Connect with us

Automotive

Renault Triber 2019 ; MPV Kompak dengan Bagasi Lapang

Published

on


Finroll.com  – Renault Triber telah diperkenalkan pada Rabu 19 Juni 2019 di New Delhi, India. Mobil MPV Kompak ini punya desain yang atraktif, kokoh, lapang dan modular atau dapat di atur menjadi 5-seater maupun 7 seater dengan mudah. Renault Triber memiliki panjang mobil kurang dari empat meter. Renault Triber akan di produksi di Chennai, India dan akan mulai dipasarkan di India pada semester dua tahun 2019.

Thierry Bolloré, CEO Groupe Renault mengatakan, “India merupakan pasar kunci untuk Groupe Renault. Di India kami masih muda, akan tetapi ambisi kami sangat tinggi selaras dengan rencana strategis kami “Drive the Future” dengan menyasar dua kali penjualan di tahun 2022. Renault Triber disusun, dikembangkan dan diproduksi di India karena untuk konsumen India dulu, sebelum kami bawa untuk seluruh dunia”

Desain interior Renault Triber yang modern merepresentasikan teknologi terdepan dengan sistem hiburan berlayar sentuh ukuran 8 inci yang sudah dilengkapi dengan fitur Apple CarPlay dan Android Auto. Kendaraan ini juga memberikan kenyamanan dan fleksibilitas terbaik di kelasnya untuk dapat mengakomodasi satu hingga tujuh orang dengan panjang kendaraan kurang dari empat meter. Kendaraan ini memberikan jarak baris depan (710mm), ruang kaki baris kedua (hingga 200mm), dan ruang kaki terbaik untuk baris ketiga (91mm) dengan socket charging dan pendingin udara.

Kursi pada baris kedua dapat diluncurkan, disandarkan, dilipat dan dimiringkan. Sistem Easy Fix juga memungkinkan untuk penanganan mudah dan melepaskan kursi independen pada baris ketiga untuk menambah kapasitas bagasi menjadi 625 liter. Renault Triber menawarkan lebih dari 100 konfigurasi tempat duduk berbeda.

Renault Triber dilengkapi dengan mesin bensin tiga silinder berkapasitas 1,0 liter yang mampu memberikan daya hingga 72 hp dengan torsi puncak sebesar 96 Nm. Transmisi yang ditawarkan adalah transmisi manual lima percepatan dan automated manual transmission (AMT) lima percepatan. Untuk keamanan, Renault Triber dilengkapi dengan empat airbags dan sabuk pengaman pada semua baris yang dilengkapi dengan retractor dan pretensioner untuk pengemudi. Sensor parkir dan sistem peringatan kecepatan juga sudah dimiliki Triber.

Renault Triber menawarkan keunggulan dengan kompartemen mesin yang sudah dioptimasi, kelapangan terbaik dan fleksibilitas tak tertandingi serta mampu memberikan kenyamanan yang merata saat berkendara bagi semua penumpang. Dalam waktu dekat, Renault Triber siap dikenalkan oleh PT Maxindo Renault Indonesia (MRI) untuk turut memeriahkan pasar otomotif Tanah Air pada pameran otomotif GIIAS 2019 yang akan diadakan Juli mendatang.

Davy J Tuilan, CEO PT Maxindo Renault Indonesia menyatakan akan memperkenalkan Renault Triber di Indonesia pada ajang GIIAS bulan Juli mendatang. “Terobosan disain dan fitur Renault Triber yang akan menjadi standar baru otomotif Indonesia, akan menarik pelanggan dari berbagai segmen”.

Advertisement

Automotive

Dianggap Sering Kecelakaan, SUV Bakal Dilarang

Published

on

By

Finroll.com –  Akibat kecelakaan yang mengakibatkan empat orang tewas, Walikota Berlin-Mitte, Stephan von Dassel berencana untuk melarang peredaran SUV di tengah kota. Hal itu merupakan buntut dari kecelakaan yang menimpa Porsche Macan akibat kehilangan kontrol.

“Mobil ‘lapis baja’ (istilah SUV bagi Dassel, red) tak cocok di kota. Mereka perusak iklim, bahkan mengancam tanpa perlu adanya kecelakaan, dan setiap kesalahan pengemudi menjadi ancaman bahaya besar bagi orang yang tidak bersalah,” ujar Dassel, dilansir dari The Drive.

Pengemudi Porsche Macan itu dilaporkan mengalami keadaan darurat medis, saat kecelakaan pada Jumat pekan lalu itu. Sehingga menyebabkan dia kehilangan kendali atas SUV-nya.

Mobil tersebut lalu menghantam pembatas konstruksi dan menabrak tiang lampu lalu lintas. Kabar buruknya, mobil itu juga menabrak dua laki-laki, seorang anak-anak, dan seorang perempuan tua. Dua orang lainnya mengalami luka-luka dalam kecelakaan itu.

Sedangkan di dalam mobil Porsche Macan ada tiga orang penumpang. Ketiganya hanya mengalami luka ringan akibat kecelakaan itu.

Indikasi Awal

Indikasi awal penyebab kecelakaan itu adalah keadaan darurat medis pengemudi, kata polisi setempat.

Ini bukan kali pertama pemerintah dan aktivis Jerman berusaha untuk membebaskan Berlin dari mobil. Harapannya, agar masa Berlin terbebas dari polusi udara dan kemacetan.

Tapi ini lebih merujuk pada pemerintah yang sepertinya memiliki rencana tentang target jenis kendaraan tertentu.

Continue Reading

Automotive

Esemka Launching Mobil Perdana, Akhirnya

Published

on

By

Finroll.com –  Setelah ditunggu bertahun-tahun, akhirnya Esemka resmi meluncurkan produk perdana mereka. Pembukaan selubung akan dilakukan langsung oleh Presiden Jokowi, di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat 6 September 2019.

Dilansir dari tvOne, mobil yang akan dihadirkan berjenis pikap, dan terdiri dari dua model, yakni Bima 1.2L dan Bima 1.3L. Dari kodenya, diketahui bahwa kapasitas mesin yang digunakan yakni 1.200cc dan 1.300cc.

Menurut laporan, kedua mobil menggunakan mesin yang bekerja memakai bahan bakar jenis bensin. Rencananya, peluncuran resmi akan dilakukan pada pukul 10.00 WIB.

Soal harga, diketahui bahwa banderol kedua mobil yang masuk dalam segmen kendaraan niaga itu tidak lebih dari Rp150 juta. Selain Jokowi, turut hadir juga Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto dan Menteri Perhubungan, Budi Karya.

Sebelumnya, wujud dari Esemka Bima telah lebih dulu beredar di dunia maya beberapa waktu lalu. Saat menghadiri pameran Kementerian Perindustrian belum lama ini, perwakilan Esemka mengatakan bahwa mereka sedang mencari penyedia komponen lokal.

Direktur Utama PT Solo Manufaktur Kreasi, Eddy Wirajaya mengaku, perusahaannya membutuhkan dukungan para penyedia komponen lokal, untuk melancarkan bisnisnya di Tanah Air. Saat ini, pihaknya terbantu dengan adanya pameran yang digelar pemerintah.

“Kami mengajak para supplier untuk mendukung kami. Komponen apa yang mereka produksi, supaya cocok terhadap produk kami,” ujarnya kala itu.

Eddy berharap, tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) mobil Esemka bisa mencapai hingga 85 persen. Hal ini bertujuan, agar bisa bersaing di industri otomotif dalam negeri.

Continue Reading

Automotive

Lamborghini Siapkan Hypercar Baru, Namanya Sian

Published

on

By

Finroll.com –  Lamborghini memberikan bocoran supercar terbarunya melalui unggahan di Instagram pada akhir Agustus lalu. Unggahan tersebut tentu menimbulkan spekulasi di kalangan pecinta supercar.

Ada beberapa asumsi tentang siluet mobil yang terlihat mirip dengan Terzo Millenio Concept. Bisa jadi mobil itu adalah pengganti Aventador. Tapi bisa jadi juga itu adalah siluet hypercar hybrid yang sudah lama menjadi perbincangan hangat.

Tebakan kedua sepertinya lebih benar. Sebab, baru-baru ini Lamborghini tiba-tiba mengungkap hypercar limited edition yang akan mereka rilis. Dilansir The Drive, hypercar itu namanya Sian.

Diduga, Lamborghini membuat Sian dari hasil desain ulang dan hibridisasi versi Aventador SVJ. Mobil itu sudah ditunjukkan kepada beberapa pemilik Lamborghini melalui aplikasi Unica, sebelum resmi dirilis di Frankfurt International Motor Show 2019, akhir pekan ini.

Jeroan Sian memang belum diketahui. Tapi jika mengacu pada Lamborghini Aventador SVJ, maka tenaganya akan disuplai dari mesin V12 naturally aspirated. Standar Aventador SVJ memiliki tenaga sebesar 760 Tk.

Spekulasi Spesifikasi

Tapi bedanya, Sian juga akan dibekali motor listrik mild-hybrid 48V yang menghasilkan daya 30 Tk. Ini akan menjadi mobil hybrid pertama dalam sejarah panjang Lamborghini.

Sebelumnya, Chief Technical Officer Lamborghini, Maurizio Reggiani mengatakan, pihaknya perlu untuk melakukan elektrifikasi. Hal itu agar bisa mengurangi karbon dioksida.

Kami berpikir bahwa merek Lamborghini didasarkan pada V12 dan jelas kami memerlukan elektrifikasi untuk mengurangi karbon dioksida, serta memiliki daya tambahan dari elektrifikasi, kata Reggiani.

Selain tampangnya, harga Sian juga ikut terkuak. Hypercar Sian akan dibandrol seharga USD 3,6 juta atau Rp 51 miliar (Kurs USD 1 = Rp 14.216). Sedangkan jumlahnya masih belum pasti, antara 63 hingga 80 unit.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending