Connect with us

Sepakbola

Shin Tae-yong Bakal Gantikan Simon McMenemy di Timnas Indonesia Media-media Vietnam Tertarik Rumornya

Published

on


Shin Tae-yong (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Finroll.com, Jakarta – Media asal Vietnam, VTC News, tertarik dan turut mewartakan isu Shin Tae-yong yang bakal melatih Timnas Indonesia. Mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu santer dikabarkan pantas menggantikan Simon McMenemy.

Nama Shin Tae-yong muncul setelah Mochamad Iriawan alias Iwan Bule terpilih sebagai Ketua Umum PSSI periode 2019-2023. Iwan lantas membidik pelatih asal Negeri Gingseng tersebut sebagai kandidat untuk menukangi skuat Garuda.

BACA JUGA : 

Kabar tersebut menarik perhatian Vietnam Multimedia Corporation (VTC) yang turut memberitakan terkait Shin Tae-yong pada Minggu (3/11/2019) waktu setempat. Selain Shin Tae-yong, VTC juga menyoroti kabar peluang Luis Milla bakal kembali menukangi Timnas Indonesia.

VTC melaporkan bahwa Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan akan segera berpisah dengan Simon McMenemy. Rumor pencopotan Simon menguat setelah Timnas Indonesia terus merosot pada kualifikasi Piala Dunia 2022.

“Kami akan menganalisis kandidat selama dua hari untuk mencari tahu siapa yang tepat untuk tim Indonesia. Seseorang mengusulkan pelatih Luis Milla tetapi kami harus mempertimbangkannya karena masih ada kandidat bagus lainnya, mantan pelatih tim Korea Selatan Shin Tae-yong,” ucap Iwan Bule, seperti dikutip VTC News dari Bola.com.

Selain VTC News, media Vietnam lainnya juga menyoroti kabar serupa, yakni Bao Giao Thong. Berita tersebut menarik kesimpulan bahwa Timnas Indonesia ingin belajar dari beberapa negara Asia yang juga memakai jasa sesama pelatih asal Asia, sebut saja Vietnam dan Thailand.

Timnas Thailand saat ini diasuh pelatih asal Negeri Sakura, Akira Nishino, yang pernah melatih Timnas Jepang di pentas Piala Dunia 2018. Selain itu, Vietnam lebih dahulu mempekerjakan pelatih asal Korea Selatan, yakni Park Hang-seo.

Rekam Jejak Shin Tae-yong

Kepala pelatih timnas Korea Selatan Shin Tae-yong (tengah) menyaksikan para pemainnya berlatih untuk menghadapi Piala Dunia 2018 di National Football Centre di Paju, Korea Selatan, Rabu (23/5). (AP Photo/Lee Jin-man)

Nama Shin Tae-yong cukup populer di dunia sepak bola Internasional. Pelatih berusia 49 tahun itu pernah menukangi Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018.

Sayang, karier Shin Tae-yong tak berlangsung lama karena Timnas Korea Selatan hanya mendulang satu kali kemenangan dan menelan dua kali kekalahan. Kendati begitu, pelatih berusia 49 itu hampir membawa Timnas Korea Selatan menjuarai Piala AFC U-23 pada 2016.

VTC News melaporkan Shin Tae-yong sempat menjadi kandidat Timnas Thailand. Namun, akhirnya manuver itu tertikung oleh pelatih asal Jepang, Akira Nishino, untuk menduduki kursi kepelatihan Timnas Thailand.(bola.com)

Sepakbola

Demi Liga Champions, Lampard Minta Pemain Chelsea Cuek atas Performa MU

Published

on

By

Pelatih Chelsea Frank Lampard (tengah) melakukan salam siku dengan pemainnya Ross Barkley pada akhir pertandingan menghadapi Leicester City pada putaran keenam Piala FA di King Power Stadium, Leicester, Inggris, Minggu (28/6/2020). Chelsea menaklukkan Leicester City 1-0. (Tim Keeton/Pool via AP)

Finroll.com, Jakarta –  Manajer Chelsea, Frank Lampard meminta timnya tidak was-was menyikapi penampilan cemerlang Manchester United. Ia menegaskan Chelsea harus fokus kepada penampilan sendiri.

“Anda tidak boleh terlalu memikirkan tim lain saat ini,” kata Lampard seperti dilansir Sportskeeda.

Chelsea sedang bersaing dengan Manchester United untuk memperebutkan tiket ke Liga Champions musim depan. The Blues sementara menempati peringkat ke-4 klasemen Premier League dengan 57 poin, unggul dua poin dari MU di tempat kelima.

Persaingan keduanya memanas setelah Chelsea takluk 3-4 dari West Ham pada pekan ke-32. Di saat yang sama, grafik penampilan Manchester United di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer justru meroket.

Dalam lima laga terakhir di Premier League, Manchester United mengantongi tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Tidak heran, Setan Merah pun optimistis dapat menyalip Chelsea di tabel klasemen.

Chelsea baru saja menang 3-0 atas Watford. Menurut Lampard, kemenangan itu menunjukkan fokus timnya.

“Mental kami di pertandingan itu tepat. Kami memulai laga dengan bagus dan memperhatikan detail-detail kecil. Itu membuat saya senang,” kata Lampard.

Setiap Pertandingan Menegangkan

Pemain Chelsea Christian Pulisic (kiri) berebut bola dengan pemain Watford Kiko Femenia pada pertandingan Premier League di Stadion Stamford Bridge, London, Inggris, Sabtu (4/7/2020). Chelsea menang 3-0 dan kembali menggeser Manchester United dari posisi empat klasemen. (Matthew Childs/Pool via AP)

Lebih lanjut, Lampard mengatakan setiap pertandingan kini memiliki tekanan sendiri. Pasalnya, Liga Inggris musim ini telah memasuki pekan-pekan akhir.

“Sekarang, setiap pertandingan punya tekanan. Saat melawan West Ham tekanannya ada karena kami tahu, kami bisa naik ke posisi ketiga,” kata Lampard.

“Tekanannya berbeda-beda, tetapi ini adalah soal fokus ke pertandingan dan pekerjaan masing-masing,” ujarnya mengakhiri. (Bola.com)(GE)

Continue Reading

Sepakbola

Sumbang Gol Saat Barcelona Hajar Villarreal, Luis Suarez Catat Rekor Unik

Published

on

By

Penyerang Barcelona, Luis Suarez (AP Photo/Joan Monfort)

Finroll.com, Jakarta –  Barcelona berhasil kembali ke jalur kemenangan. Blaugrana menang telak 4-1 ketika dijamu Villarreal di Estadio de la Ceramica pada lanjutan La Liga, Senin (6/7/2020) dinihari WIB.

Empat gol kemenangan Barcelona dicetak oleh Antoine Griezmann (dua gol), Luis Suarez dan pemain muda berbakat Ansu Fati. Satu-satunya gol balasan Villarreal dihasilkan Gerard Moreno.

Meski cuma menyumbang satu gol, Luis Suarez menorehkan rekor unik di laga kontrak Villarreal. Pria Uruguay itu menjadi pemain Barcelona pertama yang mampu membuat gol setiap bulan dalam satu tahun kalender di arena La Liga.

Untuk pertama kalinya Suarez membuat gol di La Liga pada bulan Juli. Rekor unik ini bisa ditorehkan Suarez bersama Barcelona karena faktor pandemi virus corona Covid-19. La Liga sempat dihentikan selama tiga bulan.

Jika La Liga tak terhenti maka mustahil Barcelona akan turun bertanding di kompetisi resmi pada bulan Juli. Biasanya pada bulan Juli, klub-klub masih libur atau baru memulai latihan pramusim.

Jika Suarez baru mengoleksi satu gol di bulan Juli, maka perolehan gol terbanyak eks pemain Liverpool itu ada di bulan April dengan total torehan 22 gol.

Satu-satunya gol Suarez di bulan Juli lahir dengan cara spektakuler. Mendapat umpan dari Lionel Messi, Suarez melepaskan tendangan melengkung ke tiang jauh.

Daftar Gol Suarez

Daftar Gol Suarez Dalam Kurun 12 Bulan

Januari: 20

Februari: 16

Maret: 12

April: 22

Mei: 13

Juni: 2

Juli: 1

Agustus: 4

September: 12

Oktober: 15

November: 10

December: 18 (Bola.com)(GE)

Continue Reading

Sepakbola

Real Madrid Dapat 3 Penalti dalam 5 Laga, Sergio Ramos Tegaskan Timnya Tidak Dibantu Wasit

Published

on

By

Bek Real Madrid, Sergio Ramos, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Getafe pada laga lanjutan La Liga pekan ke-33 di Stadion Alfredo Di Stefano, Jumat (3/7/2020) dini hari WIB (AFP/Gabriel Bouys)

Finroll.com, Jakarta –  Kapten Real MadridSergio Ramos, menegaskan jika Los Blancos berhasil menjadi juara La Liga Spanyol musim ini, itu semua bukan karena bantuan dari wasit.

Suporter tim-tim lawan jelas menyoroti kemenangan Real Madrid dalam lima pertandingan terakhir yang tiga di antaranya selalu diwarnai hadiah tendangan penalti dari wasit, termasuk ketika Los Blancos mengatasi Athletic Bilbao 1-0 di San Mames, Minggu (5/7/2020) malam WIB.

Sergio Ramos yang selalu menjadi pilihan utama penendang penalti kembali melesakkan gol dari titik putih, membuatnya di dua laga terakhir jadi penentu kemenangan Real Madrid.

“Kami tidak akan menjuarai La Liga dibantu wasit dan jika kami tidak juara, itu juga bukan karena mereka,” kata Ramos di situs resmi Madrid.

“Siapapun yang melakukan kesalahan dan tidak mendapat hasil yang diinginkan, saya pikir mereka perlu berkaca dan menyalahkan pemainnya sendiri. Tak seorang pun perlu menyelamati wasit karena Real Madrid berada di puncak klasemen,” kata Ramos lagi.

Rahasia Penalti

(AFP/Gabriel Bouys)

Ramos juga berbagi sedikit rahasia keberhasilannya menjaga tren positif dari titik putih.

“Setiap hendak mengeksekusi penalti yang saya pikirkan hanyalah tiga poin untuk tim. Saya cukup nyaman dalam situasi yang penuh tensi dan ketidakpastian itu,” katanya.

“Saya pikir saya cukup tepat untuk mengemban tanggung jawab itu dan hasilnya berbicara sendiri. Saya akan terus melakukannya, dan jika itu membantu tim menang, tentu lebih bagus,” pungkas Ramos.

Real Madrid selanjutnya akan menjamu Alaves di Stadion Alfredo di Stefano dalam laga pekan ke-35 pada Jumat (10/7) waktu setempat. (Bola.com)(GE)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending