Hmmm.. Sandi Uno Janjikan (Lagi) Pajak UMKM Nol Persen Jika Terpilih

  • Bagikan
Hmmm.. Sandi Uno Janjikan (Lagi) Pajak UMKM Nol Persen Jika Terpilih

Finroll.com – Calon Wakil Presiden no urut 2, Sandiaga Uno menyebut kembali, jika terpilih dirinya akan membebaskan tarif pajak bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (umkm) atau small medium enterprise (SME).

Nantinya, selama dua tahun berturut-turut, para UMKM tersebut tidak akan dipungut biaya pajak oleh negara. Janji ini pernah disebut Sandi pada setiap safari politiknya saat mengisi dialog UMKM Marketers Jogja di Yoshugi Media Group, Banguntapan Bantul, Minggu (02/12/2018), dan dialog kerakyatan, di Jalan Yos Sudarso Timur KM 3 Desa Kedungpuji, Gombong, Kebumen, Jawa Tengah Kamis (13/12/2018) silam.

“Untuk UMKM yang bergerak di bidang teknologi digital dan bertransisi masuk ke revolusi industri 4.0, kita akan berikan tarif pajak 0% sehingga mereka terbantu di tahun pertama mereka beradaptasi di teknologi digital ini. Setelah 2 tahun bisnis berkembang mereka bisa menjadi basis pembayar pajak yang besar,” papar Sandiaga di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta, Rabu (9/1).

Kemudian, ia menambahkan pihaknya akan memberi relaksasi pajak korporasi lain. Meski begitu, Sandi belum mau mengungkapkan rencana tersebut lebih jauh.

“Kepada korporasi secara keseluruhan, nanti akan kita lihat dampaknya lagi dihitung detil supaya tidak ada misleading dan setelah saat yang tepat akan kita luncurkan mungkin deket-debet akan debat tentang ekonomi,” sambungnya.

Baca Lainnya: Sandi Uno Janji Bantu Modal UMKM di Banten Jika…

Sementara itu, Direktur Materi dan Debat BPN Prabowo-Sandi, Sudirman Said menyebut jika reformasi pajak menjadi salah satu fokus di bidang perekonomian yang akan dijalankan Prabowo-Sandi.

“PPh pribadi, pajak pekerja karena memang putarannya begini, kalau ekonomi lebih baik lapangan kerja baik, jumlah pekerja diperlebar dan membuat tarif menarik dan sebagian besar mendorong perputaran ekonomi. Kemudian memunculkan pajak,” imbuhnya.

Said menjelaskan pasangan Prabowo-Sandi bertekad untuk meningkatkan jumlah pembayar pajak, agar rasio penerimaan meningkat. Salah satu caranya dengan menurunkan tarif pajak, sehingga seluruh lapisan masyarakat bisa membayar pajak.

“Kalau pajak diturunkan, pembayar pajak lebih banyak sehingga penerimaan pajak akan lebih banyak. Nanti, itu dampaknya ke APBN,” tutupnya.

Sumber: CNBC Indonesia

  • Bagikan
-->