Connect with us

Automotive

Mitsubishi Siap Hadirkan Xpander Terbaru

Published

on


Finroll.com – Merek otomotif Mitsubishi menjadi salah satu peserta pameran Indonesia International Motor Show 2019. Di pameran yang berlangsung pada 25 April sampai 5 Mei 2019 itu, mereka akan memajang produk baru.

Produk yang dimaksud, masih berasal dari keluarga mobil multi purpose vehicle andalan mereka di kelas bawah, Xpander. Sejak diperkenalkan di pertengahan 2017, mobil tersebut mampu mengganggu pemimpin pasar, Toyota Avanza.

Rencana tersebut diketahui, dari gambar penggoda yang dirilis oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia. Gambar memperlihatkan siluet wajah Xpander, yang bakal hadir dalam wujud edisi spesial.

Director of Sales and Marketing Division MMKSI, Irwan Kuncoro mengatakan, sebagai bentuk apresiasi atas capaian dan penerimaan yang baik yang baik terhadap Xpander, akan dihadirkan MPV idola keluarga Indonesia tersebut dengan desain berbeda dan dalam jumlah terbatas.

“Nantikan penampilannya pada 25 April 2019, di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019,” ujar Irwan dalam keterangan resminya, Kamis 18 April 2019.

Jika melihat angka penjualannya, Xpander memang diterima dengan baik oleh masyarakat. Penjualan retail mobil keluarga dengan bangku tiga baris itu sudah mencapai 100 ribu unit, hanya dalam waktu 18 bulan. Sementara penjualan retail Xpander pada kuartal pertama tahun ini, tercatat mencapai 17.902 unit.

Automotive

Toyota Umumkan SUV Pertama Pakai Nama Corolla Cross

Published

on

Finroll – Jakarta, Toyota memperluas keluarga Corolla dengan meluncurkan satu model tambahan, SUV bernama Corolla Cross, di Thailand pada Kamis (9/7). Mobil baru ini menjadi upaya lanjutan Toyota ‘menyerang’ pasar crossover setelah Yaris Cross meluncur pada April lalu.

Corolla merupakan nama mobil Toyota yang sudah digunakan sejak 54 tahun lalu. Sebelum Corolla Cross terbit nama Corolla sudah digunakan pada model sedan, hatchback, dan station wagon.

Toyota Corolla Cross. (Dok. Toyota Thailand)

Corolla Cross dirancang menggunakan platform baru Toyota New Global Architecture C (TGNA-C) yang sama dipakai pada Corolla sedan dan hatchback, C-HR, Prius, serta Lexus UX.

Ukuran wheelbase Corolla Cross sama seperti C-HR, yakni 2.640 mm, namun dimensi bodinya lebih besar yakni panjang 4.460 mm, lebar 1.825 mm, dan tinggi 1.620 mm. Secara posisi produk Corolla Cross berada di atas C-HR dan di bawah RAV4.

Beda dari C-HR yang dirancang stylish, Corolla Cross mengedepankan fungsional sebuah SUV seperti RAV4. Corolla Cross yang muat lima penumpang memiliki desain eksterior membulat dengan grill besar di bagian depan.

Lantas di sekeliling bodi bagian bawah terdapat cladding (kelongsong) dan roof rail di atap untuk menambah kesan SUV.

Toyota Thailand menawarkan dua opsi mesin, yakni bensin 1.800 cc 2ZR-FBE dengan 140 hp dan 175 Nm dan mesin hybrid yang mengkombinasikan 1.800 cc 2ZR-FXE (98 hp dan 142 Nm) dan motor listrik 600 volt (72 hp dan 163 Nm).

“Ini adalah produk baru di kategori baru yang belum pernah dimiliki Toyota sebelumnya di segmen SUV, dan Thailand menjadi negara pertama di dunia yang memperkenalkan All-New Corolla Cross,” kata Michinobu Sugata, President of Toyota Motor Thailand Company Limited, dalam keterangan resmi.

Toyota Corolla Cross. (Dok. Toyota Thailand)

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Automotive

Mengenal iMT, Transmisi Manual Tanpa Pedal Kopling

Published

on

Finroll – Jakarta, Mobil baru Hyundai di India, Venue, dilengkapi dengan transmisi manual yang tidak banyak dijumpai di mobil-mobil modern, yakni iMT (Intelligent Manual Transmission). Transmisi ini manual tanpa pedal kopling yang mirip Automated Manual Transmission (AMT), namun terdapat perbedaannya.

Transmisi manual tanpa pedal kopling bukan barang baru dalam otomotif. Jenis transmisi seperti ini telah ada sejak akhir 1980an saat produsen supercar asal Italia, Ferrari, menggunakannya agar konsumen tak perlu pegal injak-injak pedal kopling yang berat.

Selain Ferrari, Honda, Hyundai, hingga Kia juga telah mengembangkan transmisi dengan konsep serupa.

Konsep iMT sama seperti AMT yang menggunakan gearbox manual. Meski begitu pada AMT perpindahan gigi dilakukan secara otomatis memanfaatkan aktuator dan perangkat lunak jadi pengemudi hanya perlu mengatur ritme gas dan rem saja tanpa perlu menggerakkan tuas transmisi.

Autocar menjelaskan aktuator dan perangkat lunak pada iMT hanya mengontrol kopling. Perpindahan gigi pada iMT dilakukan secara manual oleh pengemudi dengan menggerakkan tuas transmisi untuk mendapatkan gigi tinggi atau rendah.

Selain mengakomodasi pengemudi yang doyan sensasi mobil manual, IMT juga punya keunggulan lain pengemudi tidak perlu bergantung kepada perangkat lunak untuk perpindahan gigi.

Hal itu sangat berguna pada momen seperti hendak menyalip kendaraan lain, menuruni lereng, atau ketika menanjak. Gejala ‘lemot’ yang kerap dirasakan pada AMT, karena perpindahan gigi dilakukan otomatis, tak terasa pada iMT.

Biaya perawatan pada iMT juga cenderung lebih murah, mendekati transmisi manual biasa, sebab menggunakan komponen yang lebih sedikit ketimbang AMT.

Saat memindahkan gigi pada iMT pengemudi dikatakan tak perlu melepas pedal gas. Namun perlu dipahami, proses perpindahan gigi pada iMT tidak akan terasa mulus, rasanya disebut mirip AMT.

Hyundai Venue merupakan SUV ukuran ringkas bermesin 1.000 cc turbo yang pertama kali menggunakan iMT. Teknologi ini menggunakan fitur Transmission Gear Shift (TGS) dengan Intention Sensor, Hydraulic Actuator, dan Transmission Control Unit (TCU).

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Automotive

Airbag Baru Honda ‘Tangkap’ Kepala Penumpang Saat Kecelakaan

Published

on

Finroll – Jakarta, Honda melalui divisi mobil mewahnya, Acura, menciptakan kantong udara (airbag) baru yang berfungsi seperti sarung tangan baseball untuk menangkap kepala penumpang saat terjadi kecelakaan. Teknologi yang dinamakan simpel Passenger Front Airbag ini terdapat pada generasi baru Acura TLX yang dijual di Amerika Utara.

Komponen airbag baru itu diciptakan Honda R&D America bersama penyuplai komponen Autoliv. Ide awalnya dari penelitian tentang cedera otak oleh badan transportasi Amerika yang kemudian menghasilkan metodologi Brain Injury Criteria (BrIC) untuk mengukur tingkat cedera otak dalam sebuah kecelakaan.

Acura TLX Type S. (Dok. acura.com)

Passenger Front Airbag yang ditempatkan di dasbor di hadapan penumpang depan ini terdiri dari tiga kantong udara. Saat kecelakaan, satu kantong udara yang berada di tengah akan mengembang lebih dulu untuk menangkap kepala penumpang yang terlempar ke depan.

Sepersekian detik kemudian dua kantong udara yang berada di sampingnya ikut mengembang lalu ‘memeluk’ sisi kanan dan kiri kepala penumpang. Fungsi ini bertujuan melindungi kepala dari benturan samping sekaligus mencegahnya terpuntir yang sering kali menjadi penyebab cedera serius hingga fatal.

Passenger Front Airbag melengkapi TLX yang total memiliki delapan airbag, termasuk di bagian lutut pengemudi dan penumpang.

Honda menargetkan TLX mendapatkan lima bintang dalam uji fitur keselamatan, mencapai nilai ‘good’ untuk keseluruhan tes uji tabrak, dan ‘superior’ buat uji tabrak depan yang digelar New Car Assessment Program (NCAP).

“Saya sangat bangga melihat bagaimana tim insinyur kami melakukan penelitian terhadap cedera otak, kemudian melahirkan sebuah pencapaian yang penting dalam sejarah desain airbag,” kata Jim Keller, President Honda R&D America, dalam keterangan resminya, Rabu (1/7).

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending