Connect with us

Automotive

Merk Mobil China Makin Tokcer di Indonesia, Pabrikan Jepang Kebakaran Jenggot?

Published

on


Merk Mobil China Makin Tokcer di Indonesia, Pabrikan Jepang Kebakaran Jenggot?

Finroll.com – Beberapa tahun belakangan sejumlah merk mobil asal China sudah merangsek masuk ke pasar otomotif Tanah Air, salah satunya adalah Wuling.

Lewat line up produknya seperti Confero, Cortez dan yang terbaru SUV Almaz membuat pecinta roda empat di Tanah Air kesemsem. Lewat harga yang bersaing dan fitur yang mumpuni membuat penjualan Wuling makin tokcer.

Terkait dengan ini, Honda yang notabene merupakan pabrikan mobil asal Jepang tidak lantas kebakaran jenggot.

“Tidak kok. Kalau merek China (Wuling) sih, mereka punya market tersendiri. Mereka juga masih punya tantangan besar misalkan tentang purna jual, biaya servis, resale value, dan banyak lagi,” papar Direktur Pemasaran dan Purnajual PT Honda Prospect Motor (HPM), Jonfis Fandy di sela-sela Media Test Drive New Mobilio di Ancol, Jakarta, Rabu (27/2) lalu.

Fandy menilai mobil-mobil China masih belum terpercaya kualitasnya jika dijual kembali. Sebab mereka baru hadir dan masyarakat masih belum mengetahui ketangguhannya di jalan.

Baca Lainnya: Wuling Resmi Umumkan SUV Terbarunya Yakni ‘Almaz’ di Kawasan Sentul

“Paling penting kan ketika mobil bisa dibeli sekarang, kalau dijual kembalinya bagaimana. Disitu lah suatu nilai mobil-mobil yang ‘benar’, yang sudah ada bisa terlihat,” imbuhnya.

“Kecuali dia punya line-up yang panjang, continue. Baru itu beda,” sambungnya.

Ia pun menilai skema tukar tambah mobil China dengan mobil Jepang lebih berat. Sebab diferensiasi harga purna jual dan harga beli mobil Jepang.

“Mobil China itu, kalau ingin tukar tambah larinya kemana? Mungkin ke merk China lagi. Sebab kalau dia beli sekarang Rp160 juta, ketika dijual berapa. Lalu saat pindah (tukar tambah) ke mobil Jepang, bakal nombok banyak. Kan malah rugi,” tandasnya.

Sumber: Detik Oto

Automotive

Head to Head dengan Toyota Rush, Berapa Harga Mitsubishi Xpander Crossover?

Published

on

By

PT Mitsubishi Motors Indonesia Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) akan meluncurkan model terbaru yang disebut sebagai MPV Crossover. Dari siluet yang disebar, besar kemungkinan model terbaru itu adalah Mitsubishi Xpander Crossover.

Model ini akan bermain di segmen Low SUV dan berhadapan langsung dengan sejumlah model seperti Toyota Rush, Daihatsu Terios, Honda BR-V, dan Suzuki Ertiga Sport. Lantas berapa harga ideal untuk Mitsubishi Xpander Crossover?

Mitsubishi Xpander saat ini dipasarkan dalam delapan varian. Termurah adalah Rp 210,3 juta dan termahal Rp 265,1 juta. Sedangkan Toyota Rush dijual mulai dari Rp 244,25 juta hingga Rp 265,65 juta.

Daihatsu Terios dipasarkan mulai dari Rp 202,3 juta hingga Rp 256,9 juta. Honda BR-V dibanderol mulai dari Rp 243,8 juta hingga Rp 286,2 juta. Suzuki Ertiga Sport ditawarkan dalam dua varian dengan harga Rp 246 juta dan Rp 256,5 juta.

Melihat daftar harga di atas, Tempo memperkirakan harga Xpander Crossover akan berada di antara Rp 240 juta hingga di bawah Rp 265 jutaan.

Continue Reading

Automotive

Motocross Klasik Honda XL500, Reborn?

Published

on

By

Kecintaan Deus dalam dunia modifikasi motor sudah tidak diragukan. Seperti halnya yang mereka lakukan untuk motorcross klasik Honda XL500.

“Monster 2-stroke di eranya sangat menarik perhatian dan banyak orang menghindarinya, tapi Honda membuat anda dapat tersenyum mengendarainya,” terang Director of Motorcycle Operations Deus Japan, Matthew Roberts, seperti dikutip dari Bikeexif.

Deus menggarap XL500 dengan konsep motor yang mudah dikendarai namun tetap memiliki bertenaga. Sehingga mereka lebih banyak melakukan perubahan di sektor suspensi dan berat motor, sehingga nyaman digunakan di medan onroad dan offroad.

Di bagian suspensi depan, mereka menggunakan fork milik XR600, yang dikawinkan dengan stem, steering bearing, dan headstock standar. Kemudian hub-nya mengadopsi milik Kawasaki KX250 yang dipasangkan di pelek 21 inci.

Agar berat motor dan riding position lebih nyaman, Deus menggarap ulang frame XL500. Kemudian swingarm pun di custom namun dengan memperhatikan standar kendaraan di Jepang.

Di bagian buritan, geometrinya mengadopsi ukuran milik Suzuki RM. Suspensi custom pun disematkan agar dapat bekerja dengan baik dan sesuai dengan geometri belakang motor.

Sedangkan sektor dapur pacu tidak banyak mengalami perubahan, mesin 500cc berdaya 32 daya kuda masih dipertahankan. Hanya saja karburatornya kini mengadopsi K&N dan knalpot custom.

Sebagai sentuhan akhir, motor ini di cat dengan warna hitam dan logo Deus dibagian tanki. Agar semakin manis, joknya diubah ulang di markas Deus.

Saat ini motor tersebut sudah siap untuk dibawa berjalan-jalan di jalanan Tokyo di malam musim panas.

Continue Reading

Automotive

Mengenal Toyota LQ, Mobil Masa Depan yang Memiliki Hati

Published

on

By

Mobil berteknologi autonomous nampaknya telah dilirik pabrikan otomotif dan gencar diperkenalan sebagai teknologi berkendara masa depan. Teknologi swakemudi ternyata mendapat sambutan cukup baik oleh para pecinta otomotif.

Hal tersebut mendorong Toyota untuk melahirkan mobil konsep terbarunya yang dberi nama Toyota LQ. Uniknya tak hanya sekadar bersistem kemudi autonomous alias dapat beroperasi dengan aman dan nyaman tanpa bantuan manusia, namun mobil ini juga dapat menciptakan hubungan dengan pengemudinya.

Hal itu dimungkinkan karena Toyota LQ memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) bernama “YUI” yang bisa membangun perasaan emosional yang sama seperti halnya saat pengguna mengemudikan langsung mobilnya, meski mobil ini beroperasi secara otonom.

Lewat Yui, pengemudi LQ Concept bisa berkomunikasi dengan mobil itu sendiri. Saat hendak melakukan pengaturan pada beberapa sistemnya, pengemudi hanya cukup melakukan perintah suara.

“Dalam sebuah era yang terfokus pada angka penjualan, produktivitas menjadi hal terpenting. Yang kita butuhkan sebelumnya adalah iQ. Berikutnya adalah era indera emosional . Yang kita butuhkan kemudian adalah eQ,” kata Akio Toyoda, Presiden Toyota Motor Corporation.

Toyota LQ merupakan konsep turunan dari Toyota Concept-i yang dikembangkan dengan konsep “Learn, Grow, Love”, yang memungkinkan pengguna dan mobil dapat berinteraksi lewat suara demi menjaga suasana kabin agar sesuai dengan mood pengemudi.

Kode nama LQ sendiri berasal dari singkatan L yang adalah Love, lalu Q dari kata Cue yang berarti isyarat atau keadaan hati.

Fitur sistem mengemudi otonom level 4 yang terdapat pada mobil ini pun seolah menegaskan bahwa mobil ini memang dilengkapi dengan fitur canggih yang sangat futuristik,yang mana fitur tersebut memungkinkan mobil untuk mencari tempat parkirnya sendiri. Augmented Reality Head Up Display (ARHUD) dalam memberikan informasi lengkap kepada pengemudi, yang sekaligus mengurangi pergerakan mata saat mengemudi.

Fitur pendukung kenyamanan lainnya seperti fitur pijat dan sistem pendingin yang terdapat pada setiap kursi LQ Concept akan membuat pengemudi betah berlama-lama di mobil ini. Bahkan, demi memberikan rasa aman, setiap kursi mobil ini juga dilengkapi dengan airbag.

Tak hanya sekadar tampilan fisik yang merepresentasikan masa depan, Toyota LQ juga amat ramah lingkungan berkat diaplikasikannya coating katalis khusus yang dapat mengurai gas ozon menjadi oksigen melalui kipas radiator. Hebatnya, berdasarkan penelitian tim Toyota menjalankan moil ini selama satu jam mampu mempurifikasi 60 persen ozon dari 1.000 liter udara.

Penasaran dengan kecanggihan mobil masa depan ini? Rencananya, Toyota LQ Concept akan diperkenalkan pertama kali pada ajang Tokyo Motor Show 2019.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Asco Global

Trending