Pengamat apresiasi potret keakraban 3 kepala staf TNI

  • Bagikan
Jakarta (ANTARA) – Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin mengapresiasi keakraban, kekompakan, dan keharmonisan tiga kepala staf TNI yang ditunjukkan kepada publik melalui sebuah foto yang beredar di media sosial.

Menurut Ujang, keakraban yang ditunjukkan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, dan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo itu, ditujukan untuk menjaga soliditas internal TNI, mengawal pertahanan negara, dan memastikan penyelenggaraan Pemilu 2024 dapat berlangsung aman.

“Tentu, kita harus apresiasi ketiga kepala staf TNI yang bertemu. Selain untuk menjaga soliditas di internal TNI, ini juga untuk mengawal pertahanan negara, termasuk agar Pemilu 2024 bisa terkendali aman,” kata dia, saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Jumat.

Ujang juga menilai gambaran keakraban, kekompakan, dan keharmonisan yang ditunjukkan oleh tiga kepala staf TNI tersebut merupakan salah satu harapan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurutnya, kekompakan TNI tentu diharapkan oleh Jokowi agar Indonesia menjadi aman dan damai, terutama di tengah dinamika global yang saat ini bergejolak dan mengarah pada ketidakpastian. Dalam kondisi tersebut, TNI diharapkan dapat hadir melindungi bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia serta mampu menjaga ideologi Pancasila.

Baca juga: Pengamat soroti optimisme dalam pidato kenegaraan Presiden

Baca juga: Pengamat: Indonesia butuh oposisi tangguh ciptakan pemerintahan kuat

Hal tersebut disampaikan Jokowi melalui pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR sekaligus Sidang Bersama DPR dan DPD RI di Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, Selasa (16/8).

“Dalam pidato kenegaraannya, Presiden Jokowi menyatakan, kita harus eling lan waspodo (ingat dan waspada) menyikapi situasi global. TNI harus kompak, solid, eling, dan waspodo, seperti arahan Presiden,” kata Ujang.

Kemudian terkait dengan waktu pelaksanaan Pemilu 2024 yang semakin dekat, Ujang mengatakan tahun politik memang menjadi tahun yang menarik bagi semua komponen anak bangsa, termasuk pula petinggi TNI AD, TNI AL dan TNI AU.

Oleh karena itu, lanjut dia, adalah hal yang wajar jika para petinggi TNI ikut serta memperhatikan keamanan bangsa di tengah momentum Pemilu 2024 agar pesta demokrasi tersebut dapat berlangsung secara aman dan damai.

Sebelumnya, potret hangat kebersamaan pimpinan tiga matra TNI itu beredar di tengah publik usai ketiga kepala staf TNI itu melakukan Shalat Dzuhur dan makan bersama di kediaman Dudung. Potret tersebut diunggah, salah satunya dalam akun Instagram resmi TNI AU @militer.udara.

Baca juga: Pengamat: Pidato kenegaraan Jokowi tunjukkan sikap kenegarawanan

Lebih lanjut, Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna, dalam keterangan di Jakarta, Selasa (16/8), menjelaskan bahwa pertemuan tersebut dimanfaatkan oleh ketiga kepala staf TNI itu untuk mendiskusikan cara merealisasikan harapan Presiden Jokowi yang meminta agar stabilitas nasional dapat tercapai, apalagi sebentar lagi memasuki tahun pemilu.

Bahkan, dalam peringatan HUT Ke-77 RI di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (17/8), Dudung, Yudo, serta Fadjar berjoget bersama saat lagu “Ojo Dibandingke” dibawakan penyanyi cilik asal Banyuwangi, Farel Prayogo, dan momen tersebut saat ini viral di media sosial.

Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2022

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

-->