Connect with us

Science & Technology

Oppo Reno Akan Dilengkapi 2 Sistem Pendingin Berbeda

Published

on


Finroll.com – Oppo dipastikan akan menambah jajaran produk besutannya melalui lini yang diberi nama Reno.

Smartphone ini disebut-sebut akan menjadi perangkat pertama yang menggunakan teknologi 10x lossless zoom dari Oppo.

Terbaru, Oppo Reno diketahui ternyata akan memiliki dua model berbeda. Perbedaan itu terletak pada chipset dan sistem pendingin yang akan digunakan.

Dikutip dari GSM Arena, Sabtu (30/3/2019), informasi ini diketahui VP Oppo Brian Shen beberapa waktu lalu. Dia mengungkap informasi ini melalui akun Weibo miliknya.

Menurut Shen, varian Oppo Reno dengan chipset Snapdragon 855 akan menggunakan sistem pendingin berbasis copper tube dan liquid.

Sementara, varian Snapdragon 710 akan dibekali gel atau pasta yang membuat perangkat tidak cepat panas.

Informasi lain juga menyebut bahwa Oppo Reno akan hadir dengan varian 5G. Namun, belum diketahui smartphone tersebut akan menggunakan modem dari Qualcomm atau tidak.

Menurut kabar, smartphone ini baru akan diluncurkan dalam dua minggu ke depan. Karenanya, menarik untuk menunggu pengumuman resmi Oppo mengenai harga dan ketersedian smartphone ini.

Usung Desain Bezeless

Bocoran smartphone Oppo Reno yang memiliki kamera dengan teknologi 10x zoom (Foto: GSM Arena)

Sebelumnya, Brian juga sempat mengungkap mengenai desain smartphone Oppo Reno. Dia mengungkap Oppo Reno akan memiliki rasio screen-to-body mencapai 93,1 persen.

Meski masih lebih besar dari Oppo Find X, hampir dapat dipastikan ukuran tersebut membuat bezel smartphone ini akan tampil sangat tipis.

Dia juga menyebut bahwa Oppo tidak akan menggunakan desain cutout atau notch di bagian layar smartphone ini.

Hal ini masuk akal mengingat Oppo memang sudah menggunakan desain kamera depan yang disembunyikan untuk membuat bagian depan smartphone tampil dengan layar penuh. Untuk itu, menarik mengetahui seperti apa desain Oppo Reno saat rilis nanti.

Reno akan dibekali kamera ganda dengan lensa 48MP dan 12MP. Sebagai penunjang performa, smartphone ini akan memiliki baterai berkapasitas 4.000mAh.

Rilis 10 April

Oppo sendiri telah mengumumkan kehadiran Reno pada 10 April. Tidak hanya itu, VP Oppo Brian Shen mengunggah hasil kamera Reno, termasuk mode 10x zoom periscope-nya.

Menurut informasi, perangkat ini tersedia dalam empat opsi warna yakni Black, Green, Purple, dan Pink.

Mengutip laman GSM Arena, kehadiran Reno ini diumumkan oleh VP Oppo, Brian Shen. Kehadiran merek Reno ini menambah banyaknya lini produk Oppo.

Shen secara langsung mengumumkan hal ini melalui media sosial Tiongkok Weibo. Pada sesi komentar, ada komentar terpopuler dari perusahaan yang menyebut, Reno bukan sub-brand, melainkan lini produk baru.

Science & Technology

Pemilu Ikatan Alumni ITB dimulai, Para Tokoh Nasional mulai Mengajukan Diri

Published

on

Jakarta – Institut Teknologi Bandung yang merupakan salah satu perguruan tinggi ternama di Indonesia telah melahirkan ribuan alumni yang memiliki peranan strategis pada kemajuan bangsa. Sebut saja Soekarno sebagai salah satu mahasiswa pertamanya, kemudian B.J Habibie yang pernah mencicipi pendidikan tekniknya.

Sejak kongres pertama Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung pada 26 Maret 1976, pemilihan Ketua IA-ITB kini akan memasuki pemilihannya yang kesepuluh. Ridwan Djamaluddin, Ph.D sebagai ketua IA-ITB ke-9 sekaligus Dirjen Minerba, Kementerian ESDM RI akan menyerahkan estafet kepemimpinannya dalam mensinergikan ribuan alumni ITB yang tersebar di berbagai negara serta latar belakang kepada pemimpin baru.

Adapun penutupan pendaftaran calon Ketua Ikatan Alumni ITB 2021-2025 dibuka hingga 28 Januari 2021, dengan tenggat pengambilan berkas selambat-lambatnya pada 25 Januari 2021. Hingga sekarang, telah ada beberapa kandidat yang telah mengambil berkas dengan latar belakang swasta maupun pemerintahan.

Saat ini, telah ada beberapa kandidat yang telah mengambil berkas pendaftaran Calon Ketua Umum IA ITB 2021-2025. Pertama, Gembong Primadjaja, alumni Teknik Mesin ITB angkatan 1986 yang pernah menjabat sebagai Direktur PT Pelindo Energi Logistik, Ketua Tim Percepatan Konversi Bahan Bakar Gas pada Direktorat Jenderal Minyak dan Gas, serta Ketua Ikatan Alumni Mesin ITB.

Kedua, Honesti Basyir yang merupakan alumni Teknik Industri ITB angkatan 1987 dan tengah menjabat sebagai Direktur Utama Bio Farma sejak tahun 2019. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Direktur Utama Kimia Farma dan Direktur Keuangan PT Telkom Indonesia.

Ketiga, Gatot Sudariyono, lulusan Teknik Mesin ITB pada tahun 1980 yang cukup terkenal di bidang olahraga marathon dan pernah menjadi Ketua Panitia BNI ITB Ultra Marathon Gatot Sudariyono. Ia pernah menjalankan kegiatan marathon amal sepanjang 4 hari dan berhasil mengumpulkan donasi sebesar 341 juta.

Keempat, I Made Dana Tangkas yang merupakan lulusan Teknik Industri ITB angkatan 1984 dan menjabat sebagai Direktur dari Toyota Motor Manufacturing Indonesia. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Vice President Toyota wilayah Asia Pasific, serta Ketua Pengembangan Industri Otomotif Indonesia (GAIKINDO).

“Kami selaku Panitia Pemilu IA-ITB akan terus menanti para alumni ITB lintas generasi untuk mengajukan diri dan membawa IA-ITB agar bisa mewadahi ribuan alumni dalam menciptakan dampak terbaiknya bagi bangsa. Di waktu yang sama, kami juga akan terus menggalang konsolidasi dengan Pengurus Daerah IA-ITB, Komisariat, komunitas kealumnian maupun rumpun lainnya untuk mengajak seluruh alumni ITB di seluruh dunia berpartisipasi. Sekaligus, menegaskan ikatan erat IA-ITB dengan kemajuan Indonesia.” Ujar Mohamad Jeffry Giranza, alumni Geologi ITB 2010 selaku Ketua Panitia Pemilu IA-ITB.

Sebagai tambahan, kanal informasi Pemilu IA-ITB bisa diakses melalui instagram dan twitter di @pemiluiaitb2021 ataupun menghubungi narahubung dari panitia untuk keperluan pendaftaran maupun informasi melalui WA 08156219541 Idham Maulana, Teknik Geologi ITB 2010.

Reporter : Arini Puji Astuti

Continue Reading

Science & Technology

Gahar! Xiaomi Mi 11 Meluncur Dengan Snapdragon 888

Published

on

Finroll.Com – Gahar! Xiaomi Mi 11 Meluncur Dengan Snapdragon 888 , Smartphone seri Mi 11 besutan vendor smartphone Xiaomi ini tampil dengan layar OLED melengkung dan ditenagai chipset Snapdragon 888.

Xiaomi baru saja mengumumkan smartphone andalan terbaru mereka untuk tahun 2021, yang disebut Mi 11.
Smartphone kelas High-End ini tampil dengan layar lebih besar dibanding seri Mi 10, dengan ukuran 6,81 inci. Xiaomi Mi 11 ini juga memiliki bezel tipis, layar melengkung, dan punch hole di layar untuk menempatkan kamera selfie-nya.

Menariknya smartphone ini juga memiliki resolusi layar OLED 3200 x 1440 piksel dan refresh rate 120Hz.
Selain itu, Mi 11 juga dibekali pemindai sidik jari di bawah layar untuk sistem keamanannya.
Pada bagian belakangnya, Mi 11 dibekali tiga kamera dengan sensor utama beresolusi 108MP, lensa telefoto 5MP, dan lensa ultra-wide 13MP. Smartphone ini juga dibekali pengisian nirkabel 50W dengan baterai berkapasitas 4.600 mAh.

Xiaomi Mi 11 ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 888, yang dikolaborasikan dengan varian RAM 8GB dan 12GB. Sedangkan memori internalnya memiliki varian 128GB dan 256GB. Smartphone ini juga dibekali Wi-Fi 6 dan dukungan 5G. CEO Xiaomi, Lei Jun telah mengonfirmasi bahwa Mi 11 akan mengikuti jejak Apple dan Samsung dengan tidak menghadirkan charger dalam paket penjualan. Diketahui perusahaan mengambil langkah ini karena alasan menjaga lingkungan dan penghematan biaya.

Mi 11 versi Tiongkok ini telah tersedia untuk pre-order, dan akan mulai dikirimkan pada bulan Januari 2021.
Untuk varian RAM 8GB/ROM 128GB dibanderol seharga CNY3.999 atau setara dengan Rp8,6 juta.

Tertarik untuk meminangnya?

Continue Reading

Science & Technology

Nokia 7.3 5G Dengan Baterai Jumbo 5.000 mAh

Published

on

https://www.finroll.com/wp-content/uploads/2021/01/Nokia-7.3-5G.jpg

Finroll.com – Tiga jenis baterai smartphone Nokia telah mendapatkan sertifikasi dari perusahaan TUV Rheinland. Salah satunya baterai berkapasitas 5.000 mAh yang notabene spesifikasi baterai terbesar untuk ponsel pintar Nokia sejak dikelola oleh HMD Global.
Belum dapat dipastikan smartphone Nokia seri apa saja yang akan mendapatkan jatah baterai 5.000 mAh. Namun, berdasarkan kabar yang cukup santer beredar, baterai jumbo tersebut akan dipasangkan oleh HMD Global pada smartphone Nokia 7.3.

Mengenai Nokia 7.3, smartphone ini disiapkan sebagai penerus estafet dari seri Nokia 7.2. Seperti dikutip detikINET dari India Today, Senin (4/1/2021) HMD Global Chief Product Officer Juho Sarvikas mengungkapkan bahwa Nokia 7.3 akan ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 690 yang sudah mendukung konektivitas 5G.
Sarvikas mengatakan pula jika smartphone kelas menengah itu bakal disertai dengan kemampuan refresh rate tinggi pada layarnya yang belum dimiliki oleh ponsel pintar Nokia sebelumnya.

Di samping Nokia 7.3, ponsel pintar lain dari Nokia yang masih ditunggu kehadirannya adalah Nokia 6.3. Jika Nokia 7.3 bakal dipasangkan baterai 5.000 mAh, Nokia 6.3 kabarnya kedapatan jatah baterai 4.500 mAh yang juga telah tersertifikasi TUV Rheinland.

Kabar terbaru juga menyebut duet Nokia 7.3 5G dan Nokia 6.3 akan dirilis dengan label Nokia 7.4 dan 6.4. Rumor tersebut muncul menyusul peluncuran Nokia 5.4 akhir Desember 2020.
Selain itu, Nokia juga masih ‘berhutang’ kepada publik terkait peluncuran smartphone flagship Nokia 9.3 PureView. Padahal, kabar kedatangan ponsel ini telah menyeruak sejak 2 tahun lalu namun sampai sekarang belum ada update atau kepastiannya.

Sampai saat ini, Nokia masih menyelimuti dengan rapat wujud asli dari ketiga smartphone tersebut. Kemungkinan ketiganya akan diluncurkan pada medio tahun 2021 ini.

Sumber : inet.detik.com
Continue Reading

Trending