Connect with us

News

Sandiaga Uno : Jika Kyai Ma’ruf Ingin Bertemua Sekarang, Saya Meluncur

Published

on


Berhadapan Dengan Ma'ruf Amin di Debat Ke-3, Sandiaga Uno Akan Santun

Finroll.com – Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, menyambut baik keinginan calon wakil presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin yang ingin bertemu dengannya. Menurut Sandi, ia sebenarnya juga telah lama punya keinginan bertemu Ma’ruf.

“Sangat positif, sejak delapan bulan lalu, saya sudah minta (bertemu) lewat Ustad Yusuf Mansur dan lain-lain, tapi nggak ada respon,” kata Sandiaga di Insomniak Coffee and Lounge, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Kamis, 25 April 2019. “Waktu kampanye damai saya langsung bilang beliau selama 8 bulan ingin ketemu Kiai untuk minta arahan, tapi belum terlaksana.”

Sandiaga berujar jika Ma’ruf Amin memang ingin bertemu dengannya dalam waktu dekat, maka pertemuan ini adalah sesuatu yang ia tunggu-tunggu. “Kalau saya anytime, sekarang ditelepon saya akan langsung ketemu Kiai,” ujar dia.

Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin, sebelumnya mengatakan akan mengupayakan bertemu dengan calon wakil presiden oposisi, Sandiaga Uno. Pertemuan tersebut kata Ma’ruf, dimaksudkan sebagai salah satu upaya rekonsiliasi pasca Pilpres 2019.

“Belum (bertemu Sandiaga), nanti lagi diupayakan,” ujar Ma’ruf saat ditanyai apakah akan bertemu dengan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut, di Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jalan Kramat Raya, Jakarta, Senin 22 April 2019.

Sementara itu rencana pertemuan Joko Widodo dengan Prabowo belum juga menemukan titik terang. Wakil Ketua Umum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso, berpendapat pertemuan antara keduanya sebaiknya dilaksanakan setelah 22 Mei 2019 saja. “Moment yang tepat adalah setelah semua nanti ketok palu dari KPU,” ujar Priyo di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Kamis, 25 April 2019.

Menurut Sandiaga Uno, pertemuannya dengan Ma’ruf Amin tak perlu menunggu 22 Mei 2019. “Silaturahmi, apalagi sebagai murid, kita tak perlu menunggu. Tidak bicara kompromi, tapi silaturahmi, sama-sama berkeyakinan pemilu jujur dan adil,” ujar Sandiaga.

Ia juga menuturkan dalam masa kampanye pilpres 2019, dirinya telah bertemu Ma’ruf Amin tiga kali di arena debat. Namun, kata dia, pertemuan-pertemuan itu belum memberi kesempatan keduanya bicara soal kebangsaan, terutama pemilu jujur dan adil. “Kalau misal beliau ingin ketemu sekarang, jam 15.00 saya meluncur,” tutur Sandiaga.

International

Trump Curiga China Tutupi Data Virus Corona

Published

on

By

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, meragukan keakuratan data dari China terkait wabah virus corona (Covid-19), setelah anggota Kongres AS menyebutkan beberapa laporan intelijen yang menunjukkan indikasi Negeri Tirai Bambu seakan menutupi data.

“Bagaimana kita tahu jika (data) mereka (China) akurat, jumlahnya tampaknya sedikit berada di sisi terang,” kata Trump, dilansir dari AFP, Jumat (3/4).

Meski begitu, Trump menegaskan hubungan AS dengan China masih tetap baik. Dia juga mengaku tetap dekat dengan Presiden China, Xi Jinping.

Kontroversi terkait transparansi data China oleh AS serta prasangka yang dipicu oleh teori konspirasi di China, bahwa militer AS yang harus disalahkan atas munculnya virus corona, terlihat memperburuk hubungan kedua negara.

Partai Republik di Kongres AS sempat menunjukkan sebuah laporan dari media Bloomberg yang mengutip dari sumber intelijen AS, menyatakan bahwa China tidak sepenuhnya jujur mengenai laporan jumlah infeksi dan kematian akibat virus corona.

Dokumen intelijen rahasia yang dikirim ke Gedung Putih pada pekan lalu itu menunjukkan laporan data China sengaja diberikan secara tidak lengkap.

Saat Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying, ditanya tentang laporan intelijen tersebut, dia tidak secara langsung menjawab secara jelas. Dia hanya menyebut masih terdapat hal yang lebih penting untuk dilakukan dibandingkan ‘menyalahkan orang lain’.

“Memfitnah, mendiskreditkan, menyalahkan orang lain, atau mengalihkan tanggung jawab tidak dapat menggantikan waktu yang telah hilang. Melakukan kebohongan hanya akan menghabiskan lebih banyak waktu dan menyebabkan lebih banyak nyawa (hilang),” ucap Hua.

Di sisi lain, Senator dari Partai Republik, Ben Sasse, menyebut secara terang-terangan bahwa data-data dari China sebagai ‘propaganda sampah.’

“Klaim bahwa Amerika Serikat memiliki lebih banyak kematian karena virus corona daripada China adalah salah,” kata Sasse.

Sejauh ini, China melaporkan sebanyak 82.394 kasus dan 3.316 kematian akibat virus corona pada Kamis (2/4), berdasarkan perhitungan Universitas Johns Hopkins. Sementara AS melaporkan sebanyak 216.722 kasus dan 5.137 kematian di Amerika Serikat dan menjadi yang tertinggi di dunia.

Dalam sebuah pernyataan menanggapi laporan itu, Anggota Komite Urusan Luar Negeri Dewan Perwakilan AS, Michael McCaul, mengatakan China bukan mitra yang dapat dipercaya dalam perang melawan virus.

“Mereka berbohong kepada dunia tentang penularan virus dari manusia ke manusia, membungkam para dokter dan jurnalis yang mencoba melaporkan kebenaran, dan sekarang tampaknya menyembunyikan jumlah orang yang terkena dampak penyakit ini,” kata McCaul.

Dia dan anggota parlemen lainnya telah meminta Departemen Luar Negeri untuk meluncurkan penyelidikan terkait laporan tersebut.

Continue Reading

Nasional

Telepon Jokowi, Xi Jinping: Tiongkok Siap Bantu Indonesia Tangani Corona

Published

on

By

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima panggilan telepon dari Presiden Tiongkok Xi Jinping pada Kamis (2/4) sore. Xi memastikan bahwa negaranya akan membantu Indonesia menangani pandemi corona. Bahkan, Indonesia akan menjadi mitra prioritas melawan pandemi tersebut.

“Kami siap bekerja sama dengan rakyat Indonesia, bersatu padu mengatasi Covid-19,” ujar Xi dikutip dari rilis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Jumat (3/4). Xi juga menyampaikan keprihatinannya atas mewabahnya virus corona di Indonesia.

Meski demikian, Xi menilai Indonesia akan mampu mengatasi virus mematikan tersebut. “Kami percaya dan yakin dengan kegigihan Anda, Indonesia pasti akan mengalahkan wabah Covid-19,” kata Xi.

Dia juga berbagi pengalaman negaranya dalam melawan virus corona. Jokowi menyampaikan apresiasi atas komitmen Negeri Panda membantu Indonesia menangani pandemi. Apalagi, Tiongkok merupakan negara pertama di dunia yang terjangkit virus tersebut.

Karenanya, Tiongkok telah melakukan berbagai upaya dalam menangani corona. “Kami harus terus bekerja sama menangani penyebaran virus ini,” kata Jokowi. Ia juga meminta agar tak ada stigmatisasi atas mewabahnya corona.

Hal seperti ini tak pantas dilakukan, terutama ketika banyak negara menghadapi pandemi corona. “Upaya stigmatisasi ini sangat tidak bermanfaat di tengah situasi yang sulit ini,” kata Jokowi.

Continue Reading

International

Bayi Positif Corona di Amerika Serikat Meninggal

Published

on

By

Finroll – Jakarta, Seorang bayi berusia enam bulan di negara bagian Connecticut, Amerika Serikat, meninggal akibat komplikasi yang dipicu oleh penyakit Covid-19 akibat infeksi virus corona.

Seperti dilansir AFP, Kamis (2/4), bayi tersebut meninggal pada Rabu kemarin. Hal ini membuat bayi tersebut tercatat menjadi korban paling muda akibat infeksi virus corona.

Gubernur Connecticut, Ned Lamont, mencuit melalui akun Twitter dengan menyatakan bayi tersebut dibawa ke rumah sakit pada pekan lalu dalam kondisi tidak sadar.

“Hasil pemeriksaan yang terbit pada kemarin malam menyatakan bayi tersebut positif Covid-19,” kata Lamont.

“Ini sangat menyedihkan. Kami meyakini hal ini adalah korban jiwa termuda yang meninggal akibat komplikasi Covid-19,” lanjut Lamont.

Pekan lalu, pemerintah negara bagian Illinois menyelidiki kematian seorang bayi berusia sembilan bulan yang dinyatakan positif virus corona.

Virus corona diyakini bisa mengancam keselamatan kelompok lanjut usia. Namun, sejumlah pasien yang berusia tergolong muda juga tidak luput dari ancaman tersebut.

Connecticut dan New Jersey juga berbatasan langsung dengan negara bagian New York, yang kini memiliki jumlah korban virus corona tertinggi di AS.

“Virus ini menyerang kelompok yang paling rentan tanpa ampun. Hal ini juga menekankan betapa pentingnya kita untuk tetap berada di rumah dan membatasi kontak terlebih dulu dengan orang lain,” kata Lamont.
Bayi 6 Bulan Positif Corona di AS Meninggal(CNN Indonesia/Fajrian)
Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah kasus virus corona di AS mencapai 163.199 orang, dengan 2.850 di antaranya meninggal.

Sedangkan menurut data Sekolah Kedokteran Universitas Johns Hopkins, jumlah kasus corona di AS mencapai 216.515 orang. Sedangkan korban meninggal mencapai 5.119 orang, dan yang sembuh 8.593 orang.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending