Connect with us

Komoditi

Optimalkan Sergap Sampai Akhir Tahun, Kepala BKP Kementan Sidak BULOG Divre Jatim

Published

on


Finroll.com, Jawa Timur – Memasuki akhir masa panen gadu diperkirakan akan menurunkan tingkat serapan gabah/beras (sergap) oleh Bulog, namun hal tersebut tidak terbukti. Nyatanya, saat Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan koordinasi sergap di Gudang Bulog Pecoro di Subdivre Jember beberapa waktu yang lalu, stok beras melimpah.

Agung yang didampingi Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Andriko Noto Susanto, melihat langsung hampir semua gudang penuh dengan tumpukan karung beras menjulang tinggi, bahkan di beberapa tempat Bulog Divre Jatim harus sewa gudang tambahan guna mengatasi penumpukan.

“Hari ini stok beras di Bulog Divre Jawa Timur sekitar 587 ribu ton, bahkan di beberapa wilayah subdivre harus sewa gudang atau gudang filial yang menampung sekitar 67 ribu ton beras. Untuk wilayah Sub Divre Jember sendiri, total stok beras mencapai sekitar 58 ribu ton,” ujar Agung.

Bahkan yang menggembirakan, lanjut Agung, saat ini pengadaan beras di Subdivre Jember telah melampaui target, dari target tahun 2019 sebesar 33.648 ton kini sudah terealisasi sekitar 33.895 ton atau 100,73 persen.

Selain itu, tercatat rata-rata serapan setara beras setiap hari di wilayah Divre Jawa Timur di musim kemarau ini sekitar 600-700 ton, hampir 30 persen dari total serapan nasional.

Andriko Noto Susanto selaku penanggung jawab kegiatan sergap Jawa Timur menyampaikan rasa optimis, bahwa serapan beras di wilayah Jawa Timur masih akan terus berlangsung sampai akhir tahun.

“Saat ini, Subdivre Jember dan Subdivre Bojonegoro menjadi wilayah yang paling banyak menyerap gabah atau beras petani, bahkan lebih dari 50 persen total serapan Divre Jawa Timur,” ujar Andriko.

Menurut Andriko, panen padi masih akan terus berlangsung sampai akhir tahun, pada bulan September lalu sekitar 80 ribu ha, bulan Oktober sekitar 78 ribu ha, dan bulan November sekitar 58 ribu ha.

“Jadi, serapan gabah oleh Bulog Jawa Timur tetap akan kami dorong untuk dioptimalkan sampai akhir tahun,” tambah Andriko.

Pada kesempatan tersebut, Agung yang juga sebagai Ketua Sergap Nasional Kementerian Pertanian menyampaikan terima kasih kepada Perum BULOG atas kerja kerasnya dalam menyerap gabah/beras petani sehingga stok dan harga aman.

“Saya apresiasi kepada Perum BULOG atas pencapaian ini, kita lihat stok dan harga beras sepanjang tahun 2019 ini aman dan terkendali,” jelas Agung.

Menurut Agung, indikatornya stok beras di Perum BULOG yang mencapai sekitar 2,4 juta ton, sangat aman. Belum lagi stok di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) yang menjadi barometer perdagangan beras nasional, sangat aman karena mencapai 51 ribu ton, jauh di atas kondisi normal sekitar 30 ribu ton.

“Namun demikian, saya minta Perum BULOG tetap harus meningkatkan serapan untuk menjaga cadangan beras pemerintah, sehingga kita tidak perlu impor,” pungkas Agung.

Kepala Divre Jawa Timur yang baru, Khozin, yang hadir saat koordinasi sergap menyatakan kesiapan dan kesanggupannya untuk terus melakukan dan meningkatkan serapan gabah atau beras. Optimisme cukup beralasan mengingat masih ada panen padi setiap bulan.

“Kami tetap optimis serapan akan bisa dilakukan sampai akhir tahun. Apalagi kami juga didukung data dan informasi luas panen, lokasi panen dan harga gabah dari Dinas Pertanian maupun Dinas Ketahanan Pangan.

Selain itu, mitra-mitra kami tetap berkomitmen untuk memasok beras dan sampai saat ini masih tetap berjalan,” pungkas Khozin.

Diakhir kunjungannya, Agung meminta agar semua stakeholder seperti Perum BULOG, mitra kerja BULOG, Satker, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, termasuk Tim Sergap Kementerian Pertanian untuk berperan serta dan bersinergi dalam meningkatkan serapan gabah atau beras ke Perum BULOG.(red)

Advertisement Valbury

Komoditi

Jumat 10 Juli, Harga Emas Turun ke Rp 937 Ribu per Gram

Published

on

Finroll – Jakarta, Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam berada di posisi Rp937 ribu per gram pada perdagangan Jumat (10/7) pagi. Harga emas turun Rp3.000 dari Rp940 ribu per gram dibandingkan kemarin.

Begitu juga dengan harga pembelian kembali (buyback) turun Rp3.000 per gram dari Rp838 ribu menjadi Rp835 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp498,5 ribu, 2 gram Rp1,81 juta, 3 gram Rp2,69 juta, 5 gram Rp4,46 juta, 10 gram Rp8,86 juta, 25 gram Rp22,03 juta, dan 50 gram Rp43,99 juta.

Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp88,91 juta, 250 gram Rp219,51 juta, 500 gram Rp440,32 juta, dan 1 kilogram Rp877,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.808,8 per troy ons atau tumbuh 0,28 persen. Sedangkan harga emas di perdagangan spot melemah 0,04 persen ke US$1.802,87 per troy ons pada pagi ini.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan harga emas di pasar internasional kemungkinan masih akan menguat di kisaran US$1.785 sampai US$1.820 per troy ons pada hari ini, meski rentangnya sedikit turun dari hari-hari sebelumnya.

“Harga emas bisa bertahan di atas kisaran US$1.800 per troy ons dengan kekhawatiran pasar terhadap penularan covid-19 yang masih terus meninggi,” terang Ariston kepada CNNIndonesia.com.

Hanya saja, sambungnya, harga emas agak dibayangi oleh penguatan dolar AS pada hari ini, sehingga rentang pergerakannya tidak setinggi yang lalu.

Selain itu, ada sentimen dari faktor teknikal karena emas mencapai kisaran tinggi secara terus menerus sepanjang pekan ini.

“Penguatan dolar AS ini bisa menekan harga emas,” pungkasnya.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Komoditi

Hari Ini 7 Juli, Harga Emas Menguat ke Rp 934 Ribu per Gram

Published

on

Finroll – Jakarta, Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam berada di posisi Rp 934 ribu per gram pada Selasa (7/7). Posisi itu naik Rp3.000 dari Rp931 ribu per gram pada Senin (6/7).

Begitu juga dengan harga pembelian kembali (buyback) naik Rp3.000 per gram dari Rp829 ribu menjadi Rp831 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp497 ribu, 2 gram Rp1,8 juta, 3 gram Rp2,68 juta, 5 gram Rp4,45 juta, 10 gram Rp8,83 juta, 25 gram Rp21,96 juta, dan 50 gram Rp43,84 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp87,61 juta, 250 gram Rp218,76 juta, 500 gram Rp437,32 juta, dan 1 kilogram Rp874,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.794,8 per troy ons atau naik0,07 persen. Sedangkan harga emas di perdagangan spot turun 0,02 persen ke US$1.784,4 per troy ons pada pagi ini.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra melihat harga emas di pasar internasional akan menguat lagi hari ini karena masih ada sentimen positif untuk aset safe haven ini. Proyeksinya, harga emas berada di rentang US$1.765 sampai tembus US$1.800 per troy ons pada hari ini.

“Penguatan harga emas masih didukung oleh kekhawatiran pasar terhadap peningkatan laju penularan covid-19 di dunia yang melambatkan pertumbuhan ekonomi,” ungkap Ariston kepada CNNIndonesia.com.

Data Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organizations/WHO) mencatat ada 202 ribu kasus corona baru di dunia pada Senin (6/7). Saat ini, jumlah kasus positif mencapai 11,32 juta orang dengan kasus kematian mencapai 532 ribu orang.

Namun, data ekonomi di berbagai negara belum cukup meningkat signifikan sejak pelonggaran kebijakan penguncian wilayah (lockdown) dilakukan. Begitu pula dengan aktivitas ekonomi yang sudah berlangsung di banyak negara.

Di sisi lain, pergerakan harga emas juga terpengaruh oleh semakin besarnya stimulus dari bank sentral AS, The Federal Reserve. The Fed memberi stimulus sebagai bantalan ekonomi karena aktivitas belum memberi pengaruh pada dunia usaha dan masyarakat.

“Stimulus besar bank sentral AS yang memperbesar likuiditas dolar AS sehingga emas menjadi lebih menarik untuk dibeli,” katanya.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Business

Data Ekonomi Asia dan Eropa Cungkil Harga Minyak Dunia

Published

on

By

Finroll – Jakarta, Harga minyak mentah dunia naik hingga 3,1 persen pada penutupan perdagangan Senin (30/6). Penguatan harga minyak ini ditopang oleh data ekonomi di Asia dan Eropa.
Mengutip Antara, Selasa (30/6), harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Agustus naik 69 sen atau 1,7 persen menjadi US$41,71 per barel di London ICE Futures Exchange.

Sementara, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus menguat US$1,21 atau 3,1 persen menjadi US$39,7 per barel di New York Mercantile Exchange.

Data Komisi Eropa menunjukkan ada perbaikan di seluruh sektor pada Juni 2020. Dari segi sentimen, posisinya naik dari 67,5 pada Mei 2020 menjadi 75,7 pada Juni 2020.

Sementara, keuntungan industri di China meningkat untuk pertama kalinya setelah enam bulan terus menurun. Realisasi ini menunjukkan pemulihan ekonomi sedang terjadi di China.

Ditambah, bursa saham Amerika Serikat (AS) juga menguat pada Senin (29/6). Hal itu menambah sentimen positif bagi harga minyak mentah dunia.

Namun demikian, kenaikan harga minyak mentah dunia terbilang tipis karena pasar masih khawatir dengan gelombang kedua pandemi virus corona. Pasalnya, pasien yang meninggal akibat pandemi itu telah melampaui setengah juta orang di dunia.

Oleh karena itu, beberapa negara bagian di AS memutuskan untuk kembali menerapkan pembatasan di ruang publik setelah ada lonjakan kasus. Salah satunya adalah Pemerintah California yang menutup operasional bar mulai Minggu (28/6).

Hal yang sama juga dilakukan Texas dan Florida usai pemerintah Texas mengeluarkan kebijakan penutupan bar pada akhir pekan lalu. Lalu, Washington dan San Fransisco telah menghentikan rencana pelonggaran pembatasan di ruang publik.

 

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending