Connect with us

Komoditi

Pada Pertengahan September Harga Bahan Pokok Cenderung Menurun

Published

on


Finroll.com — Harga cabai yang dua pekan sebelumnya melonjak tajam, kini terlihat lebih murah. Berdasarkan laman resmi Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), rata-rata harga cabai merah besar turun Rp3.700 per kilogram (kg) atau 8,46 persen menjadi Rp40.050 per kg dari Jumat (13/9/2019) kemarin yang masih berada di level Rp43.750 per kg.

Bahkan, masyarakat di Kota Jambi bisa mendapatkan harga yang lebih murah di kisaran Rp32 ribu per kg. Begitu juga di Jawa Tengah, khususnya di Kota Tegal yang bisa mendapatkan cabai merah besar dengan harga Rp23.750 per kg.

Harga cabai merah keriting terpantau di Rp47.200 per kilogram. Harga tersebut lebih murah Rp1.750 per kg atau 3,58 persen dari sebelumnya yang di Rp48.950 per kg. Di beberapa kota harganya terlihat lebih murah dari harga rata-rata, misalnya Kota Bandar Lampung sebesar Rp45 ribu per kg dan Kota Gorontalo sebesar Rp40 ribu per kg.

Sementara, harga rata-rata cabai rawit merah kini sebesar Rp67.500 per kg. Harganya lebih rendah 3,78 persen atau Rp2.650 per kg dari sebelumnya yang sebesar Rp70.150 per kg.

Namun, harga komoditas itu terlihat lebih murah di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat, yakni masing-masing Rp43.500 per kg dan Rp41.500 per kg. Hanya saja, harga cabai rawit merah di Gorontalo masih mencapai Rp80 ribu per kg, Sulawesi Tenggara Rp73.750 per kg, dan Maluku Rp100.650 per kg.

Selain cabai, rata-rata harga bawang juga ikut menurun pekan ini. Bawang merah ukuran sedang misalnya, harganya sekarang turun 3,79 persen atau Rp900 per kg dari Rp23.750 per kg menjadi Rp22.850 per kg.

Senada, harga bawang putih ukuran sedang juga terpantau turun Rp900 per kg atau 2,77 persen dari Rp menjadi Rp31.550 per kg dari Rp32.450 per kg. Di beberapa daerah harganya bervariasi, misalnya Kalimantan Barat sebesar Rp29.150 per kg, Kalimantan Timur Rp30.900 per kg, dan Jawa Timur Rp26.500 per kg.

Harga pangan lainnya yang juga dijual lebih murah, yakni daging sapi kualitas 1 yang turun 0,17 persen atau Rp200 per kg dari Rp121.200 per kg menjadi Rp121 ribu per kg. Kemudian, gula pasir lokal yang dibanderol Rp12.800 per kg, turun Rp100 per kg atau 0,78 persen dari Rp12.900 per kg menjadi Rp12.800 per kg.

Di sisi lain, harga minyak goreng masih merangkak seperti pekan sebelumnya. Bila dirinci, harga minyak goreng kemasan bermerek 1 naik 4,5 persen atau Rp650 per kg dari Rp14.450 per kg menjadi Rp15.100 per kg dan minyak goreng kemasan bermerek 2 naik 2,56 persen atau Rp350 per kg dari Rp13.650 per kg menjadi Rp14 ribu per kg.(red)

Advertisement Valbury

Business

Data Ekonomi Asia dan Eropa Cungkil Harga Minyak Dunia

Published

on

By

Finroll – Jakarta, Harga minyak mentah dunia naik hingga 3,1 persen pada penutupan perdagangan Senin (30/6). Penguatan harga minyak ini ditopang oleh data ekonomi di Asia dan Eropa.
Mengutip Antara, Selasa (30/6), harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Agustus naik 69 sen atau 1,7 persen menjadi US$41,71 per barel di London ICE Futures Exchange.

Sementara, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus menguat US$1,21 atau 3,1 persen menjadi US$39,7 per barel di New York Mercantile Exchange.

Data Komisi Eropa menunjukkan ada perbaikan di seluruh sektor pada Juni 2020. Dari segi sentimen, posisinya naik dari 67,5 pada Mei 2020 menjadi 75,7 pada Juni 2020.

Sementara, keuntungan industri di China meningkat untuk pertama kalinya setelah enam bulan terus menurun. Realisasi ini menunjukkan pemulihan ekonomi sedang terjadi di China.

Ditambah, bursa saham Amerika Serikat (AS) juga menguat pada Senin (29/6). Hal itu menambah sentimen positif bagi harga minyak mentah dunia.

Namun demikian, kenaikan harga minyak mentah dunia terbilang tipis karena pasar masih khawatir dengan gelombang kedua pandemi virus corona. Pasalnya, pasien yang meninggal akibat pandemi itu telah melampaui setengah juta orang di dunia.

Oleh karena itu, beberapa negara bagian di AS memutuskan untuk kembali menerapkan pembatasan di ruang publik setelah ada lonjakan kasus. Salah satunya adalah Pemerintah California yang menutup operasional bar mulai Minggu (28/6).

Hal yang sama juga dilakukan Texas dan Florida usai pemerintah Texas mengeluarkan kebijakan penutupan bar pada akhir pekan lalu. Lalu, Washington dan San Fransisco telah menghentikan rencana pelonggaran pembatasan di ruang publik.

 

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Komoditi

Harga Cabai Terus Merangkak Hingga Rp37.500 per Kg

Published

on

Finroll – Jakarta, Rata-rata harga pangan tercatat melonjak. Lonjakan terbesar terjadi pada harga cabai merah keriting sebesar 20,39 persen dalam sepekan terakhir.

Rata-rata harga cabai merah keriting di pasar tradisional tercatat Rp37.500 per Kilogram (Kg) pada Senin (29/6). Berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) pada pukul 10.18 WIB, harga tertinggi cabai merah keriting terjadi di Kota Tual, Maluku sebesar Rp80.000.

Sementara, harga terendah tercatat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah sebesar Rp11.650 per Kg.

Selain cabai merah keriting, lonjakan juga terjadi pada harga cabai rawit hijau sebesar 16,56 persen menjadi Rp36.250 per Kg. Harga tertinggi Rp85.000 per Kg tercatat di Kota Ternate, Maluku Utara sebesar Rp95.000 per Kg, dan harga terendah Rp10.250 per Kg di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Sementara, harga cabai rawit merah naik sebesar 12,68 persen menjadi Rp40.000 per Kg dalam sepekan. Harga cabai rawit merah tertinggi terdapat di Kota Jayapura, Papua, sebesar Rp111.650 per Kg. Harga terendah tercatat di Kabupaten Jember, Jawa Timur sebesar Rp13.500 per Kg.

Tak hanya cabai, harga komoditas telur ayam ras segar juga ikut melonjak. Rata-rata harga telur ayam ras segar naik 11,78 persen menjadi Rp28.950 per Kg. Harga tertinggi tercatat Rp56.000 ribu per Kg terjadi di Kabupaten Merauke, Papua dan harga terendah Rp22.600 per Kg di Kota Meulaboh, Aceh.

Pekan ini, hanya sedikit harga komoditas yang turun tipis. Harga beras kualitas medium II turun 5,15 persen menjadi Rp11.050, harga ayam ras segar turun 4,14 persen menjadi Rp35.850 dan bawang putih sedang turun 3,81 persen menjadi Rp30.300.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Komoditi

Senin 22 Juni, Emas Antam Menguat ke Rp905 Ribu per Gram

Published

on

Finroll – Jakarta, Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam berada di posisi Rp907 ribu per gram pada Senin (22/6). Posisi itu naik Rp2.000 dari Rp905 ribu per gram pada Minggu (21/6).

Sementara harga pembelian kembali (buyback) naik Rp3.000 per gram dari Rp794 ribu menjadi Rp797 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp483,5 ribu, 2 gram Rp1,75 juta, 3 gram Rp2,6 juta, 5 gram Rp4,31 juta, 10 gram Rp8,56 juta, 25 gram Rp21,28 juta, dan 50 gram Rp42,49 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp84,91 juta, 250 gram Rp212,01 juta, 500 gram Rp423,82 juta, dan 1 kilogram Rp847,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.771,8 per troy ons atau menguat 1,07 persen. Sedangkan harga emas di perdagangan spot meningkat 0,76 persen ke US$1.757,16 per troy ons pada pagi ini.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan harga emas memiliki prospek yang bagus pada awal pekan ini. Sebab, sentimen kekhawatiran ekonomi akibat tekanan pandemi virus corona atau covid-19 kembali merebak di pelaku pasar keuangan.

Kekhawatiran muncul karena jumlah kasus virus corona kembali meningkat di beberapa negara setelah pembukaan aktivitas ekonomi. Hal ini memberi risiko terjadinya tekanan ekonomi yang lebih dalam lagi ke depan.

“Kekhawatiran ini mendorong harga emas spot naik ke atas US$1.750 per troy ons pagi ini, level yang tidak pernah tersentuh sejak 20 Mei 2020,” ungkap Ariston kepada CNNIndonesia.com, Senin (22/6).

Selain itu, kenaikan harga emas juga terdorong kebijakan stimulus dari bank sentral AS, The Federal Reserve. Stimulus ini memberi tekanan ke dolar AS sehingga memicu penguatan harga emas.

Lebih lanjut, Ariston memperkirakan harga emas akan bergerak di kisaran US$1.708 sampai US$1.753 per troy ons.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending