Connect with us

Nasional

Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Reuni 212, Berikut Rutenya

Published

on


Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Reuni 212, Berikut Rutenya

Finroll.com – Dalam rangka acara reuni 212 yang digelar di Monas, Minggu, (2/12/2018), pihak kepolisian sudah menyiapkan alternatif rekayasa lalu lintas.

Seperti dilansir laman wartakota, Kasubdit Penegakan Hukum dan Pembinaan Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, pengamanan arus lalu lintas akan dilakukan sejak pukul 02.00 WIB dini hari. Hal tersebut mengingat acara reuni akan dilakukan mulai pukul 03.00 WIB.

“Rekayasa lalu lintas sudah disiapkan. Nantinya polantas akan menjaga jalur lalu lintas yang dilakukan rekayasa. Termasuk alokasi kantong parkirnya selama kegiatan tersebut berlangsung,” ujar Budiyanto saat dikonfirmasi, Jumat (30/11/2018).

Budiyanto mengatakan, pihaknya akan menyebar sebanyak 1.459 personel polisi lalu lintas. Polisi juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Dinas Kominfo DKI Jakarta, dan pihak Transjakarta.

Ada pun sejumlah rekayasa arus lalu lintas yang telah disiapkan itu meliputi:

Arus lalu lintas dari Traffic Light (TL) Harmoni, untuk kendaraan yang melaju dari Jalan Hayam Wuruk akan dibelokkan ke kiri arah Jalan Juanda. Untuk kendaraan dari Jalan Majapahit normal belok ke kiri Jalan Suryopranoto, lurus ke arah Jalan Gajah Mada serta belok kanan ke arah Jalan Juanda.

Pengalihan arus lalu lintas juga akan dilakukan di seputar kawasan Masjid Istiqlal. Arus dari Jalan Juanda diluruskan ke arah Gunung Sahari (Traffic Light Mbal). Untuk arus lalu lintas di Jalan Katedral akan diluruskan ke arah Pasar Baru supaya tidak belok ke kiri jalan Veteran Raya.

Untuk arus lalu lintas dari Jalan Merdeka Timur yang akan ke Merdeka Utara diluruskan ke Jalan Perwira. Sedangkan Jalan Veteran III menuju Traffic Light MA disterilkan dari kendaraan.

Rekayasa arus lalu lintas juga akan dilakukan di Traffic Light Simpang Senen. Arus lalu lintas dari arah timur, yaitu Jalan Letjen Suprapto dibelokkan ke kiri arah Jalan Kramat Raya. Sedangkan arus lalu lintas yang masuk Underpass dikanalisasi pada sisi lajur kanan arah Gunung Sahari, dan untuk arus yang akan masuk ke Mess Denmabessad (Komplek RSPAD) akan difilterisasi.

Arus lalu lintas dari arah Kramat Raya menuju Tugu Tani diluruskan ke arah Jalan Gunung Sahari, kecuali massa reuni 212. Arus lalu lintas dari Abdul Rahman Saleh dilakukan filterisasi untuk dialihkan belok ke kiri ke arah Jalan KKO Usman Harun menuju Simpang 5 Senen.

Arus lalu lintas dari Jalan Arief Rahman Hakim dan Jalan Kembang, pinggir Kali Kwitang, di Tugu Tani, dilakukan filterisasi untuk dialihkan ke Jalan Menteng Raya, sehingga mengurangi arus lalu lintas yang menuju Jalan Ridwan Rais, kecuali massa reuni 212.

Untuk arus lalu lintas yang menuju Jalan Mersel di Traffic Light Batu, diluruskan ke arah Merdeka Timur. Pengalihan arus lalu lintas juga akan dilakukan di Bundaran Air Mancur Patung Kuda. Arus lalu lintas menuju Jalan Budi Kemuliaan, baik dari Jalan Fachrudin maupun dari Jalan Abdul Muis, diluruskan.

Sedangkan arus lalu lintas dari Jalan Sabang menuju Traffic Light PT Garuda diluruskan ke arah Medan Merdeka Selatan, lalu dibelokkan ke kanan atau lawan arus menuju halaman Balai Kota DKI Jakarta, sebagai lahan parkir untuk massa aksi reuni 212.

Pengalihan arus lalu lintas juga dilakukan di sekitar Bundaran Hotel Indonesia. Arus lalu lintas dari Jalan Imam Bonjol yang akan menuju Jalan Agus Salim dilakukan filterisasi, dan dibelokkan ke kiri masuk ke Jalan Kusuma Atmaja maupun ke Jalan Sumenep, kecuali massa reuni 212.

Arus lalu lintas dari Traffic Light Koramil yang menuju Jalan Sultah Syahrir, dilakukan filterisasi dan dibelokkan ke kiri menuju Jalan Siliwangi dan seterusnya.

Sedangkan khusus massa reuni 212 dari TL Mandarin, akan diluruskan ke arah Agus Salim-TL PT Garuda, masuk Jalan Medan Merdeka Selatan, lalu diarahkan masuk Monas melalui Pintu Monas Barat Daya.

Advertisement Valbury

Nasional

Kasus Positif Corona di Sumut 4.193, Sembuh 1.652

Published

on

By

Petugas medis penanganan COVID-19 mengenakan baju Alat Pelindung Diri (APD) ketika berada di ruang isolasi Rumah Sakit rujukan khusus pasien COVID-19 Martha Friska di Medan. (Antara Foto/Septianda)

Finroll.com, Jakarta – Kasus pasien terinfeksi virus corona di Sumatera Utara (Sumut) bertambah 56 orang atau menjadi 4.193 kasus pada Senin (3/8). Masyarakat diimbau disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, karena ini merupakan cara paling ampuh untuk menghambat penyebaran Covid-19.

 “Suspek bertambah 38 orang menjadi 498 kasus dan meninggal bertambah 2 orang menjadi 204 kasus. Namun, kesembuhan juga bertambah 39 orang menjadi 1.652 kasus,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut, Aris Yudhariansyah.

Kata Aris, penerapan protokol kesehatan secara disiplin dapat mengurangi beban tugas tenaga medis dalam melakukan perawatan pasien Covid-19.

Selain mencuci tangan teratur, menggunakan masker, menjaga jarak dan meningkatkan daya tahan tubuh, masyarakat diminta tetap mengurangi interaksi/kontak dengan orang lain. GTPP Covid-19 Sumut juga meminta kepada masyarakat segera mandi setelah beraktivitas di luar dan berganti pakaian sebelum berinteraksi dengan keluarga.

“Protokol kesehatan harus dijalankan secara keseluruhan dengan benar baik berada di rumah ataupun di tempat umum,” kata Aris.

Aris menambahkan, Covid-19 bisa dilawan dengan cara gotong royong dan komitmen yang menyeluruh baik dari pemerintah juga dari masyarakat.

“Pemerintah punya komitmen, masyarakat pun kami yakin punya komitmen baik tingkat desa hingga keluarga, tetapi harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya sebagian orang,” tegas Aris.

 Aris juga mengucapkan belasungkawa terkait meninggalnya dokter Andhika Kesuma Putra akibat positif terinfeksi virus corona.

Dokter Andhika Kesuma Putra yang mendedikasikan dirinya untuk merawat para pasien Covid-19 meninggal dunia 1 Agustus 2020.

Andhika merupakan salah satu dokter spesialis paru yang memiliki karir cemerlang di Sumut. Selama pandemi dia pernah bertugas di Rumah Sakit (RS) GL Tobing selain juga bertugas di RS Columbia Asia.

Almarhum dokter Andhika selama masa pandemi Covid-19 mendedikasikan dirinya untuk membantu percepatan penanganan Covid-19 di Provinsi Sumut. Dia melakukan perawatan langsung kepada pasien yang terpapar Covid-19,” katanya.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Nasional

Update Corona 31 Juli: 108.376 Positif, 65.907 Orang Sembuh

Published

on

By

Finroll.com, Jakarta – Jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia secara kumulatif per Jumat (31/7) mencapai 108.376 kasus. Data tersebut diakses melalui situs covid19.go.id hingga pukul 15.00 WIB.

Dari jumlah kasus positif tersebut terdapat total 65.907 pasien dinyatakan sembuh dan sebanyak 5.131 orang meninggal dunia.

Jumlah tersebut diketahui bertambah dari laporan sehari sebelumnya. Pada Kamis (30/7), kasus positif tercatat sebanyak 106.336 kasus, dan 64.292 orang dinyatakan sembuh. Sementara 5.058 meninggal dunia.

Lonjakan kasus diketahui masih cukup dominan di DKI Jakarta. Lonjakan kasus tersebut diketahui membuat Gubernur DKI Jakarta memperpanjang masa PSBB Transisi.

“Kita memutuskan untuk kembali memperpanjang PSBB masa transisi di fase pertama untuk ketiga kalinya sampai dengan 13 Agustus 2020,” kata Anies di Balai Kota DKI, Kamis (30/7).

Anies mengatakan masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 selama masa perpanjangan PSBB transisi. Pihaknya akan menindak masyarakat yang tak mematuhi protokol kesehatan.

Selain DKI Jakarta, daerah yang mendominasi penambahan kasus virus corona juga terjadi di Jawa Timur hingga Sulawesi Selatan.

Sementara itu, pemerintah juga berharap masyarakat yang tengah melaksanakan rangkaian kegiatan Iduladha, salah satunya penyembelihan hewan kurban, untuk tetap dapat disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Wakil Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zaitun Rasmin mengimbau agar masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan mudik liburan Iduladha. Ia menilai kondisi penularan virus corona (Covid-19) masih sangat membahayakan.

“Memang seharusnya tetap tak ada kegiatan mudik, karena masih tinggi penyebarannya,” mata Zaitun kepada CNNIndonesia.com, Kamis (30/7).

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Nasional

40 Kasus Baru, Sumbar Catat Rekor Harian Tertinggi Covid-19

Published

on

By

Ilustrasi penanganan pasien virus corona. (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha)

Finroll.com, Jakarta – Sebanyak 40 kasus positif Covid-19 baru terjadi di Sumatra Barat (Sumbar), Jumat (31/7). Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar mencatat angka tersebut menjadi rekor harian tertinggi sejak kasus perdana Covid-19 di Sumbar.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal mengatakan dari 40 kasus itu, 25 kasus di antaranya terdapat di Kota Padang, 6 kasus di Kota Sawahlunto, 3 kasus di Kota Solok, 3 kasus di Kabupaten Solok, 2 kasus di Kabupaten Agam, dan 1 kasus di Kabupaten Pesisir Selatan.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan 1.541 sampel (1.518 sampel di Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, 23 sampel di Balai Veteriner Bukittinggi),” katanya, Jumat (31/7).

Kasus tertinggi sebelumnya, jelas Jasman, yakni sebanyak 35 kasus pada 24 Mei 2020. Sebagai perbandingan, kasus harian tertinggi pada bulan ini di Sumbar sebanyak 17 kasus sebelum adanya 40 kasus tersebut.

Dengan adanya penambahan 40 kasus, kata Jasman, kasus positif Covid-19 di Sumbar berjumlah 947 kasus. Dari jumlah itu, 761 orang sembuh atau 80,4 persen dari total kasus positif. Adapun pasien positif yang meninggal sebanyak 33 orang.

Jasman mengatakan bahwa sebagian besar dari 40 orang yang positif itu merupakan perantau yang pulang kampung, termasuk pulang kampung untuk merayakan Iduladha.

Pasien Positif Corona DIY 674 Orang

Sementara itu, kasus baru positif Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Jumat (31/7), melonjak sebanyak 64 kasus. Tambahan tersebut membuat kasus kumulatif pasien positif corona menjadi 674 orang.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih mengatakan sebaran kasus terjadi di Gunungkidul empat kasus baru, Kota Yogyakarta sembilan kasus, dan Bantul 23 kasus. Sedangkan Sleman menjadi kabupaten dengan jumlah penambahan terbanyak.

“Kabupaten Sleman 28 kasus,” ungkap Berty kepada wartawan, Jumat (31/7).

Berty juga menambahkan jumlah sampel yang diperiksa di lab pada 31 Juli 2020 ini sebanyak 1.085, dengan jumlah orang diperiksa 760 orang.

Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana berpendapat bahwa laboratorium kesehatan di DIY perlu mendapat dukungan dari Pemda agar bisa tetap menjalankan operasionalnya. Mengingat, saat ini peran laboratorium kesehatan sangat penting untuk melakukan uji sampel hasil swab.

“Kecepatan dan kapasitas laboratorium menjadi salah satu kunci keberhasilan penanganan wabah Covid 19 di DIY,” kata Huda dalam pernyataan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com.

SUmber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending