Connect with us

Nasional

Pagi Ini Presiden Jokowi Umumkan Susunan Kabinet dan Lantik Menteri

Published

on


Finroll.com — Pagi hari ini, Rabu (23/10/2019) Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal mengumumkan menteri-menteri kabinet di Istana Negara, Jokowi juga akan melantik para menteri yang akan membantunya menjalankan roda pemerintahan lima tahun ke depan.

Heru Budi Hartono selaku Kepala Sekretariat Presiden mengatakan Jokowi bakal mengenalkan para menteri sekitar pukul 08.00 WIB. Pelantikan dilakukan selang beberapa jam kemudian.

“Pelantikan akan dilaksanakn jam 10.00 WIB,” kata Heru, dilansir dari CNN, Rabu (23/10/2019).

Presiden Jokowi sudah memanggil puluhan tokoh ke Istana Negara sejak Senin lalu (21/10). Ma’ruf Amin tidak ikut serta menemui para calon menteri tersebut lantaran tengah kunjungan kerja ke Jepang. Akan tetapi, dia dikabarkan bakal ikut mengumumkan dan melantik para menteri bersama Jokowi pada hari ini.

Sementara Tokoh-tokoh yang dipanggil ke Istana berasal dari berbagai kalangan. Ada politikus, pengusaha, hingga akademisi.

Tokoh-tokoh itu dipanggil untuk dijadikan menteri dalam kabinet pemerintahan 2019-2024. Beberapa dari mereka bahkan sudah mengumumkan kepada publik pos menteri yang akan diduduki.

Juru Bicara Presiden yang baru, Fadjroel Rahman mengatakan Jokowi dibantu tim beranggotakan 7 orang dalam menyusun kabinet. Ketujuh orang itu antara lain, Pratikno, Moeldoko, Pramono Anung, Retno Marsudi, Soekardi Rinakit, Ari Dwipayana, dan Alexander Lay.

Berikut tokoh-tokoh yang sudah dipanggil ke Istana Negara pada Senin (21/10) dan Selasa lalu (22/10).

1. Mahfud Md
2. Nadiem Makarim
3. Wishnutama
4. Erick Thohir
5. Jenderal Pol Tito Karnavian
6. Airlangga Hartarto
7. Pratikno
8. Prabowo Subianto
9. Edhy Prabowo
10. Sri Mulyani
11. Syahrul Yasin Limpo
12. Agus Gumiwang Kartasasmita
13. Juliari Batubara
14. Siti Nurbaya Bakar
15. Suharso Monoarfa
16. Basuki Hadimuljono
17. Fachrul Razi
18. Ida Fauziah
19. Bahlil Lahadalia
20. Zainuddin Amali
21. Abdul Halim Iskandar
22. Yasonna Laoly
23. Budi Karya Sumadi
24. Tjahjo Kumolo
25. Sofyan Djalil
26. Moeldoko
27. Bambang Brojonegoro
28. Jhonny G Plate
29. Agus Suparmanto
30. Teten Masduki
31. dr. Terawan
32. Luhut Binsar Panjaitan
33. Nico Harjanto

Kemungkinan besar, tokoh yang akan diumumkan bakal lebih banyak dari jumlah yang telah dipanggil ke Istana Negara.(red)

Nasional

Anies Berkeras Tolak Warga Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Published

on

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan masyarakat luar Jabodetabek yang hendak masuk ke Jakarta wajib mengantongi surat izin keluar masuk (SIKM). Bagi yang tidak memiliki SIKM, dipastikan tidak dapat masuk ke wilayah Jabodetabek.

“Saya imbau ke masyarakat, bila tidak punya SIKM, kedinasan yang relevan dalam 11 sektor, jangan lakukan perjalanan, tunda, kerja dari jauh pakai video conference,” kata Anies di KM 47 Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Selasa (26/5).

Anies menegaskan pesan ini sudah disampaikan sejak April lalu. Saat itu ia meminta agar warga tidak meninggalkan Jakarta, dan kalaupun sudah terlanjur keluar Jakarta maka proses kembalinya akan dipersulit.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu memastikan, bagi warga yang tidak mengantongi SIKM akan langsung diputar balik kembali ke daerah asal.

“Tunda dulu ke Jakarta. daripada memaksa berangkat dan harus diputar balik,” ujarnya.

Menurut dia, hal ini tentu akan membuat masyarakat yang diputar balik merasa tidak nyaman. Namun, hal ini harus ditegaskan lantaran demi mencegah penyebaran virus corona semakin masif.

“Bagi mereka yang merasa dikembalikan mungkin tidak nyaman, tapi lebih tidak nyaman lagi bagi jutaan warga Jakarta bila kita membiarkan orang keluar masuk, artinya kita tidak menghargai kerja keras jutaan orang yang berada di rumah selama dua bulan,” tuturnya.

Kebijakan pembatasan keluar masuk Jakarta tersebut tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 47 Tahun 2020 tentang Pembatasan Berpergian Keluar dan/atau Masuk Provinsi DKI Jakarta.

Dalam Pasal 4 ayat 3 Pergub tersebut dinyatakan, larangan berpergian keluar atau masuk provinsi DKI Jakarta hanya berlaku bagi masyarakat yang yang tidak memiliki KTP non-Jabodetabek. Sementara itu, bagi warga yang berdomisili dan ber-KTP Jabodetabek masih bisa leluasa berpergian di dalam area Jabodetabek.

“Mereka yang tidak punya surat izin keluar masuk tidak akan diperbolehkan untuk lewat. Dan persyaratan ini harus dipenuhi,” kata Anies saat konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta, Senin (25/5). (CNN)

Continue Reading

Nasional

Aturan Baru Bagi Penumpang Pesawat ke Jabodetabek

Published

on

Pemerintah Daerah DKI Jakarta memberlakukan aturan baru bagi masyarakat yang akan keluar-masuk Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bogor (Jabodetabek) dengan menggunakan pesawat. Mulai Selasa (26/5) kemarin, penumpang tersebut wajib mengantongi hasil swab polymerase chain reaction (PCR Test) virus corona.

FINROLL.COM — Tanpa mengantongi hasil tes itu, calon penumpang tidak akan diberangkatkan oleh maskapai. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan kebijakan itu dijalankan untuk menindaklanjuti keputusan rapat bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Perhubungan.

Dalam rapat tersebut dibahas syarat mendapatkan Surat Izin Keluar Masuk(SIKM) ke Jabodetabek. Salah satunya, kewajiban mengantongi hasil PCR test bagi penumpang pesawat yang keluar masuk ke Jabodetabek.

Keputusan diambil karena banyak masyarakat yang masuk ke Jabodetabek menggunakan angkutan udara hanya membawa surat kesehatan dan belum menjalankan PCR test.

Sebelumnya, penumpang dapat menggunakan hasil rapid test untuk mendapatkan SIKM.

“Hasil kesepakatan sebelum memiliki SIKM maka dia wajib melakukan swab test,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Selasa(26/5),

Ia menambahkan dengan kebijakan tersebut penumpang pesawat yang memegang sertifikat rapid test diwajibkan melakukan swab test. Biaya tes ditanggung pribadi.

Selain itu, mereka juga wajib menjalani karantina hingga hasilnya tes tersebut keluar. “Jadi bagi masyarakat yang mau kembali ke Jakarta yang sudah terlanjur mudik kemudian kembali ke Jakarta atau Jabodetabek maka yang bersangkutan wajib memiliki surat izin masuk di sana ada syaratnya,” imbuhnya. (CNN)

Continue Reading

Nasional

Usai Lebaran Transjakarta Tetap Batasi Operasional Bus

Published

on

Finroll – Jakarta, Corsec Transjakarta Nadia Disposanjoyo, menjelaskan tetap membatasi jadwal dan rute operasional bus usai Hari Raya Idulfitri atau Lebaran tahun ini di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Dari 240 rute, Nadia menjelaskan ada 24 rute yang dioperasikan untuk umum dan 24 rute yang dioperasikan khusus untuk tenaga rumah sakit (TRS).

“24 Rute 13 koridor, koridor 1-13 buka semua, 24 rute untuk umum dan 24 khusus untuk TRS,” ucapnya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (25/5).

Untuk TRS disediakan bus khusus agar tidak berebut dengan penumpang lainnya. Tindakan ini juga dilakukan agar bisa menjalankan imbauan physical distancing atau jaga jarak fisik.

“Layanan medis kami siapkan bus khusus. Untuk petugas medis yang tidak menggunakan layanan khusus, bisa gabung umum,” ujar Nadia.

Sementara waktu operasional untuk umum mulai pukul 06.00 WIB – 18.00 WIB dan untuk petugas medis mulai pukul 05.00 WIB – 23.30 WIB. Sedangkan untuk petugas distribusi sembako pemerintah provinsi, layanan dibuka mulai pukul 07.00 WIB – 17.00 WIB.

Warga bisa mendapatkan informasi rute Transjakarta yang dibuka melalui laman resmi Transjakarta di tautan ini atau melalui akun Twitter resmi Transjakarta di @PT_Transjakarta.

Sebelumnya PT Transportasi Jakarta hanya mengoperasikan 15 rute waktu operasional pada Hari Raya Lebaran, Minggu (24/5).

Layanan Transjakarta dibatasi hanya beroperasi di 15 rute koridor utama BRT dengan interval 15-30 menit per kedatangan.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending