Connect with us

Entertainment

Si Buta Dari Gua Hantu Akan Segera Hadir di Layar Lebar

Published

on


Si Buta Dari Gua Hantu

Serial laga Si Buta Dari Gua Hantu akhirnya di filmkan dibawah asuhan Screenplay Films dan Bumi Langit Studios.

Finroll.com – Di sutradarai oleh Timo Tjahjanto, Si Buta dari Gua Hantu ini digadang-gadang akan menjadi film yang lebih modern. Dan akan berpusat pada dua karakter utama, yaitu Barda alias Si Buta dan Mata Malaikat , yang tak lain adalah musuh Barda.

Si Buta dari Gua Hantu merupakan mahakarya dari salah satu maestro cerita bergambar Indonesia, Ganes Thiar Santosa. Walaupun komikus yang lebih dikenal dengan nama Ganes TH ini sudah banyak mengeluarkan karya lainnya. Namun komik ini menjadi pelopor komik silat Indonesia.

Si Buta Dari Gua Hantu

Sejak pertama kali terbit pada tahun 1967, Si Buta dari Gua Hantu menimbulkan ‘demam silat’ khas Nusantara. Dan menginspirasi banyak komikus untuk berkiprah di genre ini. Si Buta dari Gua Hantu juga menjadi salah satu intellectual property karya anak bangsa. Yang paling banyak diadaptasi ke dalam media layar kaca dan layar lebar. Sejauh ini sudah ada 21 judul komik, 7 judul film layar lebar, dan 2 judul sinetron

“Nantinya film ini akan menjadi character origin of Barda, begitu juga dengan Mata Malaikat. Seorang villain yang kharismatik dan dia adalah pendekar legendaris. Kita membuat dua origin stories meskipun fokus pada karakter Barda,” kata Timo Tjahjanto dikutip dari VIVA, Rabu, 31 Oktober 2018.

Baca Juga: Festival Film Toronto, Menobatkan Pengabdi Setan Sebagai Film Horor Terbaik

“Kita akan menceritakan unsur penting dan menyentuh di mana Barda masih punya rasa kemanusiaan, ia bersahabat dengan Kliwon, monyetnya. Lalu Tongkat Barda yang terbuat dari batu granit bisa menjadi sangat kuat, lalu mengapa sampai Barda memakai baju ular. Meskipun ini film fantasi, tapi akan ada logika-logika yang kita gali,” lanjut Timo sedikit membocorkan filmnya.

Si Buta Dari Gua Hantu

Timo juga akan meperbaharui visi dari Ganes TH untuk dibuat relatable dengan masa kini. Sebagai re-introduction kepada generasi sekarang, format komik digital di platform Facebook sudah dirilis oleh Bumilangit Comic Media dengan gambar dan cerita yang didasari oleh karya-karya sebelumnya.

Komik karya penulis Oyasujiwo dan komikus Iwan Nazif ini bertujuan untuk mengantar penggemar baru dan long time die-hard fans ke film layar lebar, dan memperoleh penghargaan Comic of The Year di ajang Popcon Award 2018.

Sementara nama-nama aktor dan aktris yang terlibat dalam film Si Buta dari Gua Hantu masih dalam tahap seleksi dan masih dirahasiakan, film Si Buta dari Gua Hantu akan mengangkat tema utama Pendekar Nusantara. Proses pra produksi tengah berlangsung, shooting film ditargetkan untuk dapat dimulai pada bulan Maret 2019.

Advertisement Valbury

Entertainment

Semakin Diminati, Box2Box Podcast Annual Report

Published

on

Finroll.com — Belakangan media podcast (siniar) ini semakin diminati oleh masyarakat Indonesia. Dapat dikatakan bahwa kehadiran podcast menjawab rasa ketidakpuasan masyarakat terhadap media audio konvensional yang tidak dapat diputar setiap saat. Terhitung sejak 2017, perkembangan media podcast mengalami perkembangan yang cukup signifikan baik dari segi pendengar maupun pembuat konten.

Sebagai salah satu platform media podcast di Indonesia, Box2Box Media Network melakukan survei pada Desember 2019. Survei tersebut dilakukan untuk mengetahui potensi media podcast di Indonesia. Sebab, tidak dapat dipungkiri bahwa insight dari pendengar sangat berguna bagi suatu media agar dapat menyajikan konten hiburan dengan lebih baik lagi.

“Topik yang paling diminati oleh pendengar Box2Box ada dua, yaitu sports dan comedy. Lalu, waktu yang paling ideal untuk para pendengar podcast adalah pada rentang 21.00–00.00, kemudian disusul pada 18.00–21.00,” ujar Pangeran Siahaan, founder Box2Box, dalam kegiatan “Box2Box Podcast Annual Report” di Mr. Roastman, kawasan M-Bloc Space, Jakarta Selatan, Kamis (27/2).

Pangeran Siahaan mengatakan hampir 60% pendengar Box2Box mendengarkan podcast saat berada di rumah, bukan saat berada di jalan. Selain itu, berdasarkan survei yang dilakukan, 80,21% pendengar sudah menganggap media podcast berbeda dari radio.

“Saat ini, mayoritas pendengar podcast Box2Box menggunakan Spotify untuk mendengarkan konten podcast dibanding platform lainnya, seperti Youtube dan SoundCloud,” lanjutnya.

Saat ini, Box2Box Media Network sudah menaungi 18 podcast di platform-nya. Kedelapan belas podcast tersebut, antara lain Box2Box Football Podcast, BKR Brothers, Asumsi Bersuara, Podcast Bercanda, Podcast Om Om, Randy & Gustika Are: Unqualified, box2Talks, Box Out, PELACYUR, Obrolan Babibu, Podcast Retropus, OTAKUBOX, ngeROMPI, Umpan Tarik, Show Box, Legal 101, Podcast Pojokan, dan CeritANYA by Anya Geraldine.

Jumlah tersebut tentunya akan terus bertambah mengingat tingginya minat masyarakat terhadap podcast Box2Box yang sudah mencapai lebih dari 1 juta pendengar.

Continue Reading

Entertainment

Ancha Wedding Tampilkan Koleksi Terbaru di Penutupan Gebyar Pernikahan Indonesia ke-13

Published

on

Finroll.com — Dengan berakhirnya pagelaran pameran pernikahan ‘Gebyar Pernikahan Indonesia’ (edisi ke-13) by Parakrama Organizer,  desainer busana pengantin kondang Ancha Wedding sukses memukau para pengunjung pameran lewat pertunjukan peragaan busana (fashion show) bertajuk  ‘Merenda Pesona Pengantin Nusantara’.

Dengan berkolaborasi bersama sejumlah artis, fashion show  ‘Merenda Pesona Pengantin Nusantara’ koleksi Ancha Wedding juga sukses memukau para pengunjung.

Selain melibatkan sejumlah nama selebritis seperti pasangan pengantin baru Rezky Aditya dan Citra Kirana, pertunjukan fashion show koleksi Ancha kali ini dikemas lebih menarik hasil kolaborasi dengan Nyentrik Production dan sosok koreografer kenamaan Denny Malik, sehingga para pengunjung tak sekedar melihat koleksi busana pengantin Ancha Wedding tapi juga dibuat takjub oleh hiburan musik dan tarian di atas panggung.

Parade pengantin tradisional tersebut menampilkan koleksi kebaya pengantin sebanyak 13 terbaru milik Ancha Wedding dengan tema warna – warna lembut seperti champagne, efori, dan gold muda.

“Fashion show kali ini saya menampilkan sebanyak 13 koleksi busana pengantin tradisional Indonesia yang mana sebagian besar memang yang terbaru yang mana saya mengusung tema warna seperti  champagne, efori, dan gold muda,” ungkap Ancha yang ditemui usai peragaan busana.

Lebih jauh Ancha menambahkan, bahwa warna-warna yang dipilih merupakan warna yang menjadi tren busana pengantin di 2020. Menurutnya, pasca membuat rancangan busana pengantin khas Sunda Rezky Aditya dan Citra Kirana yang dominan dengan warna champagne, permintaan pesanan busana pengantin serupa semakin banyak.

“Semenjak pernikahan mereka (Rezky dan Citra) itu saya buatkan warna champegne itu semakin banyak yang datang kepada saya yang minta dibuatkan kurang lebih seperti itu,” sambung Ancha.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Direktur Parakrama Organizer Arief Rahman menyampaikan bahwa pertunjukan Parade Pengantin Tradisional – Merenda Pesona Pengantin Nusantara tersebut merupakan fashion show terbaik dari 13 kali penyelenggaraan.

“Mas Ancha menunjukkan suatu kualitas yang sangat bagus sekali. Dari mulai rancangan baju, tema yang diangkat dan juga kemasan dari pertunjukkannya sendiri. Tidak tanggung-tanggung, ada Deny Malik, Nyentrik Production, dll. Jadi kesan glamornya sebuah wedding dapat sekali.”

“Saya bisa bilang dari sekian kalinya Gebyar Pernikahan Indonesia berlangsung, pertunjukan kali ini yang terbaik,” ujar Arief.

Arief berharap, kedepan pihaknya (Parakrama Organizer) akan terus memberikan inspirasi pernikahan tradisi Indonesia agar para generasi berikutnya bisa mengenal dan mencintai budaya tradisional, salah satunya lewat konsep pernikahan.

“Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk turut aktif melestarikan kekayaan budaya bangsa sekaligus untuk mempromosikan dan mengajak generasi muda agar mencintai budaya daerah serta bangga memilih adat tradisional sebagai thema pesta pernikahannya,” tutup Arief.(red)

Continue Reading

Entertainment

Rifa Melinda Kembali Rilis Single Kedua yang Berjudul “Maunya Sama Kamu”

Published

on

Finroll.com — Setelah sebelumnya merilis single pertama berjudul  ‘Pelan-pelan Saja’ pada 2019 lalu, pedangdut cantik Rifa Melinda di awal 2020 ini kembali merilis single terbarunya yang berjudul ‘Maunya Sama Kamu’.

Sama dengan single pertama miliknya (Rifa), single Maunya Sama Kamu ini juga merupakan ciptaan Handry Noya yang juga diproduksi oleh perusahaan rekaman (label) CMP Record yang juga menaungi sejumlah artis dangdut lain, sebut saja Duo Delima , Belista dan artis cilik Ratu Salsa.

“Alhamdulillah banget awal tahun 2020 ini aku bisa kembali merilis single terbaru aku yang berjudul ‘Maunya Sama Kamu’, harapan aku semoga single kedua aku ini bisa mendapat tempat di hati para pecinta dangdut tanah air,” sebut Rifa lewat sambungan ponsel pada , Jumat (24/1).

Disinggung terkait kisah dibalik single terbarunya tersebut Rifa mengatakan bahwa single ‘Maunya Sama Kamu’ ini bercerita tentang seorang gadis yang sedang jatuh cinta. Layaknya muda-mudi yang dilanda kasmaran dalam lagu ini sang gadis selalu ingin selalu dekat dengan sang kekasih.

“Lagu ini tuh menceritakan tentang kisah seorang perempuan yang dilanda perasaan jatuh cinta terhadap kekasihnya, jadi maunya berduaan terus, yah pokoknya mewakili perasaan muda-mudi yang sedang jatuh cinta gitu,” ujarnya.

*Berikut lirik single ‘Maunya Sama Kamu’ Rifa Melinda* :
Maunya sama kamu, berdua bersamamu
Pengennya sama kamu, yang lain nanti dulu
Cuma sama kamu, iya sama kamu
Yang lain kutak mau, maunya sama kamu

Kau buat nyaman hatiku
Berada di dekatmu
Kau buat copot jantungku
Bila kau pergi dariku
Kamu penakluk hatiku.

Kamu raja di hatiku
Iya cuma kamu
Iya hanya kamu

*Dengar Video Liryc ‘Maunya Sama Kamu’*

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending