Senin, 7 Juni 2021

Terjerat Utang Pinjaman Online Ilegal? Coba 2 Solusi Berikut


Masalah pinjaman online ilegal ini seakan tak ada habisnya. Belum lama ini, guru TK di Malang, Jawa Timur terlilit utang pinjol ilegal jutaan rupiah dan harus kehilangan pekerjaannya.

Muncul lagi kasus serupa di Semarang dan korbannya adalah seorang guru honorer.

Afifah terlilit utang ratusan juta dari puluhan pinjaman online ilegal. Utang yang semula hanya berjumlah Rp3,7 juta membengkak menjadi Rp206,3 juta. Lalu, bagaimana tips untuk bisa melepaskan diri dari jerat pinjaman online ilegal?

Tips dari perencana keuangan

Perencana Keuangan sekaligus CEO ZAP Finance Prita Hapsari Ghozie memberikan tips agar kita bisa terlepas dari belenggu pinjol ilegal.

Pertama, korban pinjol ilegal bisa melaporkan kasus yang dialaminya ke ranah hukum, jika korban dikejar dan diancam. Hal ini karena sesungguhnya perjanjian yang disepakati antara penyedia utang dan pengutang tidak sah di mata hukum.

Namun, utang pada dasarnya adalah tanggung jawab keuangan yang harus diselesaikan.

“Secara pribadi, pinjaman tetap harus dilunasi minimal sejumlah pokok yang dinikmati. Caranya menggunakan sebagian penghasilan atau menjual barang berharga,” kata Prita saat dihubungi Kompas.com, Minggu (6/6/2021).

Ada 2 cara penyelesaian utang yang bisa digunakan jika terjebat pinjol ilegal:

1. Metode debt avalanche

Metode pertama disebut sebagai debt avalanche, yakni melakukan pembayaran minimum pada semua akun terutang yang kita miliki.

CIMB NIAGA

Selanjutnya, sisa uang yang ada kita arahkan untuk melunasi utang dengan tingkat bunga tertinggi.

“Menggunakan metode debt avalanche akan sangat menghemat pembayaran bunga tetapi membutuhkan disiplin,” ujar Prita.

Ada kelebihan dan kekurangan dari metode pertama.

Kelebihan metode pertama ini adalah meminimalkan jumlah bunga yang harus kita bayar dan mengurangi jumlah waktu yang dibutuhkan untuk terbebas dari utang.

Sedangkan kekurangannya adalah perlu disiplin ekstra dari diri sendiri.

“Dibutuhkan disiplin dan komitmen untuk melakukannya dan membutuhkan jumlah pendapatan tambahan yang konstan,” papar Prita.

2. Metode debt snowball Metode kedua disebut sebagai debt snowball.

Perbedaannya jika metode pertama fokus pada utang dengan bunga terbesar, metode ini fokus pada utang dengan jumlah nominal terkecil.

“Melakukan pembayaran minimum untuk semua utang, lalu melunasi jumlah utang terkecil terlebih dahulu sebelum beralih ke utang yang lebih besar,” jelas Prita.

Secara psikologis, strategi pembayaran utang ini bisa memantik motivasi diri, karena satu per satu utang bisa terselesaikan. Mulai dari yang terkecil.

Selain itu, cara yang satu ini juga cenderung lebih mudah untuk diimplementasikan.

Namun, ada juga kekurangan dari metode ini, yakni masalah bunga dan waktu yang lebih lama.

“Metode ini menimbulkan lebih banyak bunga dan lebih mahal secara keseluruhan, juga bisa memakan waktu lebih lama untuk benar-benar bebas utang,” pungkas Prita.

Masyarakat diimbau untuk tak mengajukan pinjaman ke penyedia jasa pinjaman online ilegal.

Hal ini karena banyak kerugian dan risiko yang dapat ditimbulkan jika gagal bayar.

Jika hendak mengajukan pinjaman, cek legalitasnya dengan cara mengecek di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ojk.go.id.

Semoga artikel ini bermanfaat ya !

Sumber : kompas.com

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT