Connect with us

Entertainment

Secara Mengejutkan Michelle Obama Hadir di Perhelatan Akbar Grammy Awards 2019

Published

on


Grammy Awards 2019

Para penonton Grammy Awards 2019 di Staples Center, Los Angeles, California, Minggu (10/2/2019), mendapat kejutan.

Finroll.com – Alicia Keys, sebagai host ajang penghargaan Grammy Awards 2019 memulai monolog  pertamanya mengenai pentingnya musik dalam kehidupan serta bagaimana musik telah mengubah hidup orang banyak.

“Musik adalah apa yang kita semua sukai, musik adalah segalanya. Semua orang di sini bersinar dan saya sangat bangga bisa mempersatukan kita semua untuk menghormati momen ini. Itu (musik)  adalah bahasa global kita bersama,” ujar Alicia Keys.

Saat membuka Grammy Awards ke-61, Keys ditemani oleh artis-artis perempuan yang menginspirasi, seperti Lady Gaga, Jada Pinkett Smith, dan Jennifer Lopez. Secara mengejutkan, istri dari mantan presiden Amerika Serikat, Michelle Obama, turut hadir menemani para artis tersebut.

Seperti dilansir People, Michelle Obama hadir atas permintaan Alicia Keys, yang beberapa kali berkunjung ke Gedung Putih ketika Barack Obama masih menjadi presiden AS.

“Persahabatan mereka indah. Michelle Obama hanya ingin memberi dukungan kepada Alicia,” kata sumber yang dikutip People.

Keempat wanita hebat itu masuk dari belakang panggung bergandengan tangan. Sontak tepuk tangan riuh penonton langsung memenuhi Staples Center, Los Angeles, California.

Selanjutnya, secara bergantian mereka pun menceritakan bagaimana musik telah mengubah hidup mereka.

“Mereka bilang aku aneh. Bahwa penampilanku, pilihanku, suaraku, bahwa itu tidak akan berhasil. Tetapi musik mengatakan kepada saya untuk tidak mendengarkan mereka, “kata Lady Gaga.

“Ini mengingatkan saya pada tempat saya berasal tetapi juga mengingatkan saya pada semua tempat yang bisa saya kunjungi. Musik selalu menjadi tempat dimana kita semua bisa merasa benar-benar bebas,” ujar Jennifer Lopez.

“Musik adalah tempat seseorang mencurahkan apapun dalam hati dan pikirannya. mengekspresikan rasa sakit, kekuatan, dan kemajuan kita melalui musik,” lanjut Jada Pinket Smith, istri dari aktor Will Smith.

Selanjutnya giliran Michelle Obama berbicara tentang music, dan penonton pun mulai riuh dengan tepuk tangan yang tiada hentinya.

“Dari rekaman Motown yang saya pakai di South Side ke lagu-lagu ‘Who Run the World’ yang memicu saya selama dekade terakhir ini, musik selalu membantu saya menceritakan kisah saya,” kata Michelle Obama setelah tepuk tangan yang meriah.

“Apakah kita suka country atau rap atau rock, musik membantu kita berbagi diri, martabat dan kesedihan kita, harapan dan kegembiraan kita. Musik memungkinkan kita untuk saling mendengar, untuk mengundang satu sama lain,” lanjut Michelle.

Kehadiran Michelle tentu menjadi kejutan terbesar di acara Grammy Awards 2019. Selain Michelle, ada beberapa kejutan lain yang cukup mengundang perhatian publik.

Penampilan kolaborasi antar Post Malone dan Red Hot Chilli Peppers juga sukses menarik perhatian publik di Grammy Awards 2019. Begitu pula aksi panggung Dolly Parton yang berkolaborasi dengan beberapa penyanyi, termasuk Katy Perry dan Miley Cyrus.

Entertainment

5 Rekomendasi Serial Netflix Pada Juni 2020

Published

on

Sumber gambar : thetecheducation.com

Finroll – Jakarta, Netflix merilis sejumlah serial baru hingga kelanjutan dari serial sebelumnya pada Juni 2020. Di antaranya terdapat serial Jerman ‘Dark’ yang memasuki season ketiga sekaligus terakhir serta season keempat atau final ’13 Reasons Why’.

Berikut 5 rekomendasi serial terbaru Netflix Juni 2020.

13 Reasons Why: Season 4 (Netflix Original)

Season final serial ini akan menyajikan kisah siswa Liberty High School di tahun terakhir mereka.

Dengan hari kelulusan yang semakin dekat, Clay dan teman-temannya berjuang untuk selangkah lebih maju agar dapat menyingkirkan rahasia masa lalu yang mengancam masa depan mereka.

Dibintangi Dylan Minnette, Christian Navarro, Alisha Boe, Ross Butler, dan Brandon Flynn, serial 13 Reasons Why season 4 tersedia mulai 5 Juni.

Politician season 2

Di season kedua The Politician, si ambisius Payton (Ben Platt) harus siap menghadapi berbagai tantangan baru untuk memenangkan kursi senat. Pada season pertama, karakter Payton begitu berambisi menjadi presiden.

Dibintangi Ben Platt, Gwyneth Paltrow, dan Jessica Lange, serial The Politician season 2 tersedia mulai 19 Juni.

The Sinner: Jamie

Season ketiga dari serial drama misteri dan kriminal ini mengisahkan Detektif Harry Ambrose yang menyelidiki kecelakaan mobil mengerikan dan membawanya kepada sebuah kasus paling rumit serta berbahaya dalam karirnya.

Dibintangi Bill Pullman, Matt Bomer, dan Chris Messina, serial The Sinner: Jamie dijadwalkan tayang mulai 19 Juni.

Dark: Season 3

Konspirasi perjalanan waktu yang melibatkan empat keluarga dari tiga generasi ini akhirnya akan mencapai titik terang di sebuah dunia baru.

Dark season pertama mengisahkan hilangnya dua orang anak di kota fiktif bernama Winden, Jerman. Peristiwa itu justru membuka rahasia dan hubungan tersembunyi di antara empat keluarga.

Cerita semakin dalam ketika diperlihatkan perjalanan waktu. Dark season pertama berlatar pada tahun 2019, 1986 dan 1953.

Dibintangi Louis Hofmann, Oliver Masucci, dan Jordis Triebel, serial Dark season 3 tersedia mulai 27 Juni.

It’s Okay to Not Be Okay

Drama Korea It’s Okay to Not Be Okay ini berfokus pada romansa antara seorang pekerja di bangsal psikiatris yang tidak percaya pada cinta dan seorang penulis buku anak-anak yang anti-sosial tetapi populer yang tidak mengerti tentang romansa.

Dibintangi Kim Soo-hyun dan Seo Ye-ji, kedua karakter utama ini akhirnya menemukan penghiburan satu sama lain, menyembuhkan luka psikologis dan emosional mereka.

Drama yang juga dikenal dengan judul Pyscho but It’s Okay ini adalah seri pertama Kim Soo-hyun dalam hampir lima tahun, mengikuti peran terakhirnya di The Producers.

Drama Korea It’s Okay to Not Be Okay tayang mulai 20 Juni.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Entertainment

Pekan Depan Sutradara Film ‘Parasite’ Gelar Bincang Online

Published

on

Finroll – Jakarta, Pecinta film-film Korea Selatan, terutama Parasite, bisa menyaksikan diskusi mendalam antara sutradara Bong Joon-ho dan aktor Song Kang-ho secara cuma-cuma di YouTube dalam waktu dekat.

Diskusi tersebut merupakan pembahasan mendalam para pemenang Oscar itu kala menghadiri Locarno International Film Festival di Swiss tahun lalu.

Fans bisa menyaksikan diskusi berdurasi 82 menit itu secara gratis di saluran resmi YouTube Locarno Film Festival pada 8 Juni waktu bagian AS.

Pada 2019, Song Kang-ho dianugerahi Excellence Award Locarno 2019 berkat penampilannya dalam Parasite.

Ia menjadi aktor Asia pertama yang membawa pulang penghargaan tersebut sepanjang sejarah festival film terbesar di Swiss itu.

Parasite merupakan film thriller satire yang menonjolkan kesenjangan sosial dan ekonomi di masyarakat.

Film itu memenangkan empat piala Oscar 2020 yakni Sutradara Terbaik, Film Terbaik, Naskah Terbaik dan Film Internasional Terbaik.

Secara keseluruhan, film karya sutradara Bong Joon-ho itu telah memenangkan lebih dari 50 piala dari banyak festival film dan ajang penghargaan film di dunia.

Diskusi tersebut merupakan salah satu agenda We are One: A Global Film Festival, festival daring film global yang diselenggarakan YouTube selama 10 hari berturut-turut sejak 29 Mei.

Kantor berita Yonhap melaporkan acara itu diselenggarakan bersama perusahaan media global, Tribeca Enterprises, yang lahir dari gagasan bersama komunitas film internasional untuk tetap menghidupkan cinema kala pandemi Covid-19.

Selain menampilkan diskusi dari pelaku industri perfilman, We are One: A Global Film Festival juga akan menayangkan banyak film yang sebelumnya tayang di festival film Cannes, Berlin, Venice, serta BFI London Film Festival.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Entertainment

Fans Heboh, Lady Gaga Rilis Sour Candy Bareng BLACKPINK

Published

on

Finroll – Jakarta, Lady Gaga resmi merilis lagu duetnya dengan BLACKPINK, Sour Candy, Kamis (28/5). Sour Candy menjadi lagu ketiga yang dirilis Gaga dari album keenamnya, Chromatica, yang dijadwalkan rilis Jumat (29/5).

Perilisan Sour Candy ini hanya sepekan setelah Lady Gaga merilis lagu Rain on Me bersama dengan Ariana Grande. Lagu itu juga masih jadi bagian dari album Chromatica.

Lady Gaga dan BLACKPINK membuka Sour Candy dengan nuansa dance pop dan deep house yang kental melalui nada juga beat yang digunakan dalam lagu.

Jennie dan Lisa BLACKPINK membuka bagian Sour Candy dengan lirik berbahasa Inggris dan mengisahkan perumpamaan dua sisi karakter seseorang dengan asam-manis permen asam.

Penampilan Jennie dan Lisa di awal lagu ini cukup menarik, karena biasanya lagu duet akan dibuka dengan musisi utama yang dalam hal ini adalah Lady Gaga.

“I’m sour candy / So sweet, then I get a little angry, yeah / Sour candy, yeah, yeah, yeah, yeah, yeah //” lantun Jennie.

“I’m super psycho / Make you crazy when I turn the lights low / Sour candy, yeah, yeah, yeah, yeah //” Lisa melanjutkan.

Di sisi lain, porsi BLACKPINK membawakan lirik lebih banyak dalam bahasa Inggris pun merupakan keputusan menarik.

Hal itu berbeda ketika group asal Korea Selatan itu duet bersama Dua Lipa dalam Kiss and Make Up pada 2018. Pada lagu itu, BLACKPINK membawakan lirik nyaris seluruhnya dengan bahasa Korea.

Sementara itu, Lady Gaga kemudian tampil menguasai bagian refrain dan bait kedua dengan gaya yang tak jauh berbeda kala membawakan Rain on Me bersama Ariana Grande.

Kisah yang dibawakan Gaga dalam Sour Candy ini pun tak berbeda dengan Rain on Me dan Stupid Love, yang didominasi dengan hasrat individu untuk mendapatkan hubungan dan cinta yang sejati.

“I might be messed up / But I know what’s up / You want a real taste / At least I’m not a fake//” lantun Gaga.

Perilisan Sour Candy oleh Lady Gaga dan BLACKPINK pada Kamis (28/5) disambut heboh dan antusias oleh para penggemar masing-masing di media sosial. Sour Candy pun sempat menjadi trending topic di dunia.

Lady Gaga sebelumnya sempat mengisahkan proses duet dengan BLACKPINK kala diwawancara dengan media Jepang, TVGroove. Ia menyebut bahwa BLACKPINK yang disebut akan comeback pada Juni amat antusias dengan tawaran duet dari Lady Gaga tersebut.

“Saya yang menghubungi BLACKPINK pertama kali menawarkan kerja sama. Para anggota BLACKPINK amat bahagia dan menunjukkan antusiasme untuk proyek ini, jadi kami bisa berkolaborasi karena hal itu,” kata Gaga.

“Saya ingin mendukung para perempuan kuat seperti BLACKPINK, dan mereka merasakan hal yang sama,” lanjutnya.

Ketika sebagian lirik lagu tersebut yang ditulis oleh Lady Gaga bersama Michael Tucker, Madison Love, Matthew Burns, Rami Yacoub, dan Hong Jun Park diterjemahkan ke bahasa Korea, penyanyi asal New York itu pun terkejut.

“Saya bersemangat ketika mendengar mereka menginterpretasikan lagunya dalam bahasa Korea. Saya mengatakan kepada mereka bagian mereka amatlah kreatif dan menyenangkan,” kata Gaga, dikutip dari Elle.

“BLACKPINK berisi perempuan-perempuan cantik, dan mereka amat bertalenta. Melalui kolaborasi ini, saya merasa bangga bila bisa menjadi anggota kelima BLACKPINK,” lanjutnya berkelakar.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending