Connect with us

Property

Pasar Properti di Kawasan Cibubur-Cilengsi Diyakini Semakin Bergairah

Published

on


Pasar Properti

Pasar properti di Cibubur hingga Cileungsi diyakini makin bergairah yang ditunjukkan dengan konsistennya pertumbuhan area komersial di koridor tersebut dalam sepuluh tahun terakhir.

Finroll.com – Pengamat Properti dari Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda mengatakan properti komersial terus tumbuh di koridor itu mulai dari mal, hotel, ruko, pusat perbelanjaan, showroom mobil, hingga pusat kuliner yang tidak kalah dengan kawasan lainnya.

“Saya menyebut kawasan ini memasuki fase sunrise kedua. Ini sejalan dengan makin banyaknya pembangunan infrastukrtur ke kawasan ini yang makin membuka aksesnya ke Jakarta. Kini bermunculan banyak properti komersial di sepanjang Cibubur ke Cileungsi,” ujar Ali dalam siaran persnya, Rabu (16/1).

Hanya saja, Ali mengingatkan kawasan tersebut membutuhkan jalan alteri baru. Untuk memperkuat kapasitas jalan arteri Cibubur yang merupakan akses satu satunya saat ini yang mana bebannya sudah sangat berat.

Hal itu, lanjutnya, mendesak dikerjakan disamping pengembangan akses jalan tol dan LRT yang kini dikerjakan oleh pemerintah. Dengan demikian kinerja positif kawasan ini diperkirakan lebih moncer di tahun 2019.

Salah satu kawasan perumahan yang merasakan pertumbuhan positif binsis properti di jalur Transyogi ini adalah perumahan berskala kota, Harvest City. Manajer Pemasaran Harvest City, Leonard Suprijatna mengatakan, pihak ya menyiapkan program promo untuk pemasaran awal 2019. Dengan menawarkan program gratis biaya BPHTB, subsidi biaya KPR, paket cashback hingga voucher belanja bernilai jutaan rupiah bagi calon pembeli.

“Secara khusus, kami melanjutkan program menggaet pasar milenial yang sudah kami mulai sejak kuartal IV tahun lalu. Karena potensi pasarnya memang besar. Insentif berupa gratis biaya BPHTB, subsidi bunga KPR hingga sedia cashback itu adalah salah satu cara kami membantu kalangan milenial. Agar bisa membeli hunian dan ruko yang kami sediakan di Harvest City,” ujar Leonard yang dikutip dari kontan.

Harvest City pada tahun ini kembali menawarkan hunian seharga Rp200 jutaan untuk kalangan milenial yang berlokasi di kawasan Orchid. Lokasi tersebut kini tengah berkembang dengan pesat dengan dibangunnya Ruko Orchid Boulevard, Ruko CBD Orchid, Pos Polisi, rencana SPBU dan Rumah Sakit .

Untuk kelas menengah atas ada pula klaster Sweet Alba yang lepas dengan harga mulai Rp460 jutaan untuk tipe 40/90 hingga Rp 795 jutaan untuk rumah dua lantai tipe 69/120. Lalu ada klaster Rosaline yang dijual dengan harga Rp 406 juta, atau klaster Sakura Emiko yang ditawarkan seharga Rp 326 jutaan dan klaster Rosemary yang dilepas dengan harga Rp 569 jutaan.

Leonard mengatakan Harvest City menjadi salah satu kawasan hunian terpadu strategis. Karena memiliki akses dari lima pintu masuk dan keluar tol, yaitu pintu tol Jagorawi- Cibubur, tol Tambun, tol MM 2100- Cibitung, ruas Cimanggis Cileungsi- Cibitung yang kini sedang dibangun, dan gerbang tol Cikarang Barat.

Untuk itu, Manajer Pemasaran Harvest City ini mengharapkan hal itu bisa mendorong angka penjualan di awal tahun ini menjadi lebih besar. Apalagi proyeksi sejumlah lembaga keuangan dan ekonom bawah akan ada potensi penurunan tingkat suku bunga kredit.

“Kami sudah menjadwalkan melakukan kegiatan promo untuk penjualan pada awal Februari. Dengan berbagai paket insentif yang kami sediakan untuk pembiayaan konsumen, kami optimistis properti kami bisa lebih banyak diserap pasar,” katanya.

Advertisement Valbury

Property

Berburu Properti Di Akhir Tahun

Published

on

Berburu Properti Di Akhir Tahun – bisa menjadi saat yang tepat bagi Anda untuk hunian maupun investasi.  Momen akhir tahun 2020 ini dapat Anda manfaatkan untuk memperoleh potongan harga spesial dan mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Properti yang dekat dengan LRT, mal, dan sekolah ini menawarkan bangunan properti dengan desain yang sehat dan kekinian. Fasilitas yang lengkap dan lokasi yang strategis akan memudahkan aktivitas sehari-hari.
Baca juga : Jokowi Lantik 6 Menteri Baru Hari Ini

Grand Madison di Podomoro City ( Bisa dicicil 36 kali)

Kalau Anda berminat untuk tinggal di apartemen, Grand Madison bisa menjadi pilihan yang tepat. Kawasan residensial di Podomoro City ini menawarkan apartemen siap huni dengan harga yang terjangkau di Jakarta.

Harco Sky Residence (mulai Rp 700 jutaan)

Hunian vertikal ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat urban yang modern dan ekslusif.
Konsep hunian sekaligus kantor atau Smart Office Home Office (SOHO) makin diminati masyarakat masa kini. SOHO Pancoran memiliki fasilitas gedung perkantoran yang modern dan menyatu dengan hunian dengan harga yang sangat terjangkau

Vimala Hills (Cicilan 48 kali dan harga khusus early birds)

Properti ini juga bisa menjadi aset investasi yang menguntungkan karena Anda dapat menyewakannya sebagai penginapan, yang berada di daerah puncak .
Podomoro Park Bandung (Hadiah apple watch, lemari es, air purifier, dan kamera untuk pembelian khusus Desember).
properti di Podomoro Park akan menyajikan hunian ekslusif, mewah, dan elegan. Khusus pembelian pada Desember 2020 dapatkan hadiah yang menarik.

Bukit Mediterania (cashback Rp 100 juta)

Bukit Mediterania Samarinda, hunian eksklusif yang berlokasi strategis di tengah kota Samarinda menawarkan kenyamanan dan keamanan untuk hunian masyarakat Samarinda. Bukti Mediterania merupakan hunian dengan suasana Home Resort (dekat dengan alam) yang kekinian.

Podomoro City Deli Medan (tanpa DP dan bunga 0%, cicilan sampai 55 kali).

Bagi Anda warga Medan, membeli properti di Podomoro City Deli Medan akan menguntungkan dengan berbagai promo akhir tahun. Properti ini merupakan salah satu proyek superblok mewah pertama di Sumatera

Continue Reading

Property

Pasca Pembatalan Sepihak, PT Harmas Ambil Langkah Kasasi, Lanjut Bakal Lapor Bareskrim dan KY

Published

on

Finroll.com — PT Harmas Jalesveva  Pemilik pengelola One Bell Park Mall, The Aspen Apartement dan Admiralty Residence (perumahan), yang berlokasi di kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan Saat ini tengah menjalani situasi sulit pasca pembatalan sepihak perjanjian damai dengan krediturnya

“PT Harmas Jalesveva pada 2020 dinyatakan pailit, putusan ini muncul karena adanya gugatan dari dua pembeli unit apartemen Tower C yang sebenarnya sudah selesai pada akhir  2019, kedua belah pihak mengadakan perjanjian damai yang seharusnya tetap dijalankan serta telah disahkan berdasarkan putusan perdamaian Pengadilan Niaga, Jakarta Pusat PstJoNo 02/Pdt SusPembatalan Perdamaian/2020PN.Niaga.Jkt.Pst  Jo No: 55/Pdt.Sus-PKU/2018/PN.Niaga.Jkt.Pst tgl 4 Juni 2018,” jelas Andre Udiono Nugroho dari Wardani Law Office selaku kuasa hukum PT Harmas Jalesveva, dalam siaran pers, Kamis (25/6/2020).

Meski begitu dengan didera berbagai tuntutan, namun pihak PT Harmas Jalesveva, sedikitpun tidak gentar karena berada di jalan yang benar. Melangkah pasti melalui jalur hukum dengan mengajukan kasasi melalui Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Melalui kuasa hukumnya PT Harmas Jalesveva telah melakukan upaya hukum kasasi pada (15/6) dan telah didaftarkan di Pengadilan Niaga No 25Kas/Pdt.SusPailit/2020/PN.Niaga.Jkt.PstJoNo02/Pdt.SuratPembatalanPerdamaian/2020PN.Niaga.Jkt.Pst tgl 15 Juni 2020.

Dalam persidangan kasasi yang digelar di Pengadilan Niaga, Jakarta Pusat, turut dihadiri Presiden Komisaris PT. Harmas Jalesveva Karna Brata Lesmana, dan Direktur Utama Samuel Maruli, seraya menunjukkan surat bukti dukungan di atas materai dari ratusan penghuni Aspen Apartement.

“Kami sejatinya kecewa dengan putusan pailit tersebut. Perjanjian damai yang kita sepakati bersama dilanggar. Seluruh kewajiban perusahaan kami terhadap bank sudah dilunasi dan kami tidak pantas dipailitkan. Bagaimana independensi kurator dalam perkara ini?. Kenapa bisa konsumen kami masuk dalam kreditur?. Tapi kami sangat mempercayai Lembaga Pengadilan, adalah upaya untuk mendapatkan keadilan. Karena negara kita adalah negara hukum,” ujar Karna, kepada awak media di Pengadilan Niaga, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2020).

Lebih lanjut Karna menjelaskan, “Akibat gugatan pailit itu, kepercayaan masyarakat yang ingin memiliki unit apartemen menjadi berubah. Serta dirasakan berat dalam menjalankan bisnis dan penjualan apartemen BellOne. Kami menduga ada pihak-pihak yang ingin menguasai aset lahan atau bangunan yang kami miliki,” jelasnya.                                                                                                              Sementara itu Hakim pengawas PN Jak Pus mengatakan dalam proses kasasi ini PT Harmas Jalesveva bersabar untuk menunggu keputusan dan tetap menjalankan proses administrasinya. Hakim telah menerima surat pengajuan kasasi yang telah didaftarkan di PN Jak Pus pada pekan lalu. No 25Kas /Pdt.SusPailit /2020/PN .Niaga.Jkt .PstJo No02/Pdt. Surat Pembatalan Perdamaian/2020PN.Niaga.Jkt.Pst tgl 15 Juni 2020.

Kuasa hukum PT Harves Jalesveva juga mepertanyakan kepada Kuasa hukum pemohon yang tidak membawa surat kuasa dari penggugat. Hakim juga menanyakan gugatan pailit tersebut bukan dengan gugatan perdata.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa kedua pemohon gugatan tersebut, Pertama Ny Agustin Farida memiliki kekurangan bayar unit apartemen yang dibelinya. Kedua Ny Farida Soemawidjaya tidak memiliki legal standing dalam perkara pembatalan perjanjian perdamaian homologasi pada Putusan Pengadilan Niaga No: 55/Pdt.Sus-PKU/2018/PN.Niaga.Jkt.Pst.

Seperti diketahui Wahab Abdila SH dari Wardhani Law Office selaku kuasa hukum PT Harmas Jalesveva, tegas membantah. Dasar gugatan Pailitnya PT Harmas Jalesveva bukan dikarenakan gagal memenuhi janjinya sewaktu perdamaian dalam Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), namun ada sejumlah unsur lain yang sepertinya dipaksakan.

Continue Reading

Property

Akibat Corona, REI Catat Penjualan Rumah Mewah Drop 50 Persen

Published

on

Finroll – Jakarta, Real Estate Indonesia (REI) mencatat penjualan rumah mewah anjlok hingga 50 persen sejak virus corona mewabah Maret lalu.

“Rumah yang di atas 1 miliar penjualannya 40 sampai 50 persen, baru terjual sejak Covid-19,” ujar Ketua DPP REI Paulus Totok Lucida kepada CNNIndonesia.com, Kamis (18/6).

Penurunan penjualan juga dialami segmen rumah seharga Rp300 juta hingga Rp1 miliar sebesar 30 persen.

Industri properti menurut Totok, saat ini tertekan bukan hanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang menyebabkan sejumlah proyek terpaksa molor, melainkan juga ketatnya pemberian kredit perumahan dari perbankan.

Di samping itu, terhambatnya proyek-proyek besar yang mengandalkan bahan baku impor juga membuat banyak usaha properti harus terlambat melakukan serah terima kepada konsumen.

Karenanya, Totok bilang, REI mengajukan sejumlah usulan relaksasi atau keringanan biaya operasional selama masa pandemi Covid-19.

“Misalnya saya minta PLN tidak ada tarif minimal bulan, kemudian tarif beban puncak, jadi mereka lagi bicara, PLN akan mensubsidi,” imbuhnya.

REI juga telah meminta perbankan untuk memberikan keringanan kredit berupa penundaan bayar bunga serta pokok angsuran hingga waktu maksimal 1 tahun. Kendati demikian jumlah pengusaha yang berhasil disetujui proses penundaan tersebut masih sangat sedikit.

“Kami tidak minta cut off tapi penundaan pembayaran bunga dan pokok, jadi pembayaran bunga yang mestinya di bulan mei kami minta ditunda setahun, nanti ditambahkan pada setahun kemudian untuk direstrukturisasi,” imbuhnya.

Hingga saat ini, Totok juga belum bisa memastikan kapan industri properti bisa kembali menggeliat. Yang jelas, kata dia, butuh waktu 3-6 bulan untuk melakukan kegiatan promosi besar-besaran kepada calon pembeli.

“Begitu covid selesai, mungkin 3-6 bulan sudah kembali ke normal bahkan mungkin bisa lebih cepat karena backlog-nya perumahan di Indonesia masih besar, jadi penundaan ini bisa mempercepat (pulih),” ujarnya.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Trending