Connect with us

Peristiwa

Ngawi Dikepung Banjir, Ribuan Warga di 6 Kecamatan Terdampak

Published

on


Ngawi Dikepung Banjir, Ribuan Warga di 6 Kecamatan Terdampak

Finroll.com – Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar mengatakan banjir yang melanda wilayah Ngawi beberapa hari terakhir mulai meluas ke 18 desa di 6 kecamatan.

Akibatnya ribuan warga terdampak akibat bencana banjir yang mengepung wilayahnya setinggi 50 cm hingga 1,5 meter.

“Data terakhir yang masuk sejak kemarin meluas di 18 desa di enam kecamatan dan jumlah rumah terdampak 2.925 yang di tinggali 4.490 KK,” ujar Ony Anwar yang dilansir dari detikcom, Jumat (8/6).

Ony menambahkan, sebelumnya banjir melanda 10 desa di dua kecamatan yakni Kecamatan Kwadungan, dan Kecamatan Pangkur.

Baca Lainnya: Banjir Yang Menggenangi Jalan Tol Ngawi-Kertosono Mulai Surut

Terkait dengan itu, Pemkab Ngawi disebutnya sudah dan terus melakukan sejumlah upaya penanganan. Seperti pengerahan personel BPBD untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir ke tempat pengungsian.

“BPBD sudah melakukan penanganan, mengevakuasi warga yang minta dievakuasi. Termasuk dapur umum juga sudah di buatkan,” lanjutnya.

Ia menyebut jika banjir yang melanda wilayah Ngawi diakibatkan meluapnya sungai Madiun dan Bengawan Solo. Namun sampai saat ini ia mengaku belum ada laporan mengenai korban jiwa sejak peristiwa banjir mulai melanda pada Rabu (5/3)

“Kami masih terus melakukan pendataan terbaru, setiap hari kami keluarkan secara resmi datanya. Untuk korban jiwa Alhamdulillah belum ada laporan. Semoga tidak ada,” tutupnya.

Sumber: Detikcom

Advertisement Valbury

MotoGP

Jelang MotoGP Spanyol: Ismael Bonilla Meninggal di Jerez

Published

on

By

Ilustrasi kecelakaan di Sirkuit Jerez. (GABRIEL BOUYS / AFP)

Finroll.com, Jakarta – Jelang MotoGP Spanyol 2020 di Sirkuit Jerez, 19 Juli mendatang, eks pembalap Ismael Bonilla meninggal dalam sebuah kecelakaan di Sirkuit Jerez pada Minggu (5/7).

Bonilla meninggal setelah mengalami kecelakaan di tikungan pertama Sirkuit Jerez usai melalui jalur lurus dengan kecepatan tinggi. Hingga kini belum ada pernyataan resmi mengenai penyebab kecelakaan tersebut.

Dikutip dari AS, sejumlah sumber menyatakan sepeda motor Yamaha R1 yang ditunggangi Bonilla mengalami rusak pada bagian rem. Selain itu ada rumor pembalap 41 tahun itu pingsan di atas sepeda motor sebelum memasuki tikungan pertama.

“Sirkuit Jerez-Angel Nieto mengucapkan belasungkawa atas kematian pembalap Ismael Bonilla pada hari ini usai terjatuh saat menjalani latihan. Doa kami untuk keluarga, teman, dan panitia sesi latihan,” demikian pernyataan resmi Sirkuit Jerez melalui Facebook.

Bonilla bertindak sebagai instruktur saat insiden kecelakaan di Sirkuit Jerez terjadi. Mantan pembalap 250cc era 1996 hingga 2001 itu sedang melatih dua pembalap muda Alejandro Carrion dan Luis Verdugo yang musim ini tampil di Kejuaraan Dunia Supersport 300.

Bonilla merupakan juara nasional Spanyol pada 1994. Setelah beberapa kali tampil pada ajang Grand Prix kelas 250cc, pembalap asal Madrid itu memutuskan pensiun pada 2013 dan menjadi instruktur serta pembalap tes.

Kematian Bonilla terjadi kurang dari dua pekan jelang pembukaan MotoGP 2020 yang akan digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, 19 Juli mendatang. MotoGP Spanyol merupakan seri pembuka MotoGP 2020 yang tertunda sejak Maret lalu karena pandemi Covid-19.(cnnindonesia.com)

Continue Reading

News

Akibat Gas Bocor Satu Keluarga Terbakar di Lubang Buaya

Published

on

Finroll – Jakarta, Kebakaran diduga akibat tabung gas bocor terjadi di sebuah rumah kontrakan Jalan Makmur 2 RT07 RW06, Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (5/7) malam. Satu keluarga terluka parah akibat luka bakar dalam kejadian ini.

“Pagi ini korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Haji Pondok Gede, akibat luka bakar yang mereka alami,” kata Kasi Operasional Damkar Jakarta Timur, Gatot Sulaeman di Jakarta, Senin (6/7) dikutip dari Antara.

Korban berjumlah tiga orang merupakan pasangan suami istri dan anaknya. Yakni Wahyudi (36) mengalami luka bakar 50 persen dan terparah pada bagian wajah.

Lalu istrinya, Yorda (35) luka bakar 50 persen, terparah pada bagian tangan kanan dan kiri.

Terakhir, anak perempuan mereka berinisial N (6) luka bakar 90 persen hampir seluruh tubuh.

Gatot mengatakan kejadian itu dilaporkan kepada petugas Damkar Jakarta Timur pukul 22.22 WIB oleh salah satu warga yang datang ke pos Lubang Buaya.

Penyebab kebakaran terjadi diduga akibat kebocoran pada tabung gas yang tidak disadari penghuni rumah.

“Objek terbakar berasal dari kebocoran tabung gas atas nama pemilik sekaligus korban Wahyudi,” katanya.

“Pemilik rumah tidak mengetahui ada kebocoran tabung gas. Lalu korban menyalakan listrik dan terjadi penyalaan api,” kata Gatot.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

International

Hujan Deras, Banjir dan Longsor Tewaskan 16 Orang di Jepang

Published

on

By

Hujan lebat semalaman memincu banjir dan tanah longsor di Jepang pada Minggu (5/7). Setidaknya 16 orang tewas karena bencana itu, dua di antaranya lansia. llustrasi. (Kyodo News via AP).

Finroll.com, Jakarta – Hujan lebat yang memicu banjir besar dan tanah longsor di Jepang menewaskan 16 orang pada Minggu (5/7). Kabar tersebut dikonfirmasi setelah mereka sempat dinyatakan dalam kondisi kardio-pernapasan, istilah yang digunakan Jepang sebelum dokter secara resmi menyatakan orang tersebut meninggal dunia.

Dua di antaranya ialah seorang perempuan dan laki-laki berusia 80-an yang berada di wilayah Kumamoto barat tewas akibat tanah longsor. Hal tersebut dilaporkan media nasional setempat, NHK, tanpa penjelasan lebih lanjut.

Sementara itu, 20 orang lainnya dalam kondisi kardio-pernapasan, istilah yang digunakan Jepang sebelum dokter secara resmi menyatakan orang tersebut meninggal dunia.

Gubernur Kumamoto, Ikuo Kabashima, pada Sabtu (4/7) mengungkapkan 14 orang dari korban terdampak hujan lebat tersebut merupakan penghuni panti jompo. Enam orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Pemerintah daerah dan kota yang terdampak bencana belum bisa segera mengonfirmasi jumlah kematian. Mereka menyatakan masih fokus meredam penyebaran virus corona di tempat-tempat penampungan evakuasi.

Bencana alam itu membuat pemerintah setempat menerbitkan imbauan evakuasi terhadap lebih dari 200 ribu penduduk.

Awak tanggap darurat telah keluar sepanjang malam guna mencari orang hilang dan menyelamatkan warga yang masih terjebak di rumah mereka.

Melansir AFP, meski hujan telah reda di Kumamoto sejak Minggu (5/7) pagi, banyak masyarakat yang masih terisolasi di daerah tersebut akibat jembatan runtuh dan memblokir jalan serta tanah longsor.

Di sisi lain, masyarakat di Kota Yatsushiro membuat tanda besar SOS di atas tanah kawasan sekolah dasar. Sekitar 10 orang melambaikan handuk putih meminta pertolongan dari helikopter serta media.

Sebelumnya, badan pengawas cuaca di Jepang menurunkan peringatan hujan dari tingkat tertinggi ke satu tingkat di bawahnya untuk Kumamoto dan dekat Kagoshima.

Namun, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe meminta warga setempat tetap waspada. Sekitar 10 ribu tentara juga diinstruksikan bersiap untuk bergabung dengan tim SAR. Persiapan itu menjadi salah satu langkah untuk tetap memprioritaskan keselamatan masyarakat.(cnnindonesia.com)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending