Connect with us

Entertainment

Pamit dari NOAH, Uki Sudah Ingin Hengkang Sejak 3 Tahun Lalu

Published

on


Finroll.com – Uki akhirnya memutuskan keluar dari NOAH. Ia mengucapkan salam perpisahannya melalui surat yang diunggah di Instagram, Kamis (8/8/2019).

Tanda-tanda hengkangnya Uki sebenarnya sudah tercium sejak beberapa bulan belakangan. Kala itu pencetak hits “Separuh Aku” ini kedapatan mengikuti kajian agama di Jember, Jawa Timur, bersama Ustaz Syafiq Riza Basalamah.

Namun siapa sangka, rupanya pergulatan batin Uki untuk hengkang dari NOAH sudah terjadi sejak tiga tahun terakhir. Hal itu diungkapkan Uki dalam surat perpisahan untuk NOAH yang ditulisnya.

“NOAH menjadi sukses seperti sekarang bukan karena kebetulan, kita berempat memang bekerja keras di band dan di luar band. Banyak sekali pengorbanan yang dilalui untuk bisa seperti sekarang ini,” tulis Uki.

“Tetapi dengan segala pengorbanan pasti ada yang dikorbankan. Maka tiga tahun terakhir saya mulai memikirkan ini baik-baik. Semua ini bukan dadakan tetapi sudah saya pikirkan pelan-pelan,” imbuhnya.

Selain itu, Uki juga mengungkapkan alasan dirinya hengkang dari NOAH. Seiring bertambahnya usia, Uki memiliki tujuan hidup yang berbeda dari personel NOAH lainnya.

“Sudah 20 tahun ketika kecil, semua itu sudah terwujud dan sudah cukup satu goal dalam hidup saya sudah tercapai. Sekarang rambut saya sebagian sudah mulai memutih, pengalaman hidup bertambah dan pengetahuan pun harus bertambah,” jelas Uki.

“Maka tujuan hidup pun mulai berubah. Semua yang sudah terjadi saya sangat syukuri karena membawa kepada diri saya yang sekarang,” ia mengakhiri.

Advertisement Valbury

Entertainment

Serial Lepasan Baru dari Star Trek : Strange New Worlds

Published

on

Sumber : future of the force

Finroll – Jakarta, Waralaba serial Star Trek akan semakin luas. Kanal televisi CBS mengumumkan akan membuat serial lepasan baru dari waralaba fiksi ilmiah tersebut.

Serial lepas tersebut diberi tajuk Star Trek: Strange New Worlds. CBS mengatakan serial itu mengandung cerita yang lebih optimis dan berkelanjutan.

Serial ini akan berlatar tempat kapal Enterprise sebelum dipimpin oleh Kapten James T. Kirk. Enterprise merupakan kapal paling terkenal dalam jagat Star Trek.

Star Trek: Strange New Worlds akan dibintangi sejumlah aktor yang sudah pernah tampil dalam Star Trek: Discovery. Di antaranya Anson Mount (sebagai Christopher Pike), Rebecca Romijn (Number One) dan Ethan Peck (Spock).

Kreator sekaligus eksekutif produser, Akiva Goldsman, mengatakan akan membuat serial akan terasa seperti serial Star Trek zaman dulu.

“Kami akan coba mengingatkan kembali beberapa nilai klasik Star Trek, seperti optimis dan cerita yang berkelanjutan,” kata Goldsman kepada Variety.

Ia melanjutkan, “Jelas kami akan mengambil untuk dari karakter dan cerita yang natural. Tapi saya rasa plot akan lebih tertutup dari pada Discovery dan Picard.”

Hingga kini, tercatat ada tiga serial terkait Star Trek, Discovery yang tayang sejak 2017, lalu Short Treks yang dimulai pada 2018, dan Picard yang dimulai pada 2020.

Star Trek: Picard sendiri berpusat pada kisah Jean-Luc Picard dan berlatar pada abad ke-24, atau 18 tahun setelah kejadian di Star Trek: Nemesis (2002).

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Entertainment

Mulai Hari Ini, Film Konser Taylor Swift Akan Tersedia Di Layanan Streaming Disney+

Published

on

Finroll – Jakarta, Film konser Taylor Swift yang bertajuk City of Lover akan tersedia di layanan streaming Disney+ mulai hari ini, Senin (18/5).

“Kami berjanji kalian tidak akan ada yang seperti konser City of Lover Taylor Swift! Streaming 18 Mei untuk waktu terbatas di Disney Plus,” demikian pernyataan Disney= melalui Twitter.

Film konser tersebut dapat dinikmati di layanan streaming sehari setelah ditayangkan di stasiun televisi Amerika Serikat, ABC.

Direkam pada September lalu, film ini mengabadikan penampilan Swift membawakan lagu-lagu dalam album terbaru, Lover, di hadapan para penonton dari 37 negara yang diterbangkan ke teater L’olympia di Paris.

Dalam konser intim tersebut, Swift membawakan sederet lagu andalan dari album barunya, seperti The Man, Me!, dan You Need to Calm Down.

Selain itu, Swift juga menampilkan sejumlah lagu dari album-album sebelumnya, seperti Blank Space, I Knew You Were Trouble, Love Story, Red, Style, dan Shake It Off.

“Acara musik tersebut memberikan akses lebih kepada penggemar untuk melihat momen di balik layar dengan Swift dan menandai satu-satunya konser dia tahun ini, setelah tur Lover Fest dibatalkan karena pandemi Covid-19,” demikian deskripsi penayangan film tersebut.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Entertainment

Akhir Pekan Ini, Pentas Musikal Beta Maluku Tayang Streaming

Published

on

Finroll – Jakarta, Pentas musikal Beta Maluku, Nyanyian Damai untuk Indonesia bakal diputar secara streaming pada akhir pekan ini.

Rekaman pentas besutan tim kreatif Indonesia Kita yang terdiri dari Butet Kartaredjasa, Agus Noor, dan almarhum Djaduk Ferianto ini akan ditayangkan pada Sabtu (16/5) dan Minggu (17/5) pukul 14.00 WIB.

Pertunjukan ini juga menggandeng almarhum Glenn Fredly sebagai sutradara sekaligus tim kreatif untuk menampilkan gambaran sejarah yang tumbuh di masyarakat Maluku melalui pengolahan musik.

Renitasari Adrian selaku Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation mengatakan bahwa salah pihaknya menayangkan kembali pementasan itu karena antusiasme yang tinggi atas lakon tersebut.

“Pentas Indonesia Kita menampilkan kesenian dan kebudayaan yang menjadi jalan bagi terbangunnya semangat saling menghargai keberagaman,” ujar Renitasari dalam siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com.

“Pertunjukan yang ditayangkan kembali ini semoga dapat menjadi salah satu pengobat rindu bagi pencinta almarhum Glenn Fredly dan refleksi cinta warga Maluku kepada Indonesia melalui nyanyian-nyanyian serta kebudayaan yang tumbuh di masyarakat Maluku.”

Pertunjukan musikal Beta Maluku, Nyanyian Damai untuk Indonesia ini tidak sekadar bicara tentang Maluku, tapi juga Indonesia.

Melalui lagu-lagu dari khasanah Maluku, mulai dari lagu-lagu tradisional yang menggambarkan sejarah awal manusia Maluku hingga tembang populer dan kontemporer, pentas musikal ini memunculkan semangat untuk terus mengupayakan perdamaian.

Beta Maluku, Nyanyian Damai untuk Indonesia ini menampilkan para seniman Maluku, seperti Bing Leiwakabessy, Zeth Lekatompessy, Bob Tutupoli, Barry Likumahuwa, dan komedian yang populer di Maluku, Julius Bernhard Makatita alias Om Koko.

Selain itu, ada juga kelompok Haunesa Etnika dan Rence Alfons, Maluku Hiphop Community, Mariony Saherlawan, Muhammad Irfan dan Bengkel Sastra Maluku, Paduan Suara Effata, dan puluhan penari.

Pementasan ini bercerita tentang perbincangan Om Koko, Om Zeth, dan lainnya di warung kopi. Obrolan tidak sekadar lawakan, tapi lebih sarat akan filosofi-filosofi Maluku yang patut direnungkan.

Sebut saja ucapan Om Koko, “Jang lain kuku lain, tapi lain keku lain.”

Ungkapan ini bermakna “jangan saling menjatuhkan, tapi saling membantu satu sama lain.”

Glenn Fredly pun turut menyemarakkan parodi kedua. Ia berperan sebagai unsur generasi muda yang meminta hak waris dari esensi budaya bernama Pela Gandong.

Salah satu anggota tim kreatif Indonesia Kita, Butet Kertaredjasa, mengatakan bahwa mereka ingin mengedepankan semangat untuk saling memahami rasa dan selera yang akhirnya bisa menjadi pintu masuk dialog kebudayaan.

“Melalui kesenian dan kebudayaan itulah, gagasan dan ide-ide tentang Indonesia sebagai ‘rumah bersama’ yang terus diupayakan dan didialogkan agar Indonesia menjadi rumah yang toleran dan penuh semangat kebersamaan, saling menghormati dan menghargai,” tutur Butet.

Ia kemudian berkata, “Saya harap #NontonTeaterDiRumahAja dapat menjadi alternatif hiburan bagi masyarakat Indonesia yang dapat meningkatkan kecintaan kepada budaya dan keanekaragaman.”

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending