Connect with us

Traveling

Ponggok, Mata Air Pembawa Berkah

Published

on


Finroll.com – Jika ada penghargaan bagi daerah yang mempunyai mata air terbanyak, mungkin kabupaten Klaten, di Jawa Tengah, akan menjadi pemilik penghargaan itu. Bagaimana tidak, Kabupaten Klaten di tenggarai mempunyai puluhan sampai dengan seratusan sumber air, atau mata air. Atau yang dalam bahasa setempat dikenal juga dengan nama umbul.

Anugrah dari yang Maha Kuasa ini juga membuat Klaten menjadi salah satu sentra padi di Indonesia. Hampir sebagian besar desa di Klaten, Jawa Tengah, bergantung pada bidang pertanian sebagai satu-satunya sumber penghasilan. Kecuali satu desa di kecamatan Polanharjo, yaitu desa Ponggok.

18 tahun yang lalu, Ponggok merupakan desa miskin, dan bahkan masuk ke dalam golongan IDT (Infrastruktur Desa Tertinggal). Dengan andalan penghasilan desa yang sama dengan desa yang lainnya, yaitu pertanian. Yang notabene harus menunggu 4 bulan untuk menangguk hasil panen. Sampai beberapa tahun kemudian pun pendapatannya hanya Rp80 juta/tahunnya. Adalah seorang Junaedhi Mulyono yang merubah Desa Ponggok dari tertinggal menjadi terkaya, dengan wisata mata air sebagai andalan penghasilannya.

Junaedhi menggandeng pihak akademika dan para ahli untuk melihat dan berusaha memaksimalkan potensi alam desa, yang salah satunya adalah air yang cukup melimpah yang mucul dari mata air. Yang pada masa lalu hanya berfungsi sebagai tempat mandi dan menuci saja. Sampai terwujudnya wisata bawah air ponggok seperti sekarang ini , dengan penghasilan desa hampir mencapai Rp16 milyar/tahunnya. Bahkan menjadi salah satu ikon wisata Kabupaten Klaten.

Direktur Bumdes (badan usaha milik desa) Ponggok, Joko Winarno, saat ditemui Mongabay pada Maret 2019 lalu, mengatakan bahwa rata-rata pengunjung ekowisata Umbul Ponggok adalah 30.000 pengunjung per bulannya dengan penghasilan Rp9 milyar/tahunnya dari umbul. Dan 65 % penghasilan desa memang datang dari sektor pariwisata. Yaitu foto bawah air yang digagas Junaedhi Mulyono, yang kemudian di jaman serba media sosial seperti sekarang ini, menjadi viral dan sangat terkenal.

Joko mengatakan lebih lanjut, bahwa pihak desa sangat menyadari, bahwa yang dilakukan desa beberapa waktu sebelumnya baru meliputi asas 2 P dari 3 P yang dianjurkan dalam pembangunan yang berkelanjutan. 2 P itu adalah “People” dan “Profit”, yang mana ini sudah terwujud dengan baik, dan mengangkat warga desa ke kehidupan yang lebih sejahtera, melalui mata airnya.

Tinggal satu P yang sekarang memang sedang dilakukan dan digalakkan pada penduduk desa, yaitu Planet, atau dengan kata lain memelihara alam desa Ponggok, sehingga bisa dinikmati oleh generasi-generasi berikutnya.

Pengelolaan yang benar akan sumber alam desa, akan menjamin kelestarian dan keberlangsungannya. Di Desa Ponggok sendiri terdapat 4 mata air, yaitu mata air Ponggok, Sigedang, Kapilaler, dan Besuki.

Masyarakat yang berbondong-bondong datang untuk mengunjungi ekowisata Umbul Ponggok, tidak hanya membawa rupiah, tetapi mereka juga membawa sampah. Dan ini menjadi titik tolak yang menggedor kesadaran kades beserta aparat desa yang lainnya, untuk memikirkan masalah keberlangsungan dan kelestarian ini.

Umbul Ponggok yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa untuk menarik wisatawan, tidak lagi diterapkan kepada umbul yang lainnya. Umbul Kapilaler misalnya, dibiarkan alami seperti apa adanya, dan memang cukup ramai juga didatangi wisatawan. Wisatawan dapat mandi dan bersnorkling di Umbul Kapilaler dengan nuansa alami, dengan ikan-ikan yang berseliweran kesana kemari, yang sengaja dipelihara di sana. Ikan-ikan yang ditebar adalah ikan-ikan yang memang sesuai dengan habitatnya.

Keterlibatan masyarakat melalui Pokdarwis, karang taruna, dan ibu-ibu PKK setempat dalam menjaga lingkungannya mulai diaktifkan. Selain menjaga agar Desa Ponggok selalu bersih dari sampah dengan tidak membuang sampah sembarangan, warga Desa Ponggok juga berusaha menanam pohon di hulu atau lereng merapi. Menurut Joko, mungkin ini sedikit sekali artinya, tapi setidaknya, warga berharap selain di desa, kelestarian juga terjaga di bagian awal atau hulunya.

Beberapa peraturan tentang kelestarian alam pun mulai digodok di desa, diantaranya adalah menerapkan peraturan desa tentang pembangunan rumah yang harus menyisakan halaman tanah sebagai serapan air.

Menjaga sungai tetap bersih pun menjadi salah satu program desa. Melalui program water defender, desa Ponggok mulai menanami sungai mereka dengan ikan. Dengan begitu pemerintah desa berharap, tidak ada lagi masyarakat yang membuang sampah ke sungai karena sungkan melihat sungainya penuh dengan ikan. Dan tim water defender juga selalu mengingatkan warga desa yang masih bandel membuang sampah ke sungai. Dilarang menyetrum ikan dan perburuan liar terutama burung, juga dilakukan di Desa Ponggok.

Selain mata air sebagai ekowisata , sektor perikanan juga menjadi salah satu andalan pendapatan desa, dan dalam hal ini ikan Nila Merah. Program satu rumah satu empang/ kolam ikan, menjadi salah satu yang didorong desa kepada warganya. Dalam seminggu, Desa Ponggok menghasilkan satu ton lebih ikan, yang diikuti juga berbagai varian produknya seperti abon ikan dan lain sebagainya.

Penghasilan desa Ponggok yang luar biasa ini, disalurkan desa untuk berbagai kesejahteraan masyarakatnya, termasuk jaminan kesehatan dan pendidikan, dengan program satu rumah satu sarjana. Bahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani pun angkat topi untuk keberhasilan Ponggok dalam mengelola desanya.

Alam akan memberi hasil yang melimpah kepada kita, jika kita menjaganya dengan baik. Mungkin hal itu yang sedang coba diterapkan warga Ponggok terhadap alamnya. Karena Desa Ponggok yang sekarang, dari desa yang tertinggal menjadi desa yang kaya dan maju, karena berkah dari alamnya. Dan oleh sebab itu, pelestarian yang dilakukan warga Desa Ponggok sekarang ini, merupakan wujud terima kasih mereka kepada alamnya.

Kuliner

Jelly Jack Suguhkan Konsep Menarik Kombinasi Segar, Asam, Manis Dalam Satu Cup

Published

on

Tren kuliner, khususnya minuman kekinian seolah tak ada hentinya. Ada saja varian baru yang hadir tiap waktu. Perubahan yang dibuat bukan hanya pada rasa, melainkan juga tambahan bahan pelengkap dan topping yang kemudian disempurnakan dengan kemasan berkonsep menarik.

Minuman dengan konsep menarik ini juga di kemas oleh Jelly Jack. Jelly Jack hadir dengan menyuguhkan konsep yang berbeda. Jika jelly biasanya identik dengan makanan yang berstruktur kenyal, maka kali ini Jelly Jack menyuguhkan jelly dalam bentuk minuman dengan kombinasi segar, asam, manis dalam satu cup. Jelly Jack ini mempunyai varian menu tak terbatas dengan banyaknya varian topping yang diminati masyarakat. Terbukti ketika awal launching tahun kemarin membuat orang rela mengantri hanya demi mendapatkan sensasi minuman kekinian Jelly Jack.

Jelly Jack menghadirkan menu tak terbatas dimana ada 13 pilihan rasa yang setiap orang bisa custom topping yang ada di daftar menu. Menu Jelly Jack ini di antaranya ada matcha latte jelly, chocho silverqueen, dan juga yakult mango jelly dengan citra susu dan yakult yang menyehatkan dan di sukai semua kalangan.

Disaat yang bersamaan, jelly bisa menyehatkan tubuh karena baik untuk pencernaan. Serat dari rumput laut dan kandungan glisin dalam jelly dapat membantu memperlancar pencernaan. Selain itu, gelatin juga dapat merangsang produksi asam lambung dan enzim-enzim perncernaan lainnya agar mempermudah makanan bergerak dalam saluran pencernaan. Itu sebabnya makan jelly dapat mencegah risiko masalah pencernaan seperti diare dan sembelit. Kesehatan saluran cerna yang lebih baik juga pada akhirnya membantu tubuh lebih efektif mengatur dan menyimpan energi serta cadangan lemak.

Untuk bisa berbisnis Jelly Jack ini, khusus bulan ini ada potongan harga paket usaha hingga 4,1 juta.
Perlu diketahui paket normal kemitraan waralaba ini biasanya dipatok Rp 10 juta. Calon mitra hanya perlu membayar dengan harga 5,9 juta sudah termasuk paket lengkap berjualan serta booth protable. Sementara untuk paket booth ala container yang baisa ditawarkan dengan harga 15 juta, calon mitra hanya perlu membayar 7,5 juta. Dengan sistem kerjasama tanpa royalti fee dan bagi hasil. Support yang berkelanjutan juga menjadi nilai tambah benefit dari bermitra dengan Jelly Jack.

“Selain itu banyak sekali bonus yang akan didapat setelah bermitra dengan Jelly Jack. Bahkan nominal bonusnya sendiri lebih dari 6,9 juta” ujar Yuli selaku marketing Jelly Jack.

Editor : Arini Puji Astuti

Continue Reading

Traveling

Kopi Daong, Cara Asik Minum Kopi di Hutan Pinus

Published

on

By

Finroll.com  – Kopi Daong adalah cafe sekaligus restoran yang berada di tengah-tengah hutan pinus nan asri. Lokasinya bukan di pusat Kota Bogor ataupun area Puncak, tetapi di daerah Ciawi, sehingga lalu lintasnya lebih bersahabat.

Bagi pencinta penikmat kopi dan hobi nongkrong bareng teman-teman, maka rekomendasi berkunjung ke wisata kuliner Bogor ini. Ya memang sih menu kopi ditawarkan pun tak jauh berbeda seperti di kedai-kedai kopi pada umumnya, meski ya ada lah beberapa menu unik menarik yang dapat sobat coba.

Kedai kopi Daong Pancawati Bogor sengaja dibangun konsep outdoor, dimana kedai tersebut menawarkan panorama alam. Di sini sobat bisa menikmati suasana alam, menyaksikan hutan pinus rindang, pokoknya benar-benar terasa asri.

Sehingga ya cocok lah dijadikan sebagai tempat nongkrong asyik bareng sahabat. Suasana ditawarkan itu cocok loh dijadikan sebagai tempat refershing, hawa sejuk benar-benar begitu terasa. Berada di dataran tinggi, semua pemandangan bakal nampak menyeluruh area hutan pinus.

Tentu tempat seperti Daong Coffee tepat digunakan kumpul bareng teman, keluarga atau pun terkesan romantis bersama pasangan. Pasalnya pada malam hari, pemandangan kedai kopi Bogor ini terlihat keren loh. Sebab lampu-lampu lampion di sana menerangi seluruh kawasan wisata.

Tentu hal tersebut memberikan kesan romantis ketika malam hari. Sembari berkumpul dengan mereka, kalian bisa menikmati nikmat kopi dan memandangi keindahan alam menakjubkan.

Sang pemilik warung kopi Daong merupakan seorang pengusaha sukses bernama pak Alex Benyamin. Bagi sobat belum tahu, beliau merupakan pemilik Santa Monica Group.

Ya kata beliau sih, nama “Daong” itu diambil dari kata “Daun”. Sedangkan kata “Daong” sendiri diambil dari bahasa Menado, ya sang pemilik memang berasal dari Menado.

Continue Reading

Traveling

7 Destinasi Wisata Air Di Indonesia, Nomor 6 Jadi Warisan Unesco

Published

on

Finroll.com – 7 Destinasi Wisata Air Di Indonesia, Kekayaan alam Indonesia sudah tidak diragukan lagi keindahannya, dari puncak gunung hingga ke ujung samudera. dari sawah yang terbentang hingga hutan belantara, sungai-sungai liar tersembunyi seakan menjadi destinasi wisata yang sayang untuk dilewatkan oleh para travel bug, wanderlust dan addict trip–sebutan bagi para penggila travelling.

Sebanyak 7 destinasi wisata air di Indonesia berikut ini masih menjadi favorit wisatawan lokal maupun mancanegara di tahun 2020! Sudah siap untuk menjelajah dan dibuat terkagum-kagum oleh negeri sendiri?

1. Pantai Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

Tak mau kalah dengan Lombok yang terkenal akan keindahan gili-gilinya, Untuk menarik perhatian dunia, pemerintah Mandalika tengah membangun resort dan infrastruktur lainnya guna mendukung daya tarik pantainya yang memang masih belum ramai terjamah.

Baca juga : Tempat Ngopi Asik ,Cafe Pelangi & Resto Bogor

Bahkan kecantikan yang disajikan pantai tidak kalah menarik dengan deretan pantai di Pulau Dewata.
Gulungan ombak yang berkejaran di Mandalika juga menjadi spot sempurna untuk berselancar.
Terutama di Pantai Ubrug. Tak hanya punya pemandangan yang begitu menawan, ombak besarnya pun cukup menantang.

2. Pantai Sumurtiga, Sabang.

Sabang adalah kota yang terdiri dari sebuah pulau utama dan beberapa pulau kecil di ujung utara Sumatera.
Pulau-pulau tersebut membentuk sebuah kota di dalam Daerah Istimewa Aceh, Indonesia. Belum banyak yang tahu jika Sabang memiliki pantai dengan perpaduan antara kecantikan pasir putih daerah pesisir panjang yang semakin sempurna ketika bertemu dengan kejernihan air laut berwarna biru muda; itulah pantai Sumurtiga.
Banyak yang menilai bahwa Pantai Sumurtiga ini tak kalah cantik dengan pantai-pantai di Hawaii.

3. Danau Toba, Sumatera Utara.

Danau yang terbentuk karena aktivitas gunung berapi ini disebut sebagai danau vulkanik paling cantik di Indonesia.
Danau Toba berikut dengan pemandangan yang ada di sekitarnya, tampil sebagai salah satu primadona Sumatra Utara.

Selain itu, wisatawan juga bisa betah menjelajah hutan pinus, menikmati air terjun dan berendam pemandian air hangat yang letaknya masih ada dalam satu kawasan dengan Danau Toba.
para travel bug juga bisa berkunjung ke dua desa wisata yang ada di Pulau Samosir!

4. Pantai Parai Tenggiri, Bangka Belitung.

Pantai-pantai yang ada di Bangka Belitung bisa mudah dikenali dari batuan berbagai ukuran yang tersebar di pesisirnya. Begitu pula daya tarik yang dimiliki Pantai Parai Tenggiri. Selain batuan yang eksotis, Pantai Parai Tenggiri cukup landai dengan air laut berwarna hijau toska.

Pasir yang ada di pantai ini teksturnya lembut, menyenangkan untuk berjalan-jalan di atasnya.
Selain itu, ombak di sini pun terkenal tenang. Benar-benar pilihan yang tepat untuk liburan bersama pasangan ataupun keluarga.

5. Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau.

Kepulauan Anambas yang ada di Kepulauan Riau ini pada 2013 lalu pernah dinobatkan sebagai Kepulauan Tropis Terbaik di Asia menurut CNN. Predikat tersebut tentu saja diberikan pada Anambas sebab ia memiliki bentang alam yang luar biasa.

Berkunjung ke sini, para wisatawan akan terpikat dengan pasirnya yang putih dan lembut serta pesona terumbu karang yang terbentuk alami. Nggak pingin kah berkunjung ke pantai yang dijuluki Maldives-nya Indonesia ini?

6. Pulau Peucang, Banten.

Siapa yang tidak kenal objek wisata Taman Nasional Ujung Kulon? Nah! Pulau Peucang berada di bagian timur kawasan tersebut! Tidak main-main, pulau ini sudah ditetapkan menjadi salah satu situs warisan budaya UNESCO lho!

Berlibur ke sini, wisatawan akan bertemu dengan berbagai jenis tumbuhan dan hewan khas Banten seperti Banteng Jawa, Lutung, Merak Hijau dan Rusa. Bukan hanya itu, pasir putih serta air laut yang biru di Pulau Peucang juga akan memanjakan mata anda!

7. Pura Luhur Uluwatu, Bali.

Siapa yang tak ingin traveling ke Bali, banyak destinasi cantik yang ditawarkan di sini. Salah satunya adalah ragam Pura yang terdapat di dalamnya. Bahkan saking banyaknya, Bali disebut sebagai Pulau Seribu Pura. Contoh yang rekomended adalah Pura Luhur Uluwatu.

Lokasi pura ini berada di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta, Badung, Bali. Tempatnya berada di ketinggian 97 meter dari atas permukaan laut. Anda dapat menyaksikan pertunjukkan Tari Kecak yang biasa diadakan bertepatan dengan terbenamnya matahari sambil menikmati warna warni eksotis langit senja, ini merupakan salah satu spot terbaik untuk mengabadikan sunset.

 

Continue Reading

Trending