Connect with us

Ragam

Membaca Politik Kalem Jokowi Ditengah Gelombang Protes

Published

on


Polemik rencana pengesahan sejumlah Rancangan Undang-undang (RUU) berbuntut rangkaian aksi unjuk rasa dari berbagai elemen mahasiswa di beberapa daerah. Pembatalan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) dan UU Komisi Pemberantasan Korupsi menjadi agenda utama yang disuarakan kepada DPR dan Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Jokowi Ditengah Gelombang Protes)

Aksi makin meluas seiring rencana pengesahan sejumlah RUU pada Selasa (24/9) meski DPR akhirnya memutuskan untuk menunda. Jokowi sebelumnya juga telah meminta penundaan pengesahan RKUHP. Namun langkah mantan wali kota Solo menuai kritik.

Sikap itu dinilai lambat oleh sejumlah pihak lantaran Jokowi baru meminta penundaan pengesahan usai begitu banyak gejolak penolakan di masyarakat. Terlebih, RKUHP sejak awal masuk sebagai salah satu usulan rancangan UU yang diinisiasi oleh pemerintah sendiri.

Pengamat politik LIPI Wasisto Raharjo Jati mengatakan, Jokowi cenderung melakukan ‘politik pembiaran’ dalam menghadapi polemik yang terjadi belakangan ini. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu dinilai sengaja lambat merespons untuk mengulur waktu agar polemik yang terjadi dapat terselesaikan seiring waktu berjalan.

“Jokowi sengaja mengulur supaya waktu yang menyelesaikan sendiri. Dia tidak reaktif tapi membiarkan hal ini secara natural, karena kalau Jokowi menunjukkan sikap politiknya secara jelas justru akan memperkeruh suasana,” ujar Wasisto kepada CNNIndonesia.com, Selasa (24/9).

Menurutnya, sikap ini disebabkan fokus Jokowi yang terpecah menghadapi berbagai persoalan selama beberapa bulan terakhir. Mulai dari rusuh Papua, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), revisi UU KPK, hingga RKUHP yang berujung protes mahasiswa. Semua persoalan itu dinilai butuh perhatian besar dari Jokowi.

Di sisi lain, lanjut Wasisto, sikap Jokowi juga tersandera berbagai macam pernyataan-pernyataan bawahannya. Ia menyebutkan Menkopolhukam Wiranto hingga Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko kerap kali melontarkan pernyataan kontroversial dalam menghadapi polemik mulai dari Papua hingga persoalan RUU.

“Jokowi merasa tersandera dengan komentar dan blunder bawahannya sendiri padahal itu mitra koalisinya. Ini yang membuat Jokowi tersandera,” tuturnya.

Wasisto menganggap Jokowi perlu menetapkan skala prioritas untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi. Saat ini, menurutnya, persoalan yang genting bagi Jokowi adalah RKUHP karena melibatkan kepentingan publik.

Jokowi harus memastikan bahwa pasal-pasal kontroversial dalam beleid tersebut tak akan dimasukkan meski pengesahannya ditunda.

Sementara terkait UU KPK yang telanjur disahkan, menurut Wasisto, tak menutup kemungkinan Jokowi akan menerbitkan Perppu KPK.

“Kalau UU KPK kemungkinan muncul judicial review dari aktivis dan skenarionya setelah itu Jokowi bisa jadi mengeluarkan Perppu,” ucapnya.

Ketua Pusat Kajian Anti Korupsi UGM Oce Madril meyakini penerbitan Perppu KPK masih menjadi upaya efektif untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap Jokowi. Oce tak menampik berbagai persoalan yang muncul belakangan turut berpengaruh pada kewibawaan Jokowi sebagai kepala negara.

“Perppu sebenarnya paling efektif karena Perppu adalah kekuasaan istimewa yang dimiliki presiden. Sekarang pertanyaannya apakah presiden akan mendengarkan suara masyarakat untuk menggunakan kewenangannya menerbitkan Perppu dan membatalkan UU KPK,” ucap Oce seperti dikutip dari wawancara CNN TV.

Oce mengatakan, sikap Jokowi yang meminta penundaan pengesahan RKUHP mestinya juga bisa diterapkan pada UU KPK. Terlebih, gelombang mahasiswa yang menggelar protes juga meminta Jokowi agar menerbitkan perppu agar UU KPK yang telah disahkan menjadi tidak digunakan.

“Dalam RKUHP, UU gelombang protes semakin besar, presiden kemudian cuci tangan dan menarik diri dari pembahasan di parlemen. Pola seperti ini mestinya bisa juga diterapkan di UU KPK. Kemarin menyatakan setuju kemudian mendapat penolakan, presiden bisa siapkan Perppu,” tuturnya.

Ragam

Sempat Berlatih Sendiri, Atlet Pelatnas Atletik Olimpiade Tokyo Segera Didampingi Pelatih

Published

on

By

Pelari Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, berpose saat ditemui di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Finroll.com, Jakarta – PB PASI mengalami kendala dalam menjalankan program pelatnas atletik Olimpiade Tokyo 2020, akibat pandemi virus corona. Alhasil, para atlet yang sedang berada di daerah masing-masing harus berlatih tanpa didampingi pelatih.

Hal itu terkuak setelah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengucurkan anggaran pelatnas atletik Olimpiade sebesar Rp 6.141.700.000 dari usulan awal Rp 6.294.100.000.

Bantuan itu dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani Sekjen PB PASI, Tigor Tanjung, didampingi Plt Ketua Umum PB PASI, Zaki Makarim, di Wisma Menpora, Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (14/7/2020) lalu.

“Zohri dan kawan-kawan selama ini latihan sendiri sejak dikembalikan ke daerah masing-masing tanpa didampingi pelatihnya. Kini, kita akan tarik mereka semua ke Jakarta untuk bisa fokus dalam latihan menghadapi persiapan Olimpiade Tokyo,” ujar Zaki Makarim.

“Semua ini bisa dilakukan karena masalah anggaran dana pelatnas atletik Olimpiade teratasi dengan adanya kucuran dari Kemenpora,” kata Zaki

Satu di antara atlet pelatnas atletik Olimpiade Tokyo 2020, Lalu Muhammad Zohri, sudah menjalankan program latihan di daerah asalnya Nusa Tenggara Barat (NTB) tanpa didampingi pelatih, sejak Maret lalu. Kondisi tersebut terkait dengan kebijakan pemerintah sehubungan adanya pandemi COVID-19.

“PB PASI bukan membiarkan mereka menjalankan program latihan sendiri. Tetapi, kami kesulitan mengirimkan pelatih ke tempat Zohri dan kawan-kawan latihan, karena adanya kebijakan tentang larangan masyarakat daerah lain masuk ke lokasi,” ungkapnya.

Tetap Dipantau

Selama latihan mandiri di kampung halamannya, Zohri tetap dipantau pelatih pelatnas untuk lari jarak pendek, Eni Nuraeni, melalui WhatsApp dengan mewajibkan mengirimkan foto-foto latihan.

Zohri menjadi satu-satunya atlet atletik Indonesia yang sudah mengamankan tiket ke Olimpiade Tokyo 2020. Tetapi, PB PASI masih menargetkan dua atlet lagi untuk mendampinginya ke pesta olahraga akbar empat tahunan dunia tersebut, yakni Satwaturahman dan Emilia Nova.

Sapwaturahman Sanapiah merupakan atlet lompat jauh putra, sedangkan Emilia Nova merupakan atlet lari gawang 100 meter putri. Keduanya berhasil mempersembahkan medali emas di SEA Games 2019 Filipina.

Sapwaturahman bahkan memecahkan rekor SEA Games dengan mencatatkan lompatan sejauh 8,03 meter. Keduanya juga menyumbangkan medali di Asian Games 2018 Jakarta. Sapwaturahman meraih perunggu dan Emilia Nova menyumbangkan perak bagi Kontingen Indonesia. (Bola.com)(GE)

Continue Reading

Bulutangkis

Taklukkan Shesar Hiren, Anthony Ginting Kampiun PBSI Home Tournament

Published

on

By

Anthony Sinisuka Ginting menjuarai Mola TV PBSI Home Tournament setelah di final mengalahkan Shesar Hiren Rhustavito, Jumat (10/7/2020). (PBSI)

Finroll.com, Jakarta – Unggulan pertama, Anthony Sinisuka Ginting, merebut gelar juara pada ajang Mola TV PBSI Home Tournament. Bertanding pada final di Pelatnas Cipayung, Jumat (10/7/2020), Anthony mengalahkan Shesar Hiren Rhustavito dua gim langsung, 21-19, 21-15.

Tak hanya di final, Anthony Sinisuka Ginting tampil baik di semua pertandingan sepanjang Mola TV PBSI Home Tournament. Ia bahkan tak pernah kehilangan satu gim pun. Menikmati setiap permainannya menjadi kunci bagi Anthony untuk tampil cemerlang.

“Puji Tuhan saya bisa menyelesaikan turnamen ini dengan baik. Kuncinya coba menikmati permainan meskipun ini home tournament, tapi saya anggap seperti turnamen resmi. Apalagi sudah hampir empat bulan tidak ada turnamen. Dari pikiran, mental dan semuanya disiapin banget,” ujar pemain asal klub SGS PLN Bandung ini, melalui rilis dari PBSI.

Anthony sempat tertinggal di awal gim pertama. Namun pelan-pelan ia mulai menyusul dan balik mengungguli Shesar. Anthony bisa meredam serangan-serangan Shesar yang cukup tajam.

“Waktu ketinggalan itu saya terburu-buru mau dapat poin, mau menyerang tapi pertahanan Shesar sudah siap,” ungkap Anthony.

“Dari permainan depan netnya jangan sampai ketinggalan. Saya lebih mengontrol pergerakan dia dan maksimalkan perhitungan dari panjang lebar lapangan untuk akurasi pukulan saya. Jangan sampai Shesar netting dan pengembalian saya ke atas. Dia kan pemain menyerang, jadi saya berusaha meredam semua kelebihan dia,” beber Anthony Sinisuka Ginting.

Shesar Akui Keunggulan Anthony

Meskipun tampil cemerlang di turnamen ini, Anthony tetap mengevaluasi performanya dan mempersiapkan diri lebih baik lagi jelang turnamen resmi.

“Saya harus kurangi kesalahan sendiri, mental dan fokus yang paling utama. Dari pertandingan pertama sampai final ini, masih banyak bola-bola saya yang enggak seharusnya mati malah mati. Kalau fokus hilang sedikit bisa banyak poin yang hilang,” ujar Anthony.

Sementara itu, Shesar mengatakan Anthony lebih taktis dan efisien dalam melakukan serangan, sehingga membuatnya kesulitan.

“Di gim pertama saya sudah memimpin dan kehilangan fokus. Saya kurang disiplin dan gampang memberi bola serangan buat Anthony. Pada gim kedua saya mau mempercepat permainan tapi kurang taktis dibanding Anthony,” ucap Shesar.(Bola.com)(GE)

Continue Reading

Ragam

Arab Saudi Mulai Pendaftaran Haji Bagi Warga Asing

Published

on

FINROLL.COM. Pemerintah Arab Saudi memulai proses pendaftaran calon jemaah haji bagi warga asing yang bermukim di sana mulai hari ini, Senin (6/7).

Mereka memperkirakan persentase warga asing yang beribadah haji pada tahun ini mencapai 70 persen dari total keseluruhan jemaah, setelah pemerintah setempat memutuskan menggelar ibadah tahunan itu secara terbatas akibat pandemi virus corona.

Seperti dilansir AFP, Arab Saudi hanya mengizinkan sekitar seribu warga asing yang sudah berada di sana untuk menunaikan ibadah haji tahun ini. Mereka akan memulai rangkaian ibadah pada akhir bulan ini.

Menurut keterangan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, proses pendaftaran calon haji bagi warga asing akan digelar sampai Jumat (10/7) mendatang. Mereka harus mendaftar melalui situs kementerian di https://localhaj.haj.gov.sa.

Warga asing yang diizinkan beribadah haji hanya yang berusia 20 sampai 65 tahun. Mereka juga harus dinyatakan tidak memiliki penyakit bawaan seperti diabetes atau jantung.

Sedangkan warga Saudi yang diizinkan melakukan ibadah haji kemungkinan besar hanya mencapai 30 persen dari jumlah keseluruhan jemaah. Para tenaga medis dan keamanan yang baru sembuh dari Covid-19 diperkenankan menunaikan ibadah haji.

“Mereka akan diseleksi berdasarkan basis data siapa saja yang sembuh dari infeksi virus,” demikian keterangan Kementerian Haji dan Umrah seperti dikutip dari kantor berita Arab Saudi, Saudi Press Agency.

Seluruh calon jemaah haji wajib menjalani pemeriksaan virus corona sebelum diizinkan memasuki Mekah. Setelah beribadah haji, mereka juga harus menjalani karantina.

Keputusan Arab Saudi menggelar haji terbatas menuai beragam tanggapan. Sebagian memuji langkah itu, tetapi pihak lainnya menyatakan kecewa karena Saudi tidak melakukan dialog dan menetapkan keputusan sepihak.

Di sisi lain, kasus infeksi virus corona di Arab Saudi sampai saat ini tercatat mencapai lebih dari 213 ribu orang, dengan hampir 2.000 pasien di antaranya meninggal.

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending