Connect with us

Nasional

Pushidrosal Tingkatkan Peran Serta Pada Regional EAHC Dalam Bidang Riset dan Kapasitas Kelembagaan

Published

on


Ket. Gambar: Pertemuan (TRDC-BOD) EAHC di Tokyo, Jepang. 3-4 Februari 2020

Finroll.com — Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) meningkatkan peran sertanya pada regional East Asia Hydrographic Commission (EAHC) dalam pertemuan Training, Research and Development Centre – Board of Directors Meeting (TRDC-BOD) EAHC yang berlangsung di Tokyo, Jepang, 3-4 Februari 2020.

TRDC-BOD merupakan kelompok kerja dibawah EAHC yang bertugas melaksanakan riset dan training dan pengembangannya dalam rangka pembangunan kapasitas lembaga hidrografi di Kawasan Asia Timur yang mengacu kepada standar yang telah ditetapkan oleh IHO.

Kehadiran Indonesia pada TRDC–BoD ini dipimpin langsung oleh Kapushidrosal Laksda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos.,S.H., M.H, yang didampingi oleh Dirpamkersamtas Kolonel Laut (E) Yanuar Handwiono yang sekaligus sebagai Vice Chair TRDC BOD, Kolonel Laut (P) Oke Dwiyana. P, dan Letkol Laut (KH) Moh. Qisthi Amarona yang merupakan anggota resmi TRDC-BOD.

Menurut Kapushidrosal Laksda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos.,S.H., M.H, Pushidrosal sebagai lembaga hidrografi nasional senantiasa dituntut untuk terus berperan aktif dalam meningkatkan kemampuannya di bidang survei hidrografi dan kartografi sehingga mampu menghadapi tantangan masa depan khususnya kemajuan teknologi hidrografi dan kartografi yang terus berkembang secara pesat.

Perubahan yang memerlukan perhatian secara khusus terutama terkait dengan beberapa perubahan besar dari kriteria teknis peta elektronik (Electronic Navigational Chart/ ENC) sebagaimana mandat organisasi IHO yaitu untuk menuju kepada migrasi dari S-57 menuju S-100 standards.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh negara anggota EAHC, yaitu Jepang sebagai tuan rumah (dalam hal ini Japan Hydrographic Department of Japan Coast Guard), Brunei Darussalam, China, Filipina, Korea Selatan, Malaysia, Singapura, dan Thailand. Selain itu turut hadir perwakilan negara di luar keanggotaan EAHC yaitu Inggris dan Vietnam (Observer).

Kegiatan awal dibuka dengan review dari pertemuan sebelumnya oleh Vice Chair (TRDC-BOD) Kolonel Laut (E) Yanuar Handwiono yang dilanjutkan dengan laporan dari pertemuan-pertemuan di IHO yang terkait dengan kebijakan pembangunan kapasitas hidrografi dan beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan oleh TRDC-BOD sampai dengan Tahun 2019 diantaranya Technical Visit to Cambodia oleh JHOD Jepang dan Pushidrosal Indonesia sebagai Chair dan Vice Chair EAHC dan penyelenggaraan Training on Maritime Safety Information (MSI) Course yang telah dilaksanakan di Pushidrosal pada Bulan September 2019 yang merupakan salah satu agenda kegiatan EAHC dan diikuti oleh 12 negara peserta termasuk Palau dan Marshall Island yang juga merupakan negara yang berada pada NAVAREA XI meskipun bukan negara anghota EAHC.

Sebelumnya Pushidrosal tercatat telah menyelenggarakan pelatihan-pelatihan EAHC yaitu diantaranya mengenai ENC Production tahun 2010, Maritime Delimitation tahun 2014, Seabed Classification tahun 2015, Hydrographic Survey for Disaster Management and Relief tahun 2017, dan GNSS for tide correction tahun 2018.

Salah satu agenda penting dari kegiatan TRDC-BOD ini adalah menetapkan strategi dan rencana kegiatan Capacity Building Hidrografi dan Kartografi di level Asia Timur (EAHC) dalam waktu lima Tahun ke depan menghadapi kebutuhan dan tantangan kemajuan teknologi seperti issue MSDI dan S-100 serta mandat IMO untuk e-navigation dengan keterbatasan anggaran Capacity Building yang tersedia sebagai bagian dari program IHO.

Advertisement Valbury

Nasional

WNA Wajib Angkat Kaki dari Indonesia, Jika Tak Penuhi Syarat

Published

on

By

Finroll – Jakarta, Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) akan memulangkan kembali warga negara asing (WNA) yang terlanjur masuk bandara atau pelabuhan di Indonesia demi mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham menegaskan WNA wajib meninggalkan wilayah Indonesia jika tak memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menkumham Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pelarangan Sementara Orang Asing Masuk Wilayah Negara Republik Indonesia.

“Ketika ada yang datang, tidak masuk dalam kategori yang diperbolehkan, akan ditolak masuk. Pesawat yang membawanya itu berkewajiban untuk memulangkannya kembali,” kata Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Kemenkumham Arvin Gumilang kepada CNNIndonesia.com, Kamis (2/4).

Arvin menyebut maskapai tidak boleh menolak membawa kembali WNA yang mereka angkut. Sebab hal tersebut sudah menjadi tanggung jawab pengelola alat angkut penumpang.

Dia menjelaskan hanya enam kategori WNA yang boleh masuk ke Indonesia, yaitu pemegang kartu izin tinggal terbatas (KITAS), kartu izin tinggal tetap (KITAP), serta pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas.

Begitu pula tenaga bantuan dan dukungan medis dan pangan, awak alat angkut, serta orang asing yang bekerja pada proyek-proyek strategis nasional.

WNA pada enam kategori itu juga tidak bisa sembarangan masuk. Arvin menyebut mereka harus mengantongi surat keterangan kesehatan dari negara asal. Pun demikian mereka tetap harus mengisolasi mandiri selama 14 hari.

“Orang yang datang dengan health certificate itu, dari Kemenkes ketika di pintu masuk diperiksa tidak menunjukkan gejala, maka harus melakukan isolasi mandiri 14 hari, bisa di hotelnya atau rumahnya,” ucap dia.

Aturan itu berlaku di seluruh pintu masuk Indonesia, meliputi bandara, pelabuhan, dan pos lintas batas negara (PLBN) mulai hari ini.

Selain pengetatan aturan di perbatasan Indonesia, kata Arvin, pemerintah juga melakukan pengetatan di luar negeri. Perwakilan Indonesia di berbagai negara tidak akan lagi melayani pembuatan visa hingga pandemi berakhir.

Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly meneken Peraturan Menkumham Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pelarangan Sementara Orang Asing Masuk Wilayah Negara Republik Indonesia.

Guna menekan penyebaran virus corona (Covid-19), lewat Permenkumham itu Pemerintah Indonesia melarang resmi melarang WNA masuk maupun transit di wilayah Indonesia. Aturan berlaku sejak Kamis (2/4) pukul 00.00 WIB.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Nasional

Warga DKI 2,6 Juta Rentan Miskin, DKI Jakarta Dapat Rp880 Ribu

Published

on

By

Finroll – Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Sosial telah menyiapkan dana bantuan sosial sebesar Rp4,57 triliun rupiah untuk warga rentan miskin di Jakarta yang berjumlah 2,6 juta orang. Setiap orang atau keluarga rentan miskin itu akan menerima Rp880 ribu, khusus untuk bulan April dan Mei

Hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memberikan laporan kepada Wakil Presiden Ma’ruf Amin terkait perkembangan kasus virus corona, secara teleconference, Kamis (2/4).

“Nilai tepatnya, jumlah orangnya, targetnya 2,6 juta. Bansosnya Rp880 ribu selama dua bulan, April dan Mei, sehingga nilai totalnya adalah Rp4,57 triliun,” kata Anies.

Anies bilang warga rentan miskin itu seperti pedagang kaki lima, tukang ojek, tukang bakso. Mereka adalah orang yang kehilangan pemasukan rutinnya akibat wabah virus corona.

“Mereka selama ini ada pendapatan tapi begitu ekonomi alami kontraksi, mereka langsung kehilangan pendapatan,” ujar Anies.

Anies mengatakan penyaluran bantuan masih menunggu kelengkapan data.

Pemprov DKI, Kemensos, dan Kementerian Kemaritiman dan Investasi disebut Anies tengah memastikan data orang-orang rentan miskin di DKI yang berhak menerima bansos tersebut.

“Jadi angkanya sudah disepakati, besarannya juga sudah, tapi datanya masih dalam proses,” ujar Anies.

Anies menambahkan total ada 3,7 juta orang miskin dan rentan miskin di ibu kota yang menerima bantuan sosial. Dia berkata selain 2,6 juta warga rentan miskin itu, DKI selama ini telah mengucurkan bantuan sosial kepada 1,1 juta warga miskin ibu kota.

Sebelumnya, Presiden Jokowi sudah memastikan kucuran subsidi dari pemerintah kepada 2,5 juta warga miskin di Jakarta yang terdampak virus corona.

Jokowi mengatakan jumlah itu berdasarkan informasi dari Gubernur Anies Baswedan. Namun dia belum merinci berapa uang yang disalurkan kepada tiap orang yang disubsidi tersebut.

“Saya kira Gubernur DKI Jakarta angkanya kemarin 3,6 juta yang perlu dimasukkan dalam program social safety net, tapi DKI sudah berikan untuk 1,1 juta artinya tinggal 2,5 juta yang perlu dieksekusi,” kata Jokowi.

Jakarta sendiri merupakan episentrum virus corona di Indonesia. Data dari Pemprov DKI per hari ini, ada 885 kasus covid positif. Kemudian ada 561 pasien yang masih dalam perawatan, 181 orang isolasi mandiri,n53 orang dinyatakan sembuh, dan 90 orang meninggal dunia.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Nasional

Dukung Tenaga Medis, BIN Serahkan Bantuan Alkes Penanganan Covid -19 di RSUP Persahabatan

Published

on

Finroll.com — Badan Intelijen Negara (BIN) turut ambil bagian dalam penanganan pasien Covid-19 dengan memberikan bantuan Alat Kesehatan (Alkes) untuk mendukung tenaga medis di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan Jakarta, Kamis (02/04/2020).

Bantuan diserahkan oleh perwakilan tenaga medis Poliklinik BIN, dr. Indiani kepada dr. Lucky Safitri Widyakusuma, Sp. OG(k), selaku perwakilan tenaga medis RSUP Persahabatan.

dr. Indiani mengemukakan bantuan ini merupakan langkah nyata BIN untuk turut berkolaborasi dan membantu tenaga medis dalam menangani Covid-19. Oleh sebab itu, BIN berharap adanya bantuan Alkes ini dapat memaksimalkan kinerja serta melindungi tenaga medis dalam menangani pasien baik yang suspect maupun positif Covid-19.

”Semoga para pahlawan kesehatan yang berada di garda terdepan dapat terlindungi dan lebih percaya diri dalam menangani pasien dengan adanya tambahan Alkes ini,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama Direktur utama Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan Dr. Rita Rogayah, mengucapkan trimakasih atas bantuan yang diberikan BIN. Bantuan ini sangat bermanaat untuk kami. Ada beberapa alat kesehatan, APD, dan Obat – obatan. “Ini merupakan salah satu partisifasi dan dukungan BIN yang memang sangat dibutuhkan untuk penatalaksanaan pasien Covid – 19,” ujarnya.

Dikatakannya, APD sangat di butuhkan, setiap hari kami menggunakan 900 sampai 1000 set, dikarenakan jumlah pasien Covid-19 bertambah dan ruangan isolasi juga bertambah, sehingga kebutuhan APD juga bertambah,” tambahnya.

Bantuan Alkes dari BIN meliputi Catridge & Collection Kit (2.000 pcs), PCR Biomolekuler (2 pcs), Ventilator (5 pcs), Digital Rontgen (2 pcs), Alat Pelindung Diri/APD (500 pcs), Masker N95 (300 box), Sarung Tangan Kesehatan (500 box), Dacron SWAB (10.000 pcs), serta Cloroquine (10.000 pcs).

Pihak RSUP Persahabatan yang diwakili oleh dr. Lucky Safitri Widyakusuma, Sp. OG(k) menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan ini. Terlebih, saat ini para petugas medis kesulitan untuk mendapatkan APD akibat tingginya kebutuhan dalam penanganan virus ini. ”Perlengkapan APD itu akan dibagikan ke sejumlah fasilitas Pelayanan di RSUP Persahabatan yang dalam pelaksanaanya juga akan berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Indonesia,” jelas Lucky.

Ia juga berharap masyarakat turut berperan aktif dalam menanggulangi penyebaran wabah tersebut, baik melalui langkah preventif di lingkungan kerja maupun pemberian bantuan dari berbagai pihak salah satunya BIN. “Mari kita bersama-sama berjuang mengatasi Covid-19 dan berdoa agar kondisi ini segera berlalu dan kembali kondusif,” pungkasnya.

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending