Connect with us

Sepakbola

Tim Pelapis Liverpool Berhasil Kalahkan Everton

Published

on


Jakarta – Liverpool mempertahankan performa impresif meski mengandalkan tim pelapis di Piala FA. Klub Merseyside itu menaklukkan Everton 1-0 pada putaran ketiga di Anfield, Minggu (5/1/2019).

Gelandang berusia 18 tahun Curtis Jones menjadi pahlawan Liverpool lewat golnya di menit ke-71. Pasukan Jurgen Klopp kini menunggu hasil undian untuk mengetahui lawan di fase berikutnya.

Kemenangan atas Everton memperbaiki kinerja The Reds di Piala FA. Musim lalu Liverpool langsung tersisih di babak ketiga setelah dikalahkan Wolverhampton Wanderers 1-2.

Sementara Everton menderita hasil negatif beruntun pertama di bawah komando manajer Carlo Ancelotti. The Toffees sebelumnya dikalahkan Manchester City.

Kedua tim selanjutnya bersaing di Liga Inggris akhir pekan mendatang. Liverpool bersua Tottenham Hotspur dengan Everton meladeni Brighton & Hove Albion.
Liverpool menurunkan tim muda pada laga ini. Pemain skuat utama yang diturunkan hanya James Milner, Adam Lallana, Joe Gomez, Divock Origi, kiper pelapis Adrian Castillo, serta rekrutan anyar Takumi Minamino. Sebaliknya, manajer Everton Carlo Ancelotti mengandalkan tim utama.

Perbedaan tersebut memengaruhi jalan pertandingan. Meski The Reds tampil bersemangat, Everton menciptakan lebih banyak peluang emas.

Beruntung Adrian tampil sigap dengan mementahkan usaha Dominic Calvert-Lewin, Mason Holgate, hingga Richarlison.

Liverpool baru merepotkan kiper Everton Jordan Pickford jelang jeda. Tendangan datar Origi masih bisa ditepis Pickford. Tidak ada gol di babak pertama.

Kedua tim saling serang selepas jeda tanpa memberi masalah berarti bagi penjaga gawang lawan. Sampai akhirnya papan skor berubah. Setelah mementahkan tendangan Origi, Pickford tidak kuasa menghentikan usaha Jones ke tiang jauh.

Mendapat momentum, The Reds coba memperbesar kedudukan melalui Alex Oxlade-Chamberlain. Sementara Everton tidak mampu merepotkan Adrian.

Susunan Pemain

Liverpool: Adrian; Milner (Larouci 9), Gomez, Phillips, Williams; Lallana, Chirivella, Jones, Elliott (Brewster 79); Minamino (Oxlade-Chamberlain 70), Origi

Everton: Pickford; Coleman (Kean 63), Mina, Holgate, Digne; Sigurdsson (Delph 63), Schneiderlin, Sidibe, Walcott (Bernard 79); Richarlison, Calvert-Lewin

Disadur dari: Liputan6 (Harley Ikhsan/Edu Krisnadefa, published 6/1/2020)

Advertisement Valbury

Sepakbola

Liga Champion : Real Madrid vs Manchester City (1-2)

Published

on

By

Featured Video Play Icon
Continue Reading

Sepakbola

Zinedine Zidane Ragu Eden Hazard Bisa Merumput Lagi Musim Ini

Published

on

By

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, dan Eden Hazard. (AFP/Jose Jordan)

Finroll.com, Jakarta – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane tak yakin apakah Eden Hazard bisa menuntaskan musim ini atau tidak. Akan tetapi, ia menegaskan bahwa gelandang serang itu mendapatkan penanganan cedera yang baik oleh tim medis klub.

Real Madrid mengumumkan Eden Hazard mengalami patah tulang fibula di kaki kanannya. Cedera tersebut didapatnya ketika tampil membela Los Blancos menghadapi Levante.

Selepas pertandingan, Hazard menjalani pemeriksaan di pusat medis Real Madrid. Hasilnya, eks pemain Chelsea itu mengalami patah tulang di engkel kanannya.

“Setelah dilakukan pemeriksaan hari ini kepada pemain kami Eden Hazard oleh Layanan Medis Real Madrid, yang bersangkutan didiagnosis mengalami cedera distal fibula fracture di engkel bagian kanan. Pengamatan terus dilakukan,” bunyi pernyataan resmi El Real.

Cedera tersebut membuat Eden Hazard lagi-lagi harus absen membela Real Madrid. Padahal, dia baru saja pulih dari cedera patah tulang pergelangan kaki dan menepi selama 64 hari.

Pada sesi konferensi pers jelang laga antara Madrid kontra Manchester City, Zidane mengaku tidak tahu apakah Hazard bisa menuntaskan musim ini atau tidak.

“Saya tidak bisa mengatakannya. Saya tidak tahu sampai Hazard melalui operasi, yang jelas dia tidak bahagia,” kata Zidane.

“Dia absen selama tiga bulan, lalu bermain dua pertandingan, kemudian mendapatkan cedera lagi. Tentu ini situasi yang sulit buat dia, dan harus saya katakan, saya sendiri tidak tahu apakah dia bisa bermain sebelum musim ini berakhir,” kata Zidane lagi.

Dalam Penanganan Terbaik

Eden Hazard kembali membela Real Madrid setelah absen karena cedera. Ia tampil dalam laga kontra Celta Vigo di Santiago Bernabeu, Senin (17/2/2020). (AFC/Pierre-Philippe Marcou)

Meski terkesan pesimistis, Zidane tetap berharap Hazard bisa lekas sembuh. Ia mengklaim saat ini gelandang berusia 29 tahun itu dalam penanganan tim medis terbaik bersama Real Madrid.

“Saya hanya bisa berharap dia bisa segera pulih. Tim medis sedang berupaya sebaik mungkin, dia dalam penanganan terbaik. Itu yang dia inginkan. Ini situasi yang sulit buat dirinya,” ujar Zidane.

“Tak akan mudah buat Hazard. Dia selalu berusaha membantu tim ini, dan kami semua mendoakannya. Mengetahui dia tidak bisa bermain adalah sesuatu yang tidak bagus, buat saya, buat tim, buat dirinya sendiri,” ujar Zidane memungkasi.

Sumber: Goal International

(bola.com)

Continue Reading

Sepakbola

Petuah Jurgen Klopp di Ruang Ganti Selamatkan Liverpool dari Kekalahan Saat Meladeni West Ham

Published

on

By

Finroll.com, Jakarta  – Sempat tertinggal, Liverpool akhirnya sukses keluar sebagai pemenang dalam laga kontra West Ham yang digelar di Anfield pada Selasa (25/2/2020) dini hari WIB. Dan sang pelatih, Jurgen Klopp, memiliki andil besar dalam kesuksesan tersebut.

Pertandingan pekan ke-27 Premier League itu berlangsung dengan sengit. Liverpool yang bertindak selaku tuan rumah pada saat itu langsung mencetak gol melalui aksi Georginio Wijnaldum pada menit ke-9.

Sayang keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Mereka kebobolan gol Issa Diop tiga menit setelahnya. Dan setelah jeda, West Ham kembali mencetak gol melalui aksi Pablo Fornals dan membuat skor berubah jadi 2-1.

Untungnya Liverpool punya Mohamed Salah dan Sadio Mane. Kedua penyerang tersebut mencetak gol masing-masing pada menit ke-68 dan 81 hingga membuat skor berubah jadi 3-2.

Saat kedudukan masih imbang, Klopp sempat menggelar diskusi dengan para pemainnya guna mencari cara untuk mengatasi permainan West Ham. Terutama dalam hal penguasaan bola.

“West Ham tahu cara agar bisa bertahan di permainan, bola kedua dan bola mati, keduanya tak begitu bagus (dari kami) pada malam ini,” ujar Klopp dikutip dari Liverpool Echo.

Mengubah Formasi Secara Darurat

Pemain Liverpool merayakan gol yang dicetak oleh Georginio Wijnaldum ke gawang West Ham United pada laga Premier League di Stadion Anfield, Inggris, Selasa (25/2/2020). Liverpool menang dengan skor 3-2. (AP/Jon Super)

Kehilangan bola pertama masih mungkin karena (Michail) Antonio dan setelahnya (Sebastian) Haller terlalu bagus, anda tidak bisa memenangkan bola sama sekali,” lanjutnya.

“Tapi bola kedua, kami harus lebih baik. Formasinya tidak begitu bagus. Kami menunjukkannya kepada anak-anak di babak kedua. West Ham sangat bagus dalam eksekusi bola mati, kami tidak begitu jelas dalam situasi itu. Begitulah cara mereka mencetak gol pertama,” tambahnya.

Klopp berkata, kalau timnya mengalami masalah lain yakni penyelesaian akhir. Itu memaksa dirinya untuk mengubah formasi agar bisa mendapatkan gol kedua dan ketiga.

“Kami mencoba untuk mengubahnya di jeda babak pertama dengan formasi yang berbeda. Kami menunjukkannya ke mereka dua situasi sepak bola yang sangat bagus, di mana kami berada dan di sekitar bola dan melakukan apa yang seharusnya, bermain mudah dan cepat,” pungkasnya.

Pada akhirnya, Liverpool menang. Ini adalah kemenangan ke-26 Liverpool pada musim ini. Mereka hanya butuh empat kemenangan lagi untuk mengunci gelar Premier League di musim ini.

 

Sumber asli: Liverpool Echo

(bola.com)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending