Jelang Iduladha 2021, Berikut Tips Manajemen Logistik Versi Hankook

  • Bagikan
jelang iduladha 2021, berikut tips manajemen logistik versi hankook 60f552e8ea338.jpeg
jelang iduladha 2021, berikut tips manajemen logistik versi hankook 60f552e8ea338.jpeg

FinrollAuto, JAKARTA—Perayaan Iduladha yang berlangsung pada 20 Juli 2021 diprediksi membuat permintaan transportasi logistik pengangkut hewan ternak meningkat.

Pasalnya, banyak masyarakat yang membutuhkan moda angkutan untuk mengirimkan hewan kurban dari lokasi ternak ke Masjid maupun Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R).

National Sales Manager Truck and Bus Radial (TBR) PT Hankook Tire Sales Indonesia Ahmad Juweni mengatakan bahwa pemilik dan operator kendaraan niaga perlu mempersiapkan manajemen angkutan logistik lebih baik jelang Iduladha, supaya keuntungan bisnis dapat tercapai dan keselamatan berkendara juga terpenuhi.

Menurutnya, salah satu manajemen logistik yang paling penting adalah perawatan ban karena komponen itu merupakan salah satu bagian dari kendaraan yang menopang beban.

“Dengan manajemen perawatan ban yang baik, diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan saat high season Iduladha,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Senin (19/7/2021).

Dalam menyambut hari raya Iduladha, Juweni menjelaskan, tiga hal penting dalam manajemen perawatan ban dan kendaraan bagi para pemilik ataupun operator kendaraan niaga agar bisa menjaga keselamatan saat melakukan pengantaran hewan kurban.

Pertama, manajemen ban dimulai dari pemilihan ban yang tepat. Salah satu faktor penting dalam pemilihan ban adalah memilih ban sesuai dengan kondisi jalan yang akan dilalui dan beban muatan yang akan diangkut.

Kapasitas daya angkut ban dapat diketahui melalui Indeks Beban yang terdapat pada dinding samping ban.

Kedua, salah satu manajemen perawatan ban yang penting adalah pengecekan kondisi ban dan tekanan angin secara rutin. Pengecekan kondisi ban ini minimal dilakukan setiap sebelum melakukan perjalanan.

“Periksa tekanan angin ban apakah sesuai dengan beban yang dimuat, lalu telapak ban apakah masih di atas batas minimal tebal telapak ban, periksa apakah ada luka atau benjolan pada ban atau ada batu-batu yang menempel pada telapak ban maupun di antara ban ganda,” kata Juweni.

Ketiga, gaya mengemudi. Mengemudi dengan kecepatan stabil akan membantu mesin menjadi lebih efisien. Selain itu, dengan kecepatan konstan, pengendara tidak perlu menginjak pedal gas maupun rem secara agresif.

Juweni mengatakan, kedua gaya mengemudi itu bisa membantu pengendara maupun operator kendaraan dalam memangkas ongkos BBM dan memperpanjang usia ban, sehingga biaya operasional juga dapat berkurang.



Sumber / Bisnis.com
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

-->