Connect with us

Sepakbola

Menang Beruntun Bawa Timnas U19 ke Semifinal AFF

Published

on


Finroll.com –  Timnas U-19 Indonesia berhasil meneruskan rentetan kemenangan di Grup A Piala AFF 2019. Berhadapan dengan Laos, Timnas U-19 berhasil menang dengan skor tipis 2-1 via gol Bagus Kahfi (72′) dan gol bunuh diri Anolak pada menit ke-90.

Dengan kemenangan ini, Indonesia mengumpulkan 12 poin dari empat kemenangan dan berhak berada di urutan teratas Grup A. Dengan begitu, tim besutan Fakhri Husaini ini pun berhak lolos ke semifinal, kendati masih menyisakan satu laga lagi.

Kedua tim sama-sama bermain dalam skema 4-3-3. Di kubu Indonesia, nama-nama semisal Bagus Kahfi, Bagas Kahfa, Sutan Zico, hingga sang kapten David Maulana, diturunkan sejak menit awal.

Adapun, Laos turut memainkan para pemain andalan mereka. Ada Akkhom Thoranin, Chony Wenpaserth, Solasak Thilavong, hingga Phouvieng Phounsavath.

Dengan para pemain itu, pertandingan berjalan dalam tempo tinggi sejak awal laga. Kedua tim sama-sama melancarkan tekanan, agresif, dan seakan tak mengizinkan lawan menguasai bola.

Yang menarik, Laos tampak lebih unggul pada aspek ini. Tekanan agresif yang mereka lancarkan membuat Bagus Kahfi dan kolega begitu kelabakan.

Hal seperti inilah yang lantas membuat Laos menciptakan beberapa peluang berbahaya. Terutama, karena para pemain Indonesia kerap kali kehilangan bola akibat pressing tersebut.

Terhitung ada tiga peluang berbahaya yang mereka dapat dalam skema ini. Salah satunya melalui Chony Wanpaserth yang secara kebetulan memang tampil memikat.

Di luar peluang, pressing ketat yang Laos lancarkan juga berdampak terhadap sukarnya Indonesia mengembangkan permainan.

Mereka kalah penguasaan bola dan tak mampu menciptakan satu peluang pun pada kurun 20 menit pertama.
Singkat kata, skuat Timnas U-19 berada dalam situasi sulit.

Hal ini bahkan semakin tampak memburuk ketika Supriadi, andalan di sisi sayap, cedera dan terpaksa digantikan pada menit ke-33.
Beruntung, Fajar Fathur Rachman, penggantinya, tampil cukup baik.

Ditambah, Beckham Putra yang juga masuk tak lama berselang, turut menunjukkan hal serupa.

Dua sosok inilah yang secara perlahan mengubah warna permainan Indonesia. Terbukti, empat peluang sekaligus didapat Indonesia sejak keduanya masuk.

Salah satu yang cukup berbahaya adalah melalui sundulan Bagus Kahfi setelah menerima umpan Beckham Putra. Sayangnya, sundulannya kala itu masih bisa dihalau.

Pada babak kedua, dampak masuknya Fajar dan terutama Beckham masih kerap terlihat. Bahkan, kali ini lebih intens dan berbahaya.

Kurun sepuluh menit saja, misalnya, sudah tiga peluang berbahaya mereka ciptakan. Dua di antaranya didapat Bagus Kahfi.

Yang pertama pada menit ke-46. Setelah berlari cepat dan melewati dua pemain Laos, kembaran Bagas Kahfa itu melepaskan sepakan keras yang sayangnya masih melambung tipis.

Yang kedua, adalah ketika ia menerima umpan cungkil Beckham Putra. Bagus saat itu sebetulnya sudah berhadapan langsung dengan penjaga gawang. Sayang, sontekannya masih begitu lemah.

Hingga memasuki pertengahan babak kedua, hal-hal semacam ini cukup sering terlihat. Bagus mendapat peluang, tetapi gagal, begitu pun seterusnya.

Singkat kata, ya, Timnas U-19 mendominasi.

Namun, tepat ketika menit 70 menjelang, Laos yang sedari babak kedua terus tertekan tiba-tiba saja mencetak gol. Adalah Alounay Lounlasy yang menjadi pelakunya.

Dari depan kotak penalti, Lounlasy mengelabui dua pemain. Setelahnya, ia melepaskan sepakan keras dengan kaki kanan yang tak mampu dihalau Ernando. Laos pun unggul 1-0.

Untungnya, keunggulan Laos tersebut tak berlangsung lama. Selang dua menit, skuat Garuda Muda sudah mampu menyamakan kedudukan via Bagus Kahfi.

Saat itu, ia bekerja sama satu-dua dengan seorang pemain Indonesia sebelum melepaskan sepakan kaki kiri yang tak mampu ditahan Solasak.

Setelah gol tersebut, Indonesia coba meningkatkan intensitas serangan pada pengujung laga. Berbagai peluang lantas diciptakan.

Alhasil, gol kembali tercipta. Yang membedakan, kali ini bukan pemain Indonesia pelakunya, melainkan pemain Laos sendiri. Ya, ini gol bunuh diri, setelah seorang pemain Laos salah mengantisipasi crossing yang dilepaskan Bagas Kahfa.

Skor pun berubah menjadi 2-1. Indonesia membalikkan keunggulan dan ini bertahan hingga laga usai.

Advertisement

Sepakbola

Suporter Juventus Minta Cristiano Ronaldo Membuat Maurizio Sarri Dipecat

Published

on

By

Cristiano Ronaldo dan Maurizio Sarri. (AFP Photo/Kirill Kudryavtsev)

Finroll.com, Jakarta – Suporter Juventus mulai tidak percaya dengan kemampuan Maurizio Sarri untuk menangani klub tersebut. Hal itu mereka ungkapkan setelah Juventus kalah dari Lazio dengan skor 1-3.

Juventus gagal ke puncak klasemen Serie A setelah kalah dari Lazio. Padahal, Inter Milan meraih hasil imbang ketika berhadapan dengan AS Roma.

Hal itu membuat suporter Juventus murka. Mereka meminta bantuan Cristiano Ronaldo untuk membuat Sarri dipecat.

Hal itu dikarenakan hubungan Sarri dan Ronaldo merenggang setelah pemain asal Portugal itu menilai strategi Sarri tak cocok dengan gaya permainannya. Sejak Juventus ditangani Sarri, Ronaldo tak tampil produktif.

“Sarri tak bisa mengeluarkan seluruh kekuatan Ronaldo. Lebih baik ia dipecat,” ujar seorang suporter.

“Sarri tak pantas mendapatkan Ronaldo. Lebih baik Juventus memecatnya dan mendatangkan Mauricio Pochettino,” timpal suporter lainnya.

Sejauh musim 2019-20 bergulir, Cristiano Ronaldo baru mencetak delapan gol dari 18 penampilan untuk Juventus.

Pembelaan Maurizio Sarri

Maurizio Sarri masih belum puas dengan performa Juventus. (International Champions Cup/Thananuwat Srirasant)

Maurizio Sarri tak tinggal diam dengan gugatan suporter Juventus. Ia memberikan pembelaannya. Menurutnya, kehadiran Ronaldo memunculkan masalah di skuat Juventus.

“Memainkan Ronaldo, Gonzalo Higuain dan Paulo Dybala bukanlah ide yang baik,” ujar Sarri.

“Saya tak bisa menyalahkan Dybala karena bermain terlalu ke dalam, lalu pada saat yang sama, Ronaldo justru bermain melebar.”

“Hal itu tak mendukung taktik yang saya gunakan,” ungkap Sarri.(bola.com)

Sumber: Daily Star

Continue Reading

Sepakbola

Bahagianya Luis Suarez Cetak Gol Indah Bersama Barcelona

Published

on

By

Finroll.com, Jakarta – Penyerang Barcelona, Luis Suarez, mencetak satu gol saat timnya menang 5-2 atas Real Mallorca pada laga pekan ke-16 La Liga Spanyol. Suarez pun merasa bahagia karena golnya tersebut tercipta dengan cara tak biasa.

Menjamu Mallorca di Camp Nou, Sabtu (7/12/2019), El Barca tampil perkasa. Mereka berhasil mencetak empat gol pada babak pertama, yang dua di antaranya berasal dari Lionel Messi.

BACA JUGA : 

Gol Suarez datang menjelang babak pertama berakhir dengan cara yang spektakuler. Setelah mendapat umpan dari Frenkie De Jong, ia melepaskan tembakan backheel yang meluncur mulus masuk ke gawang Real Mallorca.

Berkat kemenangan 5-2 atas Mallorca, Barcelona kembali naik ke peringkat pertama klasemen sementara La Liga dengan raihan 34 poin. Menyamai perolehan angka Real Madrid yang harus rela turun ke posisi kedua.

Luis Suarez meluapkan perasaan senangnya setelah mencetak gol indah begitu pertandingan berakhir. Penyerang Timnas Uruguay itu bahkan tak sungkan untuk memilih gol tersebut sebagai yang terbaik sepanjang kariernya.

“Itu adalah gol terbaik di sepanjang karier saya. Saya tahu sudutnya sempit dan opsi terakhir yang saya punya adalah menembaknya dengan tumit,” ujar Suarez.

“Saya mencoba untuk memantulkan bola karena saya punya peluang yang sangat kecil melawan kiper,” tambah pemain yang juga pernah memperkuat Liverpool tersebut.

“(Pelatih Barcelona Ernesto) Valverde memberitahu jika saya terkadang melewatkan yang gampang, dan mencetak gol yang sulit dilakukan,” lanjutnya.

Semakin Pede

Luis Suarez saat mengecoh kiper Real Mallorca lewat tembakan kaki tumit (Josep Lago/AFP)

Barcelona sempat mengalami masa-masa buruk pada awal musim ini. Namun, mereka memperbaiki situasi itu dengan meraih serangkaian kemenangan. Empat dari lima laga terakhir di La Liga disapu bersih dengan kemenangan.

Jelas ini adalah modal yang bagus, terlebih mereka akan berhadapan dengan Real Madrid pada 18 November nanti. Suarez pun mengakui bahwa level kepercayaan diri Barcelona terus mengalami peningkatan.

“Ini menunjukkan bahwa kami mendapatkan kepercayaan diri seiring dengan pertandingan. Kami lebih sering melihat ke rekan setim dan ini adalah pertandingan yang bagus,” tutupnya.(bola.com)

Sumber asli: Goal International

Continue Reading

Sepakbola

Real Madrid Tawarkan 2 Pemain untuk Amankan Jasa Paul Pogba

Published

on

By

Pemain Real Madrid, Gareth Bale. (AP/Gregorio Borgia)

Finroll.com, Jakarta – Real Madrid bersedia menyerahkan Gareth Bale dan James Rodriguez kepada Manchester United demi mendapatkan Paul Pogba. Real Madrid akan mencoba untuk mengajukan tawaran tersebut pada Januari mendatang.

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, sudah mengatakan tidak akan mengeluarkan dana besar untuk belanja pemain pada Januari mendatang. Hal itu membuat Zinedine Zidane akan kesulitan untuk mendatangkan Pogba.

BACA JUGA : 

Satu-satunya cara untuk tetap bisa melakukan penawaran adalah dengan menggunakan pemain yang menjadi surplus di skuat Real Madrid. Saat ini, Zidane memiliki beberapa pemain yang tak masuk rencananya, dua di antara pemain tersebut adalah Gareth Bale dan James Rodriguez.

Dua pemain tersebut diprediksi bisa membuat Manchester United tergoda untuk melepas Pogba. Hal itu dikarenakan gelandang asal Prancis itu sudah tidak memiliki gairah untuk membela Manchester United.

Gareth Bale dan James Rodriguez bisa membuat lini depan Manchester United kembali tajam. Karena itu, Real Madrid hampir pasti bersedia melepas dua pemain yang lebih banyak menghuni bangku pemain pengganti.

Real Madrid Jadi Tujuan Paul Pogba

Pemain Manchester United, Paul Pogba. (AFP/Paul Ellis)

Paul Pogba sudah menyiratkan kalau ia ingin hengkang dari Manchester United. Pogba menyatakan kalau Real Madrid adalah tujuan utamanya untuk melanjutkan karier.

Keinginan Pogba untuk berlabuh ke Real Madrid karena kehadiran Zinedine Zidane sebagai pelatih. Pogba memiliki ambisi untuk berkolaborasi dengan sosok legenda sepak bola Prancis tersebut.

Pogba juga siap untuk menolak tawaran dari Juventus yang tertarik membawanya kembali ke Turin. Saat ini, kehadiran Pogba di skuat Manchester United sudah tidak dirasakan. Kali terakhir Pogba tampil untuk Manchester United adalah pada September 2019.(bola.com)

Sumber: Daily Post

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Asco Global

Trending