Rabu, 9 Juni 2021

Curhat Nenek Penjual Gudeg, Warung Sepi Berhari-hari, Dagangan Masih Utuh


Curhatan seorang nenek renta pedagang bubur dan gudeg yang tengah mengalami masa sulit saat berjualan tengah membuat para warganet iba. Dia mengaku dagangan utuh karena sepi pembeli berhari-hari.

Kepalang sedih, nenek tersebut menduga ada seseorang yang iri sampai sengaja membuat warung gudeng miliknya tak didatangi para pembeli.

Kisah nenek renta yang mengeluhkan penjualan beberapa hari terakhir itu viral di media sosial TikTok setelah dibagikan akun @masclink_kulineran pada Selasa (8/6/2021).

“Dilarisi yuk,” ajak pengunggah yang merupakan seorang pegiat kuliner di Yogyakarta, seperti dikutip Suara.com.

Pegiat kuliner tersebut membagikan tangkapan layar pesan dari seorang warganet yang mengabarkan kondisi nenek renta penjual gudeng tersebut.

Warganet tersebut mengatakan, dagangan nenek renta bernama Waginah itu sudah sepi sejak tiga hari belakangan. Bahkan saat ia datang, dagangan masih utuh.

“Gudeg mbah Waginah sudah 3 hari ini sepi banget. Aku barusan ke sana dagangan masih utuh. Beneran utuh,” ungkapnya.

Warganet tersebut kemudian meneruskan curhatan sang nenek yang sedang mengalami fase sulit saat berjualan. Nenek itu merasa warung sepi sejak akhir pekan lalu.

“Simbahe curhat sudah sejak weekend ini dagangannya utuh,” kata dia.

Menyoal kondisi belakangan ini, nenek itu disebut-sebut sampai curiga ada seseorang yang sengaja membuat warung sepi didasari karena perasaan iri.

CIMB NIAGA

“Tapi tadi cerita mungkin ada yang ngerususi. Karena beneran sampai jam 9 lebih masih utuh. Baru berkurang 1-2 porsi. Kasihan. (Curiga) Ada yang iri ngirim sesuatu biar gak laku,” tukasnya.

Disertakan pula video saat nenek renta tersebut lamat-lamat mengambilkan lauk sebagaimana dipesan oleh pembeli.

Sampai artikel ini ditulis, video berisi curhatan seorang nenek renta tersebut telah disukai puluhan ribu kali dan menuai sekitar 1.014 komentar dari warganet.

Beberapa warganet mengaku ikut merasa iba dan berharap orang-orang di sekitar ikut melarisi dagangan nenek renta tersebut.

“Berkumpullah orang-orang baik. Biasakan beli yuk. Niat sedekah aja. Bonusnya dapat gudeg,” kata Andy.

“Yang di Yogyakarta besok beli yok sumpah kasihan banget,” timpal Naufal Fikri Mubarok.

“Semoga ada pembeli terus takut kalau ramai beberapa saat saja. Sehat selalu mbah,” sambung Ok.

Sumber : suara.com

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT