Connect with us

Property

Rumah Tapak Vs Apartemen, Mana yang Lebih Murah?

Published

on


Finroll.com – Pilihan hunian bagi masyarakat milenial kini semakin beragam, seiring gencarnya pengembang membangun kawasan perumahan hingga apartemen di berbagai sudut kota. Pembangunan rumah tapak saat ini lebih banyak dilakukan di pinggiran kota karena semakin menipisnya ketersediaan lahan, sementara apartemen banyak berpusat di tengah kota lantaran struktur bangunan yang menjulang vertikal.

Secara harga, mana yang lebih memakan biaya, rumah tapak atau apartemen?

Berdasarkan pantauan pada acara Indonesia Property Expo (IPEX) 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu (27/7/2019), banyak rumah tapak di pesisir Ibu Kota yang dijual pada kisaran harga Rp 100 juta. Seperti yang berada di Pesona Kahuripan, Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Perumahan yang dimiliki PT Hikmah Alam Sentosa ini menawarkan dua tipe hunian, yakni rumah subsidi dan komersil. Tipe rumah subsidi memiliki ukuran 30/60 meter dengan harga awal Rp 158 juta. Pengenaan uang muka atau down payment (DP) hanya 1 persen, dan bisa diangsur secara bulanan mulai dari 10 hingga 20 tahun.

Sedangkan untuk tipe komersil memiliki ukuran 36/90 meter seharga Rp 285 juta dan 50/90 meter seharga Rp 355 juta. Untuk pengenaan uang muka, pembeli bisa membayar sekitar 10-20 persen untuk masa angsuran 10-25 tahun.

Secara peminatan, Marketing PT Hikmah Alam Sentosa Ari Sampurna mengatakan, sejak pergelaran IPEX hari pertama dibuka pada pukul 09.00 WIB pagi, sudah ada hampir 30 orang yang tertarik untuk mengecek kondisi rumah secara langsung bersama pihak pengembang.

“Sejak jam 09.00 belum ada yang booking. Rata-rata survei dulu. Dari jam 09.00 sampai sekarang kalau dari buku tamu kita sudah hampir 30 orang. Wacananya mereka di hari Minggu besok mau survei lokasi,” ujar dia.

Apartemen

Di sisi lain, acara IPEX 2019 ini juga diramaikan oleh sejumlah pengembang apartemen. Salah satunya Amethyst Tower di bilangan Kemayoran, Jakarta Pusat, yang dikembangkan oleh PT Hutama Karya (Persero) Tbk melalui anak usaha PT Hutama Karya Realtindo.

Amethyst Tower memiliki ketinggian 39 lantai, dimana masing-masing lantai terdiri dari sekitar 22 unit kamar sehingga total kamar di bangunan tersebut ada sekitar 1.000 unit. Seluruh kamar itu kemudian terbagi menjadi 9 tipe unit ruangan yang dibedakan secara ukuran, mulai dari 27 m2 sampai 46 m2.

Harga per satu unit apartemen di sini pun rupanya lebih mahal dibanding rumah tapak sederhana, yakni mulai dari Rp 389,010 juta sampai Rp 677,166 juta per unit. Pengenaan uang mukanya adalah sebesar 20 persen, dengan simulasi angsuran bank per bulan mulai dari 5-15 tahun.

Meski menawarkan harga yang tidak murah, calon pembeli apartemen ini rupanya lebih banyak dan lebih pasti dibanding rumah tapak sederhana. Dewi, salah seorang staf dari PT Hutama Karya Realtindo mengabarkan, sudah ada 5 orang sepanjang hari ini yang mem-booking untuk bisa mendapat unit kamar di tempat tersebut.

“Dari pagi sampai siang, sudah ada sekitar 5 orang yang booking. Mungkin mereka melihat pengembangnya besar, ini (Hutama Karya) kan BUMN juga. Terus juga sudah ready, sudah jadi tiap unitnya,” tutur dia kepada Liputan6.com.

Bentuk bangunan hingga nominal rupiah nampaknya bukan jadi pertimbangan utama masyarakat untuk bisa mendapatkan hunian. Masyarakat kini condong untuk membeli tempat tinggal berupa apartemen di tengah kota dibanding satu rumah tapak sederhana yang berada di pinggiran kota.

Property

PALUGADA Program Andalan KPR CIMB Niaga

Published

on

Heintje juga mengatakan, target penyaluran kredit KPR CIMB Niaga di tahun 2021 lebih tinggi dari tahun lalu. Ditargetkan kredit KPR CIMB Niaga harus tembus pertumbuhannya plus minus sekitar 7%, dengan penyaluran kredit baru sekitar Rp8,5 triliun.

Salah satu insentif dari pemerintah untuk industri properti adalah insentif pajak properti yaitu Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 0%. Dikatakan Mortgage and Secured Loan Business Head CIMB Niaga, Heintje F Mogie, ini hal yang bagus, ia mengistilahkan ini gelombang insentif dari pemerintah. Dan ada tiga hal sekarang ini yang membuat seharusnya pasar properti ini bergulir. Pertama, suku bunga Bank Insonesia makin turun sehingga bunga semakin murah. Kedua, adalah kebijakan Loan to Value (LTV), ini cukup baik. Ketiga, insentif PPN 0% tadi, atau subsidi PPN untuk sampai Rp2 milliar.

“Untuk subsidi PPN ini berarti ada discount hingga 100%, dan untuk di atas Rp2 milliar hingga Rp 5 milliar menjadi discount 50%. Hanya memang akan lebih baik lagi kalau misalnya bukan hanya untuk rumah ready stock. Ya misalnya tidak hanya untuk rumah yang status Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) saja, artinya sebaiknya subsidi ini bukan terbatas pada yang berkaitan dengan PPN saja, tapi kalau bisa Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) juga, supaya ini akan semakin jauh lebih baik lagi untuk pertumbuhan industri propertinya. Namun pun demikian, insentif yang ada ini cukup baik dan telah mendorong bank-bank menjual bunga jauh lebih murah,”ucap Heintje.

Terkait insentif PPN 0% ini, Heintje juga mengatakan PPN ini karena jangka waktunya terbatas Maret- Agustus 2021. Ini kebijakanya waktunya pendek, jadi serharusnya jangka waktu pemberlakukan ini lebih di perpanjang supaya developer bisa menyiapkan rumah yang siap terima pada saat peraturan itu berakhir. “Seperti sekarang ini harus diserah terimakan pada waktu bulan Agustus, artinya hanya dari Maret, April, Mei, Juni, Juli dan Agustus, waktu efektif hanya 4 atau 5 bulan saja, itu sudah serah terima. Nah, kalau kebijakan ini diperpanjang seharusnya akan banyak rumah yang siap diserah terimakan oleh para developer, artinya mendorong penjualan rumah para developer dan pembelian itu meningkat,”kata Heintje. Selain itu dikatakan Heintje, adanya banyak stimulus cukup baik untuk bergulirnya kembali industri properti di tengah pandemi ini. “Saya pikir cukup baik ya adanya stimulus-stimulus seperti dari insentif PPN, stimulus LTV, DP sampai 0 persen, terus pencairan ke developer juga lebih longgar lagi, dan disamping itu juga yang saya lihat suku bunga yang sekarang dengan suku bunga Bank Indonesia makin murah, makanya mendorong 3 faktor yaitu, rumah murah, kedua LTV-nya lebih longgar, dan yang ketiga adalah insentif PPN. Tapi, seperti yang tadi saya sampaikan untuk terkait insentif PPN ini sebaiknya jangka waktunya bisa di per Panjang lagi,”tegasnya.

Harapan subsidi pajak properti ini tidak hanya berlaku untuk rumah raedy stock saja, dan subsidi pajak ini supaya bisa di perpanjang jangka waktunya, dikatakan Heintje yang lebih tepat untuk menyampaikan atau mengusulkan kembali ke pemerintah terkait hal ini adalah dari asosiasi properti seperti dari REI (Real Estate Indonesia).


Terbukti, stimulus untuk industri properti yang ada saat ini saja, sudah mulai dirasakan dampak positifnya oleh penjualan kredit KPR CIMB Niaga. Dilihat dari secara tahunan (year on year/yoy) penyaluran kredit CIMB Niaga growth (tumbuh) kurang lebih 5% pada kuartal I tahun 2021 dibandingkan kuartal I pada tahun 2020. “Kami tumbuh sudah cukup baik yaitu 5% pada kuartal I tahun ini. Pada kuartal I ini kami bisa menyalurkan kredit baru sebesar Rp2,1 triliun, sehingga outstanding atau total penyaluran kredit kami per Maret yaitu sudah mencapai Rp36,4 triliun, jadi cukup baiklah,”ucap Heintje.

 

Program CIMB Niaga

Salah satu program baru KPR CIMB Niaga yang bekerjasama dengan developer ternama Jababeka Residence, adalah tindak lanjut program kerjasama yang sebetulnya sudah lama terjalin. Program terbarunya launching berbagai program diantaranya subsidi bunga yang diberikan Jababeka Residence melalui KPR CIMB NIaga. “Program ini kemarin kami tandatangani, untuk apa? Kebetulan di Jababeka Residence ini penyaluran kredit KPR CIMB Niaga
cukup baik. Kami mendapat ranking nomor satu penyaluran kredit. Untuk itu, bekerjasama dengan Jababeka Residence ini tujuanya untuk memberikan program-program bagus untuk masyarakat, utamanya yang kemarin baru kami tandatangani bersama itu terkait dengan program subsidi bunga bagi masyarakat/konsumen,”terang Heintje.

Sementara program terbaru lainnya dari KPR CIMB Niaga adalah program Pricing PALUGADA, jadi apa saja kebutuhan nasabah untuk KPR CIMB Niaga itu ada. Seperti berikut ini program terbaru dari KPR CIMB Niaga, program PALUGADA yaitu Promo menarik untuk segala kebutuhan KPR Anda, Ada Cicilan bunga KPR hingga Rp0,- selama 25 Tahun dengan KPR Xtra Manfaat, Anda juga bisa pilih salah satu dari 4 Tipe Rate KPR CIMB Niaga berikut ini:

Pertama; KPR XTRA PASTI (Kepastian Angsuran Sepanjang Tenor), Fixed 10 tahun: 9.50%, Fixed 15 tahun: 12.00%,

Kedua; Angsuran Fixed & Floating hingga 25 tahun, dimana untuk rumah Primary; program Fix 3 tahun: 5.00%, ada juga Fix 5 tahun: 6.00%, dan Fix 6 tahun: 6.60%. Sementara untuk rumah

Secondary; program Fix 3 tahun: 5.00%, Fix 5 tahun: 6.00%, dan Fix 6 thn : 7.60%. Kemudian,

program Take Over ada Fix 3 tahun: 5.75%, Fix 5 tahun: 6.75%, dan Fix 6 tahun: 7.60%. Yang lainnya

program Multiguna terdiri dari Fix 3 tahun: 7.00%, dan Fix 5 thn: 8.00%.

Ketiga; program KPR Xtra Bebas dimana angsuran terus turun selama 5 tahun perama, ada tahun 1- 2 rate 8.00%, ada tahun 3-4 rate 7.75%, tahun 5 rate 7.50%, dan selanjutnya, SBI +5.5%.

Keempat; program Smart Rate (floating dengan acuan yang jelas dan transparan) yaitu Tenor <5 tahun, rate SBI +4.00%, dan Tenor 5-10 tahun, rate SBI +4.25%.

Program PALUGADA ini berlaku hingga Juni 2021.

Pada momen Ramadhan pun CIMB Niaga memiliki program seperti mengadakan festival yang bertajuk “Haya Fest”, yaitu event festival yang berkaitan dengan produk-produk Syariah. “Saya lihat dari event Haya Fest hasilnya pada bulan April penyaluran kredit dari produk-produk KPR Syariah pun cukup baik mengalami pertembuhan hingga melampaui target. Pada event tersebut kami menggandeng developerdeveloper besar juga. Selain itu, kami juga saat ini banyak sekali melakukan kegiatan hybrid-lah artinya ada kegiatan secara online dan offline. Termasuk ada kegiatan buka puasa bareng, dan nonton bareng dengan para broker developer. Jadi, kegiatan-kegiatan yang kami lakukan itu sangat-sangat hybrid, yang bukan hanya kegiatan online aja, melainkan juga offline dengan tetap mengikuti protokol kesehatan,”ucap Heintje.

Heintje juga mengatakan, target penyaluran kredit KPR CIMB Niaga di tahun 2021 lebih tinggi dari tahun lalu. Ditargetkan kredit KPR CIMB Niaga harus tembus pertumbuhannya plus minus sekitar 7%, dengan penyaluran kredit baru sekitar Rp8,5 triliun.

Sehubungan dengan kebijakan vaksinasi nasional oleh pemerintah Heintje pun cukup mengapresiasi, dikatakanya, bagus sekali program pemerintah dengan cara meng-capture untuk vaksinasi ini cukupbaik. Dengan adanya vaksinasi ini artinya kegiatan ekonomi itu akan kembalii bergulir, karena mobilitas manusia itu penting untuk pertumbuhan ekonomi.

Kenyataan setelah adanya vaksinasi orang keluar rumah sudah lebih berani, walaupun tetap harus menjalankan protokol kesehatan. “Ini sudah menunjukan bahwa ada kegiatan, dengan adanya vaksinasi orang sudah berani bermobilisasi, makanya kelihatan pertumbuhan ekonominya sudah mulai jalan, kenapa ? Saya bisa lihat penjualan- penjualan di properti sudah mulai meningkat dibandingkan kuartal I tahun lalu, dan terbukti dengan penyaluran kredit kami, ini seharusnya sudah mulai tumbuh ya,”ucapnya.

Mengakhiri pembicaraan Heintje menyampaikan bahwa yang pasti KPR CIMB Niaga selalu selalu punya prinsip bahwa KPR CIMB Niaga ini tidak pernah mengikuti tren tapi membuat tren, tidak mencari peluang tapi menciptakan peluang, dan selalu mendorong dunia properti ini untuk terus berkembang. (Asep Erwin)

Continue Reading

Property

Mau Punya Rumah Minimalis Gaya Industrial? Simak Dulu 5 Hal Ini

Published

on

Rumah minimalis dipadu sentuhan gaya industrial sedang diminati. Gaya industrial membuat rumah tampak modern dan memiliki karakter unik.
Saat memikirkan gaya yang satu ini, biasanya pikiran Bunda akan langsung mengacu pada perkotaan, ya. Memang enggak salah sih, Bun. Cuma, ada lebih banyak hal yang bisa diekspos tentang rumah industrial selain gayanya yang modern.

Rumah industrial biasanya dibangun dengan banyak elemen dari logam dan besi. Rumah ini juga tetap mengambil bahan beton yang ramping, Bunda.

Material-material ini akan membuat rumah jadi berkesan keras dan agak misterius. Namun, setiap ruangannya tetap hangat. Kualitasnya hampir sama dengan rumah modern yang ada di pedesaan.

Ada beberapa hal yang perlu Bunda ketahui sebelum mendesain rumah dengan gaya industrial. Berikut rangkumannya dikutip dari HaiBunda, yang melansir laman House Beautiful.

1. Gabungkan yang lama dengan yang baru

Mendefinisikan desain industrial memang sedikit membingungkan, Bunda. Dalam gaya industrial, mengadopsi gaya yang vintage atau tetap modern?

Jawabannya, gaya industrial bukan salah satu di antara vintage atau modern. Gaya ini lebih mengarah pada penggabungan di antara keduanya.

Jendela baja besar dan ruangan yang terbuka dengan palet netral bisa jadi ciri khas gaya industrial, Bunda. Selain itu, dekorasinya juga sangat sederhana dan ramping. Namun, pipa dan batu bata yang terbuka membuat suasana jadi hidup dan lebih ke arah minimalis.

2. Kamar dengan furnitur gelap

Furnitur yang awet dan tahan banting sangat cocok untuk rumah industrial, Bunda. Bunda juga bisa gunakan cat yang usang pada furnitur untuk memberikan kesan yang klasik.

Palet yang biasanya digunakan cenderung mengarah ke warna gelap, Bunda. Warna ini cocok untuk sofa kulit atau furnitur kayu dan besi tebal. Pertimbangkan juga untuk mengisi rumah minimalis dengan kursi bar khas industrial, perlengkapan lampu antik, dan lemari bergaya pabrik, Bunda.

Sumber : Detik.com

Continue Reading

Property

Manfaatkan Uang THR Untuk Investasi Properti

Published

on

finroll_uang_thr_investasi_properti

Hari raya Lebaran pemerintah melarang mudik, ini dilakukan untuk mengendalikan penyebaran pandemi Covid-19. Kita harus mendukung program melarang mudik untuk memutus mata penyebaran yang bisa terjadi karena berkumpulnya banyak orang karena aktivitas mudik.

Pada pekerja biasanya sebelum Hari Raya Lebaran pasti mendapatkan tunjangan hari raya (THR) yang diberikan kepada kalangan pekerja. Manfaatkan uang THR untuk investasi properti, produk properti yang tengah memberikan banyak kemudahan pada saat pandemi ini.

Kenny Clorious Andwa, Direktur PT Hocky Anwa Lestari, pengembang Apartemen Anwa Residence Bintaro, selama bulan Mei atau menjelang Hari Raya Lebaran pihaknya memberikan banyak promo kemudahan untuk fasilitas masyarakat banyak memberikan promo kemudahan untuk memfasilitasi masyarakat untuk membeli unit apartemen salah satunya dengan dana dari THR yang tidak digunakan untuk mudik.

“Program ini kami berlakukan hanya selama bulan Mei 2021 dan ditujukan untuk membantu konsumen yang tidak bisa mudik ke kampung halamannya”ujarnya.

Andwa Residence saat ini tengah melakukan proses finishing untuk mengejar target serah terima unit pada awal tahun depan. Beberapa kemudahan yang diberikan antara lain cicilan tetap (flat) selama 120 kali (10 tahun) ditambah fasilitas gratis biaya akad kredit, hingga voucher untuk pembelian furnitur senilai puluhan juta rupiah.

Berbagai kemudahan ini juga cocok untuk kalangan milenial karena jumlah cicilah yang dikenakan menjadi lebih rendah. Cicilan yang flat juga memudahkan kalangan berpenghasilan tetap karena untuk jangka waktu 10 tahun jumlah cicilannya tidak akan berubah.

“Jadi dari pada uang THR-nya habis tidak jelas dan tidak pulang kampung juga, lebih baik dialokasikan untuk membeli unit apartemen yang sudah jelas akan memberikan manfaat jangka panjang baik dari kenaikan harganya maupun potensi menjadi instrumen investasi rutin karena bisa disewakan,” beber Kenny.

Anwa Residenc Bintaro merupakan apartemen yang dikonsep sebagai hunian modern dynamic living yang cocok untuk kalangan milenial maupun pekerja muda perkotaan. Berbagai fasilitanya juga menyasar khusus untuk lifestyle milenial seperti infinity poolshopping arcadejogging trackkid playground, hingga hotel.

Manfaatkanlah uang THR Anda, dengan tidak mudik….maka Anda bisa investasi properti dengan dana THR yang diterima

Continue Reading

Trending