per Gram

Published

on

By

Finroll – Jakarta, Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam berada di posisi Rp931 ribu per gram pada Senin (6/4) atau turun Rp3.000 dari Rp934 ribu per gram pada Sabtu (4/4). Begitu juga dengan harga pembelian kembali (buyback) turun Rp3.000 per gram dari Rp835 ribu menjadi Rp832 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp490 ribu, 2 gram Rp1,81 juta, 3 gram Rp2,69 juta, 5 gram Rp4,47 juta, 10 gram Rp8,88 juta, 25 gram Rp22,1 juta, dan 50 gram Rp44,13 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp88,2 juta, 250 gram Rp220,25 juta, 500 gram Rp440,3 juta, dan 1 kilogram Rp880,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.644,9 per troy ons atau melemah 0,05 persen. Sedangkan harga emas di perdagangan spot stagnan di US$1.620,74 per troy ons pada pagi ini.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan pergerakan harga emas di pasar internasional akan cenderung menguat hari ini. Proyeksinya, harga emas bergerak di kisaran US$.1600 sampai US$1.650 per troy ons.

“Harga emas bisa turut menguat mengikuti sentimen positif aset berisiko,” kata Ariston kepada CNNIndonesia.com.

Indeks saham cenderung positif karena pelaku pasar mencari peluang rebound. Pelaku pasar mencari peluang karena kasus positif virus corona di beberapa negara belum kembali bertambah. Misalnya, Amerika Serikat, Italia, Spanyol, dan negara Eropa lain.

“Data ini bisa diartikan bahwa masa puncak pandemi mungkin akan segera berlalu,” ujarnya.

Sebaliknya, Analis Asia Valbury Futures Lukman Leong memperkirakan harga emas cenderung tertahan karena minim sentimen pada awal pekan. Ia memperkirakan harga emas bergerak di kisaran US$1.610 hingga US$1.625 per troy ons pada hari ini.

“Emas mulai berkonsolidasi dalam satu sampai dua minggu ini, kalaupun ada penguatan, itu cenderung teknikal saja karena data-data ekonomi cukup buruk,” ungkapnya.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Investasi

Lega deh! Harga Emas Antam Naik Lagi Rp 7.000/gram

Published

on

Harga emas logam mulia acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Kamis (2/4/2020) naik 0,81% sebesar Rp 7.000 menjadi Rp 869.000/gram, dari hari sebelumnya Rp 862.000/gram. Harga emas Antam rebound setelah Rabu kemarin ambles sebesar Rp 13.000.

Berdasarkan pencatatan data harga Logam Mulia di gerai Jakarta Gedung Antam di situs logammulia milik Antam hari ini (2/4/2020), harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram menguat 0,81% berada di Rp 86,9 juta dari harga kemarin Rp 86,2 juta per batang.

Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam. Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.

Harga emas Antam naik seiring dengan harga emas spot dunia pada penutupan hari Rabu kemarin yang naik 1,34% menjadi US$ 1.592 per ons di tengah penyebaran wabah virus corona yang semakin masif.

Sementara kepemilikan SPDR Gold Trust yang merupakan produk investasi ETF (exchange traded fund) emas terbesar di dunia naik 0,18% menjadi 968,75 ton pada Rabu kemarin.

“Harga emas harus naik karena penyebaran virus semakin intensif di samping upaya karantina wilayah untuk mengurangi penyebaran,” kata Ed Moya, analis di platform perdagangan online OANDA. “Harga emas harus didukung [untuk menguat] karena resesi global yang akan datang pada pasar akan lebih dalam dan lebih lama,” tambah Ed Moya.

 

Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini naik 0,49% atau Rp 4.000 ditetapkan pada Rp 822.000/gram, dari posisi kemarin Rp 818.000/gram. Harga itu menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut.Untuk jenis lain, Antam juga menawarkan emas batik dan emas tematik serta menampilkan harga hariannya di situs yang sama.

Di sisi lain, Antam juga menjual emas batangan dengan dasar ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram di berbagai gerai yang tersedia di berbagai kota, dari Medan hingga Makassar.

Harga dan ketersediaan emas di tiap gerai bisa berbeda. Harga emas tersebut sudah termasuk PPh 22 0,9%. Masyarakat bisa menyertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah yaitu 0,45%.

Beberapa faktor yang mempengaruhi harga emas adalah nilai tukar rupiah, penawaran-permintaan, permintaan industri emas, isu global, tingkat inflasi, dan tingkat suku bunga.

Penguatan harga emas Antam biasanya mencerminkan kecenderungan masyarakat untuk memburu emas ritel ketika kondisi tidak kondusif, sehingga mencerminkan fungsi logam mulia sebagai instrumen yang dinilai lebih aman (safe haven) untuk masyarakat di dalam negeri.

Sumber Berita : CNBC Indonesia

Continue Reading

Business

Abu Dhabi Lirik Tiga Proyek Infrastruktur di Aceh

Published

on

By

Finroll – Aceh, Abu Dhabi Investment Authority (ADIA), lembaga pengelola dana investasi, melirik tiga proyek infrastruktur di Aceh. Yakni, pembangunan bandara baru di Sabang, moda transportasi massal monorail di Banda Aceh, termasuk pembangunan pipa gas Lhokseumawe.

Deputi Direktur Bidang Investasi Properti dan Infrastruktur ADIA Salem Al Darmaki bilang dalam waktu dekat pihaknya segera mengirimkan tim ke lapangan untuk menindaklanjuti rencana investasi tersebut.

“Pihak ADIA saat ini sedang giat berkomunikasi dengan counterpart dan kementerian terkait di Indonesia untuk membentuk satu lembaga dana tabungan pembangunan infrastruktur Indonesia-Abu Dhabi,” ujar Salem usai pertemuan bersama delegasi Pemerintah Daerah Aceh, Selasa (10/3).

Lembaga tersebut, nantinya akan membuat satu departmen khusus untuk pembangunan infrastruktur di Aceh. Ia melanjutkan investasi di bidang infrastruktur di Aceh sangat menjanjikan, mengingat perkembangan perekonomian Indonesia yang semakin baik secara umum, serta potensi ekonomi Aceh di sektor pariwisata dan energi.

Salem mengatakan pihaknya juga akan mengajak para investor lain untuk turut serta bergabung dalam proyek pembangunan di Indonesia dan Aceh pada khususnya.

“Bagi kami Aceh adalah layaknya saudara yang saling bahu-membahu dan saling membantu pada saat membutuhkan. Kami merasa membantu saudara kami bersama-sama membangun,” imbuh dia.

Aceh, sambung dia, juga sangat berpotensi untuk menjadi salah satu tujuan wisata masyarakat dari Timur Tengah, mengingat faktor lokasi yang dekat dan kesamaan budaya Islam.

Sementara itu, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengaku memberi dukungan dan kebebasan kepada pihak ADIA yang telah memilih Aceh sebagai pintu masuk untuk beberapa proyek investasi lainnya di Indonesia.

“Untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang stabil, keperluan Aceh terhadap infrastruktur merupakan salah satu syarat mutlak yang harus segera dilakukan,” terangnya.

Nova menambahkan Aceh terbuka kepada semua investor dari negara manapun, dalam usaha peningkatan penciptaan lapangan kerja uang baru. “Insyaallah, kami akan terus melakukan tindak lanjut supaya rencana investasi ini dapat segera terwujud,” kata Nova.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending