Connect with us

E-Sports

Timeline Menuju Raihan Tiga Medali Emas E-Sports SEA Games 2019

Published

on


Finroll.com, Jakarta Dengan target meraih tiga medali emas di SEA Games 2019 Filipina, timnas e-sports Indonesia terus berbenah. Jalannya penetapan enam nomor kompetitif yang akan meramaikan percaturan cabang baru di pesta olah raga se-Asia Tenggara tersebut jelas turut menentukan tingkat kesuksesan Indonesia, terutama dalam mengatur strategi pembentukan dan pengondisian tim nasional. Simak kembali rangkaian timeline penentuan nomor-nomor e-sports tersebut di bawah ini.

11 November 2018: Muncul rumor bahwa nomor e-sports “Mobile Legends: Bang Bang” telah dinyatakan mendapat 1 slot di SEA Games 2019 Filipina

14 Desember 2018: Ide untuk memasukkan e-sports sebagai cabang prestasi, bukan eksebisi, diterima panitia lokal SEA Games 2019 secara resmi setelah didengung-dengungkan sejak e-sports dipanggungkan sebagai cabang eksebisi di Asian Games 2018 pada Agustus.

 

15 Desember 2018: Disepakati oleh Asian Electronic Sports Federation (AESF) bahwa cabang e-sports akan memperebutkan enam medali emas dalam enam nomor, yaitu dua nomor untuk kategori PC, dua untuk kategori Console, dan dua untuk kategori Mobile.

18 Desember 2018: Nomor-nomor  e-sports SEA Games 2019 akhirnya resmi diumumkan.

  • Dota 2 dan Starcraft II diumumkan sebagai nomor e-sports untuk kategori PC.
  • Tekken 7 diumumkan sebagai nomor untuk kategori Console.
  • Arena of Valor dan Mobile Legends: Bang Bang diumumkan sebagai nomor untuk kategori Mobile.

19 Desember 2018: Penundaan pengumuman NBA2K19 sebagai salah satu nomor Console karena masalah rights.

Dengan menimbang tingkat persaingan saat ini dan menjaga nilai tiap medali emas, diputuskan hanya nomor Dota 2 yang akan diikuti atlet perempuan dan laki-laki tanpa pembedaan bracket kompetisi, selebihnya nomor-nomor lain hanya diikuti atlet laki-laki.

5 Januari 2019: KOI, Kemenpora dan Asosiasi Esports Indonesia (IESPA) sepakat bahwa Indonesia ditargetkan untuk meraih 2 medali emas dari cabang e-sports.

23 Maret 2019: Venue e-sports SEA Games 2019 ditentukan adalah Filoil Flying V Centre di San Juan, Metro Manila. Semula venue yang dipakai adalah Manila Marriott Hotel, namun terlalu mahal.

6 Juni 2019: Hearthstone diumumkan sebagai nomor Console pengganti NBA2K19, yang kemungkinan hanya akan jadi nomor eksebisi.

  • Nomor Hearthstone diumumkan akan diikuti atlet perempuan dan laki-laki tanpa pembedaan bracket kompetisi, seperti halnya Dota 2.
  • Tanggal 1-6 Desember disepakati sebagai jadwal tetap pelaksanaan cabang e-sports SEA Games 2019

9 Juni 2019: KOI, Kemenpora dan IESPA merevisi target 2 medali emas menjadi 3 medali emas untuk Indonesia.

  • Pertimbangan perubahan target terjadi karena Hendry Jothree sebagai peraih medali perak di Asian Games 2018 adalah atlet Hearthstone terbaik di Asia Tenggara.

3 September 2019: IESPA mengumumkan susunan timnas e-sports Indonesia.

  • Dota 2: Manajer: Yuri Kurniawan. Pelatih: Darcy Milho Jose. Atlet: Hidayat Narwawan (Nickname: Lawlesshy), Kevin Manuel Johan (Visery), Fahmi Choirul Akbar (Huppey), Felix Rodeardo (Ifrit), Muhammad Luthfi (Azur4), Tri Kuncoro (Jhocam)
  • Starcraft II: Manajer: Eliandy Andojoputro. Pelatih: Nyoman Arie Pranasakti. Atlet: Emmanuel Enrique (Nickname: Quantel), Dani Bondan (Deruziel)
  • Tekken 7: Manajer: Bramanto Arman. Atlet: M. Adriyansyah (Nickname: Meat)
  • Hearthstone: Manajer: Reza Servia. Pelatih: Novan Kristianto. Atlet: Hendry Koentarto (Nickname: Jothree), Rama Airlangga (DouAhou)
  • Arena of Valor: Manajer: Wijaya Nugroho. Pelatih: Priyagung Satriono. Atlet: Satria Adi Wiratama (Nickname: Wiraww), Hartawan Muliadi (Wyvorz), Hartanto (Pokka), Farhan Akbari (Hanss), Gilang Dwi Fallah (LLAF), Wibisono Teja (Carraway).
  • Mobile Legends Bang Bang: Pelatih: Jeremy Yulianto. Atlet: Gustian (Nickname: RekT), Adrian larsen (Drian), Maxhill (AntiMage), Teguh Imam (Psychoo), Yurino Putra (Donkey), M. Ridwan (Wann), Eko Julianto (Oura).
Advertisement

E-Sports

Roster Timnas Mobile Legends Indonesia pada SEA Games 2019

Published

on

By

Finroll.com — Perhelatan pesta olah raga negara-negara di kawasan Asia Tenggara, SEA Games 2019, sudah dimulai. Cabang sepak bola dan polo air sudah memertontonkan persaingan. Sementara itu, cabang esports akan memulai turname pada 5 Desember 2019.

iESPA, sebagai induk cabang esports, telah mematangkan persiapan. Mereka sudah mengumumkan para atlet yang akan berjuang meraih medali emas di setiap nomor yang akan dipertandingkan di Filoil Flying V Centre, San Juan, Metro Manila, Filipina.

Kunci Keberhasilan EVOS di Panggung Kejuaraan Dunia Mobile Legends Malaysia 2019

Satu di antara nomor yang memiliki kans kuat menyumbang medali emas bagi kontingen Indonesia adalah Mobile Legends. Bukan tanpa alasan, karena para atlet yang masuk jajaran timnas Indonesia adalah persona terbaik.

Modal bertanding di pentas SEA Games 2019 tergolong luar biasa. Belum hilang dari ingatan publik penggila Mobile Legends, dua tim Tanah Air berada di laga puncak kejuaraan dunia alias M1 di Malaysia. Mereka adalah EVOS dan RRQ.

EVOS menjadi jawara setelah menundukkan rekan senegaranya itu. Jadi, tak heran jika personel inti EVOS banyak yang menghuni timnas Mobile Legends Indonesia.

Empat penggawa EVOS masuk dalam jajaran timnas Mobile Legends. Mereka adalah Gustian (Rekt), Muhammad Ridwan (Wann), Eko Julianto (Oura), dan Yurino Putra (Donkey).

Selain kuartet EVOS, timnas Mobile Legends Indonesia juga memiliki jagoan lain, yakni Teguh Iman Firdaus (Pyschoo), dan Andriand Larsen (Drian). Duo tersebut berasal dari Onic Esports.

Kombinasi tersebut menjadikan roster timnas Mobile Legends Indonesia akan ‘menyeramkan’ bagi siapapun lawan, terutama dari bracket atas. Pada sisi lain, berkaca dari performa enam pemain tersebut, nomor Mobile Legends punya peluang besar menyumbang medali emas.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan KOI dan Kemenpora yang mengirimkan seluruh 6 nomor pertandingan tanpa terkecuali. Mohon dukungan dan doa dari masyarakat Indonesia agar emas pertama SEA Games bagi Esports Indonesia dapat,” pernyataan iESPA pada situs resmi.

Sumber : iESPA

Continue Reading

E-Sports

Ini Sang Juara Turnamen KAI Esports Goes to Jakarta 2019

Published

on

By

Finroll.com — Perjalanan turnamen esports bertajuk KAI Esports Goes to Jakarta 2019 telah selesai. Hasilnya, tim Recca Esports menjadi jawara pada event yang berlangsung di stasiun kereta api BNI City, Jakarta, pada akhir weekend kemarin.

Sebanyak 42 tim mengikuti turnamen Mobile Legends, termasuk tim yang berasal dari BUMN seperti Pav (Pertamina Aviation), BRI|BRIstars dan KA Property Manajemen.

Setelah melakoni sesi kualifikasi, babak final turnamen Mobile Legends memertemukan tim WEH dan Recca Esports. Meski telah berjuang keras sejak awal babak, tim WEH harus mengakui ketangguhan tim Recca Esports.

Recca Esports tak memberi ampun kepada WEH sejak awal gim. Hasilnya, Recca Esports unggul dua kemenangan dalam sistem best of three (BO3). Tak hanya Mobile Legends, turnamen KAI Esports Goes to Jakarta 2019 juga menyelenggarakan nomor Free Fire.

Pada nomor tersebut, putaran final melibatkan 12 tim yang bertarung dalam 5 babak. Tim PRABU ESPORTS A mampu menjadi pemuncak setelah mengalahkan 11 tim lawan.

Meski pada babak akhir hanya berhasil mendapatkan 20 kill, namun tim tersebut unggul dari segi poin, yakni 1290. Poin yang diperoleh oleh PRABU ESPORTS A hanya berbeda beberapa poin saja dengan tim Profesional Esports, yang memperoleh total poin 1235 dan harus bertengger di posisi kedua.

Turnamen esports KAI Esports Goes to Jakarta 2019 yang digelar PT Kereta Api Indonesia memertemukan belasan tim esports amatir, semi profesional dan profesional. Secara khusus, panitia penyelenggara menggunakan stasiun KA BNI City, yang merupakan satu di antara stasiun yang langsung terhubung dengan bandara internasional Soekarno Hatta.

KAI Esports Goes to Jakarta 2019 mempertandingkan 2 jenis gim populer, yakni Mobile Legends dan Free Fire. Selain itu ada juga gim Tekken 7, yang menjadi babak ekshibisi bagi para pengunjung yang hadir.

Selain mengadakan turnamen game Free Fire dan Mobile Legends, ajang KAI Esports Goes to Jakarta juga menggelar kompetisi cosplay yang dihadiri puluhan cosplayer asal Indonesia. Kompetisi ini dibagi menjadi 2 jenis, yaitu cosplay performance dan coswalk.

Turnamen ini merupakan hasil kolaborasi dengan beberapa pihak, termasuk UniPin eSports. Setelah menggelar turnamen serupa di beberapa kota lain seperti Malang dan Jogja, kota Jakarta merupakan pemberhentian terakhir roadshow KAI Esports 2019.

Continue Reading

E-Sports

Ramaikan SEA Games 2019, Ada Kejutan dari Mobile Legends

Published

on

By

Finroll.com, Jakarta –  Ajang SEA Games 2019 bakal menjadi torehan sejarah Mobile Legends. Hal itu terjadi setelah gim garapan Moonton ini menjadi satu di antara nomor pertandingan di cabang esports SEA Games 2019.

Filipina akan menjadi pelaksana perdana penyelenggaraan esports di pentas SEA Games. Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) akan menjadi satu di antara 4 nomor di cabang esports.

BACA JUGA : 

Cabang esports akan melakukan serangkaian pertandingan pada 5 – 10 Desember 2019. Perhelatan ini menjadi ajang pembuktian negara Asia Tenggara mana yang berhak mendapat status terkuat. Nilai gengsi dan bersejarah semakin tinggi, karena penyelenggaraan tahun ini menjadi perebutan emas pertama di cabang esports sebuah panggung multicabang.

Timnas Indonesia sudah siap berpartisipasi dalam pertempuran esports di Filipina. Hal itu sudah terbukti dengan perolehan medali perak para uji coba yang dilakukan pada awal November 2019.

Walau sekadar tahap uji coba, namun tim sudah menunjukkan performa terbaiknya. Selain itu, timnas Mobile Legends Indonesia memiliki waktu untuk berbenah agar lebih siap di Filipina.

Model Sport Gala

Para cosplayer Mobile Legends Bang Bang di panggung MLBB Carnival 2019 di Kota Tangerang. (FOTO / MLBB)

Moonton, pengembang gim Mobile Legends, tak ingin ketinggalan ambil bagian dalam meramaikan SEA Games 2019. Pada akhir November ini, Moonton akan mengadakan “Sport Gala” pertama.

Olah raga yang akan menjadi tema dari sport gala perdana ini dipilih melalui sistem voting yang dilakukan melalui media sosial. Selain para gamers setia MLBB bisa ikut berpartisipasi dalam voting, Moonton juga menyajikan berbagai aktivitas di dalam gim dan media sosial.

Model ini memiliki momentum dengan penyelenggaraan SEA Games 2019. Walhasil, seluruh penggemar MLBB akan merasakan euforia persaingan di pentas SEA Games 2019.

Selain kegiatan ‘sport gala’, Moonton melakukan kerja sama dengan para pemain profesional dalam menggarap video untuk para pecinta MLBB dan penikmat esports di Indonesia.

Dalam video tersebut, Moonton ingin menunjukan para pemain profesional tidak melupakan olah raga untuk menjaga stamina dan konsentrasi ketika bertanding. Karya audio visual tersebut dapat disaksikan perdana pada Sabtu (7/12/2019).(bola.com)

 

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Asco Global

Trending