Kemarin, KPK pecat pegawai hingga MA kabulkan PK Lucas

  • Bagikan
kemarin, kpk pecat pegawai hingga ma kabulkan pk lucas 606f8a1195263.jpeg
kemarin, kpk pecat pegawai hingga ma kabulkan pk lucas 606f8a1195263.jpeg
Jakarta (ANTARA) –

Beberapa berita hukum kemarin (Kamis 8/4) menjadi perhatian pembaca dan masih menarik untuk dibaca kembali, dari KPK pecat pegawai terbukti curi barang bukti emas 1,9 kilogram hingga Mahkamah Agung mengabulkan permohonan peninjauan kembali (PK) yang diajukan oleh advokat Lucas dalam perkara merintangi penyidikan terhadap tersangka Eddy Sindoro.

 

Berikut lima berita hukum kemarin yang masih menarik untuk dibaca kembali:

 

KPK pecat pegawai terbukti curi barang bukti emas 1,9 kilogram

KPK memberhentikan dengan tidak hormat seorang pegawainya berinisial IGAS karena terbukti mencuri emas seberat 1.900 gram yang merupakan barang rampasan dari perkara korupsi.

 

Selengkapnya baca di sini

 

KPK: Dikabulkannya PK advokat Lucas lukai rasa keadilan masyarakat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai dikabulkannya permohonan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan advokat Lucas oleh Mahkamah Agung (MA) melukai rasa keadilan masyarakat.

 

Selengkapnya baca di sini

 

Polisi Surakarta ungkap mobil bodong berkat ETLE

Satuan Lalu lintas Polres Kota Surakarta mengungkap mobil tanpa surat-surat yang sah (bodong) berkat program Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik di Kota Solo, Jawa Tengah.

 

Selengkapnya baca di sini

 

Pengadilan terima berkas dakwaan eks Menteri KKP Edhy Prabowo

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta yang berlokasi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah menerima berkas dakwaan untuk terdakwa mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo serta lima orang terdakwa lainnya.

 

Selengkapnya baca di sini

 

Mahkamah Agung kabulkan PK Lucas yang halangi penyidikan KPK

Mahkamah Agung mengabulkan permohonan peninjauan kembali (PK) yang diajukan oleh advokat Lucas dalam perkara merintangi penyidikan terhadap tersangka Eddy Sindoro.

 

Selengkapnya baca di sini

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: Joko Susilo
Sumber : ANTARA

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

-->