Connect with us
[adrotate group="1"]

Sepakbola

Nasib Tottenham, Jatuh di Piala FA dan Terlempar Dari Piala Liga Inggris

Published

on


Nasib Tottenham, Jatuh di Piala FA dan Terlempar Dari Piala Liga Inggris

Finroll.com – Sungguh malang nasib Tottenham Hotspur. Setelah terlempar dari Piala Liga Inggris akibat kalah adu pinalti kontra Chelsea pekan lalu, kini The Lilywhites juga kehilangan cengkraman di Piala FA setelah kalah 0-2 dari Crystal Palace.

Di laga semalam, Palace yang menjadi tuan rumah langsung membuka gol cepat di menit sembilan.

Berawal dari bola liar hasil tendangan Jeffrey Schlupp yang dimentahkan Paulo Gazzaniga, Connor Wickham yang sigap mengambil bola langsung menendang bola dan berbuah gol.

Petaka Spurs makin jadi setelah di menit 34 tuan rumah mendapat hadiah pinalti akibat handsball Kyle Walker. Andros Towsend yang maju sebagai eksekutor sukses menceploskan bola.

Jelang detik-detik akhir babak pertama, Tottenham memiliki peluang emas ketika mendapat hadiah pinalti. Sayangnya, Kieran Trippier gagal mencetak gol setelah tendangannya melebar ke sisi kanan gawang.

Memasuki babak kedua, peluang demi peluang yang didapat oleh Llorente, Lucas Moura dan Erik Lamela tidak mampu membuahkan gol bagi tim tamu.

Baca Lainnya: Jika Hengkang dari MU, Ini 2 Klub Tujuan Paul Pogba

Hingga peluit panjang di bunyikan, skor 2-0 untuk kemenangan Palace pun membuat Tottenham terjatuh dari kompetisi Piala FA.

Rentetan kekalahan ini pun hanya menyisakan dua gelar lagi bagi skuad asuhan Mauricio Pochettino, yakni Premier League dan Liga Champions.

Tentunya dua gelar yang masih tersisa itu relatif lebih sulit diraih karena kompetisi yang sangat ketat.

Terkait dengan ini, Pochettino meminta pemainnya realistis dan tetap tabah. Ia ingin Harry Kane Cs bisa lebih fokus untuk mengejar dua gelar yang masih terbuka tersebut.

“Tentu saja kecewa, tersingkir dari dua kompetisi Anda merasa kecewa. Tapi kami sekarang harus bersikap positif, kami masih di dalam posisi bagus di Premier League dan Liga Champions adalah motivasi yang besar untuk klub,” paparnya yang dilansir dari Sky Sports.

Sumber: Berbagai sumber

Sepakbola

Guardiola Perpanjang Kontrak, Sinyal Messi Gabung ke City

Published

on

Pep Guardiola dikabarkan sudah menyetujui perpanjangan kontrak di Manchester City. Kesepakatan ini bisa memuluskan rencana Lionel Messi merapat ke Etihad.

Daily Mail melansir Guardiola telah menyetujui perpanjangan kontrak yang dapat membawanya melewati musim 2021/2022.

Artinya pelatih asal Spanyol itu setidaknya akan mengabdi enam tahun di City. Jauh lebih lama dari prediksi ketika Guardiola tiba dari Bayern Munchen pada 2016.

Guardiola telah mempersembahkan enam trofi bergengsi di City, termasuk gelar Liga Inggris berturut-turut pada 2018 dan 2019.

Namun, tugas terbesar Guardiola adalah mempersembahkan gelar Liga Champions. Pelatih berkepala plontos itu masih diberi waktu untuk mewujudkannya hingga dua tahun ke depan.
Banner Live Streaming MotoGP 2020

Daily Mail melansir, kesepakatan ini kemungkinan jadi kontrak terakhir Guardiola bersama City sebelum memutuskan melatih timnas Spanyol.

Perpanjangan kontrak baru Guardiola dan City dipercaya akan memuluskan skenario mendatangkan Messi dari Barcelona pada Januari mendatang.

Messi sendiri hanya memiliki enam bulan kontrak tersisa di Barcelona dan bebas pindah ke klub manapun secara gratis. Namun, City ngotot mendatangkan Messi lebih cepat dari batas kontraknya.

The Citizens berencana memboyong Messi di Januari dan melepas Eric Garcia untuk mengurangi biaya transfer. Terlebih Barcelona memang berniat memulangkan Garcia ke Spanyol. (CNN INDONESIA)

Continue Reading

Sepakbola

Andrea Pirlo Jadi Pelatih, Juventus Lupakan Jorginho dan Beralih ke Sandro Tonali

Published

on

By

Gelandang Brescia, Sandro Tonali berusaha mengumpan bola dari kawalan gelandang Atalanta, Robin Gosens pada pertandingan lanjutan Liga Serie A Italia di Stadion Gewiss di Bergamo, Italia (14/7/2020). Atalanta menang telak 6-2 atas Brescia. (Gianluca Checchi/LaPresse via AP)

Finroll.com, Jakarta – Target transfer Juventus berubah seiring pemecatan Maurizio Sarri dan penunjukan Andrea Pirlo sebagai penggantinya. Juventus dikabarkan tak lagi berminat merekrut Jorginho dari Chelsea.

Bianconeri disebut-sebut mengalihkan target transfer dari Jorginho ke Sandro Tonali.

Juventus baru saja memecat Sarri dari kursi pelatih setelah tersingkir dari ajang Liga Champions. Keputusan ini tak terlalu mengejutkan karena performa Bianconeri belakangan angin-anginan.

Kejutannya adalah pemilihan Pirlo sebagai pengganti. Pria berusia 41 tahun itu tak memiliki pengalaman di dunia kepelatihan dan beberapa hari lalu baru ditunjuk menjadi pelatih Juventus U-23.

Sebelumnya, Juventus gencar dikaitkan dengan gelandang Chelsea, Jorginho yang merupakan mantan pemain kesayangan Sarri sejak masih di Napoli.

Football Italia, Minggu (9/8/2020), menyebut media-media lokal kompak meyakini penunjukan Pirlo membuat target transfer Juventus beralih ke bintang muda Brescia, Tonali.

Rumor ini tak mengejutkan mengingat selama ini Tonali kerap dijuluki sebagai ‘New Pirlo’ berkat kemiripan posisi dan gaya bermain mereka.

Bersaing dengan Inter Milan

Sandro Tonali, gelandang Brescia. (Bola.com/Dok. Brescia)

Keinginan Juventus memboyong Tonali menemui ujian berat karena harus bersaing dengan Inter Milan yang juga menginginkan gelandang berusia 20 tahun itu.

Bahkan, Inter kabarnya sudah menjalin kesepakatan dengan Tonali dan tinggal menyepakati biaya transfer 40 juta euro yang diminta Brescia.

Sebagai alternatif, Juventus diyakini mengincar gelandang Sassulo, Manuel Locatelli yang sebelumnya juga sempat dihubungkan dengan Si Nyonya Tua.

Sumber : Bola.com

Continue Reading

Sepakbola

Bali United Bakal Tampil Habis-habisan Dalam 3 Laga Tersisa di Piala AFC 2020

Published

on

By

Menurut gelandang Bali United, Muhammad Taufiq, semua laga sisa termasuk laga kontra Sriwijaya FC wajib dimenangkan. (baliutd.com)

Finroll.com, Jakarta – Bali United akan melakoni tiga laga tersisa di penyisihan Grup G Piala AFC 2020 di Vietnam. Gelandang Bali United, Muhammad Taufiq, memastikan timnya bakal tampil habis-habisan untuk bisa menyapu bersih tiga laga itu dengan kemenangan.

Saat ini, Bali United dalam posisi yang kurang ideal karena menghuni dasar klasemen sementara Grup G. Klub berjulukan Serdadu Tridatu itu mengoleksi tiga poin, hasil dari sekali menang dan dua kali kalah.

Secara matematis, peluang Bali United untuk melaju ke babak selanjutnya memang masih terbuka. Namun, syaratnya adalah pasukan Stefano Cugurra Teco itu harus mampu meraih hasil maksimal dalam setiap pertandingannya.

“Berbicara peluang tim ini, saya rasa masih sangat terbuka. Seluruh tim Bali United tentu harus optimis dan berjuang dalam persiapan untuk hasil terbaik nantinya,” kata Taufiq seperti dikutip situs resmi klub, Minggu (9/8/2020).

“Waktu persiapan juga panjang dan kami akan berjuang untuk bisa lolos ke babak selanjutnya di kompetisi Asia tersebut,” tegas Taufiq.

Bali United memiliki tiga pertandingan tersisa, yakni melawan United City (Ceres-Negros), Than Quang Ninh, dan Svay Rieng. Seluruh laga tersebut akan digelar di Stadion Cam Pha, Quang Ninh pada 23-29 September 2020.

Tak Gentar

Sementara itu, Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco, menegaskan timnya tak gentar menjadi tim musafir pada tiga laga tersisa di penyisihan Grup G Piala AFC 2020. Teco memastikan timnya siap bekerja keras untuk bisa melaju ke babak selanjutnya.

“Kami akan bermain di Vietnam yang menjadi tempat netral. Namun, pasti akan lebih bagus buat tuan rumah Than Quang Ninh,” kata Teco.

“Meski demikian, pastinya kami akan bekerja keras saat latihan agar bisa mendapatkan hasil yang bagus di Vietnam. Kami akan fokus ke Piala AFC dulu, setelah itu ke Liga 1,” tegas pelatih asal Brasil itu.

Sumber : Bola.com

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending