Connect with us

Automotive

New Honda BR-V Tampil Elegan Dengan Sentuhan Kemewahan

Published

on


New Honda BR-V

Finroll.com – PT Honda Prospect Motor meluncurkan New Honda BR-V di ajang Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 yang digelar di JI Expo Kemayoran, Jakarta, 25 April 2019. Mengusung konsep Brave New Worlds, model LSUV dari Honda ini kini tampil semakin elegan dengan sentuhan kemewahan pada eksterior dan interior, sekaligus semakin nyaman berkat kehadiran fitur-fitur baru.

Desain baru pada eksterior New Honda BR-V menampilkan New Black Front Grille Design, New Front Bumper Design, dan New Front Under Spoiler pada bagian depan. Sementara New LED Daytime Running Light dan New Fog Lamp Garnish memberikan penerangan maksimal sekaligus menambah kesan mewah pada wajah New Honda BR-V.

Pada bagian samping, kesan SUV yang tangguh semakin kental dengan tambahan New Black Side Under Spoiler dan New 16” Alloy Wheels Design. Akses masuk ke dalam New Honda BR-V juga semakin mudah dengan Smart Entry System untuk membuka atau mengunci kendaraan secara otomatis hanya dengan menekan tombol pada gagang pintu. Desain baru pada New Honda BR-V juga tampak pada bagian belakang dengan perubahan pada desain bumper belakang dan penambahan Rear Under Spoiler.

Di dalam kabin, New Honda BR-V tampil semakin premium dan nyaman dengan desain interior dan berbagai penambahan fitur. Balutan kulit kini hadir pada bangku, roda kemudi, tuas transmisi dan sandaran tangan di pintu. Kombinasi warna hitam dan aksen merah pada lapisan kulit memberikan nuansa elegan sekaligus sporty di dalam kabin. Untuk menambah kenyamanan, New Honda BR-V juga telah dilengkapi dengan New Driver Seat Height Adjuster pada bangku pengemudi, serta New Center Headrest dan jok yang lebih tebal di bangku baris kedua.

Fitur baru One Push Ignition System memberikan kemudahan menyalakan mesin hanya dengan satu sentuhan jari. Sementara itu, kenyamanan di dalam kabin semakin lengkap dengan head unit baru 8” Floating Capacitive Touchscreen Display Audio yang kompatibel dengan berbagai format musik seperti AM/FM Radio, MP3/WMA, Bluetooth, Smartphone Connection, Aux Input, dan USB Port. Head Unit pada New Honda BR-V juga dilengkapi fitur Smart Connectivity dengan Web Link yang dapat terhubung dengan smartphone dan menampilkan beberapa aplikasi tertentu. Sementara itu, Tweeter Speakers baru semakin menambah kenikmatan mendengarkan musik di dalam New Honda BR-V.

New Honda BR-V masih dibekali mesin 1.5L i-VTEC yang menghasilkan tenaga maksimal 120 PS pada 6.600 rpm, serta torsi maksimal 145 Nm pada 4.600 rpm. Dengan High Ground Clearance 201 mm membuat pengendara New Honda BR-V semakin percaya diri berkendara di berbagai kondisi jalan.

Untuk keselamatan pengendara, New Honda BR-V dirancang dengan struktur rangka G-CON + ACE™ with Side Impact Beam untuk meredam benturan saat terjadi kecelakaan serta sistem pengereman ABS + EBD, Vehicle Start Assist (VSA)* untuk menjaga stabilitas kendaraan, serta Hill Start Assist (HSA)* untuk memudahkan akselerasi setelah berhenti di tanjakan. Sedangkan untuk aspek keamanan, New Honda BR-V juga didukung sistem Keyless Entry, Immobilizer dan Alarm System.

Takehiro Watanabe, President Director PT HPM mengatakan, “Honda BR-V adalah salah satu produk Honda yang dikembangkan khusus untuk Indonesia, dan telah membuktikan ketangguhan performa sekaligus efisiensi bahan bakarnya melalui berbagai uji coba yang dilakukan di Indonesia. Kini, BR-V tampil lebih elegan dan semakin nyaman sehingga menempatkannya di kelas tersendiri untuk memenuhi kebutuhan konsumen setianya.”

Sementara itu, Jonfis Fandy selaku Marketing and After Sales Service Director PT HPM mengatakan, “Sebagai model yang sudah mapan, New Honda BR-V ditujukan bagi tipe konsumen yang lebih kritis, yang tidak hanya mementingkan kebaruan dan desain tetapi juga kenyamanan, performa, efisiensi bahan bakar, biaya operasional hingga nilai jual kembali yang baik. Sementara itu, kami percaya bahwa berbagai perubahan desain serta penambahan fitur pada New Honda BR-V juga memberikan nilai lebih bagi konsumen.”

Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2016, Honda BR-V telah meraih 12 penghargaan dari berbagai media otomotif di Indonesia, di antaranya yaitu OTOMOTIF Award 2017, OTOMOTIF Award 2016, dan ASEAN Car of The Year 2016.

New Honda BR-V tersedia dalam 4 varian yaitu Prestige CVT, Tipe E bertransmisi CVT dan 6 M/T, serta type S dengan transmisi manual 6 percepatan. Selain itu, New Honda BR-V tersedia dalam 6 warna yaitu Premium Amber Metallic, Coffee Cherry Red Metallic, Crystal Black Pearl, Modern Steel Metallic, Lunar Silver Metallic, dan Taffeta White.

New Honda BR-V juga dilengkapi dengan fasilitas purna jual yang meringankan biaya operasionalnya, antara lain paket Gratis Biaya Jasa Perawatan Berkala hingga 50.000 km atau 4 tahun. Selain itu, terdapat juga Paket Hemat untuk suku cadang perawatan berkala 4 tahun / 50.000 km atau 8 tahun / 100.000 km, yang memberikan keuntungan harga lebih terjangkau dan bebas kenaikan harga. Selain itu masih banyak paket lainnya yang akan semakin meringankan biaya operasional konsumen.

New Honda BR-V juga dilengkapi dengan fasilitas Experience Honda, yaitu layanan darurat 24 jam untuk konsumen yang menemui kendala di tengah perjalanan. Layanan ini meliputi bantuan di jalan seperti penggantian ban, pengaktifan aki, pengisian bahan bakar, hingga derek kendaraan selama 24 jam.

 

[sumber: honda-indonesia]

Automotive

Gendong Sekat Saat Angkut Penumpang, Inovasi New Normal Ojek Online

Published

on

Finroll – Jakarta, Asosiasi ojek online (ojol) Garda Indonesia merancang inovasi berupa sekat plastik untuk pengemudi ojol guna mencegah kontak dan mengurangi potensi penularan virus corona (Covid-19) dengan penumpang bila diizinkan membawa penumpang semasa new normal.

Sekat plastik itu digendong pengemudi ojol seperti tas punggung. Alat ini berperan seperti partisi agar pengemudi dan penumpang tak bersentuhan langsung.

Menurut Garda Indonesia inovasi ini merupakan kelanjutan dari protokol kesehatan yang telah dicetuskan buat pengemudi ojol usai menganjurkan penumpang membawa helm sendiri dan pengemudi wajib menjaga kebersihan diri.

“Garda sudah siapkan tools agar penumpang dengan driver disekat atau dipartisi, tujuannya agar driver ataupun penumpang tidak terkena droplet secara langsung,” kata Ketua Presidium Garda Indonesia Igun Wicaksono melalui pesan singkat, Selasa (2/5).

Igun mengatakan sekat itu dapat memberi rasa aman kepada penumpang, maupun pengemudi.

Harapan dia semua ojol di Indonesia dapat menggunakan sekat plastik tersebut saat kembali beroperasi pada masa new normal. Seperti diketahui ojol tak bisa beroperasi di wilayah yang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sebab fitur angkut penumpang dimatikan sementara oleh operator.

Namun ada harapan fitur itu diaktifkan kembali ketika PSBB tak lagi diperpanjang yang berarti memasuki masa new normal.

“Jadi kami sendiri sudah siapkan protokol menyambut new normal ini,” kata Igun.

Selain dari kalangan ojol, salah satu penyedia jasa transportasi online, Grab Indonesia, juga diketahui menyiapkan inovasi serupa yakni sekat plastik transparan. Inovasi itu telah terlihat melalui unggahan akun Instagram newdramaojol yang disertai keterangan new normal.

View this post on Instagram

Mantaaaaaaaaappppp 😄

A post shared by Drama Ojek Online Indonesia (@dramaojol.id) on

Grab Indonesia membenarkan mengenai sekat plastik tersebut, namun belum dapat mengungkapnya secara detail. Perusahaan berencana menyampaikan detail soal tameng tersebut mulai pekan ini.

Menurut Grab Indonesia sekat plastik itu bagian dari protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 bila perusahaan diizinkan kembali mengaktifkan fitur angkut penumpang.

Masa PSBB wilayah bakal segera berakhir dan kemudian diganti dengan aturan new normal. Daerah yang kemungkinan pertama akan mengakhiri PSBB yaitu Jakarta pada 4 Juni.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Automotive

Denda Hingga Bui Hantui Pengemudi yang Tak Patuh PSBB DKI

Published

on

By

Finroll – Jakarta, Masyarakat yang tak patuh Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta terancam 1 tahun bui dan/atau denda hingga Rp100 juta. Ini termasuk bagi pengemudi kendaraan bermotor.

DKI diketahui menjadi daerah pertama yang menerapkan PSBB guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) makin meluas.

“Ada sanksi yang bisa diterapkan pada masyarakat yang tidak patuh. Di UU tentang Karantina Kesehatan Pasal 93 ancamannya satu tahun penjara dan denda 100 juta. Itu opsi yang [bisa] dikeluarkan,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dalam konferensi pers, Jumat (10/4).

Namun Yusri mengatakan pihaknya hingga kini masih mengedepankan himbauan dan pembubaran secara persuasif.

“Aturan sanksi bagi kami opsi yang terakhir kita lakukan itu. Bahwa [selama] PSBB kita harapkan yang utama kesadaran masyarakat,” tambahnya.

Mengacu pada Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB Dalam Penanganan Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta, bagian ketujuh mengatur pembatasan moda transportasi untuk pergerakan orang dan barang.

Pasal 18 menyatakan mobil pribadi hanya boleh digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok atau aktivitas yang diperbolehkan selama PSBB. Pengemudi dan penumpang wajib memakai masker di dalam kendaraan.

Penumpang yang dibawa juga tidak boleh lebih dari setengah kapasitas kendaraan. Penumpang dan pengemudi tidak diperbolehkan pergi jika suhu badan di atas normal. Mobil juga harus didisinfeksi setelah digunakan.

Ketentuan serupa juga berlaku bagi sepeda motor pribadi. Dengan tambahan pengemudi dan penumpang harus memakai sarung tangan. Tidak ada ketentuan jumlah penumpang untuk sepeda motor pribadi.

Berbeda dengan angkutan roda dua berbasis aplikasi alias ojek online. Dalam Pergub diatur ojek hanya bisa mengangkut barang.

Selanjutnya Pasal 27 mengatakan pelanggaran terhadap pelaksanaan PSBB yang sudah diatur bisa dikenakan sanksi.

“Pelanggaran terhadap pelaksanaan PSBB dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk sanksi pidana,” bunyi pasal tersebut.

Selama PSBB berlaku masyarakat dilarang ke luar rumah, kecuali untuk aktivitas yang diperbolehkan.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Automotive

PSBB DKI, Ojol Minta Aplikator Ubah Bagi Hasil Jadi 90:10

Published

on

By

Finroll – Jakarta, Komunitas ojek online Garda Indonesia meminta aplikator menurunkan potongan pendapatan pengemudi Jakarta menjadi 10 persen selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar di DKI Jakarta.

Selama ini aplikator menerapkan skema bagi hasil 80 persen pengemudi, dan 20 persen aplikator.

Ketua Presidium Garda Indonesia Igun Wicaksono mengatakan potongan 20 persen sangat memberatkan, terutama saat Pemprov DKI menerapkan kebijakan PSBB hingga 23 April nanti. Selama kebijakan PSBB diterapkan, ojek online memang dilarang untuk mengangkut penumpang dan hanya bisa beroperasi untuk mengirimkan barang.

“Agar perusahaan aplikator turunkan potongan menjadi 10 persen untuk sementara di masa pandemi ini, atau hilangkan potongan pendapatan ojek online,” kata Igun melalui pesan singkat, Sabtu (11/4).

Igun mengatakan selama ini pendapatan harian pengemudi paling besar berasal dari mengangkut penumpang yaitu sekitar 70 persen, meski saat ini jumlahnya terus turun menyusul kebijakan bekerja dan belajar dari rumah yang telah berlangsung tiga pekan.

Lebih lanjut ia mengatakan bila ojek online tidak diizinkan menarik penumpang, maka ia meminta pemerintah memberi bantuan uang tunai sebesar Rp100 ribu per pengemudi.

“Apabila pembuat kebijakan tetap memaksakan ojek online dilarang membawa penumpang, maka berikan kompensasi berupa uang tunai, bukan hanya sembako. Karena kebutuhan kami ini berbeda-beda, dan agar ekonomi rakyat tetap berjalan,” kata Igun.

Igun juga menyerukan agar pengemudi tetap mengangkut penumpang, tapi dengan standar keamanan dan kesehatan pencegahan penularan corona.

“Kami menuntut kepada pembuat kebijakan agar mengijinkan ojek online dapat membawa penumpang kembali,” kata Igun.

Penghentian, izin mengangkut penumpang untuk ojek online ini sesuai dengan Permenkes No. 9 tahun 2020, yang merupakan peraturan lebih tinggi ketimbang peraturan gubernur.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending