Connect with us

Medan

Sandiaga Resmikan Rumah Siap Kerja di Medan

Published

on


Sandiaga Uno

Finroll.com – Calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno membuka Rumah Siap Kerja di Jalan Gaperta Ujung No.17, Tanjung Gusta, Medan, Sumatra Utara, Aahd (7/4). Sandiaga juga berkeliling melihat langsung kesiapan Rumah Siap Kerja yang didirikan atas kerja sama dengan OK OCE Milenials.

“Alhamdumillah setiap daerah di Indonesia berlomba-lomba untuk mendirikan Rumah Siap Kerja. Ini bentuk partisipatif dan kolaboratif nyata untuk mengubah perekonomian di negeri ini sekaligus untuk menekan angka pengangguran di negeri ini, khususnya di kalangan anak muda,” jelas Sandiaga dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/4).

Menurut mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu, Rumah Siap Kerja bisa menurunkan pengangguran sebanyak dua juta orang dalam lima tahun. Pihaknya ingin anak muda bisa mendapatkan kesempatan kerja. Sebab 61 persen dari penggangguran di Indonesia saat ini adalah anak muda usia 15-24 tahun. “Dengan kegiatan konkret seperti ini kita harapkan kita akan mengikis 2 juta pengangguran selama 5 tahun, mulai 2019-2024,” tambahnya.

Sandiaga menyebut, rumah siap kerja sebagai tempat hits yang juga bisa dimanfaatkan untuk berkumpul anak-anak muda, minum kopi, hingga jual beli produk lokal. Sambung Sandiaga, seluruh elemen masyarakat mulai dari pencari kerja, anak muda, anak petani, serta pemberi kerja dari dunia usaha, UMKM dan pabrik-pabrik, akan dibantu di rumah tersebut termasuk mengasah keterampilan mereka.

“Ada mungkin keterampilan bahasa Inggrisnya ditingkatkan, atau desain grafis, komputer, keterampilan dan mungkin ada yang memulai wirausaha,” kata Sandiaga.

sumber: republika

Medan

Bom Medan, Polisi Buru Pelaku Kedua

Published

on

By

Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan Tim Densus 88 masih melakukan pengejaran terhadap sosok yang diduga pelaku bom bunuh diri melakukan aksinya di Mapolrestabes Medan. Kepolisian menyebut sosok tersebut sebagai imam.

Terduga pelaku RMN yang meledakkan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan pada Rabu (13/11), menurut polisi tak beraksi sendirian.

“Saat ini kita masih mengejar sosok yang disebut imam-nya. Kita sudah mengantongi identitasnya,” kata Mardiaz di RS Bhayangkara Medan, Rabu malam (13/11).

Sejauh ini, kata Mardiaz, Kepolisian telah menggali keterangan dari sejumlah saksi yang diduga memiliki kaitan dengan terduga pelaku bom bunuh diri. Penggeledahan sejumlah lokasi juga telah dilakukan.

“Dari penggeledahan di rumah terduga pelaku bom bunuh diri, ditemukan busur panah dari besi, kemudian ada ditemukan pipa, tapi dari bambu. Dan juga telah dilakukan olah TKP Tim Inafis dan besok kita sampaikan hasilnya” jelasnya

Ledakan terjadi di Mapolrestabes Medan pada Rabu pagi kemarin (13/11). Setelah melakukan penyelidikan, Kepolisian menyebut ledakan tersebut berasal dari bom bunuh diri.

Sekitar pukul 08.20 WIB, RMN tiba di Mapolrestabes Medan. Dia lalu diminta petugas untuk melepaskan jaket dan penutup wajah atau sebo. RMN tidak keberatan.

Dia kemudian menuju gedung tempat pembuatan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK). RMN sempat berada di ruang tunggu dan berbaur dengan masyarakat yang ingin membuat SKCK.

Setelah itu, RMN menghampiri anggota polisi yang baru selesai apel di lapangan. Saat itulah bom meledak, yakni pada pukul 08.45 WIB. RMN tewas di tempat.

Kepolisian menyebut ada 6 korban luka akibat bom tersebut. Empat diantaranya adalah personel polisi, satu orang pegawai lepas, 1 orang warga sipil. Tak ada korban jiwa selain RMN.

Polisi langsung menggeledah kediaman RMN di Jalan Jangka, Gang Tenteram, Kecamatan Medan Petisah, Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11). RMN merupakan seorang pria kelahiran Medan, 11 Agustus 1995.

Mabes Polri kemudian meminta ada peningkatan kewaspadaan dan pengamanan di seluruh kantor polisi di Indonesia.

“Sesuai dengan standar pengamanan prosedur untuk seluruh anggota Polri melaksanakan peningkatan kewaspadaan,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Rabu (13/11).

Continue Reading

Medan

Saksi Bom Medan: Ledakan Kuat Sampai Lantai Bergetar

Published

on

By

Ledakan terjadi di Markas Komando Polres Kota Besar (Polrestabes) Medan sekitar pukul 08.45 WIB, Rabu (13/11). Ledakan diduga merupakan bom bunuh diri.

Berdasarkan keterangan salah seorang saksi bernama Lila yang saat itu sedang mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), ledakan terjadi sangat kuat hingga menimbulkan getaran. “Aku pas di depan ruangan pengurusan SKCK itu. Tiba-tiba bunyi ledakan kuat, sampai bergetar lantai. Setelah itu langsung keluar asap banyak kali,” katanya kepada Antara, Rabu.

Setelah ledakan, katanya, seluruh orang yang berada di dalam ruangan langsung berhamburan keluar. “Kami langsung keluar keluar semua, awalnya sempat dilarang polisi keluar karena takut terjadi ledakan lagi, jadinya kami sempat dijaga,” ujarnya.

Saksi lainnya bernama Adrian mengatakan, pascaledakan terlihat serpihan batu dan kaca berserakan di halaman apel Polrestabes Medan.” Ada tiga truk kepolisian tadi di situ, kaca-kacanya pecah. Banyak batu-batu juga disitu,” ujarnya.

Ledakan diduga merupakan bom bunuh diri dilakukan seorang pria menggunakan atribut pengemudi ojek online dan meledak di sekitar kantin Polrestabes Medan.

Continue Reading

Medan

Polresta Medan Diguncang Bom Bunuh Diri

Published

on

By

Sebuah bom meledak di Polrestabes Medan, Jalan HM Said, Sumatera Utara. Insiden tersebut terjadi pada Rabu (13/11) pagi, sekitar pukul 08.45 WIB.

Informasi yang dihimpun, pelaku berjumlah dua orang. Satu pelaku dilaporkan meninggal karena meledakkan diri. Sementara satu pelaku lain belum diketahui nasibnya.

Kejadian ini pun membuat geger masyarakat Medan. Saat kejadian, Polrestabes Medan sudah mulai melakukan pelayanan kepada masyarakat. Banyak masyarakat yang tengah membuat SKCK untuk keperluan pendaftaran CPNS.

Diduga bom di Polrestabes Medan adalah bom bunuh diri. Belum diketahui jaringan pelaku dan juga korban yang ditimbulkan akibat peristiwa ini.

Saat ini, garis polisi telah dipasang di lokasi kejadian. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending