Connect with us
[adrotate group="1"]

Ragam

Silek Minangkabau, Ilmu Beladiri Mematikan yang Penuh Filosofi

Published

on


Finroll.com – Minangkabau merupakan salah satu suku di Indonesia yang memiliki kebudayaan yang tinggi dan juga menjadi susku yang cukup diingat oleh seluruh masyarakat Indonesia. Minangkabau terkenal berasal dari Padang, Sumatera Barat. Namun, ternyata suku ini berasal dari berbagai daerah di Sumatera.

Suku ini pun termasuk banyak meninggalkan banyak warisan budaya yang sangat beraneka ragam. Mulai dari makanan, rumah adat dan pakaian adat. Selain itu, suku Minangkabau juga dianggap suku yang sering mengembara dan merantau ke negeri orang. Oleh sebab itu, untuk bekal merantau mereka memiliki keahlian yaitu ilmu bela diri untuk pertahanan dari musuh.

Silat merupakan bela diri yang mereka kuasai, keahlian ini pun turun menurun dan sudah menjadi suatu keharusan bagi para perantau suku Minang. Silat Minangkabau sendiri bermacam-macam, Silat Harimau merupakan salah satunya. Silat lainnya yaitu Silat Kuciang Siam, Anjiang Mualim dan Harimau Champa atau Silat Harimau.

Mengenal Silat Harimau

Memang dari sekian banyak jenis silat yang berasal dari Minangkabau, Silat Harimau merupakan aliran yang paling menonjol. Dikatakan Silat Harimau memiliki gerakan yang digunakan menyerupai harimau, selain itu kuda-kuda atau jurus awal pada silat ini menggunakan gaya seperti harimau. Ada mitos yang mengatakan jika pesilat menguasai aliran satu ini, maka mereka akan berubah wujud menjadi harimau.

Namun sayangnya belum diketahui mulai kapan dan siapa pencetus dari Silat Harimau ini sendiri. Karena silat ini diturunkan secara lisan saja namun tidak tercatat dalam sejarah. Silat Harimau ini juga memiliki karakter yang tegas dan keras layaknya harimau.

Para pelajar yang mempelajari silat ini di didik terlebih dahulu untuk memantapkan hati dan pikiran mereka. Agar makna dan pengertian mengenai Silat Harimau sendiri tidak salah jalan.

Keresahan Dibalik Silat Harimau

Karena semakin meluasnya pengajaran dari silat ini maka banyak pula penyelahgunaan dan pengajaran yang harus intens dan disipiin, oleh sebab itu berdampak pada sangat sedikitnya pesilat khas yang bisa menguasai ilmu silat harimau. Karena semakin banyak pula kenakalan penerus Silat Harimau ini yang menggunakan silat secara sembarang dan tidak memperhatikan filosofi yang ada.

Baca Juga : Bagi Kalian yang Lagi Travelling di Bukittinggi, Berikut Spot Instagramable yang Bagu untuk “Cekrak-cekrek”

Silat Harimau sendiri termasuk silat garis keras yang cukup berbahaya bagi pengguna silat tersebut maupun bagi targetnya. Silat ini dilihat cukup indah, namun cukup mematikan juga karena menggunakan dua ciri khas gerakan yaitu kuncian dan tangkapan target.

Gerakan Silat Harimau

Di dalam Silat Harimau sendiri juga memiliki gerakan khusus dan juga khas. Teknik yang harus dikuasai oleh para pesilatnya ialah teknik akrobatik dan juga teknik beladiri sigap. Karena gerakan silat harimau memerlukan kecekatan dan tubuh yang luwes. Karena banyak di dalam gerakan Silat Harimau sendiri yang mengharuskan sang pesilat untuk menaiki tubuh musuhnya hanya dengan berlutu atau dengan gerakan menangkap. Selain teknik tangkapan, gerakan silat harimau juga menggunakan teknik kuncian.

Gerakan in terkenal cukup menyakitkan dan membuat lawan tak berkutik dan hanya bisa merebah di bawah dengan tubuh yang tidak bisa melawan balik. Selain itu, Silat Harimau juga menggunakan cakar sebagai senjata untuk menyerang lawannya. Cakaran mengarah ke leher, muka dan bagian vital dari lawan. Teknik ini menjadi ciri khas yang tidak ada pada silat lainnya. Oleh sebab itu, alasan utama mengapa Silat Harimau dinyatakan berbahaya.

Latihan Untuk Para Pesilat

Latihan yang dilakuan oleh para pesilat harimau pun cukup berbeda dengan silat-silat lainnya. Biasanya para pesilat akan berlatih pernafasan atau menegaskan gerakan kuda-kuda stabil dan kokoh. Pada Silat Harimau, latihan yang dilakukan tidak hanya itu saja. Mereka diharuskan untuk melakukan berbagai latihan yang cukup unik.

Seperti menghancurkan biji-bjian yang berguna untuk melatih ketajaman persilat melawan musuh. Kemudian menusuk biji-bijian karena mengasah cakar yang digunakan sebagai senjata untuk melawan dan meremas pasir yang berguna untuk membantu kepekaan tangan terhadap lawan dan musuh.

Baca Juga : 5 Hal Unik yang Hanya Bisa Ditemukan di Rumah Makan Padang

Latihan ini pun memerlukan waktu yang cukup lama untuk benar-benar menguasainya, karena memerlukan waktu sekitar 3-12 bulan tergantung dari jenis latihan dan seperti apa pesilat dalam menguasai jurus. Walaupun sulit, Silat Harimau termasuk kebudayaan daerah Sumatera yang harus terus dilestarikan.

Tokoh Besar Silat Harimau dan Sejarahnya

Silat Harimau memiliki tokoh besar atau guru besar nih bro. Dan tentunya para guru besar tersebut umunya mengetahui ilmu serta kebijaksanaan mereka dalam mengajarkan ilmu-ilmu Silat Harimau ini agar tidak salah haluan. Dan meraka biasanya memahami betul arti dan makna bela diri tanpa dilakukan secara cuma-cuma.

Dalam Silat Harimau tokoh guru besar sering disebut “Datuk Edwel”. Datuk memiliki nama lengkap sebagai Edwel Yusri Datuak Rajo Gampo Alam yang biasa diesbut pula Datuk Edwel. Beliau merupakan guru yang menjadi guru besar Silat Harimau dan asli berasal dari suku Minangkabau, Sumatera Barat.

Edwel mendapatkan warisan silat harimau yang langsung turun dari kakek buyunya, Inyiak Angguik dan dikenal sebagai pemilik ilmu telepati turun menurun dengan harimau Sumatera di hutan halamannya semasa zaman kolonial. Inyiak Angguik terkenal memelihara 8 ekor harimau yang hidup liar.

Dari harimau tersebut Inyiak Angguik melatih jurus silatnya di bawah rumah panggung dan sering bercanda dengan harimau miliknya. Gerakan alami yang ia temukan itulah yang menjadi gerakan Silat Harimau. (berbagai sumber)

Ragam

Sempat Berlatih Sendiri, Atlet Pelatnas Atletik Olimpiade Tokyo Segera Didampingi Pelatih

Published

on

By

Pelari Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, berpose saat ditemui di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Finroll.com, Jakarta – PB PASI mengalami kendala dalam menjalankan program pelatnas atletik Olimpiade Tokyo 2020, akibat pandemi virus corona. Alhasil, para atlet yang sedang berada di daerah masing-masing harus berlatih tanpa didampingi pelatih.

Hal itu terkuak setelah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengucurkan anggaran pelatnas atletik Olimpiade sebesar Rp 6.141.700.000 dari usulan awal Rp 6.294.100.000.

Bantuan itu dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani Sekjen PB PASI, Tigor Tanjung, didampingi Plt Ketua Umum PB PASI, Zaki Makarim, di Wisma Menpora, Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (14/7/2020) lalu.

“Zohri dan kawan-kawan selama ini latihan sendiri sejak dikembalikan ke daerah masing-masing tanpa didampingi pelatihnya. Kini, kita akan tarik mereka semua ke Jakarta untuk bisa fokus dalam latihan menghadapi persiapan Olimpiade Tokyo,” ujar Zaki Makarim.

“Semua ini bisa dilakukan karena masalah anggaran dana pelatnas atletik Olimpiade teratasi dengan adanya kucuran dari Kemenpora,” kata Zaki

Satu di antara atlet pelatnas atletik Olimpiade Tokyo 2020, Lalu Muhammad Zohri, sudah menjalankan program latihan di daerah asalnya Nusa Tenggara Barat (NTB) tanpa didampingi pelatih, sejak Maret lalu. Kondisi tersebut terkait dengan kebijakan pemerintah sehubungan adanya pandemi COVID-19.

“PB PASI bukan membiarkan mereka menjalankan program latihan sendiri. Tetapi, kami kesulitan mengirimkan pelatih ke tempat Zohri dan kawan-kawan latihan, karena adanya kebijakan tentang larangan masyarakat daerah lain masuk ke lokasi,” ungkapnya.

Tetap Dipantau

Selama latihan mandiri di kampung halamannya, Zohri tetap dipantau pelatih pelatnas untuk lari jarak pendek, Eni Nuraeni, melalui WhatsApp dengan mewajibkan mengirimkan foto-foto latihan.

Zohri menjadi satu-satunya atlet atletik Indonesia yang sudah mengamankan tiket ke Olimpiade Tokyo 2020. Tetapi, PB PASI masih menargetkan dua atlet lagi untuk mendampinginya ke pesta olahraga akbar empat tahunan dunia tersebut, yakni Satwaturahman dan Emilia Nova.

Sapwaturahman Sanapiah merupakan atlet lompat jauh putra, sedangkan Emilia Nova merupakan atlet lari gawang 100 meter putri. Keduanya berhasil mempersembahkan medali emas di SEA Games 2019 Filipina.

Sapwaturahman bahkan memecahkan rekor SEA Games dengan mencatatkan lompatan sejauh 8,03 meter. Keduanya juga menyumbangkan medali di Asian Games 2018 Jakarta. Sapwaturahman meraih perunggu dan Emilia Nova menyumbangkan perak bagi Kontingen Indonesia. (Bola.com)(GE)

Continue Reading

Bulutangkis

Taklukkan Shesar Hiren, Anthony Ginting Kampiun PBSI Home Tournament

Published

on

By

Anthony Sinisuka Ginting menjuarai Mola TV PBSI Home Tournament setelah di final mengalahkan Shesar Hiren Rhustavito, Jumat (10/7/2020). (PBSI)

Finroll.com, Jakarta – Unggulan pertama, Anthony Sinisuka Ginting, merebut gelar juara pada ajang Mola TV PBSI Home Tournament. Bertanding pada final di Pelatnas Cipayung, Jumat (10/7/2020), Anthony mengalahkan Shesar Hiren Rhustavito dua gim langsung, 21-19, 21-15.

Tak hanya di final, Anthony Sinisuka Ginting tampil baik di semua pertandingan sepanjang Mola TV PBSI Home Tournament. Ia bahkan tak pernah kehilangan satu gim pun. Menikmati setiap permainannya menjadi kunci bagi Anthony untuk tampil cemerlang.

“Puji Tuhan saya bisa menyelesaikan turnamen ini dengan baik. Kuncinya coba menikmati permainan meskipun ini home tournament, tapi saya anggap seperti turnamen resmi. Apalagi sudah hampir empat bulan tidak ada turnamen. Dari pikiran, mental dan semuanya disiapin banget,” ujar pemain asal klub SGS PLN Bandung ini, melalui rilis dari PBSI.

Anthony sempat tertinggal di awal gim pertama. Namun pelan-pelan ia mulai menyusul dan balik mengungguli Shesar. Anthony bisa meredam serangan-serangan Shesar yang cukup tajam.

“Waktu ketinggalan itu saya terburu-buru mau dapat poin, mau menyerang tapi pertahanan Shesar sudah siap,” ungkap Anthony.

“Dari permainan depan netnya jangan sampai ketinggalan. Saya lebih mengontrol pergerakan dia dan maksimalkan perhitungan dari panjang lebar lapangan untuk akurasi pukulan saya. Jangan sampai Shesar netting dan pengembalian saya ke atas. Dia kan pemain menyerang, jadi saya berusaha meredam semua kelebihan dia,” beber Anthony Sinisuka Ginting.

Shesar Akui Keunggulan Anthony

Meskipun tampil cemerlang di turnamen ini, Anthony tetap mengevaluasi performanya dan mempersiapkan diri lebih baik lagi jelang turnamen resmi.

“Saya harus kurangi kesalahan sendiri, mental dan fokus yang paling utama. Dari pertandingan pertama sampai final ini, masih banyak bola-bola saya yang enggak seharusnya mati malah mati. Kalau fokus hilang sedikit bisa banyak poin yang hilang,” ujar Anthony.

Sementara itu, Shesar mengatakan Anthony lebih taktis dan efisien dalam melakukan serangan, sehingga membuatnya kesulitan.

“Di gim pertama saya sudah memimpin dan kehilangan fokus. Saya kurang disiplin dan gampang memberi bola serangan buat Anthony. Pada gim kedua saya mau mempercepat permainan tapi kurang taktis dibanding Anthony,” ucap Shesar.(Bola.com)(GE)

Continue Reading

Ragam

Arab Saudi Mulai Pendaftaran Haji Bagi Warga Asing

Published

on

FINROLL.COM. Pemerintah Arab Saudi memulai proses pendaftaran calon jemaah haji bagi warga asing yang bermukim di sana mulai hari ini, Senin (6/7).

Mereka memperkirakan persentase warga asing yang beribadah haji pada tahun ini mencapai 70 persen dari total keseluruhan jemaah, setelah pemerintah setempat memutuskan menggelar ibadah tahunan itu secara terbatas akibat pandemi virus corona.

Seperti dilansir AFP, Arab Saudi hanya mengizinkan sekitar seribu warga asing yang sudah berada di sana untuk menunaikan ibadah haji tahun ini. Mereka akan memulai rangkaian ibadah pada akhir bulan ini.

Menurut keterangan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, proses pendaftaran calon haji bagi warga asing akan digelar sampai Jumat (10/7) mendatang. Mereka harus mendaftar melalui situs kementerian di https://localhaj.haj.gov.sa.

Warga asing yang diizinkan beribadah haji hanya yang berusia 20 sampai 65 tahun. Mereka juga harus dinyatakan tidak memiliki penyakit bawaan seperti diabetes atau jantung.

Sedangkan warga Saudi yang diizinkan melakukan ibadah haji kemungkinan besar hanya mencapai 30 persen dari jumlah keseluruhan jemaah. Para tenaga medis dan keamanan yang baru sembuh dari Covid-19 diperkenankan menunaikan ibadah haji.

“Mereka akan diseleksi berdasarkan basis data siapa saja yang sembuh dari infeksi virus,” demikian keterangan Kementerian Haji dan Umrah seperti dikutip dari kantor berita Arab Saudi, Saudi Press Agency.

Seluruh calon jemaah haji wajib menjalani pemeriksaan virus corona sebelum diizinkan memasuki Mekah. Setelah beribadah haji, mereka juga harus menjalani karantina.

Keputusan Arab Saudi menggelar haji terbatas menuai beragam tanggapan. Sebagian memuji langkah itu, tetapi pihak lainnya menyatakan kecewa karena Saudi tidak melakukan dialog dan menetapkan keputusan sepihak.

Di sisi lain, kasus infeksi virus corona di Arab Saudi sampai saat ini tercatat mencapai lebih dari 213 ribu orang, dengan hampir 2.000 pasien di antaranya meninggal.

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending