Kamis, 10 Juni 2021

Gara-gara Promo BTS Meal McD Tercipta Kerumunan di Mana-mana


  • Ada promo BTS Meal yang diluncurkan restoran cepat saji McDonald’s. Promo itu kemudian memicu kerumunan di berbagai gerai McD. Satgas Penanganan COVID-19 sampai angkat bicara.
    McDonald’s Indonesia merilis BTS Meal pada 9 Juni 2021 pada pukul 11.00 WIB. Peluncuran menu tersebut serentak di seluruh gerai McDonald’s di Indonesia.

Dijakarta
Pada Rabu (8/6) sekitar pukul 13.25 WIB kemarin, McD Stasiun Gambir, Jakpus, ditutup gara-gara pengemudi (driver) ojek online (ojol) berkerumun untuk membelikan paket yang terkait dengan boyband Korea Selatan, BTS.

Sebagian dari ojol duduk-duduk. Beberapa ojol lainnya sedang mendengarkan penjelasan dari pihak McD. Terlihat ada stiker di McD ini, berbunyi ‘Ditutup Sementara’.

Polisi sempat mengecek kerumunan di McD Gambir. Untuk mencegah kerumunan terjadi terus di masa pandemi COVID-19, maka gerai restoran cepat saji asal Amerika Serikat (AS) ini ditutup seharian.

“Kami di sini langsung bersama rekan dari Satpol PP dan rekan-rekan dari TNI, mengimbau mereka untuk tidak melakukan kerumunan,” ujar Kapolsek Metro Gambir AKBP Kade Budiyarta.

Kade Budiyarta tak merinci ada berapa ojol yang berkerumun di sekitar McD Stasiun Gambir. Dia hanya mengatakan ada ratusan ojol yang berkerumun di tempat makan cepat saji ini.

Selain di Gambir, ada pula gerai McD di tempat lain yang ditutup sementara imbas ‘kerumunan BTS Meal’. Ada lima gerai McD di Jakarta Barat yang ditutup sementara yakni 2 gerai di Kembangan, 2 gerai di Kebon Jeruk, dan 1 gerai di Palmerah.

Empat gerai McD di Jakarta Selatan diberi sanksi teguran tertulis dari Satpol PP DKI. Empat gerai itu adalah McD Plaza Kalibata, Pasar Minggu, Cilandak, dan Cipete Selatan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyayangkan kerjadian ini. DKI tak akan segan-segan mengenakan sanksi.

“Apabila itu tidak diperhatikan tentu kami tidak segan-segan memberikan sanksi. Tentu kami tidak segan segan untuk memberikan sanksi kepada saja, termasuk kepada restoran,” tegas Riza.

Di Tangsel
Tingginya animo masyarakat yang memesan promo BTS Meal juga mengakibatkan kerumunan driver ojol di McD Prapatan Duren, Ciputat, Tangerang Selatan.

CIMB NIAGA

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Jun Nurhaida Tampubolon, mengatakan kerumunan para sopir ojol terjadi sejak pukul 11.00 WIB. Ada ratusan sopir ojol yang diperkirakan di lokasi.

Polisi bersama elemen pemerintah setempat lainnya segera mendatangi lokasi. Aplikasi promo tersebut di lokasi pun telah dihentikan oleh petugas hari ini.

Di Depok
Kerumunan juga muncul di McD City Plaza (Ciplaz) Depok, Jawa Barat. Satpol PP Depok memberikan sanksi berupa penyegelan dan Denda. McD Ciplaz juga ditutup selama tiga hari.

“Kita kenakan sanksi denda juga. Antara Rp 5 sampai Rp 10 juta,” kata Kepala Satpol PP Kota Depok Lienda Ratnanurdianny saat dihubungi detikcom, Rabu (9/6).

Lienda mengatakan ada 6 gerai McDonald’s yang berada di Depok. Lima di antaranya hari ini terpantau adanya kerumunan imbas promo BTS Meal tersebut. McD yang terpantau adanya kerumunan di Depok itu di antaranya berada di McD Bojong Sari, McD Margonda, McD Cinere, dan McD Depok Town Square.

Di Karawang
Satgas COVID-19 membubarkan kerumunan ojol di McD Karawang Barat. Ini dilakukan demi mencegah penyebaran virus Corona. Sementara itu, berdasarkan pantauan detikcom, sebelum dibubarkan satgas, puluhan ojol juga penggemar K-Pop di Karawang berdatangan ke gerai McDonald’s di Karawang Barat.

Cekcok sempat terjadi antara pihak gerai dengan para pengemudi ojol lantaran saking banyaknya yang pesan dan berjubel.

Di Bandung
Pantauan detikcom di McDonal’s Kopo Mas, Rabu (9/6) siang, puluhan driver ojek online (ojol) mengantre untuk mengambil orderan pelanggan. Sekadar diketahui, BTS merupakan boyband asal Korea.

Sejumlah anggota Satlantas Polrestabes Kota Bandung melakukan pengaturan arus lalu lintas di jalan tersebut. Selain menimbulkan kerumunan, kemacetan juga berlangsung di Jalan Raya Soreang-Kopo atau tepatnya diseberang Miko Mal karena banyak motor milik ojol parkir di bahu jalan.

“Membludak banget, banyak yang minatnya,” kata salah satu driver ojol

Kepala Satpol PP Bandung, Rasdian Setiadi, menjelaskan pihaknya telah membubarkan kerumunan dan menyegel gerai McD di Buahbatu dan Cibiru, pukul 14.00 WIB. Dia menegaskan tindakan penyegelan gerai McDonald’s tersebut lantaran melanggar protokol kesehatan (prokes). Salah satunya soal kerumunan.

“Melanggar prokes adanya kerumunan,” ucap Rasdian.

Total ada tiga gerai yang disegel pemerintah di Bandung. Selain gerai di Buahbatu dan Cibiru, ada gerai Cicendo yang disegel.

Di Yogyakarta
BTS Meal juga memicu kerumunan di gerai McD di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Satpol PP DIY melakukan pengawasan.

“Semua gerai (McD), dari Jombor, Jalan Kaliurang, Jalan Solo, Malioboro dan Jalan Sultan Agung kami awasi. Dari tadi jam satu (13.00 WIB) petugas kami bagi untuk awasi,” kata Kepala Satpol PP DIY Noviar Rahmad, saat dihubungi wartawan, Rabu (9/6).

Di Solo
Kerumunan juga muncl di McD Jl Slamet Riyadi, Kota Solo, Jawa Tengah. Ketua Satgas COVID-19 Solo, Ahyani, menyampaikan pihaknya telah membubarkan kerumunan ojek online dan pembeli di lokasi. Sanksi tegas akan diberikan ke pihak pengelola restoran cepat saji itu.

Sementara itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyarankan agar McD berkoordinasi terlebih dahulu dengan perusahaan ojek online ketika membuat promo. Menurutnya harus ada pengaturan waktu sehingga tidak terjadi kerumunan.

“Kita harus antisipasilah gimana. Kalau ada kerumunan pasti kita bubarkan. Saya sarankan ke McD, kalau membuat promo juga berkoordinasi dengan perusahaan ojeknya agar timingnya diatur, jadi ojolnya tidak berkerumun,” kata Gibran Rakabuming Raka.

Di Kediri
Gerai McD di Kediri Mall ditutup lantaran dianggap melanggar protokol kesehatan COVID-19. Banyak orang berkerumun di lokasi gara-gara memesan BTS Meal.

Kapolres Kediri Kota AKBP Eko Prasetyo hadir langsung dalam penertiban. Eko juga memantau lokasi bersama jajaran Satpol PP Kota Kediri.

“Bersama dengan Satgas COVID-19 terbukti adanya pelanggaran COVID-19, satgas memberi sanksi tegas berupa penutupan restoran cepat saji tersebut selama 3 hari guna penyidikan lebih lanjut. Dalam kesempatan ini kami dari tiga pilar yaitu Pemerintah Kota Kediri, TNI dan Polri terus berupaya mencegah sebaran COVID-19 di wilayah kota Kediri, dan kami akan melakukan tindakan tegas bagi siapa saja yang melanggar ketentuan tentang protokol kesehatan,” kata AKBP Eko Prasetyo.

Di Surabaya
Kerumunan juga terjadi di McD Surabayad, yakni di Plaza Marina Jl Margorejo. Satgas COVID-19 mendatangi gerai-gerai McD yang memicu kerumunan.

“Kita sebar tim Satgas COVID-19 untuk menghalau kerumunan di gerai-gerai yang ada. Karena ada kerumunan ojol,” kata Kepala Satpol PP Surabaya Eddy Christijanto kepada detikcom di Surabaya, Rabu (9/6).

Ada tiga gerai McD di Surabaya yang terpantau ada kerumunan ojol, yakni McD Plaza Marina Wonocolo, McD Dukuh Pakis, dan McD Basuki Rakhmat. Gerai McD di Plaza Marina didenda Rp 5 juta.

Selanjutnya, McD minta maaf:

Di Pekanbaru
McD di Jl Sudirman Pekanbaru Riau ditutup polisi gara-gara pemesan menu BTS Meal memicu kerumunan. Penyegelan dilakukan siang hari setelah kerumunan tak terkendali. Mayoritas kerumunan adalah ojek online.

“Benar, kami telah menyegel dan memberi teguran kepada manajemen (McDonald’s). Teguran kami terkait kerumunan hari ini di sana,” ujar Kapolresta Pekanbaru Kombes Nandang, Rabu (9/6).

Di Makassar
Peluncuran BTS Meal di McD Makassar memicu kerumunan ojol. Ada empat gerai yang memunculkan kerumunan, yakni di Panakkukang, Rappocini, Tamalanrea, dan Ujung Pandang. Kabid Penegakan Hukum Satpol PP Makassar, Irwan, menegaskan kerumunan itu tidak boleh terjadi.

“Itu kan nggak boleh sebenarnya berkerumun seperti itu. Iya bisa saja seperti itu, tapi dia harus jaga jarak mengikuti protokol kesehatan,” kata Irwan.

Satgas COVID-19 angkat bicara
Juru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito mengingatkan agar kaidah jaga jarak tetap dijaga di masa pandemi ini, tak terkecuali saat mengantre pesan makanan di McD. Dia meminta semuanya menjaga protokol kesehatan.

“Berdasarkan aturan PPKM Kab/Kota terbaru (Inmendagri No 12 Tahun 2021) diketahui bahwa memang diizinkan adanya pemesanan dibawa pulang, namun perlu ditekankan adanya penerapan protokol kesehatan yang ketat, termasuk menjaga jarak atau tidak berdesakan,” ujar jubir Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito saat dihubungi, Rabu (9/6).

McD minta maaf
Menyikapi kehebohan menu BTS Meal tersebut, pihak McDonald’s Indonesia pun meminta maaf. McDonald’s Indonesia memberlakukan buka tutup order pada platform pemesanan untuk menghindari penumpukan antrian dan terus menghimbau seluruh pihak untuk menjaga dan mentaati protokol kesehatan sesuai aturan.

“Kami sangat berterima kasih atas antusiasme masyarakat yang sangat besar akan BTS Meal. Perihal penutupan sementara beberapa gerai McDonald’s, keselamatan dan keamanan konsumen dan pelanggan adalah prioritas McDonald’s Indonesia, penutupan dilakukan untuk sementara waktu, demi menghindari kerumunan antrian drive thru dan pembelian delivery. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” ujar Sutji Lantyka, Associate Director of Communication McDonald’s Indonesia, dalam keterangan tertulis, Rabu (9/6).

Sumber : Detik.com

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT