Connect with us

Sepakbola

Penyerang Vietnam Tak Takut Duel Melawan Otavio Dutra

Published

on


Finroll.com, Jakarta — Penyerang Timnas Vietnam, Nguyen Cong Phuong, bisa jadi mimpi buruk bagi Timnas Indonesia. Pemain yang berkiprah di Liga Belgia bersama klub Sint-Truiden itu sedang onfire jelang pertemuan kontra Indonesia, Selasa (15/10/2019).

Pemain yang sudah jadi langganan Timnas Vietnam itu mengaku bangga dan merupakan sebuah penghargaan baginya masih terus mendapat kepercayaan mengenakan jersey timnas.

BACA JUGA : 

Untuk membayar kepercayaan itu, Cong Phuong bertekad memberikan yang terbaik setiap dimainkan, tak terkecuali dalam laga kontra Indonesia.

Bicara pertemuan menghadapi Indonesia, pemain berusia 24 tahun itu memprediksi pertarungan bakal berlangsung sengit. Ia juga mengungkap kesiapannya jelang pertandingan yang dimainkan di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, tersebut.

“Pertandingan yang mungkin akan sedikit sulit, karena saya baru bergabung dan main dengan timnas. Tapi, begitu pertandingan dimulai, tim kami selalu menargetkan kemenangan,” kata Cong Phuong, dilansir dari situs resmi Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF).

Pemain yang juga fasih memainkan peran sebagai gelandang serang itu terlambat gabung dalam pemusatan latihan Timnas Vietnam untuk dua laga beruntun, menghadapi Malaysia (10/10/2019) dan Indonesia. Ia baru tiba pada Senin (7/10/2019) atau tiga hari sebelum laga menjamu Malaysia, karena masih harus memperkuat Sint-Truiden.

Pemain yang pernah mencicipi berkarier di Liga Jepang ini menambahkan tak khawatir dengan kemungkinan penjagaan ketat yang bakal diterimanya saat menantang Tim Garuda.

Cong Phuong mengetahui pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy, memanggil Otavio Dutra, yang sudah menjadi WNI, untuk memperkuat barisan pertahanan tim asuhannya saat meladeni Timnas Vietnam.

Ia menegaskan tak takut berduel melawan Dutra, yang memiliki postur lebih tinggi dan besar darinya.

“Tak jadi soal siapapun bek yang mereka mainkan. Jika saya bermain bagus, semuanya akan berjalan lancar. Target saya tentu bisa dimainkan pada laga besok dan bermain baik. Tujuan kami selalu sama setiap pertandingan, yakni menang. Dan kami juga berterima kasih pada suporter yang selalu mendukung kami. Mudah-mudahan mereka selalu memercayai tim ini,” lanjut Cong Phuong.

Pemain Cedera

Timnas Vietnam saat latihan perdana di Bali, tepatnya di Lapangan Samudra, Kuta (12/10/2019). (Bola.com/Dok. VFF)

Di sisi lain, seluruh pemain kecuali Nguyen Tuan Anh yang mengalami cedera, kembali berlatih pada Minggu sore (13/10/2019) dilanjutkan dengan sesi resmi jajal lapangan di Stadion I Wayan Dipta, Senin sore (14/10/2019).

Perihal Tuan Anh, tim medis the Golden Stars mengungkap sang pemain masih terus menjalani perawatan. Cederanya dinilai tak serius sehingga peluangnya dimainkan saat melawan Indonesia cukup terbuka.

Timnas Vietnam saat ini menduduki peringkat ketiga di klasemen sementara Grup G dengan raihan poin empat dari dua pertandingan, sama jumlahnya dengan koleksi milik Thailand yang berada di peringkat kedua.(bola.com)

Sepakbola

Mourinho Membuka Pintu Lebar-lebar ke Gareth Bale Pulang ke Tottenham Hotspur

Published

on

By

Finroll.com, Jakarta – Setelah menujuk Jose Mourinho sebagai manajer, Tottenham Hotspur selanjutkan ingin mendatangkan pemain baru, salah satunya Gareth Bale.

Kedatangan Jose Mourinho menggantikan Mauricio Pocchetino adalah langkah pertama dari rencana bos Tottenham Hotspur Danny Levy membawa klub ke level berikutnya. Meski memiliki skuat mengesankan, Levy ingin mendatangkan pemain baru, yakni bintang Real Madrid Gareth Bale.

Keinginan Levy ternyata sama seperti Jose Mourinho, meski peluang membawa Bale kembali ke London akan terjadi di akhir musim ini daripada di jendela transfer Januari 2020. Alasan Mourinho tertarik kepada winger Timnas Wales tersebut karena dinilai akan cocok dengan tatik bermainnya.

Sebenarnya, Jose Mourinho sudah menginginkan Bale sejak masih menjadi manajer Manchester United. Saat tur pra musim 2017, ia bahkan bertanya secara terbuka kepada Bale apakah bersedia pindah ke Old Trafford.

Dalam laga International Champions Cup, Mourinho berbisik di telinga Bale: “Saya tak bisa membeli Anda karena Anda tidak berbicara.” Kamera menangkap momen itu dan pembicaraan itu menjadi viral.

Beberapa hari kemudian, Jose Mourinho menegaskan kembali dalam konferensi pers tentang minatnya: “Jika Bale ada di pintu keluar, saya akan berjuang untuknya, saya akan menunggunya di sisi lain.”

Peluang Terbuka

Keinginan Mourinho merekrut Bale saat itu tak terwujud. Sebab, Bale baru saja memperbarui kontraknya dengan Real Madrid hingga 2022.

Akibatnya harga Bale melonjak. Apalagi, Real Madrid saat itu mencoba mendatangkan Kylian Mbappe dari Paris Saint-Germain sebagai penggantinya. Namun, rencana itu gagal sehingga Los Blancos tetap mempertahankan Bale.

Tetapi, kondisinya kini berbeda. Mourinho memiliki peluang membawa pulang Bale ke Spurs. Apalagi, Bale sudah menyatakan tidak betah di Real Madrid.

Permainan Real Madrid yang terus menanjak membuat pelatih Zinedine Zidang tidak khawatir kehilangan Bale. Presiden Real Madrid Florentio Perez akan menyetujui kesepakatan transfer Bale meski harganya akan turun untuk menghilangkan masalah dan nilai gaji yang besar.

Real Madrid mendatangkan Bale dari Tottenham Hotspur pada musim panas 2013 dengan harga 101 juta euro. Meski sudah membantu meraih sejumlah trofi juara, Bale tidak pernah benar-benar berhasil menjadi pemain sayap di Real Madrid.

Seperti dilansir AS, agen Bale, Jonathan Barnett, menyatakan kliennya tidak akan meninggalkan Santiago Bernabeu di musim dingin. Tapi, Bale akan pergi dari Santiago Bernabeu di musim panas.

 

Sumber asli: AS

Continue Reading

Sepakbola

Kalahkan Sriwijaya FC, Persita Tangerang Naik Kasta ke Liga 1 2020

Published

on

By

Finroll.com, Gianyar – Persita Tangerang akhirnya kembali ke kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia.

Persita berhasil naik kasta setelah mengalahkan Sriwijaya FC pada semifinal Liga 2 2019 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (22/11/2019).

Kedua tim harus menuntaskan duel melalui adu penalti setelah skor pada babak normal hingga perpanjangan waktu 0-0. Pada adu penalti, Persita menang 3-2.

Sriwijaya FC mendapat kesempatan pertama pada babak adu penalti. Ambrizal yang menjadi eksekutor gagal menuntaskan tugasnya. Bola tendangannya terlalu lemah dan arahnya terbaca oleh kiper Annas Fitrianto. Persita unggul 1-0 setelah Diego Banowo menjebol gawang Galih Sudaryono.

Annas kembali menjadi pahlawan Persita setelah menepis eksekusi penalti Sriwijaya FC. Giliran gelandang Persita, Asri akbar yang gagal memanfaatkan kans. Skor masih 1-0 untuk Persita.

Airlangga Sucipto menyamakan skor menjadi 2-2. Persita unggul 2-1 setelah bola tendangan Gigis Hermawan masuk ke gawang Sriwijaya FC. Skor sama kuat setelah Yohanis Nabar sukses menuntaskan tugasnya sebagai eksekutor penalti Sriwijaya FC.

Amarzukih dengan tenang menendang bola dan membawa Persita unggul 3-2. Persita akhirnya memastikan kemenangan setelah bola tendangan Nerius Alom melebar tipis ke sisi kanan gawang Annas.

Persita Tengarang akhirnya kembali mengorbit kembali ke kasta tertinggi. Mereka meraih tiket promosi ke Liga 1 2020.

Lima Tahun

Persita Tangerang terakhir kali tampil di ISL 2014. Mereka terdegrasi pada musim tersebut. Itu berarti, mereka menunggu lima tahun lagi untuk kembali ke kasta tertinggi.

Sriwijaya FC masih punya peluang untuk kembali ke Liga 1, dengan cara memenangi laga perebutan tempat ketiga. Pada laga semifinal yang lain, Persik Kediri akan bertemu dengan Persiraja Banda Aceh.

Sumber Berita : Bola.com

Continue Reading

Sepakbola

Diduga Teror Bom, Tiga Suporter Indonesia Ditahan Polisi Diraja Malaysia

Published

on

By

Finroll.com, Jakarta — Tiga suporter Indonesia ditahan Polisi Diraja Malaysia (PDRM) terkait kasus teror bom sebelum pertandingan Malaysia vs Indonesia pada lanjutan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Selasa (19/11).

Ketua Aliansi Suporter Indonesia Malaysia (ASIM) Luki Ardianto di Kuala Lumpur, Kamis (22/11), membenarkan ada tiga suporter yang ditahan PDRM karena kasus teror bom di media sosial.

Tiga suporter yang ditahan adalah Andreas Setiawan, Iyan Ptada Wibowo, dan Rifki Chorudin yang berasal dari Bali.

“Mereka bukan anggota aliansi dan mereka ditangkap saat di pintu pemeriksaan,” kata Luki seperti dikutip dari Antara.

Luki menegaskan aliansi telah meminta bantuan pengacara untuk menangani kasus ini, yakni Muhammad Dwi Harsanto Djamal.

“Info dari PSSI, mereka sudah meminta bantuan ke KBRI dan menyerahkan urusan yang masih ditahan di KBRI,” katanya.

Pengacara Muhammad Dwi Harsanto Djamal ketika dikonfirmasi mengatakan penahanan tiga suporter diperpanjang.

“Besok disambung reman (penahanan sebelum di pengadilan). Belum tahu di mahkamah mana, saya juga belum bertemu dengan suporter yang ditahan,” katanya.

Polda Bali dikabarkan juga akan menurunkan tim kalau kedutaan belum bisa menangani.

Sebelumnya, PSSI dan Kemenpora juga mendesak pemerintah Malaysia untuk mengklarifikasi pengeroyokan suporter Indonesia di Malaysia. Aksi pengeroyokan diketahui lewat rekaman video yang viral di media sosial.

Hingga saat ini, pemerintah Malaysia melalui Menpora Syed Saddiq belum mengeluarkan pernyataan secara resmi di media. Ia hanya memberikan pernyataan via media sosial.

“Saya sudah katakan pada kepolisian untuk menyelidiki. Kalau ada pihak yang dipukul, tolong suruh dia buat laporan ke pihak polisi,” tutur Syed Saddiq di akun Twitter pribadinya. (CNN INDONESIA)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Asco Global

Trending