BRIN: Warga negara miliki tanggung jawab moral pilih pemimpin terbaik

  • Bagikan
Jakarta (ANTARA) –

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro mengingatkan seluruh bangsa Indonesia memiliki hak memilih dalam pemilu dan mempunyai tanggung jawab moral tinggi dalam memilih pemimpin terbaik.

 

“Penting bagi warga negara untuk memilih, tetapi tidak berhenti di situ. Warga negara memiliki tanggung jawab moral tinggi ketika memilih karena kan niatnya ingin memiliki calon pemimpin yang betul-betul berpihak pada negara kita, memajukan negara kita, memahami betul konstitusi untuk mencerdaskan, dan menyejahterakan rakyat,” kata Siti dalam diskusi Radio Idola Semarang bertajuk “Bagaimana agar Euforia Penetapan Bakal Capres Tidak Menjadi Pepesan Kosong Buat Pemilih”, sebagaimana dipantau di Jakarta, Rabu.

 

 

Di samping itu, menurut Siti, calon pemimpin yang memiliki rekam jejak pelanggaran etika dan hukum tidak bisa dipilih dalam pemilu.

 

“Apalagi, maaf, ternyata dia memang mempunyai catatan-catatan melanggar etika, hukum, seperti korupsi, itu tidak bisa dipilih. Jadi, tidak bisa dikompromikan menurut saya,” ucap dia.

 

 

“Sampaikan kepada rakyat, dia punya track record (rekam jejak). Partai politik, elite politik, turunlah untuk menyampaikan track record ini sehingga dapat diseleksi dengan sendirinya oleh publik. Jadi, penolakan kita itu bukan karena like and dislike (suka dan tidak suka), tapi memang track record-nya tidak mumpuni,” ucap Siti.

Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

-->