Connect with us

Ragam

Rapor Pemain Indonesia di BATC 2020

Published

on


Indonesia berhasil menjadi juara di Badminton Asia Team Championship (BATC) 2020. Berikut rapor para pemain di turnamen tersebut.

FINROLL.COM — Indonesia menjadi juara dengan mengalahkan Malaysia 3-1 di partai final. Sebelum menang lawan Malaysia, Indonesia juga mampu melewati adangan Korea Selatan, Filipina, dan India.

Anthony Ginting (Nilai 9)

Anthony Ginting membuktikan bahwa ia layak dipercaya sebagai ujung tombak Tim Indonesia di Badminton Asia Team Championship (BATC) dan Piala Thomas 2020 mendatang.

Anthony Ginting bermain apik di BATC 2020. (Anthony Ginting bermain apik di BATC 2020. (Dok. Humas PBSI)
Dari empat partai yang dilakoni Ginting, semuanya berujung kemenangan. Ginting berhasil memberikan awalan yang bagus bagi perjuangan Indonesia. Kemenangan Ginting di laga pertama memberikan ketenangan dan meringankan beban pemain Indonesia yang tampil di laga berikutnya.

Jonatan Christie (Nilai 5)

Jonatan Christie tidak menunjukkan penampilan terbaik di Badminton Asia Team Championship (BATC) 2020. Jonatan yang biasa dikenal memiliki penampilan apik justru benar-benar kehilangan sentuhan. Bukan hanya dalam satu pertandingan, melainkan empat pertandingan.

Lihat juga: Michael Jordan, Atlet yang Lebih Sukses di Masa Pensiun
Kekalahan beruntun ini jadi pukulan telak bagi Jonatan namun ia harus bisa bangkit dalam waktu tiga bulan karena kualitas Jonatan dalam kondisi terbaik sangat diperlukan Indonesia untuk memenangkan Piala Thomas

Shesar Hiren Rhustavito (Nilai 6)

Sebagai pemain yang bakal turun di pertandingan penentuan, tungga ketiga Indonesia dituntut punya mental bertanding yang kuat.

Rapor Pemain Indonesia di BATC 2020

Shesar masih perlu mempersiapkan diri lebih baik sebagai pemain yang diplot untuk turun di partai penentuan.Melihat kualitas peserta Piala Thomas mendatang, kemungkinan laga ditentukan oleh partai kelima sangat besar.

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (Nilai 9)

Kevin/Marcus sebagai ganda putra nomor satu juga berhasil menunjukkan kualitas mereka sebagai andalan di BATC 2020. Dari tiga laga yang dijalani, Kevin/Marcus selalu mampu mengakhirinya dengan kemenangan.

Tak hanya itu, Kevin/Marcus juga mampu menang dua gim langsung pada tiga laga tersebut tanpa ada satu laga pun yang berlangsung lebih dari 30 menit.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (Nilai 7,5)

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil memenangkan dua laga saat mereka dipercaya turun di BATC 2020, yaitu ketika menghadapi Peter Magnaye/Alvin Morada dan M.R Arjun/Dhruv Kapila.

Meski meraih kemenangan di dua laga tersebut, penampilan Ahsan/Hendra kurang meyakinkan ketika bertemu ganda India. Hal itu pula yang bisa jadi salah satu alasan mereka tak diturunkan di partai final.

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (Nilai 7,5)

Fajar/Rian hanya mendapat satu kesempatan turun bermain di laga BATC 2020 sebagai pasangan. Mereka pun berhasil menunaikan tugas tersebut dengan sangat baik lewat kemenangan di tangan.

Fajar/Rian tak boleh menganggap diri mereka hanya sekadar cadangan karena Indonesia kemungkinan besar bakal menerapkan rotasi bermain untuk nomor ganda di Piala Thomas 2020.

Mohammad Ahsan/Fajar Alfian (Nilai 8)

Indonesia menunjukkan strategi kejutan di babak final BATC 2020 ketika menghadapi Malaysia. Manajer dan Tim Pelatih memutuskan menurunkan duet Ahsan/Fajar.

Duet ini harus menghadapi Ong Yew Sin/Teo Ee Yi yang merupakan ganda putra nomor dua Malaysia. Strategi ini membuahkan hasil positif. Ahsan/Fajar memenangkan pertandingan sekaligus mengunci gelar juara untuk Indonesia. (CNN)

Advertisement Valbury

Ragam

Israel Gandeng Peretas untuk Lacak Warga Putus Corona

Published

on

By

Finroll – Jakarta, Pemerintah Israel menggandeng perusahaan teknologi NSO Group untuk membuat perangkat lunak yang difungsikan untuk menyadap ponsel warga sipil Israel, demi melacak penyebaran virus corona SARS-Cov-2.

NSO Group juga diketahui merupakan kelompok siber andalan Israel untuk meretas ribuan orang yang berada di dunia maya dan belakangan berhasil membobol akun Whatsapp lewat spayware pegasus.

Nantinya, perangkat lunak buatan NSO itu memungkinkan untuk melacak setiap langkah masyarakat Israel dan menganalisis apakah mereka pernah ke lokasi di mana pasien positif corona sempat bertandang.

Jika ada masyarakat Israel pernah berkontakan langsung dengan pasien positif, maka ini bakal membantu pemerintah untuk menganalisis lebih lanjut.

Menteri Pertahanan Israel Naftali Bennett dilansir dari laman berita lokal Time of Israel menyebut pihaknya bakal memberikan sistem perangkat lunak yang diberi nama Unit 8200 kepada NSO.

Data ponsel warga sipil Israel bakal dihimpun oleh layanan keamanan setempat yakni Shin Bet dan juga dikoordinasikan dan Kementerian Kesehatan Israel.

Data-data tersebut berisi rekam medis pribadi dan lokasi tempat tinggal. Proposal soal alat pelacak ini akan dibahas dalam pertemuan The Knesset Subcommittee for Secret Services.

Sebelumnya, seperti dilansir Tech Spot, pemerintah Israel enggan menyebutkan agen keamanan internal mana yang bertugas untuk menyadap warga sipil mereka.

Sebab, NSO Group memiliki rekam jejak yang cukup kontroversial karena dilaporkan sempat menyadap ponsel jurnalis Jamal Khashoggi dan akhirnya terbunuh karena gemar mengkritik Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (Mbs).

Sebelum memutuskan untuk membuat alat untuk melacak persebaran corona, pemerintah Israel menerapkan kebijakan untuk menekan kasus Covid-19 seperti menetapkan kegiatan pertemuan umum dibatasi hanya 10 orang.

Lalu sejumlah tempat rekreasi bahkan restoran ditutup sementara. Sejumlah transportasi umum di Israel tidak beroperasi pada malam hari dan akhir pekan. Warga juga disarankan untuk berdiam diri di rumah. Jika terpaksa keluar rumah, hanya saat keadaan genting atau dalam keadaan darurat.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Ragam

Kodim 0505/JT – Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Salurkan Bantuan Hand Sprayer Di Masjid Al-Huda

Published

on

Finroll.com — Pandemi Corona, Kodim 0505/JT kerjasama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia berikan bantuan kemanusiaan berupa Hand Sprayer atau alat penyemprot Disinfectan ke beberapa Rumah Ibadah yang berada di wilayah Kota Jakarta Timur, salah satunya bantuan diberikan kepada Masjid Raya Al – Huda, Jalan Cililitan Besar Rt 07 Rw 01 Kramat jati Jakarta Timur, Jumat (3/4/2020).

Bantuan tersebut diserahkan oleh Babinsa Perwakilan Koramil 05/Kramat Jati /Kodim 0505/JT, Koptu Buhari kepada Bapak Sunarto selaku Dewan Kemakmuran Masjid Raya Al -Huda.

Danramil 05 Kramat Jati Kapten Inf Hadi S. yang diwakili oleh Babinsa Koptu Buhari menyampaikan pesan bahwa bantuan ini diberikan dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid 19.

Bantuan ini diharapkan dapat bermanfaat untuk menjaga kebersihan Masjid, agar para jamaah Masjid Raya Al Huda dapat beribadah lebih khusyu lagi,” pesannya.

Sementara Dewan Kemakmuran Masjid Raya Al – Huda Sunarto mengemukakan bahwa bantuan ini merupakan langkah nyata Kodim 0505/JT dalam menangani Pandemi Covid-19. “Alat Hand Sprayer ini sangat bermanfaat buat Masjid kami,” ucapnya.

Untuk itu kami selaku DKM Masjid Raya Al-Huda mengucapkan terimakasih kepada Kodim 0505/JT, dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, bantuan ini sangat bermanfaat buat Masjid kami,” pungkasnya.

Continue Reading

Ragam

Syarat Agar Pandemi Virus Corona Selesai Akhir Mei

Published

on

By

Finroll – Jakarta, Setelah berminggu-minggu diimbau untuk tinggal di dalam rumah, dicekoki dengan bertambahnya jumlah korban meninggal di seluruh dunia dan juga cepatnya pergerakan infeksi virus, semua orang rasanya ingin pandemi virus corona ini segera berlalu.

Ahli kesehatan masyarakat Prof. Hasbullah Thabrany memprediksi penyebaran virus corona baru, COVID-19 akan berakhir pada Bulan Mei di Indonesia. Namun untuk mencapai itu semua maka ada syarat yang harus dilakukan masyarakat yaitu disiplin melakukan jaga jarak fisik dan sosial.

“Tidak kontak face to face, ada teknologi modern kita bisa ketemu. Jangan sampai orang lain menjadi korban kalau kita egois,” kata Hasbullah Thabrany dikutip dari Antara.

Selain menjaga jarak fisik, dia juga mengungkapkan bahwa bahwa anjuran lain hygiene diri seperti mencuci tangan menggunakan air dan sabun lalu mengeringkannya, tidak menyentuh area wajah seperti hidung dan mulut dengan tangan kotor. Sebaliknya cucilah tangan dengan sabun sebelum menyentuh wajah.

Hal lain yang juga tak boleh diabaikan, menjaga daya tahan tubuh yakni melalui konsumsi makanan bergizi seimbang, rajin beraktivitas fisik, istirahat yang cukup.

Sebaliknya, jika masyarakat tak mengikuti anjuran tersebut maka masa pandemi virus corona di indonesia diprediksi bisa lebih panjang, lebih dari empat bulan mendatang.

Terkait penggunaan masker, dokter spesialis paru RSUP Persahabatan, Erlina Burhan menyatakan orang sehat sebaiknya bisa memakai masker kain. Masker ini bisa dicuci dan dapat digunakan sebagai bagian proteksi diri dari ancaman COVID-19.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending