Connect with us

Peristiwa

Nama Erwin Aksa Muncul sebagai Calon Wagub DKI, PKS Tidak Mau Pusing

Published

on


PKS tidak terlalu memusingkan isu nama Erwin Aksa diusulkan jadi Wagub DKI Jakarta.

Menurutnya kesepakatan antara PKS dan Gerindra adalah tegas dua nama dari kader PKS lah yang akan mengisi kursi nomor dua di ibukota.

“Kalau di PKS yang disepakati tetap dua yang sudah muncul, yang sudah ditetapkan dua orang itu,” ujar Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi, Jumat (7/12/2018).
Dianggapnya nama Erwin Aksa hanya isu yang dihembuskan untuk mengulur waktu penetapan Wagub DKI.

Meski usulan itu memiliki muatan positif lantaran untuk menjaga nama yang dianggap netral di antara dua parpol pengusung.

Erwin Aksa sudah lama dikenal sebagai tim pemenangan Anies-Sandi. Ia juga bahkan masuk ke dalam tim transisi bersama Sudirman Said kala itu.
Atas dasar itu Erwin dinilai cocok mendampingi Anies karena paling mengenal Visi Misi Anies.

“Kemungkinan besar Erwin bisa diterima oleh parpol pengusung Anies-Sandi dan oleh mayoritas anggota parlemen oposisi di DPRD DKI Jakarta,” ujar Pengamat Politik dari Strategic Policy Indonesia (Strapol Indonesia), Dony Kusuma, seperti dikutip Pojoksatu.id dari Indopos.

Erwin diketahui tidak jauh berbeda dengan Sandiaga Uno yang seorang pengusaha, aktif di organisasi, seperti Himpunan Pengusaha Muda Indonesia

Peristiwa

Sampel DNA Keluarga Korban Sriwijaya Air Komplet

Published

on

© Theofilus Ifan Sucipto Data itu menjadi bahan tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri mengidentifikasi jenazah.

Jakarta  – Sampel DNA dari 62 keluarga korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 komplet. Data itu menjadi bahan tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri mengidentifikasi jenazah.

“Kami menerima 140 sampel DNA untuk 62 korban, jadi sudah lengkap,” kata Karopenmas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam konferensi pers di Rumah Sakit (RS) Polri, Jakarta Timur, Jumat, 15 Januari 2021.

Pengumpulan sampel DNA sempat tersendat. Pasalnya, ada anggota keluarga korban yang tinggal di luar Jakarta dan Pontianak.

Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri berusaha mempercepat pengambilan sampel DNA. Mereka berkoordinasi dengan pihak Sriwijaya Air untuk mengonfirmasi perkembangan jumlah keluarga korban yang telah menyerahkan sampel DNA.

Sampel DNA penting lantaran mempercepat proses identifikasi jenazah. RS Polri juga sempat meminta keluarga korban segera menyerahkan sampel DNA. Polri turut mengerahkan personelnya di setiap daerah untuk membantu pengambilan sampel DNA keluarga korban.

Sementara itu, tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri menerima 155 kantong jenazah korban kecelakaan Sriwijaya. Ada penambahan 16 kantong jenazah dari hari sebelumnya.

“Tim telah mendapatkan kantong jenazah sebanyak 155 kantong,” ujar Rusdi.

Rusdi menyebut Tim DVI segera mengidentifikasi temuan tersebut. Caranya dengan mencocokkan data antemortem atau data dari keluarga dan menggunakan banyak data DNA.

“Dengan pakai DNA, semakin banyak korban yang teridentifikasi dan tentu memberi kepastian kepada keluarga korban,” ujar dia.

Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat berjenis Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK CLC itu lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB.

Posisi terakhir pesawat itu berada di 11 mil laut utara Bandara Soetta, tepatnya di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Pesawat tercatat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki. Pesawat mengangkut 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru.

Sumber Berita : Media Indonesia

Continue Reading

Peristiwa

Korban Tewas Gempa Sulbar Jadi 4 Orang, 637 Luka

Published

on

Jumlah korban meninggal dunia dalam gempa bumi dengan Magnitudo (M) 6,2 di Sulawesi Barat, Jumat (15/1) dini hari, bertambah menjadi empat orang. Sebanyak 637 orang lainnya luka-luka.

“Data Pusat Pengendali Operasi BNPB per 15 Januari 2021, pukul 08.00 WIB, mencatat sekitar 637 warga mengalami luka-luka dan 3.000 lainnya mengungsi di Kabupaten Majene,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati melalui rilis, Jumat (15/1).

Untuk kerusakan materi, BNPB mencatat sedikitnya 62 unit rumah rusak, satu unit puskesmas rusak berat, satu kantor Danramil Maluda rusak berat, jaringan listrik padam, komunikasi selular tidak stabil dan longsor di tiga titik sepanjang jalan poros Majene – Mamuju.

“Sedangkan pada Kabupaten Mamuju, BPBD setempat menginformasikan kerusakan berat antara lain Hotel Maleo, kantor Gubernur Sulawesi Barat dan sebuah mini market,” kata Raditya.

Gempa turut merusak jaringan listrik dan komunikasi selular terganggu di wilayah Mamuju. Saat ini kata dia, berbagai kebutuhan yang butuhkan warga setempat berupa sembako, selimut dan tikar, tenda pengungsi, pelayanan medis, terpal, alat berat/eksavator, alat komunikasi.

“Serta makanan siap saji dan masker,” ujar Raditya.

Warga Kota Mamuju, Sulawesi Barat Erni Susanti (33) mengaku masih trauma atas kejadian yang menimpa wilayahnya dini hari tadi.

“Kami semua orang di sini masih takut. Beberapa kali gempa kecil Erni juga menyebut banyak tetangganya yang hingga kini belum diketahui kabar dan nasibnya.

Bahkan kata Erni saat dia mencoba berkeliling selepas salat subuh sekira pukul 05.00 waktu setempat, telah banyak jenazah korban yang berusaha diambil dari puing-puing reruntuhan.meskipun getarannya tidak kencang,” katanya kepada CNNIndonesia.com, Jumat (15/1).

Sumber Berita : CNN Indonesia

Continue Reading

Peristiwa

Kasus Raffi Ahmad Jadi Pelajaran Penting Satgas COVID-19

Published

on

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk penangangan COVID-19, Wiku Adisasmito mengatakan perilaku Raffi Ahmad yang mendatangi sebuah pesta usai mendapatkan vaksin akan menjadi pelajaran penting bagi semua pihak, masyarakat dan pemerintah. “Kita harus terbuka dengan segala kemungkinan yang terjadi ketika kami memiliki program besar seperti vaksinasi,” kata Wiku dalam jumpa pers “Vaksin! Siapa Takut”, Kamis 14 Januari 2021.

Raffi Ahmad mendapat kesempatan sebagai penerima vaksin pertama yang diharapkan bisa menjadi panutan anak-anak muda serta penggemarnya agar mau melakukan vaksinasi COVID-19 dan memperlihatkan bahwa vaksin tersebut aman dan halal. Raffi dinilai memiliki pengaruh yang cukup penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terdapat kesuksesan vaksinasi khususnya untuk para pengikutnya. “Kami berharap dengan influencer besar seperti Raffi Ahmad, dia dapat memainkan peran penting untuk memastikan bahwa kaum muda akan mendukung vaksinasi,” ujar Wiku.

Wiku menyadari bahwa sesuatu bisa saja terjadi di tengah program vaksinasi, seperti apa yang menimpa Raffi Ahmad saat kedapatan datang ke sebuah acara tanpa mengikuti protokol kesehatan. Hal yang dilakukan oleh Raffi Ahmad pun langsung ramai diperbincangkan di dunia maya, dan menggiring opini bahwa usai divaksin seseorang bisa bebas dari virus corona. “Hal-hal seperti ini bisa terjadi, kesalahan bisa terjadi dan tentunya sudah diklarifikasi oleh Raffi Ahmad sendiri,” kata Wiku.

Melalui akun Instagramnya Raffi Ahmad langsung melakukan klarifikasi mengenai kehadirannya dalam sebuah pesta ulang tahun pengusaha dan pembalap, Ricardo Gelael. Raffi Ahmad meminta maaf pada masyarakat atas kejadian menghadiri pesta tanpa masker. Youtube/@setpres

Wiku juga mengatakan bahwa ini menjadi pelajaran penting bagi pemerintah jika ke depannya kembali mengajak influencer untuk menyusun strategi komunikasi yang dapat dimengerti oleh khalayak. “Ke depannya bila kita akan mengajak banyak orang untuk vaksin termasuk influencer, kami harus bekerja sama menjalankan strategi komunikasi yang baik yang bisa dimengerti mereka dan diikuti oleh pengikutnya. Ini kebijakan penting dari pemerintah untuk masyarakat,” kata Wiku.

Selebritas Raffi Ahmad akhirnya memberikan klarifikasi atas foto-foto dirinya tengah menghadiri acara yang menjadi viral di media sosial karena melanggar aturan protokol kesehatan. Melalui unggahan di akun Instagram, Raffi Ahmad meminta maaf kepada masyarakat Indonesia dan juga Presiden Joko Widodo atas kegaduhan yang terjadi. Dia juga mengakui kesalahannya yang telah melanggar protokol kesehatan dengan berkerumun dan tidak memakai masker.

“Terkait kejadian tadi malam saya ingin sedikit klarifikasi. Tapi sebelumnya saya ingin minta maaf yang sebesar-besarnya, saya minta maaf kepada bapak Presiden Jokowi, kepada seluruh staf yang ada di sekretariat presiden dan juga sekali minta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas peristiwa tadi malam,” kata Raffi Ahmad dalam video unggahannya, dilihat Kamis 14 Januari 2021.

Raffi Ahmad mengatakan bahwa acara yang dihadirinya itu diadakan di kediaman ayah salah satu temannya. Dia juga menjelaskan bahwa sebelum masuk ke rumah sudah menjalankan protokol kesehatan. “Di situ kondisinya juga memang sebelum masuk ke rumahnya mengikuti protokoler. Tapi pas di dalam kebetulan saya lagi makan tidak pakai masker, ada yang foto, tapi apa pun itu saya juga minta maaf karena kejadian ini jadi heboh,” ujar Raffi Ahmad.

Sumber Berita : Tempo.co

Continue Reading

Trending