Connect with us

Traveling

Teka-teki Letak Kerajaan Mataram di Kotagede

Published

on


Finroll.com – Situs bekas bangunan Kerajaan Mataram Islam di Kotagede Yogyakarta belum ditemukan. Letak persis bangunan kerajaan yang berkuasa pada abang ke-16 itu hingga kini masih menjadi teka-teki.

Pemandu wisata Jelajah Pusaka Mataram, David Nugroho mengatakan ketiadaan peninggalan berupa bangunan dari Kerajaan Mataram Islam di Kotagede, Yogyakarta, bisa jadi karena bangunan pada masa itu terbuat dari kayu. “Jadi tak ada peninggalan bangunan yang tersisa,” kata David saat wisata Jelajah Pusaka Mataram pada Sabtu, 21 April 2019.

Kondisi ini berbeda dengan bangunan Kerajaan Mataram lain di berbagai daerah. Kerajaan Mataram sempat dipindahkan ke Karta pada 1613-1647, lalu ke Pleret di tahun 1647-1681. Baik di Kerto maupun Pleret, terdapat jejak kedigdayaan Kerajaan Mataram Islam.

David Nugroho menceritakan Kerajaan Mataram Islam di Kotagede berdiri di bekas hutan yang bernama Alas Mentaok. Nama mentaok diambil dari jenis tanaman yang kini langka. Di kompleks makam dan masjid Kotagede terdapat satu pohon mentaok. Beberapa tanaman mentaok lain ditanam untuk dilestarikan di depan Pasar Kotagede.

Pohon mentaok begitu tinggi. Daunnya agak lebar seperti daun salam. Konon, nama Mataram diambil dari kata mentaok arum atau mentaok yang harum. Kemudian menjadi Mentaram, lalu Mataram.

Kembali ke cerita Alas Mentaok yang menjadi asal usul titik Kerajaan Mataram Islam. Alas Mentaok adalah hadiah dari Raja Pajang Hadiwijaya kepada Ki Ageng Pemanahan yang telah mengalahkan musuh Kerajaan Pajang, Arya Penangsang. Namun saat tiba di Alas Mentaok untuk mendirikan padepokan, sudah ada orang lain yang menempati yaitu Ki Jayaprana.

Ki Jayaprana menolak pergi dari Alas Mentaok, kecuali Ki Ageng Pemanahan bisa memindahkannya dengan cara digendong. Dua orang yang sama-sama sakti itu kemudian saling beradu kekuatan. “Ki Ageng Pemanahan hanya mampu menggendong Ki Jayaprana sejauh sekitar 500 meter saja,” ucap David Nugroho.

Di tempat itulah Ki Jayaprana tinggal dan dikenal sebagai Kampung Jayapranan. Adapun Ki Ageng Pemanahan mendirikan padepokan yang menjadi cikal bakal Kerajaan Mataram Islam yang dipimpin raja pertama, yakni anaknya sendiri, Panembahan Senopati.

Kawasan kerajaan Mataram Islam itu sekarang bernama Kampung Ndalem yang berada di selatan Pasar Kotagede. Di sana, yang tersisa hanya sebagian benteng Cepuri dan batu andesit yang disebut Watu Gilang. Batu itu berwarna hitam berbentuk kotak ukuran 2 x 2 meter dengan ketebalan 30 sentimeter dan disimpan di dalam bangunan kecil di tengah jalan Kampung Ndalem. Tempat ini diyakini sebagai singgasana Panembahan Senopati.

Pada permukaan Watu Gilang terdapat ukiran berupa tulisan latin dengan huruf besar dalam empat bahasa. Istri juru kunci Situs Watu Gilang, Suheryanti menunjukkan ukiran tulisan yang sudah terlihat rusak itu. Bahasa Latin “ITA MOVETUR MUNDUS”, bahasa Prancis “AINSI VA LE MONDE”, bahasa Belanda “ZOO GAT DE WERELD”, dan bahasa Italia “COSI VAN IL MONDU”.

Keempat kalimat itu bermakna “demikianlah perubahan dunia”. Ditulis dengan bentuk melingkar. Bagian tengahnya ada tulisan Latin “AD AETERNAM SORTIS INFELICIS” yang artinya untuk memperingati nasib yang kurang baik. Juga ada gambar segitatiga-segitiga yang berjejeran seperti mata gergaji.

Kuliner

Jelly Jack Suguhkan Konsep Menarik Kombinasi Segar, Asam, Manis Dalam Satu Cup

Published

on

Tren kuliner, khususnya minuman kekinian seolah tak ada hentinya. Ada saja varian baru yang hadir tiap waktu. Perubahan yang dibuat bukan hanya pada rasa, melainkan juga tambahan bahan pelengkap dan topping yang kemudian disempurnakan dengan kemasan berkonsep menarik.

Minuman dengan konsep menarik ini juga di kemas oleh Jelly Jack. Jelly Jack hadir dengan menyuguhkan konsep yang berbeda. Jika jelly biasanya identik dengan makanan yang berstruktur kenyal, maka kali ini Jelly Jack menyuguhkan jelly dalam bentuk minuman dengan kombinasi segar, asam, manis dalam satu cup. Jelly Jack ini mempunyai varian menu tak terbatas dengan banyaknya varian topping yang diminati masyarakat. Terbukti ketika awal launching tahun kemarin membuat orang rela mengantri hanya demi mendapatkan sensasi minuman kekinian Jelly Jack.

Jelly Jack menghadirkan menu tak terbatas dimana ada 13 pilihan rasa yang setiap orang bisa custom topping yang ada di daftar menu. Menu Jelly Jack ini di antaranya ada matcha latte jelly, chocho silverqueen, dan juga yakult mango jelly dengan citra susu dan yakult yang menyehatkan dan di sukai semua kalangan.

Disaat yang bersamaan, jelly bisa menyehatkan tubuh karena baik untuk pencernaan. Serat dari rumput laut dan kandungan glisin dalam jelly dapat membantu memperlancar pencernaan. Selain itu, gelatin juga dapat merangsang produksi asam lambung dan enzim-enzim perncernaan lainnya agar mempermudah makanan bergerak dalam saluran pencernaan. Itu sebabnya makan jelly dapat mencegah risiko masalah pencernaan seperti diare dan sembelit. Kesehatan saluran cerna yang lebih baik juga pada akhirnya membantu tubuh lebih efektif mengatur dan menyimpan energi serta cadangan lemak.

Untuk bisa berbisnis Jelly Jack ini, khusus bulan ini ada potongan harga paket usaha hingga 4,1 juta.
Perlu diketahui paket normal kemitraan waralaba ini biasanya dipatok Rp 10 juta. Calon mitra hanya perlu membayar dengan harga 5,9 juta sudah termasuk paket lengkap berjualan serta booth protable. Sementara untuk paket booth ala container yang baisa ditawarkan dengan harga 15 juta, calon mitra hanya perlu membayar 7,5 juta. Dengan sistem kerjasama tanpa royalti fee dan bagi hasil. Support yang berkelanjutan juga menjadi nilai tambah benefit dari bermitra dengan Jelly Jack.

“Selain itu banyak sekali bonus yang akan didapat setelah bermitra dengan Jelly Jack. Bahkan nominal bonusnya sendiri lebih dari 6,9 juta” ujar Yuli selaku marketing Jelly Jack.

Editor : Arini Puji Astuti

Continue Reading

Traveling

Kopi Daong, Cara Asik Minum Kopi di Hutan Pinus

Published

on

By

Finroll.com  – Kopi Daong adalah cafe sekaligus restoran yang berada di tengah-tengah hutan pinus nan asri. Lokasinya bukan di pusat Kota Bogor ataupun area Puncak, tetapi di daerah Ciawi, sehingga lalu lintasnya lebih bersahabat.

Bagi pencinta penikmat kopi dan hobi nongkrong bareng teman-teman, maka rekomendasi berkunjung ke wisata kuliner Bogor ini. Ya memang sih menu kopi ditawarkan pun tak jauh berbeda seperti di kedai-kedai kopi pada umumnya, meski ya ada lah beberapa menu unik menarik yang dapat sobat coba.

Kedai kopi Daong Pancawati Bogor sengaja dibangun konsep outdoor, dimana kedai tersebut menawarkan panorama alam. Di sini sobat bisa menikmati suasana alam, menyaksikan hutan pinus rindang, pokoknya benar-benar terasa asri.

Sehingga ya cocok lah dijadikan sebagai tempat nongkrong asyik bareng sahabat. Suasana ditawarkan itu cocok loh dijadikan sebagai tempat refershing, hawa sejuk benar-benar begitu terasa. Berada di dataran tinggi, semua pemandangan bakal nampak menyeluruh area hutan pinus.

Tentu tempat seperti Daong Coffee tepat digunakan kumpul bareng teman, keluarga atau pun terkesan romantis bersama pasangan. Pasalnya pada malam hari, pemandangan kedai kopi Bogor ini terlihat keren loh. Sebab lampu-lampu lampion di sana menerangi seluruh kawasan wisata.

Tentu hal tersebut memberikan kesan romantis ketika malam hari. Sembari berkumpul dengan mereka, kalian bisa menikmati nikmat kopi dan memandangi keindahan alam menakjubkan.

Sang pemilik warung kopi Daong merupakan seorang pengusaha sukses bernama pak Alex Benyamin. Bagi sobat belum tahu, beliau merupakan pemilik Santa Monica Group.

Ya kata beliau sih, nama “Daong” itu diambil dari kata “Daun”. Sedangkan kata “Daong” sendiri diambil dari bahasa Menado, ya sang pemilik memang berasal dari Menado.

Continue Reading

Traveling

7 Destinasi Wisata Air Di Indonesia, Nomor 6 Jadi Warisan Unesco

Published

on

Finroll.com – 7 Destinasi Wisata Air Di Indonesia, Kekayaan alam Indonesia sudah tidak diragukan lagi keindahannya, dari puncak gunung hingga ke ujung samudera. dari sawah yang terbentang hingga hutan belantara, sungai-sungai liar tersembunyi seakan menjadi destinasi wisata yang sayang untuk dilewatkan oleh para travel bug, wanderlust dan addict trip–sebutan bagi para penggila travelling.

Sebanyak 7 destinasi wisata air di Indonesia berikut ini masih menjadi favorit wisatawan lokal maupun mancanegara di tahun 2020! Sudah siap untuk menjelajah dan dibuat terkagum-kagum oleh negeri sendiri?

1. Pantai Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

Tak mau kalah dengan Lombok yang terkenal akan keindahan gili-gilinya, Untuk menarik perhatian dunia, pemerintah Mandalika tengah membangun resort dan infrastruktur lainnya guna mendukung daya tarik pantainya yang memang masih belum ramai terjamah.

Baca juga : Tempat Ngopi Asik ,Cafe Pelangi & Resto Bogor

Bahkan kecantikan yang disajikan pantai tidak kalah menarik dengan deretan pantai di Pulau Dewata.
Gulungan ombak yang berkejaran di Mandalika juga menjadi spot sempurna untuk berselancar.
Terutama di Pantai Ubrug. Tak hanya punya pemandangan yang begitu menawan, ombak besarnya pun cukup menantang.

2. Pantai Sumurtiga, Sabang.

Sabang adalah kota yang terdiri dari sebuah pulau utama dan beberapa pulau kecil di ujung utara Sumatera.
Pulau-pulau tersebut membentuk sebuah kota di dalam Daerah Istimewa Aceh, Indonesia. Belum banyak yang tahu jika Sabang memiliki pantai dengan perpaduan antara kecantikan pasir putih daerah pesisir panjang yang semakin sempurna ketika bertemu dengan kejernihan air laut berwarna biru muda; itulah pantai Sumurtiga.
Banyak yang menilai bahwa Pantai Sumurtiga ini tak kalah cantik dengan pantai-pantai di Hawaii.

3. Danau Toba, Sumatera Utara.

Danau yang terbentuk karena aktivitas gunung berapi ini disebut sebagai danau vulkanik paling cantik di Indonesia.
Danau Toba berikut dengan pemandangan yang ada di sekitarnya, tampil sebagai salah satu primadona Sumatra Utara.

Selain itu, wisatawan juga bisa betah menjelajah hutan pinus, menikmati air terjun dan berendam pemandian air hangat yang letaknya masih ada dalam satu kawasan dengan Danau Toba.
para travel bug juga bisa berkunjung ke dua desa wisata yang ada di Pulau Samosir!

4. Pantai Parai Tenggiri, Bangka Belitung.

Pantai-pantai yang ada di Bangka Belitung bisa mudah dikenali dari batuan berbagai ukuran yang tersebar di pesisirnya. Begitu pula daya tarik yang dimiliki Pantai Parai Tenggiri. Selain batuan yang eksotis, Pantai Parai Tenggiri cukup landai dengan air laut berwarna hijau toska.

Pasir yang ada di pantai ini teksturnya lembut, menyenangkan untuk berjalan-jalan di atasnya.
Selain itu, ombak di sini pun terkenal tenang. Benar-benar pilihan yang tepat untuk liburan bersama pasangan ataupun keluarga.

5. Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau.

Kepulauan Anambas yang ada di Kepulauan Riau ini pada 2013 lalu pernah dinobatkan sebagai Kepulauan Tropis Terbaik di Asia menurut CNN. Predikat tersebut tentu saja diberikan pada Anambas sebab ia memiliki bentang alam yang luar biasa.

Berkunjung ke sini, para wisatawan akan terpikat dengan pasirnya yang putih dan lembut serta pesona terumbu karang yang terbentuk alami. Nggak pingin kah berkunjung ke pantai yang dijuluki Maldives-nya Indonesia ini?

6. Pulau Peucang, Banten.

Siapa yang tidak kenal objek wisata Taman Nasional Ujung Kulon? Nah! Pulau Peucang berada di bagian timur kawasan tersebut! Tidak main-main, pulau ini sudah ditetapkan menjadi salah satu situs warisan budaya UNESCO lho!

Berlibur ke sini, wisatawan akan bertemu dengan berbagai jenis tumbuhan dan hewan khas Banten seperti Banteng Jawa, Lutung, Merak Hijau dan Rusa. Bukan hanya itu, pasir putih serta air laut yang biru di Pulau Peucang juga akan memanjakan mata anda!

7. Pura Luhur Uluwatu, Bali.

Siapa yang tak ingin traveling ke Bali, banyak destinasi cantik yang ditawarkan di sini. Salah satunya adalah ragam Pura yang terdapat di dalamnya. Bahkan saking banyaknya, Bali disebut sebagai Pulau Seribu Pura. Contoh yang rekomended adalah Pura Luhur Uluwatu.

Lokasi pura ini berada di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta, Badung, Bali. Tempatnya berada di ketinggian 97 meter dari atas permukaan laut. Anda dapat menyaksikan pertunjukkan Tari Kecak yang biasa diadakan bertepatan dengan terbenamnya matahari sambil menikmati warna warni eksotis langit senja, ini merupakan salah satu spot terbaik untuk mengabadikan sunset.

 

Continue Reading

Trending