Connect with us

MotoGP

MotoGP 2019 Resmi Perkenalkan Para Rider Dengan Warna Baru Mereka

Published

on


MotoGP 2019

MotoGP 2019 akan segera bergulir. Sangat menarik menanti persaingan di musim baru ini, setelah sejumlah perubahan yang terjadi pada para Rider MotoGP 2019.

Finroll.com – Akun resmi Instagram milik MotoGp memposting foto para Rider MotoGP 2019 di sirkuit Losail dengan formasi dan warna baru mereka.

“Ucapkan salam untuk kelas 2019 // Pengendara #MotoGP sangat cocok dengan boot warna baru mereka. Selanjutnya, Kami Balap! #QatarGP #Motorcycle #Racing #Motorsport”

Setelah jeda kurang lebih tiga bulan, musim baru MotoGP siap dimulai. Sirkuit Losail, Qatar, kembali jadi tuan rumah seri perdana kejuaraan balap motor paling tersohor di muka bumi tersebut.

Namun sebelum menjalani balapan resmi, seluruh pembalap baik dari Moto3, Moto2, dan MotoGP harus mengikuti sesi latihan bebas

Rangkaian sesi latihan MotoGP 2019 di Qatar akan dimulai pada hari ini, Jumat (8/3/2019). Dimulai dari sesi latihan bebas pertama (free practice 1/FP1) pada pukul 19.40 WIB hingga 20.25 WIB.

Dilanjutkan ke FP2 yang dimulai, Sabtu (9/3/2019) pukul 00.00 WIB hingga 00.45 WIB.

Sehari berikutnya, seluruh pembalap akan menjalani sesi kualifikasi untuk menentukan posisi dalam grid. Khusus MotoGP, kualifikasi diadakan Minggu (10/3) dini hari WIB dan balapan digelar Senin (11/3) dini hari WIB.

Sementara itu, berbicara mengenai MotoGP 2019, tentu pertanyaan yang paling umum adalah siapakah yang bakal menjadi juara dunia?

Persaingan perebutan gelar MotoGP kian sulit diprediksi. Di setiap musimnya, tim-tim peserta baik pabrikan maupun satelit kian berbenah untuk bisa mencapai hasil maksimal.

MotoGP 2019

Marc Marquez yang tampil dominan sejak naik kelas ke MotoGP pada 2013 tentu tetap jadi sorotan utama. Marquez sukses memenangkan lima gelar juara dunia dalam enam musim yang ia jalani.

MotoGP 2019

Yamaha yang sudah dipermalukan Honda dalam tiga musim terakhir terus bekerja keras sejak tes musim lalu. Valentino Rossi dan Maverick Vinales sudah merasakan peningkatan performa motor meski belum mencapai hasil maksimal.

MotoGP 2019

Juara seri pembuka MotoGP Qatar musim lalu, Andrea Dovizioso mungkin tidak menargetkan waktu tercepat dalam beberapa putaran uji coba MotoGP 2019 di Sepang dan Qatar. Namun, itu memang bukan gaya Dovizioso.

Terlepas dari catatan waktu saat uji coba, pembalap yang akrab disapa Dovi ini dengan hati-hati mengevaluasi perkembangan yang didapat tunggangannya, Desmosedici. ia bahkan menilai motornya sudah dianggap sebagai mesin paling lengkap di lintasan.

Meski perburuan juara dunia sepertinya akan berkutat dari tiga pabrikan tersebut, namun tim-tim lain seperti Suzuki dan Red Bull KTM tidak bisa dipandang sebelah mata.

Suzuki punya Alex Rins yang terbukti punya potensi untuk mengganggu perburuan menuju podium di sejumlah seri. Suzuki kini juga punya Joan Mir, pebalap rookie yang bisa dianggap sebagai kuda hitam musim ini.

KTM juga tidak bisa mengganggu persaingan karena memiliki Johann Zarco. Zarco terbukti bisa tampil cepat ketika menunggangi Yamaha Tech 3.

Menarik untuk disaksikan sama-sama siapakah yang bakal memutus dominasi Marc Marquez pada MotoGP 2019 ini.

Berikut jadwal sesi latihan bebas MotoGP 2019:

Jumat (8/3)
Pukul 19.40-20.25 WIB: Latihan Bebas 1 MotoGP

Sabtu (9/3)
00.00-00.45 WIB: Latihan Bebas 2 MotoGP
Pukul 19.15-20.00 WIB: Latohan Bebas 3 MotoGP
Pukul 23.20-23.50 WIB: Latihan Bebas 4 MotoGP

Minggu (10/3)
Pukul 00.00-00.40 WIB: Kualifikasi MotoGP
Pukul 19.40-20.00 WIB: MotoGP Warm Up

Senin, 11 Maret 2019
00.00 WIB – MotoGP Race

MotoGP

Ini yang Harus Dilakukan Fabio Quartararo Sebelum Jadi Rival Terkuat Marc Marquez

Published

on

By

Pembalap tim Petronas Yamaha, Fabio Quartararo, mulai MotoGP musim depan pindah ke Monster Energy Yamaha (AFP/Lillian Suwanrumpha)

Finroll.com, Jakarta –  Sebelum dianggap sebagai rival terkuat Marc Marquez pada masa depan, Fabio Quartararo harus membuktikan diri terlebih dahulu dengan cara merebut kemenangan di MotoGP. Inilah yang dinyatakan ayah Jorge Lorenzo, Chicho Lorenzo, kepada Paddock GP, Selasa (30/6/2020).

Chicho, yakni sosok yang ‘menggembleng’ Lorenzo sejak anak-anak sampai bisa merebut 5 gelar dunia, tentu tahu banyak soal apa yang harus dan tidak dilakukan oleh seorang pebalap jika ingin merebut kesuksesan.

Mengamati debut Fabio Quartararo di kelas tertinggi pada 2019, di mana ia merebut 7 podium dan 6 pole, Chicho pun yakin kemampuan rider 21 tahun itu hanya tinggal di asah sedikit agar bisa lebih baik lagi tampil di lintasan dan benar-benar menjadi rival berat Marquez.

Gebrakan Quartararo tahun lalu memang membuatnya kembali dijuluki ‘The Next Marc Marquez’, julukan yang pernah diberikan banyak orang padanya saat masih turun di CEV Moto3 pada 2013 dan 2014. Chicho pun mengaku paham mengapa Fabio Quartararo bisa sampai mendapatkan julukan yang cukup ‘serius’ tersebut.

“Kami yakin pada Fabio sampai-sampai menyebutnya sebagai bintang baru MotoGP dan sebagai suksesor Marc Marquez. Di MotoGP, ia terbukti bisa sangat cepat dan meraih hasil baik meski membela tim satelit. Ia bahkan bisa tampil lebih baik dari Rossi dan Vinales pada beberapa kesempatan. Kami sudah lihat ia mampu ‘mengganggu’ Marc,” ungkapnya.

Motor Paling Bersahabat

Marc Marquez (kanan) seolah hendak mencekik leher Fabio Quartararo (kiri) pembalap Petronas Yamaha SRT asal Prancis. (AFP/Jorge Guerrero)

Chicho pun yakin debut gemilang Quartararo juga terbantu fakta bahwa YZR-M1 merupakan motor paling bersahabat di MotoGP, yang cocok dengan segala jenis gaya balap. Meski begitu, untuk benar-benar bersaing sengit dengan Marquez, Quartararo harus bekerja lebih keras lagi.

“Juga benar bahwa Yamaha adalah motor yang mudah dikendarai. Dengan motor itu, pebalap lain juga langsung cepat sekalinya berkendara. Tapi apakah Fabio akan benar-benar bisa melawan Marc?” tutur Chicho, yang juga mentor Lorenzo School, akademi balap yang mengorbitkan Joan Mir.

“Jika Fabio menemukan tombol yang tepat di kepalanya, yang bisa membantunya mendapatkan langkah terakhir untuk mulai meraih kemenangan dan ikut memperebutkan gelar dunia, maka barulah memungkinkan ia bisa menjadi lawan Marc yang sepadan,” pungkasnya. (Bola.com)(GE)

Continue Reading

MotoGP

Dovizioso Bakal Tampil di Pembuka MotoGP 2020

Published

on

Finroll – Jakarta, Pembalap Ducati Andrea Dovizioso dikonfirmasi akan tampil dalam seri pembuka MotoGP 2020 di MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, 19 Juli mendatang.

Dovizioso mengalami patah tulang pada ajang motocross di Italia sehingga harus menjalani operasi bahu pada Minggu (28/6) waktu setempat.

Akun Twitter Ducati Course mengonfirmasi operasi Dovizioso berjalan dengan baik. Pembalap asal Italia itu itu pun diproyeksikan tampil pada seri pembuka MotoGP musim ini.

“Dovizioso sukses menjalani operasi tulang selangka kiri di Policlinico di Modena kemarin malam,” ucap Ducati.

“Dia akan segera memulai rehabilitasi dan ambil bagian dalam pembuka MotoGP 2020 di Sirkuit Jerez pada 19 Juli 2020,” kata Ducati menambahkan.

Dovizioso mendapat izin dari Ducati tampil di kejuaraan motocross MX regional di Emilia Rogmana, Italia. Ikut sertanya pembalap 34 tahun itu disebut sebagai bagian dari persiapan MotoGP 2020.

Akan tetapi, nahas bagi runner-up MotoGP 2019 tersebut. Dovizioso menabrak motor lain saat mendarat dari lompatan yang mengakibatkan patah tulang selangka kiri dan harus mendapat operasi.

Bakal tampilnya Dovizioso di pembuka MotoGP 2020 sesuai dengan prediksi sang manajer, Simone Battistella. Sebelumnya Battistella optimistis Dovizioso akan membalap di Sirkuit Jerez.

“Andre kesakitan, tapi tetap stabil. Mungkin ini patah tulang yang sebenarnya tidak perlu operasi.”

“[Namun] kami melakukan operasi kepada Andrea [untuk menguatkan kondisi] agar dia bisa segera berlatih dalam beberapa hari sehingga bisa tampil pada balapan perdana [MotoGP Spanyol],” ujar Battistella.

Masa depan Dovizioso di Ducati sendiri masih belum jelas. Pasalnya, Dovizioso belum menandatangani perpanjangan kontrak dengan Ducati.

MotoGP 2020 akan dimulai di Sirkuit Jerez, Spanyol, 19 Juli mendatang. Live streaming MotoGP Spanyol bisa disaksikan melalui CNNIndonesia.com, sementara siaran langsung balapan di Trans7.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

MotoGP

Ternyata Ini Alasan Ducati Izinkan Andrea Dovizioso Balapan Motocross yang Berujung Kecelakaan dan Patah Tulang

Published

on

By

4. Andrea Dovizioso (Ducati) - 1,3 juta Follower. (EPA/Luca Zennaro)

Finroll.com, Jakarta –  Andrea Dovizioso mengalami kecelakaan ketika mengikuti lomba motocross di trek Monte Coralli, Faenza, Italia, Minggu (28/6/2020).

Akibat kecelakaan itu, pembalap Ducati itu mengalami patah tulang selangka bahu kiri dan harus menjalani operasi pada hari yang sama.

Operasi sendiri berjalan sukses, tapi Andrea Dovizioso hanya punya waktu kurang lebih dua pekan. Karena pada 15 Juli, ia harus sudah mengikuti sesi tes MotoGP 2020 di Sirkuit Jerez, Spanyol.

Kemudian di trek yang sama, MotoGP 2020 juga menggelar dua lomba pertama pada tanggal 19 dan 26 Juli.

Pastinya tidak ada pihak yang disalahkan dari kejadian ini. Karena Dovizioso tampil di balapan motocross setelah mendapat izin dari Ducati.

Komentar Pihak Ducati

Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, memilih untuk mengendarai motocross di waktu luang yang dimiliki. (Instagram/@andreadovizioso)

Lantas apa alasan manajemen Ducati mengizinkan Andrea Dovizioso berlomba motocross padahal tahu risiko terjatuh sangat besar dan MotoGP 2020 sudah di depan mata?

“Kami tahu motocross adalah kegiatan yang menimbulkan beberapa risiko. Kami masih mengizinkan Andrea karena dia telah menjelaskan kepada kita bahwa dia perlu menemukan kembali rangsangan dan sensasi (mengendarai motor) yang hanya bisa diberikan oleh kompetisi nyata,” Kata Ciabatti.

“Sisi lain, motocross juga jenis latihan yang dilakukan banyak pembalap MotoGP. Jadi, pada akhirnya, kita harus lega bahwa cedera itu tidak memiliki konsekuensi serius dan bahwa Andrea akan dapat [berpartisipasi] di lomba pertama musim ini,” tambahnya.

Untuk diketahui, sebelum kecelakaan Dovizioso saat berlomba motocross, pihak Ducati juga sedang bernegosiasi dengan pembalap asal Italia itu terkait perpanjangan kontrak untuk MotoGP 2021.

Sampai kini, Ducati-Dovizioso belum mencapai kata sepakat. Konon masalahnya akibat nilai kontrak yang masih terlalu kecil untuk runner-up MotoGP tiga musim terakhir itu. (Bola.com)(GE)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending