Connect with us

Sepakbola

‘Simon Out!’ Menggema di GBK, Begini McMenemy Membela Diri

Published

on


Finroll.com –  Teriakan “Simon Out!” menggema tatkala peluit akhir pertandingan Timnas Indonesia melawan Thailand berbunyi. Itu merupakan wujud kekecewaan suporter terhadap Simon McMenemy lantaran performa skuat Garuda tak kunjung meyakinkan sejak ia latih.

Pada pertandingan sebelumnya, Indonesia kalah 2-3 dari Malaysia. Sementara pada Selasa (10/9/2019) ini, Evan Dimas dan kolega keok dengan skor telak 0-3 dari tim ‘Gajah Putih’.

Penampilan para pemain Indonesia jelas menjadi sorotan karena hasil-hasil itu. Tapi, sorotan paling tajam salah satunya dialami oleh McMenemy sendiri.

Sang pelatih lantas buka suara. Ia berusaha untuk memaklumi berbagai seruan “out!” terhadapnya.

Menurut dia, semua orang berhak berpendapat, termasuk para suporter. Ia mengaku tak bisa melakukan kontrol terhadap hal itu.

Namun, untuk saat ini McMenemy menegaskan bahwa ia masih layak mengarsiteki tim Merah Putih. Hanya, ia mengaku butuh waktu.

“Ya, tentu saja,” katanya singkat pada sesi jumpa pers usai laga melawan Thailand. “Setiap orang punya opini masing-masing, termasuk suporter. Saya di sini mewakili 250 juta penduduk yang ada dan tentu tidak semua sependapat dengan saya.”

“Saya tahu ini sepakbola, memang seperti ini. Saya sudah menduganya akan ada momen-momen seperti ini,” lanjutnya.

Hal lain yang McMenemy tegaskan adalah soal ekspektasi. Ia berujar bahwa para suporter mesti sadar soal lawan yang dihadapi. Karenanya, target yang dimiliki tak boleh serampangan.

Perlu diingat pula soal kondisi para pemain saat ini. Menurut McMenemy, sistem dan terutama liga yang ada tak mendukung langkah pemain untuk bergerak ke depan.

Soal jadwal, misalnya, yang terhitung padat dan baru memasuki tengah musim. Ini berbeda dengan Malaysia, misalnya, yang bahkan sudah berakhir sejak dua bulan lalu.

“Saya agak kaget dengan cemoohan suporter. Tapi saya tetap percaya dengan kemampuan saya. Sangat percaya,” tegas McMenemy.

“Masalahnya, mungkin terkadang ekspektasi tidak realisitis. Kalau bisa realistis, saya pikir saya akan siap mengerahkan segalanya.”

“Tapi, kalau ada pertanyaan seperti: ‘Coach, kenapa kita tidak menjuarai Piala Dunia?’ Jawabannya adalah mungkin kita tidak berada di pesawat yang sama,” tuturnya.

Sepakbola

1.500 Petugas Kepolisian Amankan Laga Malaysia Vs Timnas Indonesia

Published

on

By

Finroll.com,Jakarta – Polisi Diraja Malaysia menerjunkan 1.500 petugas untuk mengamankan pertandingan kelima Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia antara Malaysia kontra Timnas Indonesia di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Selasa (19/11/2019).

Ketua Polisi Kuala Lumpur, Datuk Seri Mazlan Lazim mengatakan, anggotanya akan memulai penjagaan pada pukul 13.00 waktu setempat. Sementara itu, pertandingan baru dilaksanakan pada pukul 20.45 waktu setempat atau 19.45 WIB.

Mazlan menambahkan, 85.000 suporter akan memadati Bukit Jalil, dengan perkiraannya, 6.700 di antaranya berasal dari suporter Timnas Indonesia.

Mazlan juga memberikan peringatan kepada pendukung kedua kesebelasan. Ia meminta suporter tuan rumah maupun tim tamu mengendalikan emosi untuk tidak memprovokasi sehingga memicu kerusuhan.

“Polisi akan mengambil tindakan keras tergantung pada kesalahan yang dilakukan,” ujar Mazlan dilansir dari Bernama.

Kepolisian Malaysia juga mengimbau suporter, baik pendukung tim tuan rumah maupun Timnas Indonesia, mematuhi peraturan dan menjaga ketertiban sebelum dan sesudah laga.

Benda yang Dilarang

Mazlan meminta pendukung Malaysia dan Timnas Indonesia untuk mematuhi peraturan yang telah disepakati. Sejumlah barang dilarang untuk dibawa ke dalam Bukit Jalil.

Para suporter juga disarankan untuk menaiki transportasi umum untuk mengindari kemacetan. “Petasan, laser, senjata, dan minuman keras dilarang dibawa ke dalam stadion,” jelas Mazlan.

Continue Reading

Sepakbola

Inggris Pesta Gol Lagi, Harry Kane Top Scorer Sementara Kualifikasi Piala Eropa 2020

Published

on

By

Striker Timnas Inggris Harry Kane beraksi pada laga melawan Kosovo di Fadil Vokrri Stadium, Minggu (17/11/2019) atau Senin dini hari WIB. (AP Photo/Boris Grdanoski)

Finroll.com, Jakarta – Timnas Inggris kembali pesta gol pada Kualifikasi Piala Eropa 2020. Pada laga lanjutan Grup A di Fadil Vokrri Stadium, Senin (18/11/2019) dini hari WIB, Inggris menang 4-0 atas Kosovo.

Empat gol Inggris dicetak oleh Harry Winks (’32), Harry Kane (79′), Marcus Rashford (’83), dan Mason Mount (’90).

BACA JUGA : 

Harry Kane menjadi top scorer untuk sementara. Striker Tottenham Hotspur itu mengumpulkan 12 gol.

Striker Tottenham Hotspur itu unggul satu angka atas Eran Zahavi (Israel) dan Cristiano Ronaldo (Portugal), yang masing-masing mencetak 11 gol. Kane tercatat selalu merobek gawang lawan dari delapan laga yang dilakoni pada perjalanan menuju Piala Eropa 2020.

Kemenangan atas Kosovo tidak memengaruhi posisi Timnas Inggris pada kualifikasi. Mereka sudah mengamankan tempat di Piala Eropa 2020 sebagai juara grup.

Kane dan kawan-kawan mengoleksi 21 angka. Mereka memimpin enam angka atas pesaing terdekat Republik Ceska yang dikalahkan Bulgaria 0-1 di Vasil Levski National Stadium pada waktu yang bersamaan.

Timnas Inggris juga menjadi tim tersubur pada Kualifikasi Piala Eropa 2020. Mereka mencetak 37 gol dan hanya kebobolan enam kali.

Bidik Gelar

Gelandang Timnas Inggris Harry Winks merayakan gol ke gawang Kosovo pada laga Grup A kualifikasi Piala Eropa 2020 di Fadil Vokrri Stadium, Minggu (17/11/2019) atau Senin dini hari WIB. (AP Photo/Boris Grdanoski)

Piala Eropa 2020 akan menjadi partisipasi ke-10 Inggris sepanjang sejarah. Mereka berusaha merebut gelar pertama setelah menempati posisi tiga pada edisi 1968.

Dengan final berlangsung di Wembley, The Three Lions memiliki motivasi besar untuk mencapainya. Inggris memiliki skuat berbakat yang sukses mencapai semifinal Piala Dunia 2018 di Rusia.(bola.com)

 

Sumber: UEFA

Disadur dari: Liputan6.com (Harley Ikhsan/Edu Krisnadefa, publishes 18/11/2019)

Continue Reading

Sepakbola

Dianggap Curi Gol Diogo Jota, Cristiano Ronaldo Dapat Sindiran Menohok dari Warganet

Published

on

By

Cristiano Ronaldo (kiri) kala merobek gawang Luksemburg di kualifikasi Piala Eropa 2020. (AP Photo/Francisco Seco)

Finroll.com, Jakarta – Timnas Portugal sukses mengalahkan Luksemburg dengan skor 2-0 pada pertandingan terakhir babak Kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup B, Minggu (17/11/2019) di Stadion Josy Barthel. Dua gol kemenangan Portugal masing-masing dicetak Bruno Fernandes dan Cristiano Ronaldo.

Hasil tersebut membuat tim asuhan Fernando Santos itu memastikan satu tempat di Piala Eropa 2020. Meskipun menang, Portugal harus susah payah mengalahkan Luksemburg.

BACA JUGA : 

Bahkan sebelum gol pertama Portugal tercipta, Luksemburg sempat mempunyai peluang emas pada menit keenam dan ke-26. Beruntung Portugal unggul lebih dulu lewat Bruno Fernandes pada menit ke-39 dan bertahan hingga turun minum.

Portugal harus menunggu hingga menit ke-87 untuk menggandakan keunggulan, yakni melalui Cristiano Ronaldo. Gol tersebut merupakan raihan ke-99 Cristiano Ronaldo bersama Timnas Portugal.

Meskipun mencetak gol, Ronaldo justru banyak mendapat sindiran. Kekasih Georginia Rodriguez itu dianggap mencuri gol yang seharusnya tercatat milik Diogo Jota.

Namun, sebelum bola melewati garis gawang Ronaldo langsung menyambar bola tersebut. Alhasil, nama Ronaldo yang tercatat di papan skor.

Kondisi tersebut tentunya mengingatkan hal serupa yang pernah dialami Cristiano Ronaldo saat Juventus menghadapi Lokomotiv Moscow di Liga Champions.

Kala itu, tendangan bebas eks pemain Real Madrid itu gagal ditangkap kiper Lokomotiv dan bola langsung meluncur melalui kakinya menuju gawang.

Saat bola akan melewati garis gawang, Aaron Ramsey langsung menendang bola tersebut ke dalam gawang. Ramsey bahkan meminta maaf kepada Ronaldo soal gol tersebut.

Netizen menilai aksi Ronaldo mirip yang dilakukan Ramsey. Alhasil, Cristiano Ronaldo mendapatkan kriktik dari warganet setelah dianggap mencuri gol Diogo Jota.

Berikut Bola.com kumpulkan 10 sindiran menohok netizen setelah Cristiano Ronaldo dianggap mencuri gol Diogo Jota.

1. Diogo Jota Tidak Kesal

“Ronaldo mencuri gol Jota seperti yang dilakukan Nani. Jota tidak kesal, tetapi jika saya berbicara ……”

2. Ronaldo Mencuri Gol Diogo Jota

“Ketika Ramsey mencocor tendangan bebas Ronaldo, saya ingat reaksinya. Sekarang, dia mencuri gol Jota, tidak ada suara oh … hanya karena rekor gol.”

3. Penggemar Ronaldo Bisa Memaafkan Ramsey

“Penggemar Ronaldo sekarang bisa memaafkan Ramsey. Ronaldo hanya mencuri gol Jota 😂😂”

4. Tak Mempunyai Perasaan

“Ronaldo mencuri apa yang seharusnya menjadi gol pertama Jota untuk Portugal. Dia tak berperasaan.”

5. Harusnya Gol Pertama Diogo Jota

“Ronaldo yang khas, bukan? Diogo Jota dapat merayakan gol internasional pertamanya. Bola sudah melewati batas dan Ronaldo tidak bisa menahan bola.”

6. Saat Ronaldo Ketemu Ramsey

7. Ekspresi Aaron Ramsey saat Melihat Kelakuan Ronaldo

8. Ronaldo Melakukan apa yang Ramsey Lakukan

9. Ronaldo Mengeluh saat Ramsey Mencuri Golnya

10. Harusnya Ronaldo Juga Minta Maaf

“Saya berharap Cristiano juga meminta maaf kepada rekan setimnya karena telah mencuri golnya, sama seperti cara dia membuat Ramsey meminta maaf.”(bola.com)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Asco Global

Trending