Connect with us

Business

Puskepi : APBN Defisit, Pemerintah Harus Berani Tinggikan Nilai Cukai Rokok

Published

on


Finroll.com — Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria, mengatakan penerimaan pajak setiap tahun tak sanggup mengatasi besarnya kebutuhan anggaran rutin dan anggaran pembangunan. Defisit saat ini semakin melebar dari waktu ke waktu.

”Defisit selalu ditutupi dengan utang pemerintah yang semakin membesar dari waktu ke waktu. Strategi yang justru tidak mengatasi masalah dalam jangka panjang,” ungkap Sofyano dalam siaran pers, di Jakarta, (24/4/2019). Padahal ruang bagi peningkatan kemampuan fiskal pemerintan masih sangat besar.

Ruang untuk meningkatkan pendapatan negara masih cukup banyak dan beragam. Dibutuhkan kemauan dan keberanian dari pemerintah untuk menggenjot sumber sumber penerimaan negara melalui kebijakan perpajakan yang lebih progresif. ”Salah satu kebijakan yang dapat dijalankan adalah kebijakan cukai tembakau tinggi,” paparnya.

Kebijakan yang sudah pasti mendapatkan dukungan baik dari publik nasional maupun publik internasional. Mengingat seluruh dunia juga menjalankan kebijakan yang sama terkait tembakau dan rokok, yakni kebijakan cukai tinggi. Hanya Indonesia yang terlambat menjalankan kebijakan cukai tembakau tinggi.

”Selama ini pemerintah kuatir jika cukai tembakau naik maka akan berdampak pada petani dan industri. Akibatnya cukai tembakau tahunan lebih banyak tidak naik,” paparnya. Padahal pajak pajak yang lain atau pungutan yang lain dinaikkan. Walaupun cukai tembakau naik, tingkat kenaikan bersifat ala kadarnya atau hanya disesuaikan dengan inflasi, bukan sebagai kebijakan progresif. Tentu saja ini menjadi pertanyaan publik.

Baru pada 2020 mendatang cukai rokok akan dinaikkan sebesar 23 persen. Tahun 2019 cukai rokok tidak mengalami kenaikan. Langkah ini memang patut diacungi jempol. Keberanian pemerintah sudah mulai terlihat. Meskipun dengan angka kenaikan ini, Indonesia belum bisa mengikuti level cukai rokok di negar negara lain seperti Singapura, philipina, Thailand dan lain sebagainya. ”Apalagi mengikuti level cukai di negara megara maju. Indonesia masih jauh dari harapan itu,” bebernya.

Namun kenaikan tahunan pada tahun tahun mendatang masih sangat memungkinkan. Tahun 2021 kenaikan cukai tembakau harus mengikuti kenaikan dalam tahun 2020. Dengan demikian cukai secara perlahan lahan dapat mengejar ketertinggalan dengan negara negara lainnya.

Kenaikan cukai ini akan sangat berkontribusi terhadap APBN. Bayangkan jika cukai bisa naik 100 persen dari tarif cukai saat ini maka pemerntah tidak perlu lagi berhutang ke luar negeri dalam menutup defist APBN. ”Pemerintah bisa mendapatkan Rp.350-400 triliun dari cukai. Tinggal yang diperlukan nanti adalah pengelolaan cukai yang lebih inklusive, transparan,” paparnya.

Cukai rokok dapat menjadi kekuatan dalam pembiayaan bagi pembangunan infrastruktur, pengentasan kemiskinan dan mendukung pembangunan berkelanjutan. Anggaran yang bersumber dari cukai rokok dapat digunakan bagi pembangunan pedesaan, jaminan sosial kesehatan rakyat, pengembangan penelitian dalam rangka memperkuat usaha kecil menengah. Sehingga kenaikan cukai rokok tidak lagi dibayangi ketakutan akan mengorbankan petani dan usaha kecil menengah.

Hanya yang diperlukan adalah kesungguhan dan konsistensi semua pihak. Khususnya para pengambil kebijakan untuk sungguh sungguh menjalankan kebijakan cukai sesuai dengan arah dan target pembangunan nasional. Khususnya, pembangunan manusia sebagaimana yang diinginkan presiden Jokowi sebagai prioritas dalam periode ke dua pemerintahannya.

”Kebijakan pemerintah untuk mengoreksi naik cukai rokok jangan hanya jadi isu politik saja. Tapi harus diwujudkan juga sudah saatnya pemerintah membuat aturan menetapkan harga jual eceran rokok yang ini lebih banyak manfaatnya bagi rakyat dan negara,” tegasnya. (red)

Advertisement Valbury

Business

Putaran Bisnis Startup Lokal Saat Pandemi Virus Corona

Published

on

By

Finroll – Jakarta, Dampak pandemi Covid-19 akibat virus corona SARS-Cov-2 sangat berpengaruh terhadap putaran ekonomi khususnya terhadap perusahaan teknologi.

Beberapa waktu lalu, salah satu perusahaan layanan raksasa media sosial, Twitter sempat mengeluarkan pernyataan bahwa mereka memprediksikan pendapatan kuartal pertama 2020 mereka bakal turun.

Menurut Chief Financial Officer Twitter, Ned Segal mengatakan bahwa wabah virus corona telah mempengaruhi pendapatan iklan mereka secara global.

“Wabah telah memengaruhi pendapatan iklan Twitter secara global dalam beberapa minggu terakhir ini. Perusahaan memperkirakan pendapatan kuartal pertama akan turun sedikit,” kata dia dikutip Variety.

Sebagai perbandingan, pada kuartal pertama 2019, pendapatan iklan Twitter mencapai US$787 juta. Perusahaan yang berkantor pusat di San Fransisco ini berencana untuk merilis pendapatan kuartal pertama 2020 mereka bulan April ini.

Lalu, bagaimana dengan perusahaan rintisan (startup) di Indonesia?

CNNIndonesia.com pun memetakan data dari startup lokal berdasarkan kategori yaitu perusahaan e-commerce, e-learning, dan startup yang bergerak di bidang pemesanan tiket transportasi dan penginapan.

Traveloka

Menurut data internal Traveloka yang diterima CNNIndonesia.com, hari ini (2/4), tercatat sejak Februari 2020 Traveloka mengalami peningkatan drastis untuk permintaan refund (pengembalian uang) dan reschedule (perubahan jadwal).

Sebab, banyak masyarakat yang membatalkan perjalanan karena takut terjangkit virus Covid-19.

Permintaan refund dan reschedule meningkat sampai 10 kali lipat. Adapun kebijakan yang telah ditetapkan oleh partner menurut Traveloka merupakan dasar utama perusahaan dalam prosedur refund atau reschedule sebelum dapat memproses lebih lanjut permintaan pengguna.

Sementara itu, untuk pengajuan permintaan bantuan dengan situasi dan kondisi khusus, Traveloka akan mengirimkan eskalasi terpisah kepada partner terkait untuk kemudian dievaluasi dan dipertimbangkan lebih lanjut secara bersama.

“Kami ingin menyampaikan permintaan maaf kepada para pengguna atas ketidaknyamanan yang dialami saat melakukan permintaan bantuan kepada Traveloka. Saat ini, kami tengah memperkuat layanan konsumen agar dapat melayani pengguna dengan lebih baik,” kata Chief Marketing Officer Traveloka, Dionisius Nathaniel dikutip dari keterangan rilis.

“Kami juga meminta kesediaan pengguna untuk mengirimkan informasi tertulis dari pihak maskapai maupun hotel apabila informasi yang diterima berbeda dari yang kami sampaikan, agar situasi tersebut juga memungkinkan kami untuk bekerja lebih efektif dan lebih cepat dalam memenuhi permintaan pengguna,” sambungnya.

Shopee dan Bukalapak

Menurut data internal Shopee, selama kebijakan bekerja, belajar, dan berdiam diri rumah untuk mencegah penyebaran Covid-19 tidak menunjukkan perubahan yang signifikan.

Menurut Public Relations Lead Shopee, Aditya Maulana Noverdi, transaksi dan jumlah kunjungan pengguna tetap tinggi.

Namun, Shopee belum dapat merilis persentase tersebut sebab bakal dirangkum secara per kuartal.

“Yang bisa kami sampaikan pada kesempatan ini adalah adanya peningkatan terhadap pencarian barang-barang kebutuhan esensial di kategori kesehatan dan barang-barang kebutuhan sehari-hari. Melihat ini, Shopee berkomitmen untuk semaksimal mungkin agar pengguna selalu bisa mendapatkan akses kebutuhan-kebutuhan utama tersebut,” kata Aditya.

Senada dengan Shopee, menurut data internal Bukalapak, saat ini produk yang paling laris dicari masyarakat di dalam platformnya ialah produk-produk kesehatan yang dapat menunjang pencegahan dini virus corona Covid-19.

Namun, lagi-lagi Bukalapak tidak memberikan angka pasti.

“Sebelumnya barang – barang elektronik dan rumah tangga merupakan produk – produk yang paling dicari di Bukalapak. Namun seiring dengan tingginya kesadaran masyarakat akan perlindungan kesehatan, maka kami juga mencatat kenaikan para produk kesehatan dan alat penunjang kesehatan, bahan pokok, serta alat pendukung bekerja dari rumah,” kata Head of Corporate Communications Bukalapak, Intan Wibisiono.

Zenius

Menurut CEO Zenius, Rohan Monga, data internal Zenius menunjukkan bahwa ada kenaikan akses aplikasi yang cukup signifikan semenjak adanya himbauan pemerintah untuk melakukan aktivitas belajar dari rumah.

Guna menanggulangi kenaikan trafik, Zenius pun mengerahkan tim IT mereka untuk bekerja setiap hari agar tidak membebani kinerja platform mereka.

“Zenius juga menggandeng provider Telkomsel, XL, dan juga dengan beberapa provider lainnya untuk menghadirkan paket data gratis yang dapat digunakan untuk mengakses platform Zenius, sehingga akses ke Zenius benar-benar gratis total,” kata Rohan.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Business

Erick Thohir Ungkap BUMN yang Berpotensi Defisit Gara-gara Corona

Published

on

By

Finroll – Jakarta, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan penyebaran virus corona (covid-19) di seluruh dunia berpengaruh pada kinerja keuangan perusahaan pelat merah.

Erick mengungkapkan dampak penyebaran virus covid-19 sangat dirasakan pada sektor pariwisata. Sejumlah perusahaan milik negara seperti Angkasa Pura, Garuda Indonesia, KAI, Pelindo, Pelni, dan lainnya mengalami penurunan permintaan.

“Kemungkinan besar tahun ini semuanya bisa minus, ini tentunya yang memberatkan,” kata Erick dalam Rapat Kerja bersama dengan Komisi VI DPR RI yang digelar secara teleconference, Jumat (3/4).

Selain itu, sejumlah perusahaan pelat merah juga terancam mengalami gangguan arus kas (cash flow) perusahaan karena pelemahan nilai tukar rupiah.

“Laju cash flow PT Pertamina (Persero) dan PLN akan terganggu dengan menurunnya nilai kurs rupiah,” jelasnya.

PLN, sambung Erick, saat ini memiliki obligasi (bond) yang sebagian besarnya berdenominasi dolar AS. Dana dari obligasi itu dilakukan untuk membiayai sejumlah proyek pembangkit listrik.

Sementara, Pertamina masih melakukan impor minyak yang dibeli dengan menggunakan dolar AS tetapi penjualan di dalam negeri dilakukan dalam rupiah.

“Karena itu kami sudah rapat dengan direksi Pertamina untuk benar-benar memastikan cash flow mereka jangan sampai ini dalam kondisi merah nantinya,” kata Erick.

Sebagai informasi, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp16.445 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Jumat(1/4) pagi. Mata uang garuda bertenaga 0,30 persen dibandingkan perdagangan kemarin sore di level Rp16.495 per dolar AS.

Terakhir, Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) mengungkap skenario terburuk nilai tukar rupiah bisa menyentuh kisaran Rp17.500 sampai Rp20 ribu per dolar AS pada tahun ini. Skenario ini muncul akibat tekanan ekonomi yang berat di tengah penyebaran pandemi virus corona atau covid-19.

“Asumsi makro skenario ini kami lakukan untuk mencegah agar tidak terjadi,” ungkap Menteri Keuangan sekaligus Ketua KSSK Sri Mulyani Indrawati dalam video conference, Rabu (1/4) lalu.

Gubernur Bank Indonesia (BI) sekaligus Anggota KSSK Perry Warjiyo mengatakan proyeksi kurs rupiah itu merupakan langkah persiapan ke depan dari KSSK untuk mengantisipasi dampak terburuk dari tekanan pandemi corona.

Kendati begitu, ia menekankan bahwa KSSK akan berupaya semaksimal mungkin untuk mencegah rupiah jatuh ke level tersebut.

“Skenario berat tadi adalah forward looking sebagai antisipasi supaya tidak terjadi, agar skenario berat tidak terjadi. Maka kurs Rp17.500 sampai Rp20 ribu per dolar AS itu akan kami antisipasi agar tidak terjadi,” tekannya.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Komoditi

Harga Emas Naik Jadi Rp944 Ribu per Gram

Published

on

By

Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam berada di posisi Rp944 ribu per gram pada perdagangan Jumat (3/4) atawa naik Rp26 ribu dari Rp918 ribu per gram pada Kamis (2/4).

Sementara, harga pembelian kembali (buyback) naik Rp23 ribu per gram dari Rp822 ribu menjadi Rp845 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp496,5 ribu, 2 gram Rp1,83 juta, 3 gram Rp2,73 juta, 5 gram Rp4,54 juta, 10 gram Rp9,01 juta, 25 gram Rp22,43 juta, dan 50 gram Rp44,78 juta.

Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp89,5 juta, 250 gram Rp223,5 juta, 500 gram Rp446,8 juta, dan 1 kilogram Rp893,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX, harga emas berada di posisi US$1.632,7 per troy ons atau melemah 0,31 persen. Sedangkan harga emas di perdagangan spot turun 0,24 persen ke US$1.610,18 per troy ons pada pagi ini.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan harga emas di pasar internasional berbalik meguat berkat prospek kenaikan harga minyak mentah. Kenaikan harga minyak dipicu oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang telah membujuk Arab Saudi dan Rusia untuk mengurangi produksi.

Trump berharap kedua negara mau mengurangi produksi minyak sekitar 10 juta hingga 15 juta barel. Hal ini langsung membuat harga minyak mentah berjangka Brent menguat 21 persen menjadi US$29,94 per barel dan minyak mentah berjangka WTI naik 24,7 persen menjadi US$25,32 per barel.

“Prospek kenaikan harga minyak mentah dunia mengangkat harga saham big cap perusahaan minyak. Penguatan indeks saham AS ini ikut mendorong kenaikan harga emas mendekati kisaran US$1.620 per troy ons,” ujar Ariston kepada CNNIndonesia.com.

Kendati begitu, ia memperkirakan penguatan harga emas tidak akan berjalan lama. Sebab, ada sentimen lain yang membayangi harga, misalnya kekhawatiran pelaku pasar terhadap penyebaran penyakit covid-19 hingga turunnya data-data ekonomi dunia.

Dari sisi pandemi virus corona, kasus positif terus meningkat di dunia. Berdasarkan data Johns Hopkins University, setidaknya sudah ada 1,01 juta kasus positif corona di dunia.

Saat ini, kasus terbanyak tak lagi berada di China, namun menyebar ke beberapa negara, seperti AS mencapai 245 ribu kasus, Italia 115 ribu kasus, Spanyol 112 ribu kasus, dan Jerman 84 ribu kasus.

Masalahnya, kenaikan kasus corona membuat kewajiban fiskal pemerintah berupa tunjangan bagi pengangguran meningkat.

“AS melaporkan jumlah orang yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran mingguan meningkat tajam menembus rekor di angka 6,65 juta klaim. Padahal, rata-rata hanya di kisaran 250 ribu klaim,” katanya.

Sementara, untuk penurunan data ekonomi, pelaku pasar memperkirakan data ketenagakerjaan AS yang akan dirilis malam ini menunjukkan penurunan orang yang dipekerjakan di sektor pertanian dan pemerintahan.

Pasar mengestimasi setidaknya ada penurunan jumlah orang bekerja mencapai 100 ribu orang dan tingkat pengangguran bertambah menjadi 3,8 persen. “Harga emas spot hari ini berpotensi bergerak di kisaran US$1.580 sampai US$1.630 per dolar AS,” pungkasnya. (CNN/GPH)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending